Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MetaCommunication

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN TRAGEDI KANJURUHAN DI MEDIA PEMBERITAAN ONLINE (STUDI ANALISIS FRAMING WILLIAM A. GAMSON) Rayhan Bima Sakti; Kukuh Sinduwiatmo
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mc.v8i1.15766

Abstract

Pertandingan sepak bola adalah salah satu dari banyak pertandingan dari banyak cabang olahraga yang banyak digemari oleh berbagai kalangan. Baru-baru telah terjadi peristiwa naas yang meninmpa dunia sepak bola, tidak lain dan tidak bukan adalah Tragedi Kanjuruhan, Tragedi yang terjadi 1 Oktober 2022 lalu menewaskan setidaknya 130-an orang lebih karena sesak nafas berebut keluar dari Stadion Kanjuruhan Malang, selepas dari tanggal tragedy tersebut banyak bermunculan berita-berita dari media Nasional Indonesia yang memeberitakan tentang Tragedi Kanjuruha. Banyak pembingkaian yang disajikan oleh pemberitaan tersebut Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menerapkan teori Analisis Framing oleh Willian A. Gamson yang menitik beratkan pada beberapa hal yaitu Frame Sentral Ide sentral berupa  metafora, catchphrases, exemplar, depiction dan visual images seluruh perangkat-perangkat untuk mengetahui framing atau pembingkaian dari beberapa sampel pemberitaan yang telah didapat dari mining data dan pembersihan data (data cleaning). Data pemberitaan ini akan didapat dari bantuan tools monitoring pemberitaan yaitu Brand24, Brand24 adalah sebuah aplikasi monitoring pemberitaan atau isu menggunakan sebuah kata kunci atau keyword yang di inpu. Penelitian ini menghasilkan sebuah data yang berisi informasi tentang pembingkaian atau framing dari sampel yang telah diambil dari banyaknya berita yang popular dari 1 bulan setelah kejadian Tragedi Kanjuruhan, hasil dari penelitian ini dapat dilihat benang merahnya bahwa setelah kejadian Tragedi Kanjuruhan tersebut pihak Kepolisian sedang gencar-gencarnya mencari pelaku sekaligus tersangka dari penyebab terjadinya tragedy naas tersebut.
The Meaning and Symbols of Offerings in the Karo Ritual Ceremony of the Tengger Tribe in Baledono Village Wardani, Nafridhatul Maulidina; Sinduwiatmo, Kukuh
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 10, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mc.v10i2.23782

Abstract

This study was conducted to analyze the symbolic meaning contained in the offerings in the Karo Ceremony ritual carried out by the Tengger Tribe in Baledono Village. The rituals and offerings used in this ceremony are not only part of the traditional procession, but also have meanings that reflect the spiritual, cultural, and social relationships of the Tengger community. This study uses a qualitative type with a descriptive approach. The subject of this study is the meaning and symbols of the offerings. While the research subjects were selected by purposive sampling. The object is the Karo ceremony of the Tengger Tribe in Baledono Village. Data collection techniques to obtain information through observation, in-depth interviews, and documentation. Then analyzed using descriptive interpretive data analysis techniques. The results of the study explain that each symbol in the offerings has a deep meaning that is closely related to the six indicators of F.W. Dillistone's symbol theory. It is important to understand this symbolic meaning so that the preservation of the culture and traditions of the Tengger Tribe is maintained amidst the dynamics of the ever-changing era.