Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS DAERAH PENANGKAPAN IKAN LAYANG (DECAPTERUS MACROSOMA) DI SEKITAR SELAT KELANG Kemhay, Djalaludin; Sarianto, Deni; Jais Ely, Achmad; Kusuma Haris, Rangga Bayu
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan Maluku merupakan daerah potensial bagi penangkapan ikan. Alat tangkap yang banyak di gunakan masyarakat selain Pole and Line adalah menggunakan alat tangkap mini purse seine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  menentukan komposisi jumlah dan ukuran ikan layang secara temporal dan spasial serta menentukan sebaran kandungan klorofil-a dan suhu permukaan laut di Teluk Piru. Hasil tangkapan utama mini purse seine yang beroperasi di Teluk Piru adalah layang, selar dan kembung. Layang merupakan tangkapan yang paling dominan sebanyak 41700 kg di  ikuti oleh  selar sebanyak 2550 kg dan kembung sebanyak 2050 kg. Ikan layang yang tertangkap selama penelitian di dominasi dengan ukuran layak tangkap sebesar  95 persen dari total sampel yang di ambil. Ukuran ikan yang tidak layak tangkap berkisar 5%. Kandungan klorofil-a pada lokasi penelitian memiliki kisaran 0,248 ? 0.565 mg/m3dengan suhu permukaan laut (SPL) 26,115-28,658 oC. Musim Timur tidak memberikan perubahan yang besar terhadap hasil tangkapan ikan, tetapi daerah selat memberikan pengaruh yang besar terhadap  sebaran Klorofil-a dan SPL di permukaan laut. Kata Kunci: layang, klorofil-a, suhu permukaan laut.
Identifikasi Alat Keselamatan Kerja Kapal Purse Seine Penerapan Solas (1974) Di Kapal KM. Sumber Fortuna Batam Kepulauan Riau Alhadi, Salman; sarianto, deni; haris, Dendi; Istrianto, Kadi; yeka, Adnal; Kemhay, Djalaludin; Saranga, Rudi; Zakri, Yan
JURNAL BLUEFIN FISHERIES Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal Motor Sumber Fortuna merupakan armada penanangkapan ikan dengan jenis alat tangkap purse seine. KM. Sumber Fortuna berada dibawah naungan PT. True Marine Products (HLS) Batam, Kepulauan Riau. Pengoperasian alat tangkap purse seine memiliki potensi tinggi terjadinya kecelakaan saat dilakukanya aktivitas penangkap ikan. Keselamatan pekerja berawal dari kegiatan persiapan di pelabuhan, perjalanan menuju daerah penangkapan ikan, aktivitas penangkapan, dan kembali ke dermaga. Tanda-tanda yang diamati dalam identifikasi keselamatan kerja berupa jenis alat keselamatan jiwa, alat bantu navigasi, alat pelindung diri. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan pada KM. Sumber Fortuna memiliki beberapa alat keselamatan jiwa di atas kapal yaitu pelampung penolong, baju penolong, pemadam api. Alat keselamatan bernavigasi berupa kompas, global positioning system (GPS), GPS plotter, radio echo sounder. Alat pelindung diri. Di KM Sumber Fortuna diatas kapal  berupa 20 pasang sarung tangan, 5 pasang sepatu bot kerja. 
PENGARUH WAKTU TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) MENGGUNAKAN BUBU BENTUK KUBAH DI PESISIR WAIHERU, TELUK AMBON DALAM Syamsudin, Muhidin; Tomasila, Leoplod; Kemhay, Djalaludin; Larwuy, Winster
JURNAL BLUEFIN FISHERIES Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jbf.v6i1.212

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat pengaruh perbedaan waktu penangkapan terhadap hasil tangkapan rajungan (Portunus pelagicus) di pesisir Waiheru, Teluk Ambon Dalam. Metode pengambilan data menggunakan uji lapang untuk memperoleh data jumlah hasil tangkapan (ekor) dan berat rajungan (gram) yang ditangkap pada waktu siang dan waktu malam. Data selanjutnya dianalisis menggunakan uji t pada kedua unit waktu yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah tangkapan rajungan berbeda antara waktu siang dan waktu malam, dengan jumlah terbanyak di waktu malam (62 ekor). Uji t juga menunjukkan ada perbedaan berat rajungan yang tertangkap di kedua waktu, dimana tangkapan pada waktu malam lebih tinggi (8622,4 gr) dibandingkan waktu siang.
Hubungan Klorofil-a, Suhu Permukaan Laut dan Hasil Tangkapan Hand Line Tuna pada Musim Timur Di Samudera Hindia sarianto, deni; Demi, La; Kemhay, Djalaludin
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v19i1.13122

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai bulan Agustus 2021 dengan tujuan mengetahui sebaran klorofil-a dan sebaran SPL secara spasil dan temporal di perairan Samudera Hindia bagian barat serta pengaruhnya terhadap hasil tangkapan hand line tuna. Pengukuran klorofil-a dan SPL dilakukan mengunakan daca citra pengindraan jauh dengan analisis deskriptif, statistik dan analisis geospasial. Hasil penelitian menunjukan klorofil-a lebih memberikan pengaruh nyata terhadap hasil tangkapan jika dibandingkan dengan SPL pada musim timur. Bubungan yang terbentuk antara klorofil-a, SPL dan hasil tangkapan secara statistic tidak memberikan pengaruh nyata. Namun dapat menjadi tolak ukur dalam mengambil keputusan pada saat menentukan daerah penangkapan.   This research was conducted on April-May 2024 in the tidal water irrigation area of ​​the Musi River, Muara Telang District, Banyuasin Regency. This study aims to evaluate the value of fish diversity index in the tidal irrigation area of ​​the Musi River. The purposive sampling method was used in this research with 3 observation stations. The results showed that as many as 74 individuals consist of 8 species grouped in 8 families at station 1, a total of 51 individuals consist of 9 species grouped in 6 families at station 2, and than at station 3 there were 38 individuals consist of 7 species grouped in 7 families. Overall, the fish diversity index value in the tidal water irrigation area of ​​the Musi River is 5.89, which are included in the high criteria diversity.
PENGARUH PERBANDINGAN WAKTU TANGKAP PANCING TONDA DI PERAIRAN SAUMLAKI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR Sarianto, Deni; Kemhay, Djalaludin; Istrianto, Kadi; Widayaka, Restu; Yeka, Adnal; Wulandari, Reny
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 14 NO. 1 APRIL 2021
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/harpodon.v14i1.1859

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melihat hasil tangkapan pancing berdasarkan waktu penangkap. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga November 2019 di Perairan Saumlaki dengan menggunakan metode survei untuk mendapatkan data tangkapan dan waktu operasi. Data penelitian kemudian dianalisis dengan GT kapal menurut PM Perhubungan tahun 2013, mengenai pengukuran kapal, CPUE, formula sturges dan chi-kuadrat dengan ketelitian 0,05 dan 0,01, serta perbandingan hasil tangkapan untuk menjelaskan hasil penelitian grafis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran kapal 8 GT, panjang total hasil tangkapan ikan cakalang pancing tonda 30-75 cm dan tuna madidihang 34-74 cm, serta penemuan waktu penangkap antara pagi dan sakit cenderung mengalami perbedaan dan berpengaruh pada hasil tangkapan, di mana waktu tangkap terbaik di pagi hari. Hal ini terjadi lagi dengan analisis chi-kuadrat dengan jumlah ekor ikan cakalang, jumlah ekor ikan tuna madidihang, jumlah ekor ikan cakalang dan tuna madidihang dan berat ikan cakalang, berat ikan tuna madidihang, berat ikan cakalang dan tuna madidihang. Namun pada CPUE, CPUE jumlah ikan cakalang, CPUE jumlah ikan tuna madidihang, CPUE jumlah ikan cakalang dan tuna madidihang dan CPUE berat ikan cakalang, CPUE berat ikan tuna madidihang memiliki nilai sedangkan pada CPUE berat ikan cakalang dan tuna madidihang memiliki nilai nilai.