Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Persepsi Peternak terhadap Kinerja Penyuluh di Desa Letmafao Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara Dan, Gregoriana; Simamora, Ture; Matoneng, Ody Wolfrit; Sahala, Josua
JURNAL PERTANIAN Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v16i2.5970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik peternak di Desa Letmafo serta menilai persepsi mereka terhadap kinerja penyuluh peternakan. Metode yang digunakan adalah survei dan observasi lapangan, dengan instrumen berupa kuesioner berskala Likert untuk mengukur variabel-variabel yang diteliti. Karakteristik peternak yang dianalisis mencakup usia, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, jumlah kepemilikan ternak, dan pengalaman beternak. Selain itu, aspek penyuluhan yang dikaji meliputi materi, media, dan metode yang digunakan, serta responsivitas, tanggung jawab, dan kualitas layanan penyuluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas peternak berada dalam usia produktif (15–64 tahun), berpendidikan minimal enam tahun, memiliki tanggungan 3–4 orang, kepemilikan ternak 3–4 ekor, dan pengalaman beternak 5–10 tahun. Materi penyuluhan yang paling banyak diterima mencakup manajemen pakan (96,9%), strategi pemasaran (98,5%), dan pengendalian penyakit ternak (95,4%). Sebagian besar peternak menilai bahwa materi penyuluhan sesuai dengan kebutuhan mereka. Tingkat kepuasan terhadap responsivitas penyuluh mencapai 80,7%, tanggung jawab penyuluh 83,1%, dan kualitas layanan 96,9%. Secara umum, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja penyuluh di Desa Letmafo dinilai sangat baik dan berkontribusi positif terhadap pengembangan usaha peternakan rakyat. Kata kunci: persepsi petenak, kinerja penyuluh peternakan
Persepsi Peternak Terhadap Kinerja Penyuluh di Desa Oenbit Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara Bimolo, Maria Yohana; Simamora, Ture; Matoneng, Ody Wolfrit; Sahala, Josua
JURNAL PERTANIAN Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v16i2.5933

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana kerakteristik peternak yang ada di Desa Oenbit Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara. 2) Untuk mengetahui bagaimana persepsi peternak terhadap kinerja penyuluh peternakan yang ada di Desa Oenbit Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan bulan September 2024 di kelompok tani yang ada di Desa Oenbit Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara yaitu kelompok tani Oemanu, kelompok tani Tuinbatan dan kelompok tani Moenmuni. Sampel yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah para peternak dengan jumlah responden sebanyak 61 responden. Jenis dan sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di Desa Oenbit Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara maka disimpulkan bahwa: 1) Karakteristik responden berdasarkan umur peternak terbanyak adalah golongan umur 15-64 tahun dengan jumlah responden 55 orang atau (90,16%). Karakterisik responden berdasarkan tinggkat perndidikan peternak mayoritas berpendidikan dari umur 1-6 tahun dengan jumlah responden 45 orang atau (73,77%). Berdasarkan pengalaman beternak terbanyak adalah 11-15 tahun dengan jumlah responden 33 orang atau (54,09%). Berdasarkan jumlah kepemilikan ternak terdapat 2 golongan jumlah ternak yang tertinggi, yaitu jumlah ternak 5-6 tahun dengan jumlah responden 19 orang atau (31,14%) dan jumlah ternak >6 dengan jumlah responden 19 orang atau (31,14%). Karakteristik responden berdasarkan jumlah tanggungan keluarga terbanyak adalah 5-6 orang dengan jumlah responden 27 orang atau (44,26%). 2) Persepsi peternak terhadap kinerja penyuluh di Desa Oenbit Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara, disimpulkan bahwa rata-rata peternak berpendapat baik terhadap kinerja penyuluh. Hal ini dapat dilihat dari persepsi peternak terhadap metode dan media dengan jumlah responden 39 orang atau (63,93%), sedangkan berdasarkan persepsi peternak terhadap sarana, prasarana, pembinaan dan motivasi sebanyak 33 orang atau (54,09%) dan sebanyak 56 orang atau (91,80%) yang sangat puas dengan kualitas layanan dari penyuluh. Kata Kunci: Persepsi, Kinerja, Penyuluh, Karakteristik Peternak
PROFIL KARAKTERISTIK PETERNAK KAMBING RAKYAT DI KECAMATAN INSANA UTARA (Studi Kasus Di Desa Wini, Oesoko, Oekolo Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara) Beyleto, Veronika Yuneriati; Thaal, Maria Elisa; Sahala, Josua; Simamora, Ture; Pasi, Maria Selfiana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.18843

Abstract

This study aims to determine the characteristics of goat farmers in North Insana District, North Central Timor Regency, This research was conducted in July-September 2024 in Wini, Oekolo and Oesoko villages, North Insana District, North Central Timor Regency. This study uses a survey method by applying quantitative descriptive analysis techniques to collect secondary data and primary data from respondents. This study applied the purposive sampling method and the research variables were as follows. characteristics based on age, gender, formal education, non-formal education, occupation, ownership scale, experience of livestock farming, cosmopolitan level, and motivation for livestock farming. The results of this study are profiles of the characteristics of goat farmers (case study in Winniekolo village, North Insana District, North Central Timor Regency) based on the age of most farmers 21-35 years old 90.1%, gender 69.7%, male level of formal education 56.3%, elementary school level of non-formal education 95, 1% have never participated in training, employment of 58.5% of long-term farmers raising livestock 45.1% 0-5 years, livestock ownership 68.3% have 1-10 livestock, Cosmopolitan level 57% leave the village 0-5 times per month, watch TV 100% 0-5 times, listen to the radio 100% 0-5 times, meet practitioners 100% have never met, motivation to raise livestock 100% increase income.
Karakteristik Peternak Kambing Di Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Seran, Lorensia; Beyleto, Veronika Yuneriati; Sahala, Josua; Simamora, Ture; Pasi, Maria Selfiana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.18844

Abstract

The purpose of this study is to identify the characteristics of the goat farmer in the north central timor district of the bikomi region. The study has been carried out in the months of juni-september 2024 in the villages of banain a, banain b, banain c, faenake, sainoni, tests, and napan denunciations north of timorr central district of Syria. The number of samples taken in this study is 99 individuals. The type of data used in the study are primary and secondary data. Analysis shows that the characteristic of the farmer in the age category is dominated by the breeders with a particularly productive 21-65 years of 93 people (94.38%). The gender of the farmer shows that the male breeders are as many as 56 (56.6%). Formal education levels for those in the low category graduate school by 62 (62.6%). The level of nonformal education for respondents in the seven villages who have never had training is as many as 89 (89.9%). The type of work of respondents was dominated by the work of a farmer of 52 people (52.5%). The average farmer's experience is dominated by a very low category of 0-5 years of which is 61 people (61.6%). The reduced ownership of respondents in the low category of 1-10 as many as 87 (87.9%). A cosmopolitan rancher of 99 (100%). The respondents' educational motivation is to increase additional income and income.
Peningkatan Pengetahuan Kelompok Tani Nekto Nopala dalam Pembuatan Pupuk Kompos Blok Berbasis Limbah Ternak Simamora, Ture; Nahak TB, Oktovianus Rafael; Neonbeni, Eduardus Yosef
Batoboh Vol 10, No 2 (2025): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v10i2.5711

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Nekto Nopala di Desa Kiuloa, Kabupaten Timor Tengah Utara, dalam pembuatan pupuk kompos blok berbasis limbah ternak, khususnya feses sapi. Selama ini, limbah ternak belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung menjadi sumber pencemaran lingkungan. Padahal, jika dikelola dengan baik, limbah tersebut dapat diolah menjadi pupuk organik yang berguna bagi kesuburan tanah dan peningkatan produktivitas pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup penyuluhan mengenai manfaat dan proses pembuatan kompos blok, demonstrasi teknis di lapangan, serta pelatihan langsung yang melibatkan seluruh anggota kelompok. Pendekatan partisipatif digunakan agar peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkan secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, keterampilan teknis, dan kesadaran lingkungan. Kompos blok yang dihasilkan memiliki bentuk padat, mudah diaplikasikan, serta berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Selain memberikan solusi pengelolaan limbah ternak, kegiatan ini juga mendukung kemandirian dan keberlanjutan usaha tani-ternak di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste. Diharapkan, teknologi ini dapat direplikasi oleh kelompok tani lain dalam rangka mendukung sistem pertanian terpadu dan ramah lingkungan
Karakteristik Peternak, Sifat dan Proses Adopsi Inovasi Peternakan Sapi Potong di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Simamora, Ture; Matoneng, Ody Wolfrid
JAS Vol. 9 No. 1 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - Januari 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten TTU merupakan salah satu sentra pengembangan sapi potong di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Usaha sapi potong di TTU masih dikelola secara tradisional dan belum mengarah pada bisnis peternakan. Populasi sapi di Kabupaten TTU sebanyak 98.631 ekor mengalami peningkatan cukup tinggi pada tahun 2022 sebanyak 117.784 ekor atau 19.42%. Kendala utama yang dihadapi oleh peternak saat ini adalah terbatasnya kemampuan dalam penyediaan pakan hijauan pada saat musim kering yang bisa mencapai 7-8 bulan dalam setahun. Oleh karena itu, usaha sapi potong yang berbasis lahan kering memerlukan inovasi teknologi terutama di bidang pembibitan dan pakan dalam mendukung keberlanjutan usaha sapi potong. Kompetensi teknis peternak sapi potong di Kabupaten TTU masih perlu ditingkatkan karena pengelolaannya masih bersifat tradisional. Upaya percepatan adopsi inovasi perlu dilakukan dengan terlebih dahulu menganalisis proses adopsi inovasi pada peternak sapi potong. Dalam hal ini, penelitian dilakukan untuk menganalisis karakteristik peternak, dukungan penyuluhan, sifat inovasi, dukungan lingkungan usaha, proses dan tingkat adopsi inovasi sapi potong, serta menganalisis pengaruh karakteristik peternak, dukungan penyuluhan, sifat inovasi, dukungan lingkungan usaha terhadap proses dan tingkat adopsi inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi inovasi peternakan terhadap inseminasi buatan dan silase pada kelompok peternak berada pada kategori tinggi untuk penerapan inseminasi buatan, namun dalam penerapan pakan buatan atau silase yang masih rendah sehingga perlu untuk ditingkatkan sosialisasi untuk peningkatan minat peternak dalam mengadaptasi pakan buatan sebagai solusi pakan jangka panjang dan untuk menjawab kesulitan pangan di Kabupaten TTU pada musim kemarau.
Dinamika Kelompok Peternak Sapi Potong Di Desa Oekolo Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Ida Lawi, Martina; Simamora, Ture; Sahala, Josua; Kadju, Fransiskus Y.D.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9007

Abstract

Penelitian ini memiliki beberapa tujuan 1) Menganalisis  tingkat  karakteristik  peternak,  dukungan penyuluhan dan dinamika kelompok. 2) Menganalisis pengaruh dari karakteristik seorang peternak serta dukungan penyuluhan terhadap dinamika kelompok. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga agustus di Kelompok Tani Ama Apafa dan Kelompok Tani Batik di Desa Oekolo Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Dalam penelitian ini semua anggota Kelompok Tani Ama Apafa dan Kelompok Tani Batik sebanyak 40 responden. Jenis dan data dalam penelitian ini ialah data kuantitatif, data kualitatif, data primer dan data sekunder. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan rumus analisis linear berganda dan bantuan program SPSS. Hasil analisis menunjukan bahwa karakteristik peternak berdasarkan pengalaman beternak sapi potong di Kelompok Tani Ama Apafa dan Kelompok Tani Batik sangat berpengalaman dalam mengolah ternak sapi yakni lebih dari 10 tahun sebanyak 35 orang. Tingkat dukungan penyuluhan terhadap kelompok tani Ama Apafa dan Kelompok tani Batik sangat tinggi dengan presentase pencapaian skor maksimum 97,5 sebanyak 39 orang dan dan tingkat dinamika kelompok tani Ama Apafa dan Kelompok Tani Batik sangat dinamis dengan presentase pencapaian skor maksimum 100 sebanyak 40 orang. Faktor karakteristik peternak dan dukungan penyuluh berpengaruh signifikan terhadap dinamika kelompok tani Ama Apafa dan Kelompok Tani Batik di Desa Oekolo dengan pengaruh sebesar 49 %.
Dinamika Kelompok Peternak Sapi Potong Di Desa Oesoko Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Bete, Odilia; Simamora, Ture; Sahala, Josua; Dhewa Kadju, Fransiskus Yulius
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9008

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk menganalisis tingkat karakteristik peternak, dukungan penyuluhan dan  dinamika kelompok, 2) Untuk menganalisis pengaruh karakteristik peternak dan dukungan penyuluhan terhadap dinamika kelompok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai juli 2023 di Kelompok Tani Tunas Pantura dan Kelompok Tani Amipo Jaya, di Desa Oesoko, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini adalah semua anggota kelompok tani Tunas Pantura dan Amipo Jaya sebanyak 40 orang. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini yaitu data kualitatif, data kuantitatif, data primer serta data sekunder. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner serta ditambah juga dengan wawancara secara langsung di lapangan. Analisis data dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik peternak berdasarkan umur dominasi oleh kategori umur di dominasi oleh usia yang sedang yaitu 36-45 tahun sebanyak 18 orang. Tingkat dukungan penyuluh terhadap dinamika kelompok tani Tunas Pantura dan Amipo Jaya di Desa Oesoko sangat tinggi dengan presentase pencapaian skor maximum sebesar 100 sebanyak 40 responden dan tingkat dinamika kelompok tani tunas Pantura dan Amipo Jaya di desa Oesoko sangat dinamis dengan presentase pencapaian skor maximum sebesar 100 sebanyak 40 responden. Faktor karakteristik peternak dan dukungan penyuluh berpengaruh signifikan terhadap dinamika kelompok pada kelompok tani Tunas Pantura dan Amipo Jaya di Desa Oesoko Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara dengan pengaruh sebesar 22%.
Dinamika Kelompok Peternak Sapi Potong Di Desa Leunklot Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka (Studi Kasus Kelompok Tani Intan Permai) Seran, Matilde Hoar; Simamora, Ture; Sahala, Josua
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9009

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk menganalisis tingkat karakteristik peternak, dukungan penyuluhan  dan dinamika kelompok. 2) Untuk menganalisis pengaruh karakteristik peternak, dukungan penyuluhan terhadap dinamika kelompok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli sampai  agustus 2023 di Kelompok Tani Intan Permai, Desa leunklot, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka. Penelitian ini adalah semua peternak sapi potong yang terdapat di Kelompok Tani Intan Permai sebanyak 50 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik peternak berdasarkan umur dominasi oleh kategori umur di dominasi oleh usia  yang sudah tidak muda lagi yaitu lebih dari 56 tahun sebanyak 22 orang, sedangakan pada kategori tingkat pendidikan peternak terbilang rendah karena rata-rata peternak hanya bersekolah sampai tngkat SMP, lama beternak para peternak sapi potong di kelompok tani intan permai  sudah sangat berpengalaman dalam mengolah usaha peternak sapi potong dangan lama beternak lebih dari 10 tahun sebanyak 33 orang. Tingkat dukungan penyuluh  kelompok tani Intan Permai di desa Leunklot dan tingkat dinamika kelompok tani Intan Permai sangat baik dan  tinggi dengan masing-masing persentase 100% dari 50 responden. Faktor karakteristik peternak dan dukungan penyuluh berpengaruh terhadap dinamika kelompok pada kelompok  tani Intan Permai di desa Leunklot dengan pengaruh sebesar 47%. Dan variabel yang berpengaruh signiifikan adalah  kesesuaian materi dengan tingkat signiifikan 0.000<0.05. Hal ini menunjukan bahwa materi  yang disampaikan oleh penyuluh diterima baik oleh peternak maupun orang lain.
Pemberdayaan Kelompok Nekto Nopala Dalam Pembuatan Kompos Blok Berbahan Dasar Kotoran Sapi Simamora, Ture; Nahak, Oktovianus Rafael Tahu Bauk; Neonbeni, Eduardus Yosef; Neonnub, Jefrianus
SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Oktober 2024)
Publisher : Indonesia Christian Religion Theologians Association and Widya Agape School of Theology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46362/servire.v4i2.272

Abstract

This community service activity aims to empower the Nekto Nopala Group through training in making compost blocks made from cow dung. The main problem faced by this group is the low utilisation of livestock waste, which has the potential to become a source of environmental pollution and has not provided additional economic value to the local community. This activity involved technical training on composting, from raw material collection, fermentation process, to block composting moulding techniques. The results of this programme showed an increase in the group's knowledge and skills in utilising cow dung into quality compost products. The positive impact of this activity can be seen in the increased community awareness of the importance of organic farming and sustainable management of livestock waste. This programme is expected to become a model for other community empowerment efforts in utilising local potential to improve economic welfare and environmental sustainability. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Nekto Nopala melalui pelatihan pembuatan kompos blok berbahan dasar kotoran sapi. Permasalahan utama yang dihadapi oleh kelompok ini adalah rendahnya pemanfaatan limbah ternak, yang berpotensi menjadi sumber pencemaran lingkungan dan belum memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini melibatkan pelatihan teknis pembuatan kompos, mulai dari pengumpulan bahan baku, proses fermentasi, hingga teknik pencetakan kompos blok. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok dalam memanfaatkan kotoran sapi menjadi produk kompos yang berkualitas. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat pada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pertanian organik serta pengelolaan limbah ternak secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi model bagi upaya pemberdayaan masyarakat lain dalam memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kelestarian lingkungan.