Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengoptimalan Branding Produk melalui Platform Desain Canva-Android: Pendekatan Praktis Meningkatkan Perekonomian Desa Kalisalak Rizkyana, Fitrarena Widhi; Jati, Kuat Waluyo; Agustina, Linda; Athoillah, Athoillah
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 2 No 03 (2024): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v2i03.241

Abstract

Peningkatan perekonomian desa memerlukan strategi yang inovatif, terutama dalam hal pemasaran dan branding produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan branding produk melalui platform desain Canva yang dapat diakses melalui perangkat Android, dengan fokus pada Desa Kalisalak sebagai studi kasus. Metode penelitian menggunakan pendekatan praktis memanfaatkan teknologi digital. Implementasi praktis dilakukan dengan melibatkan pelaku ekonomi lokal untuk memperbaiki branding produk mereka. Selain itu, dilakukan juga sesi diskusi dan konsultasi untuk mendapatkan umpan balik langsung dari masyarakat. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah peningkatan dalam pemasaran dan penjualan produk-produk lokal Desa Kalisalak. Dengan branding yang lebih kuat dan profesional, diharapkan produk-produk tersebut dapat menarik minat lebih banyak konsumen, baik lokal maupun regional. Dampak jangka panjangnya adalah meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat Desa Kalisalak, serta memperkuat identitas dan keberlanjutan produk lokal di pasar yang semakin kompetitif.
Optimizing Micro-Enterprise Management in the Candi Community to Improve Well-Being and Business Sustainability Jati, Kuat Waluyo; Jannah, Richatul; Rizkyana, Fitrarena Widhi; Pertiwi, Meilani Intan; Fatimah, Tiara Saharani
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol. 7 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v7i2.34024

Abstract

Ultra-micro enterprises (UMi) in Candi Sub District face fundamental challenges that hinder their business growth, including difficulties in determining an accurate cost of goods sold (COGS), weak financial management, low awareness of the importance of product branding, and limited business legality ownership. This community service program aimed to enhance the managerial capabilities of business owners through interactive training, direct mentoring, and continuous evaluation. The implementation methods included lectures, discussions, QnA sessions, simulations, and mentoring, carried out in three stages: needs analysis, training implementation (COGS and financial management, personal branding, and business legality), and follow-up evaluation and mentoring. The results show an increase in participants' ability to calculate COGS by considering all production costs, which is reflected in a 20.6% increase in understanding based on the pre-post test, as well as the application of simple financial management through the practice of separating business and personal finances which has begun to be implemented by 35 participants. Participants were also able to build a more professional brand identity by developing logos, taglines, packaging, and consistent social media strategies. Additionally, there was an increased awareness of the importance of business legality as a gateway to financing and broader market opportunities. This program has had a positive impact on participants’ professionalism, competitiveness, and business sustainability, and it has the potential to serve as a model for empowering similar business communities.
Digital Financial Literacy, Entrepreneurial Competencies and Local Government Initiatives: Keys to SMEs’ Sustainability Sumiati, Ati; Respati, Dwi Kismayanti; Lutfia, Annisa; Jati, Kuat Waluyo
Journal of Applied Data Sciences Vol 7, No 1: January 2026
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v7i1.997

Abstract

This study examines the sustainability of Small and Medium-Sized Enterprises (SMEs’) in the Special Region of Yogyakarta, Indonesia, by assessing the combined effects of local government initiatives, digital financial literacy, and entrepreneurial competencies. The objective is to determine how these factors enhance long-term business viability in an increasingly digital economy. A mixed-method design was employed. In the qualitative phase, observations and in-depth interviews with officials from the Department of Industry and Trade explored the policy environment and SMEs’’ challenges, and themes from this stage were used to refine the survey instrument. In the quantitative phase, a structured survey of 338 SME owners measured digital financial literacy, entrepreneurial competencies, and sustainability practices. Data were analyzed using partial least squares structural equation modeling, including reliability and validity assessment, model fit evaluation, and bootstrapped hypothesis testing. Results show that both digital financial literacy (β = 0.546) and entrepreneurial competencies (β = 0.367) significantly influence SME sustainability, jointly explaining over 70% of the variance. The region’s policy environment—through initiatives such as incubation programs, Jogja Mark, the Sibakul Jogja platform, QR code payment adoption, and training—plays an enabling role in this relationship. The findings emphasize that digital financial literacy has the stronger effect, highlighting the importance of secure payment use, budgeting, and record-keeping for resilience and growth. The study contributes by integrating local policy, digital literacy, and entrepreneurial competency into a single empirical model, offering novel evidence on how these dimensions interact to support SME sustainability. The results provide actionable guidance for policymakers to strengthen digital financial capacity and tailor competency programs to sectoral needs.
PERAN KERAGAMAN DEWAN WANITA DALAM MEMODERASI PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, LIKUIDITAS, FREE CASH FLOW, DAN LEVERAGE TERHADAP KUALITAS LABA Rasyid, M. Iqbal Al; Jati, Kuat Waluyo
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6st9tj87

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, likuiditas, free cas flow, dan leverage terhadap kualitas laba, serta peran keragaman dewan wanita dalam memoderasi pengaruh hubungan ini di perusahaan sektor infrasturktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Desain/metodologi/pendekatan: Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan melibatkan sebanyak 275 unit analisis perusahaan sektor infrastruktur tahun 2020-2024. Pengujian dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 13. Temuan Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa free cash flow berpengaruh positif terhadap kualitas laba, sedangkan ukuran perusahaan, likuiditas, dan leverage tidak berpengaruh terhadap kualitas laba. Keragaman dewan wanita dapat memoderasi hubungan antara likuiditas dengan kualitas laba, namun tidak dapat memoderasi pengaruh ukuran perusahaan, free cash flow, dan leverage. Kontribusi Teoritis/Orisinalit: Penelitian ini memiliki kontribusi secara teoritis yaitu untuk memperluas pemahaman teori agensi tentang pengaruh  ukuran perusahaan, likuiditas, free cas flow, dan leverage terhadap kualitas laba yang dimoderasi oleh keragaman dewan wanita. Keterbatasan dan implikasi penelitian: Keterbatasan dalam penelitian ini adalah nilai koefisien determinasi yang dihasilkan sebesar 16.69%, sehingga masih terdapat 83.31% kualitas laba dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang belum diteliti dalam penelitian ini. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diharapkan menambah atau mengganti variabel independen dengan variabel lain seperti konservatisme akuntansi dan pertumbuhan laba, menambah cakupan sektor serta periode pengamatan. Implikasi praktis dari temuan-temuan ini adalah pentingnya perusahaan untuk mendorong keterlibatan perempuan secara aktif dalam mengisi posisi strategis di perusahaan agar dapat berfungsi secara maksimal bagi peningkatan tata kelola dan transparansi pelaporan keuangan, khususnya pada sektor infrasturktur yang menjadi objek penelitian.