Articles
Pengembangan PAUD Inklusi melalui Model Pendidikan Anti Kekerasan (Bulliying) di TK Masyitoh Kroya
Hermawan, Risdianto;
Aerin, Wafa
ACIECE Vol 4 (2019): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan anti kekerasan pada dasarnya pendidikan yang berusaha mengatasi permasalahanpermasalahan yang sering terjadi di lembaga pendidikan. Dengan adanya pendidikan anti kekerasan, maka anak didik akan memperoleh jaminan perlindungan baik dari kekerasan fisik maupun psikis, bagi anak didik normal maupun berkebutuhan khusus. Salah satu lembaga yang menerapkan pendidikan anti kekerasan adalah di TK Masyitoh roya. TK Masyitoh Kroya menerapkan model pendidikan anti kekerasan melalui dua upaya, yakni (1) upaya pencegahan yang dilakukan setiap harinya sebelum dan selama proses pembelajaran, dan (2) upaya penanggulangan tindak kekerasan yang dilakukan apabila terjadi tindak kekerasan baik fisik atau pun psikis. Dengan dua upaya ini, peserta didik yang berkebutuhan khusus akan terjamin keamanan dan kenyamanannya dalam pembelajaran, terutama dari ejekan dan bulliyan. Penerapan model pendidikan anti kekerasan ini secara tidak langsung mendorong lembaga pendidikan inklusi. Model pendidikan anti kekerasanmenjamin pemerolehan hak yang sama untuk belajar dan mendapat jaminan keamanan
PROGRAM PARENTING UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Heru Kurniawan;
Risdianto Hermawan
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1 No 01 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pentingnya pendidikan karakter pada anak di lembaga PAUD dapat diwujudkan dalam bentuk program parenting. Parenting merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan antara orang tua dan pihak sekolah dalam membahas proses tumbuh kembang anak dan berbagi permasalahannya agar terjadi kesinambungan dalam pendidikan yang diterima baik di sekolah maupun di rumah. Parenting club juga sebagai upaya penanaman karakter pada anak usia dini yang lebih maksimal, efektif, dan efisien. Kegiatan yang dapat dilakukan dalam program ini antara lain: Pertama, Parents Gathering; Kedua, Belajar Bareng; Ketiga, One day with Parent; Keempat, Home Activities, dan bisa kegiatan lainnya yang termasuk dalam pelatihan serta pemberian pengetahuan dalam mendidik dan mengasuh anak yang baik. Selain itu, dalam program Parenting dapat membantu pendidik dan orang tua agar aktif dalam kelancaran pendidikan karakter.
Penggunaan Media Permainan Kartu Huruf untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia Dini di TK MNU 25 At-Taqwa Jatinegara
Darsih Darsih;
Risdianto Hermawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i3.692
Media pembelajaran merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang penting keberadaannya. Terlebih lagi di lembaga pendidikan anak usia dini, dimana anak membutuhkan media yang bisa membantu anak dalam memahami materi. Salah satu media yang bisa dignakan dalam membantu anak dalam mengenal huruf adalah media permainan kartu huruf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media permainan kartu huruf untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia dini di TK MNU 25 At-Taqwa Jatinegara Kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan media kartu huruf terdapat peningkatan nilai persentase kemampuan mengenal huruf yaitu, pada kondisi awal sebesar 35,70%. Kemudian pada siklus 1 rata-rata persentase meningkat menjadi 61,10%, dan rata-rata persentase pada siklus II mampu meningkat menjadi 83,73%. Dari data di atas terlihat jelas bahwa pemainan kartu huruf dapat meningkatkatkan kemampuan mengenal huruf pada Anak Usia Dini.
Pengaruh Penggunaan Media Busy Book Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun
Alfina Wahyuningrum;
Ismi Anggraini;
Luthfi Aji Ramdani;
Risdianto Hermawan
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jote.v4i3.13398
Penggunaan media busy book dapat dipergunakan dalam proses pembelajaran, hal ini sesuai dengan tingkat perkembangan anak usia dini yang mempunyai dunia sendiri yaitu dunia bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media busy book terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak usai 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Design dengan desain One Group Pretes-Posttest. Populasi penelitian ini menggunakan anak usia 5-6 tahun di RA Baitul Athfal Kalirejo yang berjumlah 30 anak. Pengambilan sampel penelitian menggunakan Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar observasi kemampuan membaca permulaan dan dokumentasi kegiatan penggunaan media busy book Analisisi data menggunakan Paired Samples T-Test dengan signifikasi 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penggunaan media busy book memberikan pengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di RA Baitul Athfal Kalirejo.
Pelatihan Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dari Barang Bekas untuk Mengurangi Sampah Bagi Guru Raudlatul Athfal
Anti Isnaningsih;
Iys Nur Handayani;
Risdianto Hermawan;
Aprilia Wahyuning Fitri;
Habib Hambali;
Uswatun Hasanah;
Luthfi Aji Ramdani;
Nandiyah Hidayah;
Ana Roswita Peruminingsih;
Dike Amelia
Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 01 (2022): Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.379 KB)
Learning media has a role in the learning process. The purpose of this community service activity is to provide understanding and training to early childhood education teachers regarding Educational Game Tools (APE) from used goods to support the learning process. The method used in this service is training for early childhood education teachers at IGRA Kebumen Regency through clusters in each sub-district. The training is carried out in person or face to face for one day divided into three sessions, namely material, practice, and assessment. The results of this service activity are providing an understanding of Educational Game Equipment (APE) from used goods through training to teachers and producing several educational game tools media from used goods which have been presented by participants and have been assessed by the presenters who are lecturers from the Education study program. Early Childhood Ma'arif Nahdlatul Ulama University Kebumen. Keywords: Educational Game Tools (APE), Used Goods, Teachers
ASESMEN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KARAKTER
Risdianto Hermawan
ASGHAR : Journal of Children Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (301.21 KB)
|
DOI: 10.28918/asghar.v2i1.5758
Asesmen bagi anak usia dini sangatlah penting untuk dilaksanakan, selain untuk mengetahui perkembangan anak, asesmen juga diperuntukkan sebagai acuan untuk mengembangkan potensi anak secara tepat. Dengan demikian perkembangan anak akan dapat terekam dan didampingi secara tepat. Selain untuk perkembangan yang berkaitan dengan kecerdasan intelektual, asesmen juga perlu diterapkan dalam perkembangan karakter anak. Hal ini sesuai dengan gerakan atau pun program yang dicanangkan pemerintah yaitu revolusi mental. Dari sinilah penting untuk dilakukan asesmen yang berbasis pada pendidikan karakter khususnya anak usia dini. Artikel in membahas terkait pentingnya dan bagaimana asesmen bagi anak usia dini dalam perspektif pendidikan karakter.
DEVELOPMENT OF MUSIC-BASED LEARNING MODELS TO INTRODUCE LETTERS AND NUMBERS OF EARLY CHILDHOOD
Risdianto Hermawan
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 12, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : UPI Kampus Cibiru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.136 KB)
|
DOI: 10.17509/cd.v12i2.37006
Basically, early childhood has extraordinary abilities, especially in the process of development. Therefore, it is necessary to optimize child development appropriately, and avoid burdening or forcing children. One of the strategies in developing early childhood education is through a music-based learning model.This study aims to describe and analyze how the development of a music-based learning model to introduce letters and numbers in early childhood. This papper is methodologically close to development research or what is commonly called Research and Development.The results of the development of a music-based learning model to introduce letters and numbers in early childhood are a form that is implemented to develop students' knowledge and abilities in recognizing letters and numbers. This research also produces a product in the form of music that can be applied to provide material for introducing letters and numbers to children. Students tend to be more able to understand or recognize letters and numbers using music so that children's abilities and understanding develop more optimal.
Implementasi Media Puzzle Huruf untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa pada Anak Usia 4-5 Tahun
Sari Sukmaningsih;
Risdianto Hermawan
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jote.v5i1.19278
Penelitian ini dilaksanakan di TK Muslimat NU 23 Tarbiyatul Masyithoh, Kelurahan Plarangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini penting karena dilatarbelakangi dengan penggunaan media pembelajaran berupa media puzzle huruf yang digunakan oleh guru untuk mengembangkan kemampuan bahasa pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implemetasi media puzzle huruf untuk mengembangkan kemampuan bahasa pada anak usia 4-5 tahun di TK Muslimat NU 23 Tarbiyatul Masyithoh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah 30 anak. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang melibatkan guru di TK Muslimat NU 23 Tarbiyatul Masyithoh. Data yang dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, data ini dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi dengan menggunakan puzzle huruf sudah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tiga komponen dalam pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
Pengaruh Metode Eksperimen terhadap Kemampuan Sains Mencampur Warna pada Anak Usia 4-5 Tahun
Ratih Juwita Sari;
Risdianto Hermawan
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jote.v5i1.19279
Penerapan sains untuk anak usia dini adalah menekankan pemberian pengalaman secara langsung. Anak usia dini dituntut untuk mampu melakukan eksperimen secara mandiri. Tahap pembelajaran sains anak usia dini pada penelitian ini adalah mencampur warna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen terhadap kemampuan sains mencampur warna pada anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis pre-experimental design tipe one group pretest posstest yang bertujuan untuk mengetahui serta membandingkan antara sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode eksperimen terhadap kemampuan sains anak usia 4-5 tahun dengan eksperimen mencampur warna memberikan pengaruh terhadap kemampuan sains anak.
Literacy-Based Blended Learning in Early Childhood Education in the New Normal Era
Hermawan, Risdianto;
Amalia, Dike;
Aerin, Wafa
International Proceedings of Nusantara Raya Vol. 1 (2022): Culture In The Frame Of Multicultural Religiousity
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Learning in early childhood education institutions during the pandemic generally encounters many obstacles and obstacles. One of the efforts made to overcome these obstacles is through blended learning. Using a blended learning model by combining online learning and face-to-face learning during the Covid-19 pandemic can increase the effectiveness of learning and the enthusiasm for learning of students because in addition to getting online learning materials, they also still receive direct assistance from teachers in the teaching and learning process by observing strict health protocols. This research is a qualitative descriptive research because it produces qualitative data. Data collection using interview, observation and documentation models. Analysis techniques using description techniques with the analysis model of Miles and Huberman's interaction with the flow include data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The results of the study were concluded, first, literacy-based blended learning planning applied in wadas kelir playgroup includes preparing a Learning Implementation Plan (RPP) and preparing blended learning supporting facilities and infrastructure. Literacy-based blended learning in wadas kelir playgroups during this pandemic is carried out with the provision of one day of online learning and one day of offline learning with a maximum capacity of 10 students per class with a duration of 30 minutes every meeting hour. The learning evaluation system includes Self Assessment questions, Video Calls, and home visits that have been planned by teachers using various media.