Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

INACCURATE USE OF PUNCTUATION IN WRITING ACADEMIC DEGREES ON POSTERS AND BANNERS Ertinawati, Yuni; Auzia, Asti Gea; Rahmaniar, Nabila; Pramesti , Tiara Rosanda
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 2 No. 04 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research begins with the discovery that there are punctuation errors in academic degrees that make the meaning of the degree wrong. Academic degree writing is often neglected in terms of punctuation accuracy, causing confusion and obscurity in understanding one's degree. The purpose of this research is to identify punctuation errors in the writing of academic degrees as well as to conduct a correction process on the form of degree writing errors following the rules for writing academic degrees in Indonesia stipulated in the General Guidelines for Indonesian Spelling (PUEBI). The results of our research show that academic degrees are not written with a full stop between abbreviated letters and do not end with a full stop. This research is useful to be able to educate readers about the correct procedure for writing punctuation marks on academic degrees according to applicable rules.The data collection technique is carried out by searching for information on the internet which is used as the object of this research. The conclusion of this research is the wrong use of punctuation marks such as full stops and commas that do not pay attention to any errors in writing academic degrees
LANGUAGE IN COMMUNICATION: DISCUSSING INDONESIAN GRAMMAR IN RIDWAN KAMIL’S INSTAGRAM PHOTO AND CAPTION UPLOADS Ertinawati, Yuni; Azzahra, Risa; Aaqilah, Hanifa Zemi; Lutfi, Aprisa
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 2 No. 04 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of Indonesian is implemented as a medium of communication for the unity of the Indonesian state to facilitate daily interactions with each other. Good and correct use of Indonesian is important to make understanding easier for the person you are talking to. This research aims to find out the good and correct use of Indonesian and to study Indonesian grammar in depth as a reference in writing. The topic used as material for research was Ridwan Kamil’s upload of a photo along with a caption on one of his social media account (Instagram) on July 21st 2024. The method used in this research is a qualitative descriptive method by analyzing grammatical patterns on social media to obtain information. In the research carried out, errors in the use of Indonesian language and grammar were found, including the use of foreign languages, slang, non-standard words and the use of regional languages (Sundanese).
CASE STUDY OF AN INDONESIAN LANGUAGE-BASED EDUCATIONAL APPROACH Ertinawati, Yuni; A, Disti Citra Maudina; Subekthy, Ginna Febriana; Qoriatin, Soleha
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 2 No. 04 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to provide education regarding the good and correct use of Indonesian in class 1A. Humans are social creatures who definitely interact with each other, one of the media we as humans interact with is language. As Indonesian people, we should use Indonesian, especially good and correct Indonesian. This research was conducted offline while studying citizenship courses. The purpose of this research is to provide education to readers about how important it is to speak good and correct Indonesian, especially the use of good and correct Indonesian in class 1A. Judging from the good and correct use of Indonesian in class 1A, only 60% of individuals are aware of the importance of speaking good and correct Indonesian. Even though all students listen carefully when learning Indonesian language courses, there are still many students who use their respective regional languages.
Keberhasilan Menyimak Teks Prosedur pada Siswa SMP Kelas 7: Simulasi Pembelajaran dengan Mahasiswa Kelas C Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Angkatan 2024 Universitas Siliwangi Lail, Nafil; Anggraeni, Indri; Irmawan, Medyanna; Agustina, Siti; Ertinawati, Yuni
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpbsi.v1i2.1590

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan menyimak peserta didik dalam memahami teks prosedural dengan memanfaatkan pendekatan discovery learning. Kegiatan simulasi dilaksanakan bersama mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Siliwangi angkatan 2024 yang berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran bagi murid kelas VII tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan evaluasi lewat platform Quizizz. Media yang digunakan berupa video prosedural berjudul “Cara Membuat Cilok”, yang berfungsi untuk mendukung pemahaman teks secara kontekstual. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan metode discovery learning dan pendekatan berpikir logis berdampak positif pada peningkatan kemampuan menyimak siswa, dengan rata-rata nilai evaluasi sebesar 82. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya strategi pembelajaran aktif dan pemanfaatan media kontekstual dalam mengembangkan keterampilan menyimak siswa di tingkat SMP.
Upaya Peningkatan Budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Melalui Literasi Lingkungan Berbasis Informasi, Komunikasi dan Edukasi Jamilah, Ai Siti Nur; Rahman, Ichsan Fauzi; Ertinawati, Yuni; Maryani, Sri; Marlina, Neni
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan budaya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di kalangan siswa SDN 4 Gunungsari melalui pendekatan literasi lingkungan berbasis KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi). Program ini mencakup penyusunan modul PHBS, pelatihan untuk guru dan siswa, pembentukan duta PHBS, serta monitoring dan evaluasi perilaku siswa terhadap penerapan PHBS. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada berbagai aspek PHBS, seperti cuci tangan dengan sabun, kebiasaan membuang sampah, dan kepedulian menjaga kebersihan lingkungan sekolah, dengan peningkatan rata-rata 27% hingga 45%. Keberhasilan program ini menunjukkan efektivitas pendekatan KIE dalam membangun budaya PHBS yang berkelanjutan di sekolah. Saran bagi keberlanjutan program ini meliputi pembinaan rutin, pelibatan orang tua, penyediaan fasilitas kebersihan, penguatan peran duta PHBS, dan integrasi materi PHBS dalam kurikulum sekolah.
IBBM PELATIHAN PENULISAN SURAT DINAS PADA KARANG TARUNA KATAR URUG DAN KARANG TARUNA IMMAJ KEL. URUG KEC. KAWALU KOTA TASIKMALAYA Kartadireja, Welly Nores; Nurjamilah, Ai Siti; Ertinawati, Yuni
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v6i1.1148

Abstract

Bahasa merupakan sarana komunikasi yang paling penting dalam kehidupan. Bahasa digunakan untuk menyampaikan permintaan, permohonan, bertanya, berpendapat, gagasan, ide, dan informasi kepada orang lain. Selain sebagai sarana komunikasi bahasa juga digunakan untuk menyampaikan informasi. Informasi tersebut bisa disampaikan kepada pihak lain dengan menggunakan bahasa lisan maupun bahasa tulis. Informasi melalui bahasa tulis antara lain melalui surat. Surat sebagai sarana informasi yag digunakan. Secara umun surat adalah alat untuk menyampaikan maksud secara tertulis. Dilihat dari pemakaiannya surat dibagi 4 jenis yaitu surat dinas, surat niaga, surat sosial, dan surat pribadi. Setiap surat memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Salah satunya surat dinas yang lebih banyak digunakan untuk urusan resmi, dan biasanya juga menggunakan bahasa resmi atau formal. Surat dinas banyak digunakan untuk hal-hal yang sifatnya kedinasan untuk menyampaikan informasi dari satu pihak, (orang, instansi, atau organisasi) kepada pihak lain (orang, instansi, atau organisasi) yang berisi informasi yang menyangkut kepentingan tugas dan kegiatan dinas instansi yang bersangkutan.Kelurahan Urug  Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya merupakan wilayah yang termasuk pada wilayah kota tasikmalaya yang memiliki beberapa Karang taruna diantaranya karang taruna Katar Urug yang berada di kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, yang membawahi 11 karang Taruna yang ada di sana. Salah satunya karang taruna Immaj. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan, ternyata ada temuan dari beberapa surat dinas yang dibuat oleh karang taruna tersebut yang belum memenuhi syarat atau yang belum sesuai dengan kaidah penulisannya. Oleh karena itu ketua dari dua karang taruna beserta tim pelaksana IbBM merasa perlu diadakannya pelatihan penulisan surat dinas ini, yang melibatkan semua pengurus dan anggota kedua karang taruna. Metode yang akan dilaksanakan dalam kegiatan IbBM ini adalah bimbingan bertahap. Artinya, semua pengurus dan anggota karang taruna dibimbing dan di arahkan untuk mampu menulis surat dinas yang sesuai dengan kaidah penulisannya
Pembinaan Bahasa Indonesia di Ruang Digital: Studi Pemanfaatan Instagram untuk Pengenalan Padanan Kata Khoiriyah, Alvi Maryamul; Salsa, Elva Elfiani; Lontoh, Rhea Renata; Ertinawati, Yuni
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/cendekia.v5i4.7539

Abstract

This study aims to describe strategies for Indonesian language development through the use of Instagram, particularly the Story feature, as a medium for introducing Indonesian lexical equivalents. The study is grounded in the increasing use of foreign terms and code-mixing on social media, highlighting the need for language cultivation efforts that align with digital communication habits. A descriptive qualitative method was employed, with data collected from polls, question box responses, and user interaction metrics from the Instagram account @katasetara_. The findings indicate that respondents’ understanding of Indonesian lexical equivalents remains relatively low, as shown by the high percentage of incorrect answers for terms such as caption (57%), typo (56%), and headset (52%). By providing explanations in feed posts, the @katasetara_ account serves as an informative and engaging medium for language cultivation. This study concludes that Instagram holds strong potential as an effective platform for linguistic education when combined with interactive strategies and adherence to standard Indonesian language norms.
USE OF INSTAGRAM AS AN ALTERNATIVE MEDIA FOR INDONESIAN LANGUAGE DEVELOPMENT IN THE DIGITAL ERA Nurhayati, Lutfi; Sopiah, Siti; Salsabila, Ririn; Ertinawati, Yuni
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 3 No. 04 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe social media users' understanding of Indonesian language rules through quiz-based coaching on Instagram. The study employed a qualitative descriptive design, utilizing the Instagram Story polling feature on the @binakatakita account to collect data on standard and non-standard words. Fifteen quizzes were used to assess respondents' preferences. Data were obtained through documentation of poll results, non-participatory observation, and linguistic verification using the Indonesian Dictionary (KBBI) and the Indonesian Dictionary (EYD). The results showed that respondents' understanding of standard forms was inconsistent, evident in their choice of non-standard forms for words such as advice, damp, mere, and cooperation. Errors were generally influenced by spoken language habits and the use of informal language on social media. However, coaching through Instagram has been shown to positively contribute to Indonesian language popularization efforts. This study concludes that Instagram can be an adaptive, accessible, and relevant language coaching medium for the digital generation, and has the potential to improve language literacy if implemented sustainably.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN AWALAN DI-/KE- DAN KATA DEPAN DI-/KE- MELALUI PEMBINAAN BERBASIS LATIHAN TERBIMBING PADA SISWA SMP KELAS VIII fahrulrazi, fajri; Ahsani, Naila Riski; Herdiana, Muhammad Alqodri Ali; Ertinawati, Yuni
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 3 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan bahasa Indonesia melalui kegiatan latihan terbimbing berupa pretest dan posttest guna mengetahui kemampuan peserta didik dalam membedakan penggunaan awalan dan preposisi di- dan ke-, serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap kaidah tersebut. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan peserta didik dalam memahami perbedaan fungsi awalan dan preposisi di- dan ke- sesuai kaidah bahasa Indonesia. Kondisi ini menunjukkan perlunya pembinaan bahasa Indonesia melalui pengajaran di sekolah agar peserta didik mampu menggunakan bentuk-bentuk tersebut secara tepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pretest dan posttest dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami dan membedakan penggunaan awalan dan preposisi di- dan ke-. Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat mengidentifikasi kesalahan pemahaman sebelum memperoleh penjelasan sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN BERBAHASA BAKU MELALUI MEDIA SPINNER DI PESANTREN DARUL MUTA’ALLIMIN Ertinawati, Yuni; Al Zahra, Shofi; Fauziah S, Rifa; Fitria SP, Jein
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 3 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran berbahasa baku melalui penggunaan media spinner di Pesantren Darul Muta’allimin. Latar belakang penelitian ini didasari rendahnya kesadaran santri dalam menggunakan bahasa Indonesia baku baik dalam komunikasi formal maupun tulisan akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pembinaan bahasa melalui permainan edukatif. Subjek penelitian terdiri atas 16 siswa kelas XI yang terlibat aktif dalam kegiatan pembinaan pada 1 Oktober 2025. Instrumen penelitian meliputi observasi partisipatif, catatan lapangan, dokumentasi, dan wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media spinner mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan partisipatif. Siswa lebih berani menjawab pertanyaan, menunjukkan rasa ingin tahu ketika menerima koreksi, serta mulai menyadari pentingnya berbahasa baku. Meski ketepatan jawaban masih bervariasi, pembelajaran dengan media spinner berhasil menumbuhkan sikap reflektif siswa terhadap pentingnya penggunaan bahasa baku dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, media spinner dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran bahasa yang inovatif dan aplikatif di lingkungan pesantren.