Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Modul Berstrategi SQ3R Materi Sistem Pencernaan Manusia Astuti, Mega; Ducha, Nur; Indana, Sifak
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pencernaan manusia merupakan materi yang bersifat fisiologis mencakup banyak konsep. Siswa belum menggunakan strategi membaca dalam memahami materi sistem pencernaan manusia. SQ3R adalah strategi membaca terdiri dari langkah Survey, Question, Read,Recite, dan Review untuk membantu siswa lebih memahami materi dalam jangka waktu panjang. Modul digunakan sebagai media pembelajaran dengan strategi SQ3R, karena modul dapat melatih kemandirian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul biologi bertrategi SQ3R pada materi sistem pencernaan manusia yang layak berdasarkan nilai validitas dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Borg and Gall yang dibatasi sampai uji coba terbatas pada 10 siswa kelas XI MIPA C di SMA Negeri 1 Probolinggo. Metode pengumpulan data menggunakan metode validasi, metode uji keterbacaan, metode angket dan metode tes. Analisis data hasil validasi menggunakan skala Likert dan dinyatakan valid jika ≥ 61%, analisis respons siswa menggunakan skala Guttman dan dinyatakan praktis bila ≥ 61% siswa menjawab”Ya”, analisis keterbacaan bila berada pada tingkatan kelas 11, dan ketuntasan hasil belajar ≥78%.  Hasil penelitian menunjukkan validitas modul sebesar 89,78%. Hasil respons siswa sebesar 92,4%, hasil keterbacaan pada konversi grafik fry terletak pada level 11 dan ketuntasan indikator memenuhi kriteria. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan pengembangan modul biologi berstrategi SQ3R pada materi sistem pencernaan manusia dinyatakan layak. Kata kunci: modul, strategi SQ3R, sistem pencernaan manusia,  pengembangan.
STUDI KELAYAKAN INVESTASI PROYEK PEMBANGUNAN TOWER 5 KARAWACI TANGERANG SELATAN Astuti, Mega; Handayani, Fajar Sri; Sugiyarto, Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.814 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i3.36728

Abstract

Studi kelayakan terhadap investasi dari suatu pembangunan proyek dibutuhkan untuk menganalisis tingkat kelayakan investasi proyek dengan jumlah nilai investasi yang besar. Studi kelayakan diperlukan untuk mengetahui beberapa kemungkinan yang terjadi terhadap suatu proyek dengan nilai investasi. Studi kelayakan yang dilakukan meliputi analisis segi finansial pembangunan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kelayakan pada proyek Pembangunan Tower 5 Karawaci, Tanggerang Selatan. Penelitian ini dilakukan analisis finansial pembangunan proyek untuk mengetahui tingkat kelayakan pada pembangunan proyek Tower 5 Karawaci, Tanggerang Selatan . Kelayakan segi finansial berdasarkan aliran kas proyek dengan 4 jenis parameter kelayakan investasi yaitu Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR) dan analisis sensitivitas.Perubahan parameter untuk analisis sensitivitas yaitu tingkat okupansi, tingkat suku bunga. Hasil analisis kelayakan proyek dari segi finansial menunjukkan hasil tingkat kelayakan dengan Net Present Value (NPV) sebesar Rp114.710.556.925, Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,14, dan Internal Rate of Return (IRR) 17.06 % yang lebih besar dari MARR 11,8% serta Break Even Point (BEP) terjadi pada 6 tahun 3 bulan.
Pengaruh Sistem Pengendalian Intern, Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Malang Astuti, Mega; Wulandari , Retno; Setyowati , Supami Wahyu
Jurnal Akuntansi Neraca Vol. 1 No. 4 (2024): Januari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jan.v1i4.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh parsial, simultan dari pemahaman Pengaruh Sistem Pengendalian Intern, Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Populasi penelitian yaitu Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kantor Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Malang, sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode pengumpulan data dan menyebarkan kuesioner. Data penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda, menggunakan SPSS 2.0. Hasil penelitian adalah Sistem Pengendalian Intern berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, Sistem Akuntansi Keuangan Daerah tidak berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, Kompetensi Sumber Daya Manusia berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA TIPE HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI POLA BILANGAN DI KELAS VIII MTs NEGERI 1 PALU: Analysis of Students’ Ability to Solve Higher Order Thinking Skills (HOTS) Mathematics Problems on Number Pattern in Grade VIII of MTs Negeri 1 Palu Astuti, Mega; Karniman, Tegoeh S.
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze the ability of students to solve Higher Order Thinking Skill (HOTS) type questions on number pattern material in Class VIII MTs Negeri 1 Palu. The type of research used is descriptive qualitative research. The subjects in this study were three students of class VIII MTs Negeri 1 Palu in the odd semester of the 2023/2024 school year consisting of one student each with high, medium, and low abilities. Data collection techniques used written tests and interviews. The results of this study indicate that (1) high ability students are able to solve well on HOTS problems on the subject of number patterns on indicators C4 and C5 by fulfilling all stages of problem solving, (2) medium ability students are only able to solve HOTS problems on the subject of number patterns on indicator C4, but on indicator C5 have not been able to solve well. (3) low ability students were not able to solve HOTS problems on the subject of number patterns on indicator C4 and also on indicator C5 were not able to solve well.
Pengaruh Persentase Komposisi Serbuk Kulit Kakao dengan Bahan Pengisi Lidah Mertua Terhadap Sifat Fisis Dan Mekanik Papan Partikel Astuti, Mega; Mora, Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.2.169-175.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi serbuk kulit kakao dengan  lidah mertua terhadap sifat fisis dan mekanis. Variasi komposisi bahan yang digunakan partikel serbuk kulit kakao dan serat lidah mertua adalah 70:0%, 50:20%, 35:35%, 20:50%, 0:70%. Parameter yang diukur adalah densitas, kadar air dan daya serap air, Modulus of Elasticity (MOE), Modulus of Rupture (MOR) dan kuat tekan sejajar. Hasil uji sifat fisis diperoleh nilai densitas terendah Uji mekanis berupa kuat lentur dan  kuat patah serta kuat tekan sejajar. Hasil pengujian didapatkan nilai densitas terendah 0,71 g/cm3 pada komposisi 20:50. Nilai kadar air papan terendah 1,29% pada komposisi 20:50. Nilai daya serap air terendah 1,97% pada komposisi 35:35 sedangkan nilai daya serap air tertinggi 11,8% pada komposisi 0:70. Hasil uji sifat mekanis diperoleh nilai MOE terendah didapat sebesar 1115,56 kg/cm2 pada komposisi 0:70 dan nilai MOE tertinggi sebesar 1830,17 kg/cm2 pada komposisi 35:35, Nilai MOR terendah 30,303 kg/cm2 pada komposisi 70:0 sedangkan MOR tertinggi 49,342 kg/cm2 pada komposisi 20:50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisis dan mekanis papan partikel yang didapatkan pada pengujian telah memenuhi standar mutu SNI 03-2105-2006. Berdasarkan persentase densitas pada partikel maka papan partikel yang dihasilkan termasuk jenis papan partikel berkerapatan tinggi.  The research on the effect of composition cocoa skin powder and  sansevieria to physical and mechanical properties of particle board has been conducted. The composition variation between cocoa skin powder and filler sansevieria that used were 70:0, 50:20, 35:35, 20:50, 0:70. Parameter that researcher measured were density, moisture content, water absorption, Modulus of Elasticity (MOE), Modulus of Rupture (MOR), parallel compressive strength. The physical characteristics experiment result has showed that the lowest density is 0.71 g/cm3 on ratio 20:50 and the highest density is 1.26 g/cm3 on ratio 70:0. The water content has showed that the lowest is 1.29% on ratio 20:50. The lowest water absorption is 1.97% on ratio 35:35. The result of mechanical characteristics that shown the lowest MOE value is 1115,56 kg/cm2 on raito 0:70 and the highest value is 1830.17 kg/cm2 on ratio 35:35. The lowest MOR value is 30.303 kg/cm2on ratio 70:0 while the highest MOR value is 49.342 kg/cm2 on ratio 20:50. The physical and mechanical characteristic of the particel board obtained in the test have qualified from the requirement of SNI 03-2105-2006 quality standar. Based on the percentage of particle board density, the result of particle board is including in to the type of high density particle board.
Penerapan terapi non-farmakologi dalam upaya pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi (SEMANGAT SEHAT) Dekawaty, Ayu; Aditiaya, Aditiaya; Fadhilah, Amirotun; Ningsih, Cahaya Fitri May; Aziza, Dera; Safitri, Indri; Intan, Intan; Astuti, Mega; Yani, Pitri; Abdillah, Ricky Farhan; Saprina, Wahyuni
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 6 No. 2 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v6i2.2672

Abstract

Background: Hypertension is a condition of elevated blood pressure that can be influenced by various factors, such as lack of physical activity, an unhealthy diet, and an imbalance in nutritional intake. If left uncontrolled, high blood pressure can increase the risk of cardiovascular complications such as stroke, heart disease, and kidney disorders. Blood pressure control can be achieved through pharmacological and non-pharmacological approaches. One non-pharmacological approach that can be implemented is a combination of physical activity and nutritional interventions, such as the Semangat Sehat Program, which consists of healthy exercise and watermelon juice consumption. Purpose: To provide education on blood pressure control through the implementation of hypertension exercise therapy and watermelon juice consumption in patients with hypertension. Method: This activity was conducted in the 13 Ulu Village, Palembang City, involving 30 participants from the 13 Ulu Village area with hypertension complaints. The goal of this activity was to provide education to increase awareness, motivation, and the implementation of a healthy lifestyle in hypertension management. Education was provided community-based with mentoring and an interactive communication approach. The intervention included hypertension exercise and watermelon juice. Evaluation was conducted by measuring blood pressure before therapy (pre-test) and after therapy (post-test). The results were analyzed to determine the effectiveness of the therapy in controlling blood pressure. Results: Blood pressure measurements from 30 participants before the intervention (pre-test) revealed an average systolic blood pressure of 148 mmHg, with a minimum of 99 mmHg and a maximum of 182 mmHg. Meanwhile, the average diastolic blood pressure was 89.34 mmHg, with a minimum of 66 mmHg and a maximum of 129 mmHg. After the intervention (post-test), the average systolic blood pressure decreased to 136 mmHg, with a minimum of 95 mmHg and a maximum of 168 mmHg. Meanwhile, the average diastolic blood pressure decreased to 83.34 mmHg, with a minimum of 60 mmHg and a maximum of 118 mmHg. Conclusion: Community service activities through the "Semangat Sehat" program intervention, which combines hypertension exercise and watermelon juice nutrition, can help lower blood pressure. The Healthy Spirit Program can be an effective alternative non-pharmacological intervention to help control blood pressure and improve public health. Suggestion: It is hoped that the results of this activity can serve as a reference in developing teaching materials in health education institutions, particularly regarding non-pharmacological interventions in hypertension control, as well as serve as a reference source in the development of promotive and preventive health sciences. The "Healthy Spirit Program" can be recommended for routine implementation and has the potential to become a simple, safe, and applicable strategy for improving public health. Keywords: Blood Pressure; Healthy Exercise; Hypertension; Non-pharmacological Therapy; Watermelon Juice Pendahuluan: Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan yang tidak sehat, serta ketidakseimbangan asupan nutrisi. Jika tidak dikendalikan, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kardiovaskular seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Upaya pengendalian tekanan darah dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis maupun non-farmakologis. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah kombinasi aktivitas fisik dan intervensi nutrisi, seperti Program Semangat Sehat yang terdiri dari senam sehat dan konsumsi jus semangka. Tujuan: Memberikan edukasi pengendalian tekanan darah melalui penerapan terapi senam hipertensi dan konsumsi jus semangka pada penderita hipertensi. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan 13 Ulu, Kota Palembang dengan melibatkan 30 partisipan yang merupakan masyarakat wilayah Kelurahan 13 Ulu dengan keluhan hipertensi. Sasaran kegiatan ini adalah pemberian edukasi untuk meningkatkan kesadaran, motivasi, dan penerapan pola hidup sehat dalam pengendalian hipertensi. Edukasi diberikan berbasis komunitas dengan pendampingan dan pendekatan komunikasi interaktif. Intervensi diberikan dengan melakukan penerapan senam hipertensi dan pemberian jus semangka. Evaluasi dilakukan dengan pengukuran tekanan darah sebelum kegiatan terapi (pre-test) dan setelah kegiatan terapi (post-test). Hasil pengukuran di analisa untuk melihat efektifitas terapi dalam pengendalian tekanan darah.   Hasil: Mendapatkan data pengukuran tekanan darah pada 30 partisipan sebelum dilakukan intervensi (pre-test) yaitu diperoleh nilai rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 148 mmHg, dengan nilai minimum 99 mmHg dan maksimum 182 mmHg. Sementara itu, rata-rata tekanan darah diastolik sebesar 89.34 mmHg, dengan nilai minimum 66 mmHg dan maksimum 129 mmHg. Setelah dilakukan intervensi (post-test), rata-rata tekanan darah sistolik menurun menjadi 136 mmHg, dengan nilai minimum 95 mmHg dan maksimum 168 mmHg. Sedangkan rata-rata tekanan darah diastolik menurun menjadi 83.34 mmHg, dengan nilai minimum 60 mmHg dan maksimum 118 mmHg. Simpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui intervensi program “Semangat Sehat” yang merupakan kombinasi senam hipertensi dan pemberian nutrisi jus semangka dapat membantu menurunkan tekanan darah. Program Semangat Sehat dapat menjadi salah satu alternatif intervensi non-farmakologis yang efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Saran: Diharapkan hasil kegiatan ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan materi pelajaran di lembaga pendidikan kesehatan, khususnya terkait intervensi non-farmakologis dalam pengendalian hipertensi, serta menjadi sumber rujukan dalam pengembangan ilmu kesehatan berbasis promotif dan preventif. Penerapan “Program Semangat Sehat” dapat direkomendasikan untuk dilakukan secara rutin dan sehingga berpotensi menjadi strategi sederhana, aman, dan aplikatif dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.