Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Ketersediaan Sumber Daya Alam, Teknologi Eksplorasi, dan Kebijakan Pemerintah terhadap Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Judijanto, Loso; Nugroho, Rahmat Joko
Jurnal Geosains West Science Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v2i02.1308

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara ketersediaan sumber daya alam, teknologi eksplorasi, kebijakan pemerintah, dan dampaknya terhadap pembangunan berkelanjutan di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS), data dari 120 responden dianalisis untuk menilai hubungan di antara variabel-variabel tersebut. Temuan menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kebijakan pemerintah dan pembangunan berkelanjutan, serta antara ketersediaan sumber daya alam dan pembangunan berkelanjutan. Teknologi eksplorasi juga menunjukkan pengaruh positif meskipun sedikit lebih lemah terhadap hasil pembangunan berkelanjutan. Hasil ini menggarisbawahi peran penting tata kelola yang efektif, manajemen sumber daya yang berkelanjutan, dan inovasi teknologi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah yang kaya akan sumber daya alam. Studi ini memberikan kontribusi wawasan empiris dan implikasi praktis bagi para pembuat kebijakan, pemangku kepentingan, dan peneliti yang berusaha untuk meningkatkan praktik pembangunan berkelanjutan dalam konteks sosial-lingkungan yang serupa.
PENGEMBANGAN PLTS UNTUK SISTEM IRIGASI SPRINKLE DI AREA PERTANIAN CABAI DESA TLOGOPRAGOTO, KEBUMEN Hamzah, Amir; Rusianto, Toto; Rahayu, Suparmi Setyowati; Sholeh, Muhammad; Fadjeri, Akhmad; Zuhdi, Rasyid; Rahmawati, Aulia; Hermawan, Risdianto; Nugroho, Rahmat Joko; Hidayat, Taufik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37556

Abstract

Desa Tlogopragoto, Kebumen, merupakan kawasan produksi pertanian cabai yang memiliki potensi tinggi. Salah satu tantangan utama yang dihadapi petani di wilayah ini adalah ketergantungan pada energi konvensional dan proses pengairan. Proses pengairan masih dilakukan secara konvensional dan energi yang digunakan masih menggunakan listrik PLN. Proses penyiraman yang tradisonal ini berdampak pada proses penyiraman yang tidak merata dan memerlukan tenaga yang ekstra dalam proses penyiraman. Upaya untuk mengatasi permasalahan dilakukan dengan menerapkan teknologi tepat guna pembangkit listrik tenaga surya yang digunakan untuk pompa air yang digunakan untuk proses penyiraman dengan sistem sprinkle. Kegiatan yang dilakukan merupakan rangkaian kegiatan Kosabangsa. Metodologi kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi sosialisasi dan penerapan teknologi yang diawali dengan instalasi PLTS dan pemasangan sprinkle, serta pelatihan kepada petani terkait pemeliharaan dan manajemen teknologi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa PLTS mampu menyediakan energi yang memadai untuk sistem sprinkle, mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, dan menekan biaya operasional. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam menggunakan teknologi energi terbarukan, yang diharapkan akan menjadi langkah awal menuju kemandirian energi di sektor pertanian.
Dinamika Riset Pertanian Presisi dalam Perkebunan Kelapa Sawit: Sebuah Analisis Bibliometrik Judijanto, Loso; Nugroho, Rahmat Joko; Novitasari, Salwa Aulia
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 11 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i11.1743

Abstract

Industri kelapa sawit, meskipun vital bagi ekonomi global, sering kali dikritik karena dampaknya terhadap lingkungan dan masalah sosial. Penelitian ini mengaplikasikan analisis bibliometrik untuk memahami fokus dan evolusi penelitian dalam industri ini dari tahun 2017 hingga 2020. Dengan menggunakan VOSviewer, kami mengidentifikasi bahwa tema utama penelitian terkonsentrasi pada 'produksi', 'petani', dan 'perkebunan kelapa sawit'. Meskipun demikian, terdapat peningkatan minat terhadap isu keanekaragaman hayati, konservasi, dan praktik berkelanjutan. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan investasi dalam penelitian yang berfokus pada integrasi keberlanjutan lingkungan dalam praktik industri untuk mencapai solusi yang lebih seimbang antara produktivitas dan pelestarian lingkungan.
The Role of Planting Time Determination and Land Drainage Management on the Risk of Rice Crop Failure in Flood-Prone Areas in Indonesia Novitasari, Salwa Aulia; Nugroho, Rahmat Joko
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 4 No. 01 (2026): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v4i01.2605

Abstract

Rice farming in flood-prone areas of Indonesia faces persistent risks of crop failure due to climate variability, particularly excessive rainfall and prolonged inundation. Effective adaptation strategies are therefore essential to sustain rice production and farmers’ livelihoods. This study aims to analyze the role of planting time determination and land drainage management in reducing the risk of rice crop failure in flood-prone regions of Indonesia. A quantitative research approach was employed using survey data collected from 150 rice farmers. The data were obtained through a structured questionnaire measured on a five-point Likert scale and analyzed using SPSS version 25. Multiple linear regression analysis was applied to examine both partial and simultaneous effects of the independent variables on crop failure risk. The results indicate that planting time determination has a significant negative effect on the risk of rice crop failure (β = −0.381; p < 0.05), while land drainage management also shows a significant negative effect (β = −0.296; p < 0.05). Simultaneously, both variables explain 46.8% of the variation in crop failure risk. These findings highlight the importance of integrating adaptive planting decisions with effective drainage management to enhance the resilience of rice farming systems in flood-prone areas. The study provides empirical evidence to support policy interventions and agricultural extension programs aimed at improving climate-resilient rice production in Indonesia.
The Role of Planting Time Determination and Land Drainage Management on the Risk of Rice Crop Failure in Flood-Prone Areas in Indonesia Novitasari, Salwa Aulia; Nugroho, Rahmat Joko
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 4 No. 01 (2026): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v4i01.2605

Abstract

Rice farming in flood-prone areas of Indonesia faces persistent risks of crop failure due to climate variability, particularly excessive rainfall and prolonged inundation. Effective adaptation strategies are therefore essential to sustain rice production and farmers’ livelihoods. This study aims to analyze the role of planting time determination and land drainage management in reducing the risk of rice crop failure in flood-prone regions of Indonesia. A quantitative research approach was employed using survey data collected from 150 rice farmers. The data were obtained through a structured questionnaire measured on a five-point Likert scale and analyzed using SPSS version 25. Multiple linear regression analysis was applied to examine both partial and simultaneous effects of the independent variables on crop failure risk. The results indicate that planting time determination has a significant negative effect on the risk of rice crop failure (β = −0.381; p < 0.05), while land drainage management also shows a significant negative effect (β = −0.296; p < 0.05). Simultaneously, both variables explain 46.8% of the variation in crop failure risk. These findings highlight the importance of integrating adaptive planting decisions with effective drainage management to enhance the resilience of rice farming systems in flood-prone areas. The study provides empirical evidence to support policy interventions and agricultural extension programs aimed at improving climate-resilient rice production in Indonesia.