Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengembangan Teknologi Pasca Panen Rumput Laut Berkelanjutan : Analisis Kinerja dan Kelayakan Ekonomi Mulyadi, Mulyadi; Pratiwi, Sulistya Rini; Romadona, Buyung
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIII Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v13i1.640

Abstract

Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam budidaya rumput laut, namun terkendala pada tahap pascapanen, khususnya proses pengeringan. Metode pengeringan konvensional yang mengandalkan sinar matahari secara langsung terbukti tidak efisien, bergantung pada cuaca, dan menghasilkan produk berkualitas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi teknologi pengering surya hibrida (Solar Dryer Hybrid) sebagai solusi tepat guna untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) rumput laut. Metodologi penelitian meliputi perancangan dan fabrikasi prototipe SDH tipe dome yang mengintegrasikan kolektor surya, sistem konveksi paksa dengan kipas DC, dan pemanas tambahan berbasis biomassa. Kinerja teknis SDH diuji secara komparatif dengan metode pengeringan konvensional (penjemuran terbuka) dan pengering surya aktif (tanpa pemanas tambahan). Parameter yang diukur meliputi laju pengeringan, efisiensi termal, dan kualitas produk akhir serta dilakukan analisis kelayakan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDH mampu mengurangi waktu pengeringan secara drastis menjadi kurang dari 24 jam, dengan efisiensi termal yang jauh lebih tinggi. Kualitas rumput laut kering yang dihasilkan SDH unggul secara signifikan dalam hal kebersihan, warna, dan konsistensi kadar air akhir yang memenuhi standar industri. SDH sangat layak secara finansial dengan NVP (Rp 38,723,458), IRR (176%), Net B/C (1,41) dan Payback Periode (2,6 tahun).
Kopi Lestari: Literasi Konsumen dan Penguatan UMKM Kopi Berbasis Ekonomi Sirkular di Kota Tarakan Pratiwi, Sulistya Rini; Irna, Rizky Agusriyanti; Waluyo, Marhadi Budi; Lestary, Tanti Tri; Arham, Muhammad; Ronaldo, Ronaldo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6773

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi konsumen dan kapasitas pelaku UMKM kopi dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular dan praktik bisnis hijau. Program ini dilaksanakan bersama mitra UMKM Hatory, coffee shop di Kota Tarakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, yang mencakup pelatihan green business, pemasangan media visual edukatif, serta pelibatan aktif mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsumen terhadap isu lingkungan, dengan 83% responden menyatakan media visual efektif dalam mendorong perubahan perilaku konsumsi. Di sisi lain, pelatihan kepada mitra UMKM menghasilkan peningkatan pemahaman sebesar 41% dan mendorong rencana pengurangan limbah plastik serta diversifikasi produk berbasis limbah ampas kopi. Sebanyak lima mahasiswa terlibat secara langsung dalam perancangan dan evaluasi program, yang sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3 dan 6 perguruan tinggi. Model kegiatan ini dinilai memiliki potensi replikasi tinggi di warung kopi lain, dan berkontribusi terhadap pencapaian SDG 12 (konsumsi dan produksi berkelanjutan) serta SDG 14 (ekosistem laut), melalui upaya pengurangan limbah plastik. Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara literasi lingkungan, pemberdayaan UMKM, dan keterlibatan perguruan tinggi dalam mendorong transformasi menuju bisnis lokal yang lebih lestari dan regeneratif.
Pelatihan Aplikasi Pencatatan Transaksi Keuangan Berbasis Android Pada Umkm Terdampak Covid-19 pratiwi, sulistya rini; Mulyadi; Arsianti, Rika Wahyuni
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 2 No. 2 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.315 KB) | DOI: 10.51510/madiya.v2i2.469

Abstract

Sektor usaha yang tangguh harus didukung dengan pencatatan keuangan yang memadai, namun mayoritas pelaku usaha mikro belum memiliki tata kelola administrasi maupun laporan keuangan yang memadai. Belum tersedianya pencatatan keuangan yang memadai menjadi hambatan bagi para pelaku UMKM. Mitra pada usulan ini adalah Usaha Mikro Kecil dan Menegah yang berada di Kota Tarakan. Kegiatan yang diusulkan pada PKM ini adalah pelatihan daring menyusun pencatatan transaksi keuangan yang baku selama pandemi COVID-19. Pelatihan pembuatan laporan keuangan ini memanfaatkan aplikasi pada smartphone berbasis android. Dengan diterapkannya prosedur yang sesuai anjuran pemerintah dalam physical distancing dapat mencegah penyebaran virus dan usaha tetap dapat berjalan. Hasil pelatihan dan pendampingan pelaporan keuangan melalui aplikasi berbasis android ini berjalan dengan baik, serta terjadi peningkatan pemahaman mengenai pengetahuan dasar pencatatan keuangan dan peningkatan pemahaman mengenai pengoperasian aplikasi keuangan berbasis android.
Digitalisasi Pencatatan Keuangan UMKM dengan Aplikasi Akuntansiku pada Kedai Kopi Jo Nainggolan, Yohanna Thresia; Balloteng, Bunga Najwa; Al Zahra, Maya Nur; Al’idrus, Muhammad; Marvin, Miranda; Putri, Ferica Christinawati; Kartini, Kartini; Pratiwi, Sulistya Rini; Irna, Rizky Agusriyanti; Rahmawati, Meylin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6035

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM, khususnya Kedai Kopi Jo di Tarakan, dalam melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan secara digital menggunakan aplikasi Akuntansiku. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah lokasi usaha yang kurang strategis dan belum adanya sistem pencatatan keuangan yang terstruktur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif dengan kombinasi ceramah interaktif, diskusi, simulasi penggunaan aplikasi, dan praktik mandiri. Penilaian dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta evaluasi terhadap hasil laporan keuangan yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 80% pada saat pre-test menjadi 86% setelah pelatihan. Pengelola mampu menyusun laporan keuangan berupa buku besar, laporan laba rugi, neraca, dan arus kas secara digital. Selain itu, penggunaan aplikasi Akuntansiku dinilai lebih efisien dibanding metode manual, serta meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan bisnis secara data-driven. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya efektif dalam membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap transformasi digital UMKM di wilayah terpencil.
Kelayakan Finansial Dan Nilai Tambah Produk Olahan Ikan (Amplang Kuku Macan Al-Izza) Rahmawati, Meylin; Pratiwi, Sulistya Rini; Kartini, Kartini; Irna, Rizky Agusriyanti; Putri, Ferica C; Nainggolan, Yohanna Thresia
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v3i2.5114

Abstract

This research aims to address the issues faced by Al-Izza MSMEs, particularly regarding their tiger nail snack product, such as limited capital, availability of raw materials, and competitiveness against similar products. The objectives of this study are: 1) to analyze the financial feasibility of the tiger nail snack product, and 2) to analyze the value-added of the tiger nail snack product. The data obtained are quantitative and processed and presented in tabular form. The sample selection method used purposive sampling. The total monthly expenses incurred by the business owner amount to Rp. 4,371,028. The monthly revenue is Rp. 8,640,000, resulting in a monthly profit of Rp. 4,268,972, and the R/C ratio is greater than one, specifically 1.97, indicating that the business is viable. The Break Even Point (BEP) price is Rp. 6,071 < Rp. 12,000, BEP production is 28 < 720 packages, and BEP revenue is Rp. 330,939 < 8,640,000. Based on these BEP calculations, it can be concluded that the business is feasible. Meanwhile, the value-added of milkfish is Rp. 276,125 per kg, indicating a high value-added ratio of 76.70% > 40%. Considering the high value-added ratio of the milkfish raw material, the business is highly feasible. Therefore, it is advisable for the business owner to increase the production capacity of the tiger nail snack product to achieve greater profits.
Pelatihan dan Potensi Usaha Buah Nipah di Daerah Pesisir Pratiwi, Sulistya Rini; Rahmawati, Meylin; Lestari, Tanti Try; Kartini, Kartini; Hatta, Djuanda; Nur Utomo, Mohamad; Waluyo, Marhadi Budi
BEGAWI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 - No. 1 Tahun 2023
Publisher : Faculty of Economics and Business Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/begawi.v1i1.5

Abstract

Nipah fruit is a type of palm that grows in coastal areas. The benefits and efficacy of nipah fruit besides being consumed as processed food can also be used as an alternative source of traditional medicine. Tarakan City as a coastal area has high potential for mangrove forests. Likewise with the number of nipa palms. However, the nipa fruit industry has not yet flourished in society and is neglected. So far, nipah fruit is only eaten as it is, and only focuses on utilizing tree trunks and leaves. Seeing this phenomenon, the Team conducted training activities for making Nipah Fruit processing to become Bread Jam. In addition, the Team also identified business potential financially which could be a reference for Partners in developing products. The activities ran smoothly and the enthusiasm of the Partners was evident in the full involvement of the Partners, both in terms of training and mentoring. The results of the calculations from the financial aspect stated that the Nipah Fruit processed product business was profitable.     Abstrak: Buah nipah adalah sejenis palem yang tumbuh di kawasan pesisir. Manfaat dan khasiat Buah Nipah selain di konsumsi sebagai olahan makan manfaat buah nipah juga bisa di jadikan sumber alternative pengobatan tradisional. Kota Tarakan sebagai kawasan pesisir memiliki potensi hutan mangrove/bakau yang tinggi. Begitu pula dengan banyaknya pohon nipah. Namun demikian, industri buah nipah belum marak di masyarakat dan terabaikan. Selama ini buah nipah hanya dimakan begitu saja, dan hanya fokus memanfaatkan batang pohon dan daunnya saja. Melihat fenomena tersebut, Tim melakukan kegiatan pelatihan pembuatan pengolahan Buah Nipah  untuk menjadi Selai roti. Selain itu Tim juga melakukan identifikasi potensi usaha secara finansial yang dapat menjadi acuan bagi Mitra dalam mengembangkan produk. Kegiatan berjalan dengan lancar dan antusiasme Mitra tampak pada keterlibatan Mitra secara penuh, baik pada sisi pelatihan maupun pendampingan. Hasil dari perhitungan dari aspek finansial menyatakan bahwa usaha produk olahan Buah Nipah mendapatkan keuntungan.
Peningkatan Penjualan melalui Pelatihan Strategi Pengembangan Bauran Pemasaran Rahmawati, Meylin; Pratiwi, Sulistya Rini; Lestary, Tanti Tri; Waluyo, Marhadi Budi
BEGAWI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 - No. 1 Tahun 2023
Publisher : Faculty of Economics and Business Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/begawi.v1i1.6

Abstract

UMKM menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Indonesia. Namun demikian, UMKM masih berkutat pada lingkaran masalah dan kendalanya. Tidak hanya pada proses produksi melalui akses permodalan dan bahan baku, proses mengenalkan dan memasarkan produk menjadi permalahan tersendiri. UMKM Kembang Turi juga mengalami permasalahan serupa sejak mendirikan usahanya. Memasarkan produknya tidak hanya sampai produk terjual saja, bagaimana produk memiliki umur yang panjang di masyarakat menjadi tantangan bagi Kembang Turi. Kegiatan pelatihan dan pendampingan tentang bauran pemasaran menjadi solusi yang ditawarkan Tim Kegiatan. Melalui peningkatan pemahaman dan pengetahuan pada aspek pemasaran, dapat meningkatkan nilai jual produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Mitra memiliki peningkatan pemahaman pada konsep bauran pemasaran. Mitra juga mampu mengolah dan mengembangkan strategi pasar produknya. Mitra berharap kegiatan dapat berlangsung secara kontinyu.
Kapabilitas Dinamis Sebagai Penentu Dalam Mengadopsi Penerapan Bisnis Berbasis Teknologi Digital Utomo, Mohamad Nur; Pratiwi, Sulistya Rini; Windani, Sakina Suci
Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nusamba.v9i1.18563

Abstract

Research aim: This research aims to analyze the influence of dynamic capabilities on the adoption of technology-based digital business applications in Small and Medium Enterprises (SMEs). Method: The study collected primary data through field studies in North Kalimantan, involving 73 SMEs using digital platforms, and analyzed it using Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Finding: Sensing, learning, and integrating capabilities positively impact the use of digital business tools, while coordinating capability doesn't seem to have a significant effect. Sensing involves watching market changes, leading to more digital marketing and customer reach. Learning drives gathering and using information for product improvement, increasing digital tool usage. Integrating fosters teamwork, aiding in digital tool adoption for better coordination. However, coordinating capability doesn't heavily affect digital tool usage, possibly due to SMEs' smaller scale. Theoretical contribution/Originality: This study supports the Resource-Based View (RBV) theory, emphasizing that dynamic capabilities help firms adjust resources to changing business landscapes, highlighting the significance of sensing, learning, and integrating capabilities for SMEs to effectively adopt technology-based digital business applications. Practitioner/Policy implication: SMEs intending to embrace digital business strategies should focus on enhancing dynamic capabilities, especially in sensing, learning, and integrating, to minimize conflicts and failures in technology adoption and ensure adaptability in dynamic business settings. Research limitation: The study encountered sample size limitations because of SMEs' hesitance to participate, potentially worsened by post-pandemic recovery activities.
Legalitas dan Pendampingan Administrasi untuk Penguatan Sanggar Tari Rasat Eco Tarakan Devi, Charitin; Ariani, Ariani; Margiyono, Margiyono; Kartini, Kartini; Pratiwi, Sulistya Rini; Putri, Ferica Christinawati; Rahmawati, Meylin; Agusriyanti, Rizky; Nainggolan, Yohanna Thresia
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i2.23397

Abstract

Rasat Eco Dance Studio is one of the cultural community institutions that carries the mission of developing and preserving regional cultural values ​​and carrying out the process of cultural regeneration, especially the culture of the Dayak and Kalimantan tribes. This studio was established and operated on June 6, 2009. Since it began operating, Rasat Eco Dance Studio has carried out a series of cultural activities, one of which is Dance. This studio is located in Tarakan City, North Kalimantan Province. When this institution was first established, it did not have legality, and the administration was still not managed optimally. The management of Rasat Eco Dance Studio is not in accordance with the general procedures in establishing an institution, namely the fulfillment of the legality of the institution, so it is necessary to carry out mentoring and legalization activities regarding the management and administration of the institution to strengthen and increase capacity so that it can continue to work in carrying out cultural missions. The activities carried out include assistance in legalization and mentoring for the completeness of the administration of Rasat Eco Dance Studio and are held in Tarakan City, North Kalimantan Province. The output of this activity is legalization in the form of a deed of establishment of the institution and the completeness of the administration of the Rasat Eco Dance Studio institution.