Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STUDI IMPLEMENTASI STANDAR PROSES DALAM PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 PADA GURU SEKOLAH DASAR KABUPATEN MELAWI Ason, Ason; Saputro, Eko Fery Haryadi
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.071 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the percentage of the level of teacher competence in implementing the 2013 curriculum, especially on the standard processes that include learning planning, the implementation of the learning process and the assessment of the learning process. This research was conducted at the Melawi Regency Elementary School, by taking 6 research samples from 258 elementary schools in Melawi Regency. This research was conducted for 3 months, from February to April 2019. The study used a descriptive qualitative approach with research subjects being teachers in several elementary schools in Melawi Regency. Data collection through a questionnaire that measures the level of competence of each teacher in implementing K-13, with the 5th sakala that is Very Appropriate (91-100%); Appropriate (81-90%), Fairly Adjusted (71-80%), Less Adjusted (61-70%) and Unsuitable (60% ?). The results of the study were analyzed by interactive analysis with the steps of reduction, presentation and verification. The results of this study indicate that, the competence of teachers in planning 2013 curriculum-based learning is as follows: those included in the good category amounted to 14%, the categories were quite 61%, and the category lacked 25%. While the level of teacher competence in implementing the 2013 Curriculum-based learning process, the good category is 18%, the category is 75%, and the category is less 7%. For the competence of teachers in carrying out 2013 curriculum-based learning evaluations, namely the good category 25%, the category is 68%, and the category is less 7%. Thus it can be concluded that the average level of competence of Melawi Regency Elementary School teachers in understanding the 2013 curriculum, which includes learning planning, carrying out the learning process and conducting assessment of the learning process are good categories 19%, 68% sufficient and less 13%.Keywords: Process Standards, Elementary School Teacher Learning  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosentase tingkat kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 khususnya pada standar proses yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran dan penilaian proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Kabupaten Melawi, dengan mengambil 6 sampel penelitian dari 258 SD yang ada di Kabupaten Melawi. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yakni dari bulan Februari sampai dengan bulan April 2019. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian adalah guru di beberapa SD di Kabupaten Melawi. Pengumpulan data melalui angket yang mengukur tingkat kompetensi guru masing-masing dalam mengimplementasikan K-13, dengan sakala 5 yakni Sangat Sesuai (91-100%); Sesuai (81-90%), Cukup Sesuai (71-80%), Kurang Sesuai (61-70%) dan Tidak Sesuai (60% ?). Data dianalisis dengan analisis interaktif dengan langkah-langkah  reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kompetensi guru dalam merencanakan pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 adalah sebagai berikut: yang masuk dalam kategori baik sebesar 14%, katagori cukup 61%, dan kategori kurang 25%. Sedangkan  tingkat kompetensi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 , kategori baik 18%,  katagori cukup 75%, dan kategori kurang  7%. Untuk kompetensi guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 yaitu kategori baik 25%,  katagori cukup 68%, dan kategori kurang  7%.Kata Kunci: Standar Proses, Pembelajaran Guru Sekolah Dasar
PERAN GURU DALAM MENGATASI PERMASALAHAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI 12 BEMBAN PANGERSIT Susilawati, Nini; Ason, Ason; Peterianus, Septian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 12, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2311

Abstract

PENERAPAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN NANGA PINOH Ason, Ason; Mardiana, Mardiana; Imanuel, Imanuel
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2756

Abstract

 Abstract: This study aims to determine the application of 8 basic teaching skills in the learning process of teachers in the classroom at Primary Schools in Melawi Regency. The method used in the research is skinatif with descriptive qualitative approach. The form of research is survey. The research subjects were teachers in five primary schools in Melawi Regency, with each school consisting of 2 teachers. The object of the research was eight basic teaching skills consisting of opening and closing skills, explaining skills, classroom management skills, questioning skills, reinforcement skills, variety skills, small group and individual teaching skills, and guiding small group discussions. The data collection tools used were observation, questionnaire and interview guidelines. The results showed that the application of basic teaching skills in the learning process of teachers in the classroom at primary schools in Melawi Regency has been carried out well as expected. The fact proves that the qualification of the use of basic teaching skills is in the range of very good and good. While in the process, the application of basic teaching skills by primary school teachers in Melawi Regency has reached an average of 75% with good qualifications.Keywords: Basic Teaching Skills, Primary School Teachers, Melawi RegencyAbstarak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan 8 keterampilan dasar mengajar dalam proses pembelajaran guru di kelas pada Sekolah Dasar Kabupatena Melawi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kulitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Bentuk penelitian adalah survey. Subyek penelitian adalah guru-guru di lima Sekolah Dasar  Kabupaten Melawi, dengan masing-masing sekolah terdiri dari 2 guru. Obyek penelitian adalah delapan keterampilan dasar mengajar yang terdiri dari keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan menjelaskan, keterampilan pengelolaan kelas, keterampulan bertanya, keterampilan memberi penguatan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan  mengajar kelompok kecil dan perorangan, serta membimbing diskusi kelompok kecil. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penerapan keterampilan dasar mengajar dalam proses pembelajaran guru di kelas pada Sekolah Dasar Kabupaten Melawi sudah terlaksana dengan baik sesuai harapan. Fakta membuktikan bahwa kualifikasi penggunaan keterampilan dasar mengajar tersebut berada pada rentangan sangat baik dan baik. Sementara secara prosesntase penerapan keterampilan dasar mengajar oleh guru Sekolah Dasar Kabupaten Melawi telah mencapai rerata 75% dengan kualifikasi baik Kata Kunci : Keterampilan Dasar Mengajar, Guru SD, Kabupaten Melawi
ANALISIS PELAKSANAAN KEBIJAKAN PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA BAKTI SETIA NANGA PINOH KABUPATEN MELAWI Ason, Ason; Nugraha, Asep Eka; Peterianus, Septian
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was motivated by the issue of the implementation of learning during the Covid-19 pandemic period. The research was conducted with regard to the learning policy during the Covid-19 pandemic period. This research is located at Bhakti Setia Senior High School by using qualitative research methods. Data sources were obtained from the principal, curriculum field teachers, and subject teachers. Research instruments include observation sheets, interview sheets and documentation. Data collection through observation, interviews and documentation. Data analysis includes data reduction, data presentation and conclusion withdrawal. The results showed that the implementation of learning policies was carried out flexibly in two ways, namely in tissue and outside the network. The problems faced by teachers, students and parents of students in online learning are constrained by technology, not all students have gadget and the internet then the teacher's strategy in overcoming online learning problems is to use digital media with computer programs and software while luring learning is carried out with limited face-to-face-to-face learning, besides the supporting factors in the process of implementing online learning and luring, namely school management good as well as in the implementation of learning, the teacher plans the implementation of online learning and luring with planned. Based on research findings it can be concluded that the implementation of online learning policies during the Covid-19 pandemic period is effective and supported by effective school management.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 08 MUARA PAWAN KABUPATEN KETAPANG Ason, Ason; Khoiri, Ahmad; Dasmawarti, Dasmawarti
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 6, No 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.3629

Abstract

Abstract: The aim of this research is to find out: (1) independent curriculum learning planning; (2) implementation of independent curriculum learning and (3) Assessment of independent curriculum learning. This research was conducted at SDN SDN 08 Muara Pawan, Ketapang Regency, using a qualitative descriptive research approach and type. Data was collected using interview,  observation  and  documentation  methods,  with  the  data  source  being  the  class  I teacher. The data analysis used in this research includes data condensation, data presentation and conclusions. Checking the validity of the data using triangulation, namely source triangulation  and  technical  triangulation.  The results  of  the  research  can  be  described  as follows: (1) in planning learning, the teaching tools used by teachers are appropriate and refer to the teaching tools provided by the Ministry of Education and Culture, with the option of modifying them themselves (2) the learning carried out by teachers tries to refer to the learning principles in the independent curriculum and is at the developing stage with the consideration that the learning carried out is student-centred and the accuracy of the learning methods used (3) the assessment is carried out by referring to the assessment principles launched by  the Ministry of Education and Culture. Keywords: Implementation, Independent Curriculum, Elementary School Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) perencanaan pembelajaran kurikulum merdeka; (2) pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka dan (3) Asesmen pembelajaran kurikulum merdeka .Penelitian ini dilakukan di SDN SDN 08 Muara Pawan Kabupaten Ketapang, menggunakan pendekatan dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan sumber data adalah guru kelas I. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian  dapat dideskripsikan sebagai berikut: (1) dalam perencanaan pembelajaran, perangkat ajar yang digunakan guru sesuai dan  mengacu  pada perangkat  ajar  yang  disediakan oleh  Kemendikbudristek,  dengan pilihan memodifikasi sendiri (2) pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru berusaha mengacu pada prinsip  pembelajaran dalam kurikulum merdeka  dan berada pada tahap  berkembang  dengan pertimbangan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan berpusat pada peserta didik dan ketepatan metode pembelajaran yang digunakan (3) asesmen dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip asesmen yang diluncurkan Kemendikbud. Kata Kunci : Implementasi, Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar
PERAN GURU DALAM MENGATASI PERMASALAHAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI 12 BEMBAN PANGERSIT Susilawati, Nini; Ason, Ason; Peterianus, Septian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2311

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe the teacher's role in overcoming students' early reading problems. The research subjects were class II teachers at SD Negeri Bemban Pengersit and the object of the study was beginner reading skills. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. The data collection tools used were interview guides, observations and documentation. The results of the study show that in overcoming the problems of beginning reading, the teacher acts as a guide, coach, and companion for student learning activities. In its role as a mentor, the teacher tries to guide students so that they can discover their various potentials, especially the potential in beginning reading. As a teacher trainer trains students in the formation of basic competencies, according to their respective potentials. As a companion, the teacher accompanies and controls students in the class so that what is conveyed in the process of teaching and learning activities can be carried out properly. In the process of learning to read, the initial stage is the introduction of letters, then combining vowels and consonants into words and words and combining words into simple sentences. In addition, the teacher gives examples of pronunciation reading syllables, words, and simple sentences that are imitated and memorized by students. In order for students to be more helpful and facilitate students' reading pronunciation, the teacher gives assignments to students so they can study with their parents at home.Keywords: Teacher's Role, Beginning Reading Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengatasi permasalah membaca permulaan siswa. Subjek penelitian adalah guru kelas II SD Negeri Bemban Pengersit dan objek penelitian adalah kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini mengunakan metode deskritif dengan pendekatan kualitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara, observsi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  dalam mengatasi permasalahan membaca permulaan, guru berperan sebagai pembimbing, pelatih, dan pendamping  bagi kegiatan belajar siswa. Dalam perannya sebagai pembimbing, guru berusaha membimbing siswa agar dapat menemukan berbagai potensi yang dimilikinya, terutama potensi dalam membaca permulaan. Sebagai pelatih guru melatih peserta didik dalam pembentukan kompentensi dasar, sesuai dengan potensi masing-masing. Sebagai pendamping, guru mendampingi dan mengontrol siswa di dalam kelas agar hal yang disampaikan dalam proses kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. Dalam proses belajar membaca, tahap awal adalah pengenalan huruf, kemudian pengabungan huruf vokal-konsonan menjadi suku kata dan kata serta gabungan kata menjadi kalimat sederhana. Selain itu, guru memberi contoh lafal  membaca suku kata, kata, dan  kalimat sederhana yang ditiru dan dihafalkan oleh siswa. Selanjutnya guru memberi tugas untuk dikerjakan di rumah dalam pendampingan orang tua, agar siswa semakin lancar dalam membaca dengan lafal yang benar.Kata Kunci: Peranan Guru,  Membaca Permulaan
ANALISIS KETERLAMBATAN PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD) SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) MELAWI Ason, Ason; Nugraha, Asep Eka
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1464

Abstract

Abstract: This research is motivated by the large number of students who cannot complete their studies on time. Most students experience this when they are completing their final assignment, namely compiling a thesis. Therefore, the purpose of this study was to analyze and identify problems with student delays in completing studies at STKIP Melawi, especially in the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD). This research uses a qualitative approach and the type of research is descriptive. Data collection techniques used in the form of observation, interviews and documentation. The data validity test uses data triangulation. The technique for determining informants used purposive sampling and snowball sampling techniques, namely selecting students who experienced delays in completing the study. The selected students are those in semesters X, XII, and XIV. The results showed that the dominant influence of the factors causing student delays in completing the study was the student's own internal factors. Student internal factors are very dominant, namely 70%, while external factors are only 30%. Internal factors include writing ability, confusion, lack of understanding, lack of motivation, laziness, and difficulty finding references. These factors lead to two things, namely the lack of students' writing ability and weak motivation. Thus it can be concluded that the causes of student delays in completing studies at the Elementary School Teacher Education Stud Program (PGSD) of the College of Teacher Training and Education (STKIP) Melawi are poor writing abilities and weak motivation. Keywords: Delay, Study Completion, PGSD STKIP Melawi Students Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswa yang tidak bisa menyelesaikan studi mereka tepat waktu, kebanyakan mahasiswa yang mengalami hal terebut justru ketika mereka sedang menyelesaikan tugas akhir yakni menyusun skripsi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifiksi permasalahan keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan studi di STKIP Melawi khususnya pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian adalah deskriptif. Teknik pengambilan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun uji keabsahan data menggunakan triangulasi data. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling yaitu memilih mahasiswa yang mengalami keterlambatan dalam penyelesaian studi. Mahasiswa yang dipilih adalah mereka yang berada pada semester X, XII, dan XIV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dominan faktor penyebab keterlambatan mahasiswa dalam penyelesaian sudi adalah faktor internal mahasiswa sendiri. Faktor internal mahasiswa sangat dominan yaitu sebesar 70% sedangkan faktor eksternal hanya 30%. Faktor internal meliputi kemampun menulis, kebingungan, ketidakpahaman, kurang motivasi, malas, dan sulit mencari referensi. Faktor-faktor tersebut bermuara pada dua hal yakni kemampuan menulis mahasiswa kurang dan lemahnya motivasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyebab keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan studi pada Program Stud Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi adalah kemampuan menulis kurang dan motivasi lemah. Kata Kunci: Keterlambatan, Penyelesaan Studi, Mahasiswa PGSD STKIP Melawi
PENERAPAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN NANGA PINOH Ason, Ason; Mardiana, Mardiana; Imanuel, Imanuel
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2756

Abstract

 Abstract: This study aims to determine the application of 8 basic teaching skills in the learning process of teachers in the classroom at Primary Schools in Melawi Regency. The method used in the research is skinatif with descriptive qualitative approach. The form of research is survey. The research subjects were teachers in five primary schools in Melawi Regency, with each school consisting of 2 teachers. The object of the research was eight basic teaching skills consisting of opening and closing skills, explaining skills, classroom management skills, questioning skills, reinforcement skills, variety skills, small group and individual teaching skills, and guiding small group discussions. The data collection tools used were observation, questionnaire and interview guidelines. The results showed that the application of basic teaching skills in the learning process of teachers in the classroom at primary schools in Melawi Regency has been carried out well as expected. The fact proves that the qualification of the use of basic teaching skills is in the range of very good and good. While in the process, the application of basic teaching skills by primary school teachers in Melawi Regency has reached an average of 75% with good qualifications.Keywords: Basic Teaching Skills, Primary School Teachers, Melawi RegencyAbstarak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan 8 keterampilan dasar mengajar dalam proses pembelajaran guru di kelas pada Sekolah Dasar Kabupatena Melawi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kulitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Bentuk penelitian adalah survey. Subyek penelitian adalah guru-guru di lima Sekolah Dasar  Kabupaten Melawi, dengan masing-masing sekolah terdiri dari 2 guru. Obyek penelitian adalah delapan keterampilan dasar mengajar yang terdiri dari keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan menjelaskan, keterampilan pengelolaan kelas, keterampulan bertanya, keterampilan memberi penguatan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan  mengajar kelompok kecil dan perorangan, serta membimbing diskusi kelompok kecil. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penerapan keterampilan dasar mengajar dalam proses pembelajaran guru di kelas pada Sekolah Dasar Kabupaten Melawi sudah terlaksana dengan baik sesuai harapan. Fakta membuktikan bahwa kualifikasi penggunaan keterampilan dasar mengajar tersebut berada pada rentangan sangat baik dan baik. Sementara secara prosesntase penerapan keterampilan dasar mengajar oleh guru Sekolah Dasar Kabupaten Melawi telah mencapai rerata 75% dengan kualifikasi baik Kata Kunci : Keterampilan Dasar Mengajar, Guru SD, Kabupaten Melawi
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 08 MUARA PAWAN KABUPATEN KETAPANG Ason, Ason; Khoiri, Ahmad; Dasmawarti, Dasmawarti
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v1i1.3629

Abstract

Abstract: The aim of this research is to find out: (1) independent curriculum learning planning; (2) implementation of independent curriculum learning and (3) Assessment of independent curriculum learning. This research was conducted at SDN SDN 08 Muara Pawan, Ketapang Regency, using a qualitative descriptive research approach and type. Data was collected using interview,  observation  and  documentation  methods,  with  the  data  source  being  the  class  I teacher. The data analysis used in this research includes data condensation, data presentation and conclusions. Checking the validity of the data using triangulation, namely source triangulation  and  technical  triangulation.  The results  of  the  research  can  be  described  as follows: (1) in planning learning, the teaching tools used by teachers are appropriate and refer to the teaching tools provided by the Ministry of Education and Culture, with the option of modifying them themselves (2) the learning carried out by teachers tries to refer to the learning principles in the independent curriculum and is at the developing stage with the consideration that the learning carried out is student-centred and the accuracy of the learning methods used (3) the assessment is carried out by referring to the assessment principles launched by  the Ministry of Education and Culture. Keywords: Implementation, Independent Curriculum, Elementary School Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) perencanaan pembelajaran kurikulum merdeka; (2) pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka dan (3) Asesmen pembelajaran kurikulum merdeka .Penelitian ini dilakukan di SDN SDN 08 Muara Pawan Kabupaten Ketapang, menggunakan pendekatan dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan sumber data adalah guru kelas I. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian  dapat dideskripsikan sebagai berikut: (1) dalam perencanaan pembelajaran, perangkat ajar yang digunakan guru sesuai dan  mengacu  pada perangkat  ajar  yang  disediakan oleh  Kemendikbudristek,  dengan pilihan memodifikasi sendiri (2) pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru berusaha mengacu pada prinsip  pembelajaran dalam kurikulum merdeka  dan berada pada tahap  berkembang  dengan pertimbangan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan berpusat pada peserta didik dan ketepatan metode pembelajaran yang digunakan (3) asesmen dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip asesmen yang diluncurkan Kemendikbud. Kata Kunci : Implementasi, Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MEMBELAJARKAN SISWA BERHITUNG DI KELAS I SEKOLAH DASAR Bella, Sinta; Ason, Ason; Lestari, Novika
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 1 No. 1 (2023): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v1i1.1004

Abstract

Penelitian dilatar belakangi kesulitan siswa kelas 1 Sekolah Dasar dalam pembelajaran berhitung. Penelitian bertujuan mengetahui strategi guru dalam membelajarkan siswa berhitung di kelas 1 SD Negeri 17 Labai. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian yaitu guru kelas sekolah dasar. Objek penelitian ini stategi guru dalam membelajarkan siswa berhitung di kelas 1. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabasahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian diperoleh bahwa stategi guru dalam membelajarkan siswa berhitung di kelas 1 SD Negeri 17 Labai adalah strategi pembelajaran langsung yaitu guru menggunakan strategi dengan membantu siswa mempelajari keterampilan dasar dan memperoleh pengetahuan langkah demi langkah. Strategi pembelajaran individual yaitu guru mengelola kegiatan belajar mengajar dalam kelompok siswa yang besar dengan mengatur sedemikian rupa sehingga siswa memperoleh perhatian lebih banyak. Strategi belajar kelompok yaitu guru menyajikan bahan pelajaran dengan cara siswa membahas pelajaran secara berkelompok, bertukar pendapat mengenai topik/masalah untuk memperoleh suatu kesimpulan. Strategi pembelajaran deduktif yaitu guru melakukan pembelajaran dengan mempelajari konsep-konsep, kemudian mencari kesimpulan dan ilustrasi dari yang abstrak menuju yang kongkret. Kesimpulan penelitian ini guru membelajarkan siswa kelas 1 berhitung menggunakan strategi pembelajaran langsung, pembelajaran individual, pembelajaran kelompok dan pembelajaran deduktif.