Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Elemen Olahraga pada Struktur dan Bentuk Bangunan dalam Perancangan Gelanggang Olahraga Indoor Yuwono, Natanael Dirgantara Putra; Soemarwanto, Dadoes; Faisal, Muhammad
Jurnal Etnik: Ekonomi-Teknik Vol 2 No 12 (2023): ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/etnik.v2i12.286

Abstract

Sports activities have become the most popular activities among people after Covid-19. The place that is often used by people to exercise is the sportshall. When designing a sportshall, it is necessary to add sports elements to the sportshall so that the public can understand its function just by making visual contact. In designing this sportshall, futsal and basketball were used as examples of the application of elements in this sportshall. The sports element taken is the ball, because the ball is an important element in futsal and basketball. As an implementation, the shape and structure of this sportshall was chosen. The structure uses a "Dome" roof type which is half-spherical in shape and has a frame that is almost the same as a basketball motif. To implement the futsal ball, it is placed on a roof motif which is used a hexagon motif arranged repeatedly. Apart from using sports elements, the design of this sportshall brings the concept of "Sportsmanship and History" with a behavioral architecture approach that pays attention to user comfort. History is taken from the Majapahit Kingdom as one of the largest kingdoms in Indonesia at that time with the symbol Surya Majapahit.
Implementasi Bentuk Wakul Boran Dengan Pendekatan Analogi Pada Perancangan Fasilitas Budaya Boranan Kabupaten Lamongan Syafi'uddin, Muhammad Rizqi; Soemarwanto, Dadoes
Jurnal Latar Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal LATAR (Juni)
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69749/jl.v2i1.45

Abstract

Berbagai kesenian tradisional yang sesungguhnya menjadi aset kekayaan kebudayaan nasional salah satunya kabupaten Lamongan, salah satunya budaya boranan di Kabupaten Lamongan, pada tahun 2023 tari Boran yang berhasil meraih rekor MURI pagelaran  tari yang diikuti 1.569 pelajar dan 4.540 porsi nasi boran didasarkan pada filosofi tahun hari jadi Lamongan yakni di tahun 1.569 M, yang saat ini tepat berusia ke 454. Selain itu tari boran juga mampu meraih penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional. Kesenian tari boran tidak lepas dari kuliner nasi boran, kuliner nasi boran merupakan makanan khas Kabupaten Lamongan yang sudah ada sejak lama di Kabupaten Lamongan. Kemudian bagaimana solusi agar budaya boranan agar lebih dikenal lebih luas lagi dan mampu menjadi destinasi wisata di kabupaten Lamongan. Tujuannya menciptakan atau merancang fasilitas yang mampu memfasilitasi dan mampu mempresentasikan budaya boranan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang dilakukan dengan mengumpulkan data secara kualitatif. Hasil penelitian perancangan fasilitas budaya boranan, menggunakan konsep feminisme and culture dengan pendekatan analogi langsung untuk mengangkat budaya lokal khususnya budaya boranan dalam bentuk arsitektural yang mampu memrepresentatifkan budaya boranan dan mampu menjadikan budaya boranan sebagai destinasi wisata di kabupaten Lamongan.