Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBER HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP PESERTA DIDIK DI SMP S, Mansur
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran number heads together terhadap motivasi dan hasil belajar siswa SMP kelas VII pada materi ciri-ciri makhluk hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eskperiment dengan desain penelitian non-euivalen control group. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sempling jenuh. Sempel penelitian adalah siswa kelas VIIA untuk kelas eksperimen dan kelas VIIB untuk kelas kontrol. Instrumen penelitian penelitian yang digunakan adalah berupa angket dan tes hasil belajar yang berupa tes pilihan ganda yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data kedua kelolompok menggunakan uji t di peroleh hasil belajar, diperoleh hasil yaitu 0,000 < 0,05 dan uji t pada motivasi belajar 0,000< 0,05. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran number heads together terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMPK Kimang Buleng Nita pada materi ciri - ciri makluk hidup.
Implementasi Biology Club I di SMA Karitas Watuneso, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende Bare, Yohanes; Putra, Sukarman Hadi Jaya; Bunga, Yohanes Nong; Mago, Oktavius Yoseph Tuta; S, Mansur; Tematan, Yohanes Boli
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.15286

Abstract

Biology learning is defined as material that is difficult to experience biological concepts. The biology learning offered must have a role as something easy to implement. The collaboration of games and biology is one of the concepts to introduce biology that plays a game. Therefore, my Biology Club Team took the initiative to provide experiences and emphasize the deep character of biology to motivate students. This research aims to integrate biology material and games at Karitas Watuneso High School in Biology Club I activities. We collaborated direct instruction, demonstration, and discussion methods. The implementation of Biology Club I at Karitas Watuneso High School received a positive response with the highest level of satisfaction starting from the Zoology Games, Botany Games, and Microbiology Games. The level of significance of Biology Club I received the highest score, followed by material understanding and activity satisfaction.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) Bela, Febrianus Albert Viany; Putra, Sukarman Hadi Jaya; S, Mansur
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 2 No 1 (2021): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v2i1.29

Abstract

Pemanfaatan Pupuk Organik cair adalah salah satu cara dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.). Pemberian Pupuk Organik Cair pada media tanam dengan konsentrasi larutan yang berbeda dapat memberikan respon pertumbuhan yang berbeda pada tanaman sawi. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi larutan Pupuk Organik Cair terhadap pertumbuhan tanamana sawi (Brassica juncea L.). Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 5 kali ulangan, perlakuan terdiri dari 2 faktor yaitu faktor 1 adalah Pupuk Organik Cair, sedangkan faktor 2 adalah penggunaan konsentrasi larutan Pupuk Orrganik Cair dengan konsentrasi yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu: K1= tanpa konsentrasi pupuk, K2 = perlakuan dengan konsentrasi 10% ml/ polibag, K3= perlakuan dengan konsentrasi 20% ml/polibag, K4= perlakuan dengan konsentasi 30% ml/polibag, K5= perlakuan dengan konsentrasi 40% ml/ polybag. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, dan jumlah daun tanaman sawi (Brassica juncea L.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Pupuk Organik Cair dilihat dari faktor KI menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata (α > 0,05), sedangkan dilihat dari faktor K2 menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair dengan konsentrasi yang paling tinggi yaitu 40% ml/ polibag. Menunjukkan hasil yang relatif paling tinggi terhadap pertumbuhan tanaman sawi.
Analisis Kendala Pembelajaran Biologi di SMAS St. Petrus Kewapante pada Masa Pandemi Covid-19 Ngongo, Yosefina; Bare, Yohanes; S, Mansur
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.94

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak terhadap berbagai bidang kehidupan masyarakat Indonesia salah satunya dunia pendidikan, sehingga pemerintah mengambil kebijakan untuk membatasi aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dialami peserta didik pada pembelajaran biologi di SMAS St. Petrus Kewapante pada masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang objektif, faktual, akurat dan sistematis dari setiap masalah yang akan dideskripsikan dalam bentuk kata–kata. Sumber data dalam penelitian yaitu guru mata pelajaran biologi dan peserta didik kelas XI dan XII MIPA SMAS St. Petrus Kewapante yang merupakan narasumber utama bagi peneliti dalam mendapatkan informasi atau data mengenai kendala dan solusi dalam kegiatan pembelajaran biologi di masa pandemi covid-19. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi, penyebaran angket. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, kendala yang dialami peserta didik berbeda-beda diantaranya : aspek pemahaman : 2,94 termasuk kategori baik, aspek kuota internet atau jaringan : 2,70 termasuk kategori baik, aspek pelaksanaan : 2,29 masuk kategori tidak baik, aspek pembelajaran : 3,0 masuk kategori baik dan aspek media pembelajaran 2,5 masuk dalam kategori tidak baik. Kendala-kendala yang dialami peserta didik pada pembelajaran biologi pada masa pandemi covid-19 membuat pembelajaran tidak maksimal, sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan memiliki konsribusi sebagai evaluasi maupun bahan acuan agar pembelajaran kedepannya lebih baik.