Desa Tambakrejo di Kabupaten Sidoarjo merupakan wilayah dengan potensi pertanian rumah tangga yang cukup tinggi, khususnya dalam skala pekarangan rumah. Namun, keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian rumah tangga. Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat RT 01 RW 05 Desa Tambakrejo, Sidoarjo, khususnya kelompok ibu-ibu PKK, adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk bernilai guna, serta belum adanya pemanfaatan teknologi pertanian sederhana seperti hidroponik untuk menunjang ketahanan pangan keluarga. Pemanfaatan sistem hidroponik dan vertikal hidroponik dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Salah satu tantangan dalam sistem ini adalah ketersediaan pupuk cair yang ramah lingkungan, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi tanaman. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan limbah organik melalui pelatihan pembuatan pupuk cair organik (PCO), peracikan AB Mix, dan instalasi vertikal hidroponik. Menggunakan metode edukatif-partisipatif dengan pendampingan mahasiswa, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis peserta. Hasilnya, peserta mampu memproduksi PCO berkualitas dan mulai menerapkan sistem hidroponik mandiri, yang berkontribusi pada ketahanan pangan serta pemberdayaan ekonomi rumah tangga ramah lingkungan.