This Author published in this journals
All Journal JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Signifikan : Jurnal Ilmu Ekonomi ETIKONOMI SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Jurnal Ilmu Lingkungan ProBank: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jagaditha JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Diponegoro Journal of Economics Excellent Yustisia Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal SOLMA EKONOMIS : Journal of Economics and Business EKO-REGIONAL JURNAL PENGEMBANGAN EKONOMI WILAYAH Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Develop Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business JURNAL SeMaRaK Randwick International of Social Science Journal Bima Journal : Business, Management and Accounting Journal Jurnal Teknologi Kesehatan Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Journal of Economics and Management Scienties Journal of Finance, Economics, and Business Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Journal of Applied Economics in Developing Countries Economic Development Analysis Journal Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Optimum: Jurnal Ekonomi dan Pembangunan E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI PENERAPAN BANK SAMPAH DALAM UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI KOTA YOGYAKARTA Haryanti, Sri; Gravitiani, Evi; Wijaya, Mahendra
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i1.10434

Abstract

Waste Bank program is an alternative in waste management by 3R (Reduce, Reuse, Recycle) approach. Yogyakarta is one of the cities that has implemented that program. This study was aimed to analyze the composition of the deposited waste to the banks and examine the implementation of waste banks in Yogyakarta city in environment management efforts. The study was conducted in October-December 2016, and  is a quantitative study that was conducted by measurement, interview and observation methods in five waste banks in Yogyakarta City. Data analysis was performed by means of quantitative descriptive in the form of tables and graphs. The results show that total weight of the deposited waste in a month is 3,062.1 kg, in average. The composition of the waste consists of: plastic 23.36%, paper 65.06%, glass 5% and metal 6.56%. The Waste Bank program in Yogyakarta City is able to assist the efforts of environment management, with a potentiton of 97%  waste reduction. After the existence of waste banks, in corresponds with their environment condition, 65 respondents (65%) stated it is clean, and 35 (35%) stated very clean. Respondents who stated that their houses are very clean and clean are 34% and 66%, respectively.
BIOMASSA DI ATAS TANAH DAN PENGHITUNGAN SIMPANAN KARBON HUTAN KALIBIRU KABUPATEN KULON PROGO Arsalan, Andy; Gravitiani, Evi; Irianto, Heru
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i1.10426

Abstract

Above Ground Biomass (AGB) forest ecosystem is one of the fundamental parameters to describe each of its functions. Carbon in the forest ecosystem accumulates through absorption of CO2 in the atmosphere and is assimilated into biomass. The study of forest vegetation biomass is important for determining carbon storage in dominant tree components and calculating carbon cycles at regional and global levels. Kalibiru Forest carbon storage information is not yet available, so it is necessary to calculate carbon potential. This study aims to calculate aboveground biomass and estimate carbon stocks in the Kalibiru Forest. The study was conducted in Kalibiru Hamlet, Hargowilis Village, Kokap District, Kulon Progo Regency. The research conducted the indirect method (non-destructed) to calculate biomass and carbon by using the allometric equation. Base on the calculation, Kalibiru Forest has 5.086,52 tons of biomass or 175,40 tons per hectare in average. The potential for carbon storage in the Kalibiru Forest is 2.543,26 tons of carbon or 87,7 tons per hectare in average. This figure means that preserving 1 hectare of Kalibiru Forest can avoid the impact of atmospheric damage due to the greenhouse gas effect as many as 87,70 tons per year. Results of this study provide an insight for the surrounding community about the importance of the existence of the Kalibiru Forest as an absorber of CO2 gas in the atmosphere. As another benefit, it provides motivation for the surrounding community to continue in preserving the forest.
Analisis Finansial Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keuntungan Peternak Sapi Potong di Kabupaten Karanganyar Gunawan, Gunawan; Rahardjo, Mugi; Gravitiani, Evi
-
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian memberikan kontribusi yang cukup berarti pada perekonomian nasional. Hal ini dapat dilihat dari struktur PDB Indonesia pada triwulan III tahun 2016 yang masih didominasi oleh 3 (tiga) lapangan usaha utama, yaitu: Industri Pengolahan (19,90 persen); Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (14,42 persen). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan beternak sapi potong di Kabupaten Karanganyar dan besarnya biaya input yang berpengaruh terhadap peternak sapi potong di Kabupaten Karangayar.Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah dengan unit analisis rumah tangga peternak sapi potong yang berada di Kabupaten Karanganyar pada bulan Juni-Juli 2017. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, data yang berbentuk angka atau bilangan. Dalam penelitian ini digunakan data sekunder berupa data mikro hasil pencacahan kegiatan Survei Struktur Ongkos Usaha Tani Tanaman Pangan dan Peternakan (SOUT) 2017  jenis ternak sapi potong di Kabupaten Karanganyar yang dilaksanakan pada Bulan Juni - Juli 2017 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar. Teknik Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah: analisis finansial, analisis hubungan antara output dengan input serta pengujian terhadap hasil pendugaan parameter meliputi pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Pengujian statistik menggunakan uji F, uji koefisien determinasi dan uji t.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha ternak sapi potong dapat memberikan hasil yang menguntungkan seperti ditunjukkan oleh hasil analisis deskriptif dan analisis R/C dimana nilai R/C menunjukkan lebih dari satu serta biaya bibit, biaya pakan hijauan, biaya pakan tambahan mempengaruhi keuntungan peternak sapi potong, sedangkan biaya obat-obatan, biaya operasional dan biaya tenaga kerja tidak mempengaruhi keuntungan peternak sapi potong.Kata kunci: keuntungan, peternak, sapi potong, usaha tani
Upaya Mitigasi Banjir di Sub DAS Samin Melalui Pengembangan Masyarakat Tangguh Bencana Budiarti, Wiwin; Gravitiani, Evi; Mujiyo, Mujiyo
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 18 No. 2 (2017)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.703 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v18i2.962

Abstract

Bencana banjir akibat luapan Sungai Samin menjadi salah satu permasalahan utama di Kabupaten Sukoharjo. Perlu pengendalian bencana yang lebih menekankan pada pengurangan resiko (mitigasi). Masyarakat sebagai pihak pertama yang berhadapan dengan resiko bencana sehingga mitigasi lebih efektif dengan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian bertujuan untuk memetakan potensi tingkat kerawanan banjir dan menganalisis upaya mitigasi bencana banjir melalui program pengembangan masyarakat tangguh bencana sebagai bentuk partisipasi masyarakat di Sub DAS Samin. Metode menggunakan teknologi sistem informasi geografis (SIG) dengan pendekatan map-overlay dan scoring beberapa peta parameter banjir (kemiringan lereng, jenis tanah, kerapatan drainase, curah hujan dan penggunaan lahan) dan survey wawancara untuk mengetahui upaya mitigasi yang diterapkan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kerawanan banjir wilayah Sub DAS Samin sebagian besar termasuk tingkat rawan – sangat rawan yaitu seluas 53,826,73Ha (84,77%). Daerah yang termasuk kategori rawan – sangat rawan berada di wilayah hilir dan tengah meliputi Kecamatan Mojolaban, Polokarto, Bendosari, Sukoharjo, Karanganyar, Jumapolo, Jaten, Karanganyar, dan Kebakkramat. Berdasarkan hasil analisis spasial dan wawancara bahwa Desa Tegalmade yang terletak di Kecamatan Mojolaban merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana banjir tinggi. Hasil peta kerawanan bencana banjir dapat diintegrasikan sebagai sebuah rekomendasi dalam perencanaan tata ruang berbasis mitigasi bencana. Upaya mitigasi bencana banjir yang diterapkan yaitu dengan pengembangan masyarakat tangguh bencana di Desa Tegalmade. Pengembangan masyarakat tangguh bencana dilakukan melalui penyiapan infrastruktur berupa perbaikan tanggul secara permanen, perbaikan lingkungan berupa penanaman tanaman konservasi “Bambu” di sempadan sungai, penyiapan kelembagaan dan kesiapsiagaan baik pemerintah terkait maupun masyarakat rawan bencana, sehingga potensi kerawanan banjir dan dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir.Kata kunci : kerawanan banjir, mitigasi, sig, masyarakat tangguh bencana
ANALISIS SHIFT-SHARE DINAMIK PADA PEREKONOMIAN KOTA YOGYAKARTA Gravitiani, Evi
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 7 Nomor 1, April 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper attempts to analyze the economy of Yogyakarta by dynamic shift share method. The result shows that there is an increasing of economic growth of Yogyakarta before and after regional autonomy. There is a positive change in competitive advantage of Yogyakarta and positive change in output growth of Yogyakarta.
PENILAIAN WILLINGNESS TO PAY PERBAIKAN KUALITAS UDARA MENGGUNAKAN CONTINGENT VALUATION METHOD Rosalina, Rosalina; Gravitiani, Evi
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 15 Nomor 2, Oktober 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The economic growth in the urban areas is characterized by the growth of the industrial sector and traffic density. The increase in the amount of factories and motorized vehicles caused an increase in gas emission in the air. Residual smoke from factory production processes and gas emission are stationary and mobile sources of pollution, which interfere with the air quality in the urban areas. These effects human health negatively. This research was calculating the willingness to pay (WTP) with the contingent valuation method. This research aims to determine the public awareness to keep their environment clean. It is indicated by peo­ple’s WTP on policy implication that offered once every year. The strategy offered to diminish the stationary sources of pollution is reforestation. While the strategies offered to diminish the mobile sources of pollution are: 1) improvement in transportation infrastructure; 2) reforesta­tion; 3) replacement of old motorized vehicles; and 4) the use of alternative roads on traffic peak hours. The strategies to diminish the mobile sources of pollution were ranked by an Analytical Hierarchy Process (AHP) according to people’s preference in the implementation. The strategies have implications in four consecutive years. The research result showed that the level of WTP of the society was still low. The determinant factors of the WTP are estimated by the ordered probit method. The estimated results showed that the income of the respondents compared to health costs, caused by dam­aged lungs, eyes, and nose, has an influence on the WTP. While the age, education, and dis­tance to the polluted area of the respondents are not significantly influencing the WTP. Abstrak: Pembangunan ekonomi di perkotaan ditandai dengan perkembangan di sektor industri dan diikuti oleh aktivitas transportasi yang padat. Peningkatan jumlah pabrik dan kendaraan bermotor menghasilkan gas buang di udara yang semakin meningkat. Asap sisa proses industrialisasi dan gas buang kendaraan bermotor (emisi) menjadi polusi sumber tidak bergerak dan sumber bergerak yang mengganggu kualitas udara di perkotaan dan berdampak buruk terhadap kesehatan. Studi ini menghitung kesediaan masyarakat membayar (WTP) terhadap kebijakan memperbaiki kualitas udara dengan tujuan mengetahui kesadaran masyara­kat menjaga lingkungannya. Kesediaan membayar masyarakat ditunjukkan dengan seberapa besar masyarakat mau membayar kebijakan yang ditawarkan tiap setahun sekali. Kebijakan yang ditawarkan untuk polusi sumber tidak bergerak adalah penghijauan sedangkan untuk polusi sumber bergerak ada empat kebijakan. Empat kebijakan untuk polusi sumber tidak ber­gerak diranking dengan analisis AHP dengan urutan perbaikan infra­struktur, penghijauan, penggantian kendaraan bermesin tua, dan pengalihan jalur padat. Hasil menunjukkan bahwa tingkat WTP masyarakat masih rendah. Faktor-faktor yang mempengaruhi WTP masyarakat adalah pendapatan dan biaya kesehatan paru-paru, mata, dah hidung. Faktor usia, tingkat pendidikan, dan jarak polusi terhadap responden tidak begitu berpengaruh. 
ESTIMASI NILAI DAN DAMPAK EKONOMI DESA WISATA SRIMULYO BANTUL D.I. YOGYAKARTA Hasanah, Erni Ummi; Wahyudi, Danang; Gravitiani, Evi
Develop Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.349 KB) | DOI: 10.25139/dev.v5i2.3344

Abstract

Desa wisata Srimulyo merupakan kawasan wisata yang terbentuk pada tahun 2017. Secara geografis, desa ini berada di wilayah dataran dan perbukitan, sehingga memiliki beragam potensi alam yang dapat dimanfaatkan menjadi kawasan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai dan mengetahui dampak ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah Individual Travel Cost Method (ITCM) untuk estimasi nilai ekonomi dan Keynesian Multiplier Effect untuk dampak ekonomi dari kegiatan wisata. Faktor-faktor yang signifikan mempengaruhi fungsi permintaan wisata dengan metode ITCM adalah pendapatan wisatawan, biaya perjalanan, tingkat pendidikan dan jumlah anggota keluarga sedangkan faktor jarak tempat tinggal tidak berpengaruh signifikan. Untuk nilai Keynesian Multiplier Effect adalah dampak ekonomi secara langsung (direct effect) dari unit usaha dan pengelola yang terdapat di kawasan desa wisata Srimulyo sebesar Rp. 11.500.000 per bulan. Sedangkan, dampak tidak langsung (indirect effect) diperoleh dari hasil pendapatan tenaga kerja dan selurih unit usaha di kawasan desa wisata Srimulyo sebesar Rp. 5.700.000 per bulan. Hasil dampak ekonomi lanjutan (induces effect) sebesar Rp. 2.200.000 per bulan
Kinerja Ekspor Komoditas Primer terhadap Inflasi dan Nilai Tukar Pada Era Pandemi Di Indonesia : Pendekatan Prebisch Singer Hypothesis: Universitas Sebelas Maret Shella Elly Sritrisniawati; Evi Gravitiani
JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jekp.10.2.2021.101-113

Abstract

Perdagangan internasional berkonstrubusi penting dalam perkembangan ekonomi suatu negara. Salah satu pendekatan ekonomi yang fokus pada harga komoditas yaitu Raul Prebisch dan Hans Singer atau sering disebut Hipotesis Prebisch-Singer. Dengan adanya fenomena pendemi COVID-19 berdampak pada lemahnya ekonomi dunia. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan jangka panjang dan kausalitas antara ekspor komoditas primer dalam penentuan harga serta untuk memaparkan kondisi pandemi sesuai dengan hipotesis tersebut. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu Cointegration dan Granger Causality. Variabel yang digunakan nilai volume ekspor dari beberapa komoditas primer terhadap inflasi dan nilai tukar. Pada periode bulanan dari tahun 2019-2021. Hasil estimasi menunjukkan hubungan searah antara nilai ekspor komoditas primer dengan inflasi dan juga pada nilai tukar. Hubungan jangka panjang tidak sesuai dengan Hipotesis Prebisch Singer. Pandemi COVID-19 mengakibatkan tingkat kinerja ekspor komoditas primer terganggu karena pembatasan kegiatan ekonomi (lockdown). Sehingga mengakibatkan tingkat harga komoditas primer mengalami penurunan sementara dan akan kembali stabil dimasa mendatang.
Batik Ciprat, Identitas dan Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas Kampung Idiot Ponorogo Evi Gravitiani; Bhimo Rizky Samudro; Rochmat Aldy Purnomo; JJ Sarungu; Mugi Rahardjo
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i4.5337

Abstract

Jumlah tenaga kerja yang tinggi masih belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja yang mencukupi. Kondisi seperti ini memerlukan solusi agar angka pengangguran tidak semakin bertambah. Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya pola pikir dari para penyandang disabilitas yang ada di Kampung Idiot Ponorogo. Oleh karena itu perlu adanya rumusan atau Road map sebagai upaya yang dilakukan untuk mendapatkan efektivitas pembelajaran program batik ciprat bagi penyandang disabilitas di Kampung idiot Ponorogo. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan intensif yaitu, tenant penyandang disabilitas mendapatkan pembelajaran dan pendampingan kewirausahaan secara intensif dari pengajar, praktisi dan semua pihak yang terlibat terkait batik ciprat. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan adalah kunci organisasi kewirausahaan sosial di Rumah Harapan. Terlihat dari kondisi pelatihan, pengelolaan, dan strukturisasi Rumah Harapan dapat berjalan sesuai harapan bersama. Sokongan sumberdaya merupakan bahan bakar yang menyuplai ketersediaan hal-hal yang dibutuhkan oleh Rumah Harapan, seperti adanya sumber daya manusia. Kesimpulannya yaitu pelatihan pembelajaran batik ciprat merupakan jaringan dan menjadi kunci bagi organisasi kewirausahaan sosial desa ini sehingga mampu bertahan karena hubungan kerja sama dengan stakeholder bagi Rumah Harapan bukan sekedar untuk memperluas target penjualan produk tetapi juga bentuk usaha penggalian ilmu-ilmu baru.Kata Kunci: Batik Ciprat; Identitas; Pemberdayaan Ekonomi; Kampung Idiot Ponorogo; KewirausahaanBatik Ciprat, The Identity and Economic Empowerment for Handicapped in Kampung Idiot, PonorogoABSTRACTThe availability of adequate employment has not matched the high number of workers. Conditions like this require a solution so that unemployment does not increase. The outcome of this community service activity is the formation of the mindset of persons with disabilities in Kampung Idiot Ponorogo. Therefore it is necessary to have a formula or Road map as an effort made to obtain the effectiveness of learning the ciprat batik program for people with disabilities in the idiot village of Ponorogo. This service activity method uses a qualitative and intensive approach. That is, tenants with disabilities get intensive entrepreneurial learning and mentoring from teachers, practitioners, and all parties involved with splatter batik. The results show that leadership is the key to the social entrepreneurship organization at Rumah Harapan. It can be seen from the conditions of the training, management, and structure of Rumah Harapan that it can run according to mutual expectations. Resource support is the fuel that supplies the things needed by Rumah Harapan, such as human resources. The conclusion is that the ciprat batik learning training is a network and is the key for this village social entrepreneurship organization so that it can survive because the cooperative relationship with stakeholders for Rumah Harapan is not only to expand product sales targets but also a form of business exploring new knowledge.. Keywords: Ciprat Batik; Identity; Economic Empowerment; Idiot Ponorogo Village; Entrepreneurship
Upaya Mitigasi Banjir di Sub DAS Samin Melalui Pengembangan Masyarakat Tangguh Bencana Wiwin Budiarti; Evi Gravitiani; Mujiyo Mujiyo
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 18 No. 2 (2017)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.703 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v18i2.962

Abstract

Bencana banjir akibat luapan Sungai Samin menjadi salah satu permasalahan utama di Kabupaten Sukoharjo. Perlu pengendalian bencana yang lebih menekankan pada pengurangan resiko (mitigasi). Masyarakat sebagai pihak pertama yang berhadapan dengan resiko bencana sehingga mitigasi lebih efektif dengan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian bertujuan untuk memetakan potensi tingkat kerawanan banjir dan menganalisis upaya mitigasi bencana banjir melalui program pengembangan masyarakat tangguh bencana sebagai bentuk partisipasi masyarakat di Sub DAS Samin. Metode menggunakan teknologi sistem informasi geografis (SIG) dengan pendekatan map-overlay dan scoring beberapa peta parameter banjir (kemiringan lereng, jenis tanah, kerapatan drainase, curah hujan dan penggunaan lahan) dan survey wawancara untuk mengetahui upaya mitigasi yang diterapkan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kerawanan banjir wilayah Sub DAS Samin sebagian besar termasuk tingkat rawan – sangat rawan yaitu seluas 53,826,73Ha (84,77%). Daerah yang termasuk kategori rawan – sangat rawan berada di wilayah hilir dan tengah meliputi Kecamatan Mojolaban, Polokarto, Bendosari, Sukoharjo, Karanganyar, Jumapolo, Jaten, Karanganyar, dan Kebakkramat. Berdasarkan hasil analisis spasial dan wawancara bahwa Desa Tegalmade yang terletak di Kecamatan Mojolaban merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana banjir tinggi. Hasil peta kerawanan bencana banjir dapat diintegrasikan sebagai sebuah rekomendasi dalam perencanaan tata ruang berbasis mitigasi bencana. Upaya mitigasi bencana banjir yang diterapkan yaitu dengan pengembangan masyarakat tangguh bencana di Desa Tegalmade. Pengembangan masyarakat tangguh bencana dilakukan melalui penyiapan infrastruktur berupa perbaikan tanggul secara permanen, perbaikan lingkungan berupa penanaman tanaman konservasi “Bambu” di sempadan sungai, penyiapan kelembagaan dan kesiapsiagaan baik pemerintah terkait maupun masyarakat rawan bencana, sehingga potensi kerawanan banjir dan dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir.Kata kunci : kerawanan banjir, mitigasi, sig, masyarakat tangguh bencana
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Ainina Ratnadewati Akram, Aqil Syahru Andina Elok Puri Maharani Andina Elok Puri Maharani Andy Arsalan Anisya Nur Widya Arisma Ria Ramadhani Arsalan, Andy Arsetho Teguh Wicaksono Aulia Hapsari Juwita Aulia, Aziz Yudha Ayub Torry Satriyo Kusumo Ayub Torry Satriyo Kusumo Bayu Ardhy Putra Bellashatri, Anindya Bhimo Rizky Samudro Bhimo Rizky Samudro, Bhimo Rizky Bramesvia Ravinka Budiarti, Wiwin Cahyaningrum, Adhilia Mega Candraningtyas, Callista Fabiola Choirunnisa, Luthfi Alif Dinar Chusnul Khotimah Damian Paska Santyo Brahman Dea Ramadani Devina Arninda Dhanu Pitoyo Diswandi Dwi Indah Lestari Endang Pinta Utami Evianovita, Dwi Intan Nur Fatchurahman, Farhan Fetria Widiyanti Fetria Widiyanti Firdha Kusuma Wardani Fitriana, Andika Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hartanto, Heri Hasanah, Erni Ummi Hendrasuryawan, Brilyan Heri Hartanto Herniti, Dwi Heru Irianto Heru Irianto Hidayah Fadli Hilda Putri Mauludiyah Hizkia Setya Simangunsong Ika Alicia Sasanti Izza Mafruhah Jamhul Haer JJ Sarungu Kapur, Selvi Lorena Kripsi Alfian Kusmadewi Eka Damayanti Kusmadewi Eka Damayanti Lalu Rizal Rabbany Laras, Yohana Vingky Septya Lintangsari Susanto Putri Lintangsari Susanto Putri Mabengba David Aja Kofi Mafruhah, Izza Mahendra Wijaya Malik Cahyadin Malik Cahyadin Mansur Afifi Margettya Mugi Rahardjo Mugi Rahardjo Mugi Rahardjo Mugi Rahardjo Mugi Rahardjo Muhammad Fajar Darojatun Pamungkas Mujiyo Mujiyo Mulyanto Mulyanto Nabila, Aisyah Safa Nur Nainggolan, Yohanna Thresia Naris Dyah Prasetyawati Niniek Purwaningtyas Norlida Hanim Mohd Salleh Nur Widiastuti Nurul Istiqomah Nurul Istiqomah Okid Parama Astirin Parwitasari, Tika Andarasni Pinasti Dwi Utami Prabang Setyono Pradikasari, Indah Pramana Widya Samara Prananto, Adi Pratama, Erlangga Aria Pratiwi, sulistya rini Purnomo, Rochmat Aldy Purnomo, Rochmat Aldy Purwaningtyas, Niniek Rahardjo, Mugi Rahmasari, Himas Arum Syarifah Rahmawati, Fauziyah Nisa Rahmawati, Meylin Rahmawati, Muthia Alya Ratna Malisa Indriawati Ratnadewati, Ainina Riza Indah Pramesti Rosyida, Adilah Tamhid Rudianto, M Safitri, Winda Samara, Pramana Widya Sanefaro Infun J Sarjiyanto Sartika, Rebecca Cindy Sarungu, JJ Sasanti, Ika Alicia Shella Elly Sritrisniawati Sri Haryanti Sukma, Emilia Prahara Sulistyati, Apika Nurani Sunarto Sunarto Supriyadi Supriyadi Suryanto Suryanto Suryanto Tetuko Rawidyo Putro Tika Andarasni Parwitasari Triyanto, Hendri Wahyudi, Danang Wicaksono, Arsetho Teguh Widya, Anisya Nur Wiwik Prihatin Wiwin Budiarti Wiwin Budiarti Yunastiti Purwaningsih, Yunastiti