Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENDAMPINGAN MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MEMBUAT ALAT PERNAPASAN SEDERHANA MENGGUNAKAN BOTOL BEKAS Lora, Maria Hermina Nona; Nababan, Sudarwati; Putra, Sukarman Hadi Jaya; S, Mansur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31758

Abstract

Kreativitas guru memainkan peran penting dalam menyampaikan materi pembelajaran demi meningkatkan hasil belajar siswa. Di SMP Negeri Pemana, khususnya dalam mata pelajaran IPA kelas VIII, telah dilakukan observasi dan wawancara dengan guru untuk mengevaluasi metode pembelajaran yang digunakan. Hasil observasi menunjukkan bahwa guru menggunakan metode pembelajaran dengan menayangkan materi dalam bentuk video, dan hasilnya adalah tingkat pemahaman siswa sekitar 60%. Hal ini menandakan bahwa meskipun video dapat menarik minat siswa, namun tidak sepenuhnya efektif dalam meningkatkan pemahaman materi secara mendalam. Sebagai respons terhadap hasil observasi tersebut, dilakukan intervensi melalui program pengabdian oleh mahasiswa. Intervensi ini khusus untuk kelas VIII dengan mengembangkan media pembelajaran menggunakan alat peraga untuk menyampaikan materi. Salah satu media yang digunakan adalah alat pernapasan sederhana yang terbuat dari botol bekas. Alat peraga ini dirancang untuk memberikan gambaran konkret dan lebih mendalam mengenai konsep yang dipelajari dalam materi IPA, khususnya tentang sistem pernapasan. Penggunaan alat peraga ini bertujuan untuk membuat pembelajaran lebih interaktif dan memfasilitasi pemahaman yang lebih baik di kalangan siswa. Hasil dari penerapan media pembelajaran dengan alat peraga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa. Tingkat pemahaman, keaktifan, dan kreativitas siswa meningkat menjadi sekitar 85%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga dalam pembelajaran dapat membuat konsep yang abstrak menjadi lebih nyata dan mudah dipahami. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa inovasi dalam metode pembelajaran, seperti penggunaan alat peraga, dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa, meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses belajar, dan merangsang kreativitas mereka.
OPTIMALISASI PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH SISWA DI SMA NEGERI 1 TALIBURA Eni, Genoveva Dua; Kuki, Agustina Dua; S, Mansur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37579

Abstract

Menulis merupakan keterampilan yang sering dipelajari oleh siswa dalam proses pembelajaran. Melalui tulisan siswa dapat mengekspresikan gagasan yang tidak dapat disampaikan secara langsung. Tujuan pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa dalam menulis karya ilmiah yang sistematis dan sesuai dengan kaidah penulisan akademis. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan secara klasikal dan individual. Proses yang dimulai dari pemilihan topik hingga penyusunan laporan penelitian memberikan dampak positif pada keterampilan menulis, berpikir kritis, dan kepercayaan diri siswa.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBER HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP PESERTA DIDIK DI SMP S, Mansur
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran number heads together terhadap motivasi dan hasil belajar siswa SMP kelas VII pada materi ciri-ciri makhluk hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eskperiment dengan desain penelitian non-euivalen control group. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sempling jenuh. Sempel penelitian adalah siswa kelas VIIA untuk kelas eksperimen dan kelas VIIB untuk kelas kontrol. Instrumen penelitian penelitian yang digunakan adalah berupa angket dan tes hasil belajar yang berupa tes pilihan ganda yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data kedua kelolompok menggunakan uji t di peroleh hasil belajar, diperoleh hasil yaitu 0,000 < 0,05 dan uji t pada motivasi belajar 0,000< 0,05. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran number heads together terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMPK Kimang Buleng Nita pada materi ciri - ciri makluk hidup.
Implementasi Biology Club I di SMA Karitas Watuneso, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende Bare, Yohanes; Putra, Sukarman Hadi Jaya; Bunga, Yohanes Nong; Mago, Oktavius Yoseph Tuta; S, Mansur; Tematan, Yohanes Boli
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.15286

Abstract

Biology learning is defined as material that is difficult to experience biological concepts. The biology learning offered must have a role as something easy to implement. The collaboration of games and biology is one of the concepts to introduce biology that plays a game. Therefore, my Biology Club Team took the initiative to provide experiences and emphasize the deep character of biology to motivate students. This research aims to integrate biology material and games at Karitas Watuneso High School in Biology Club I activities. We collaborated direct instruction, demonstration, and discussion methods. The implementation of Biology Club I at Karitas Watuneso High School received a positive response with the highest level of satisfaction starting from the Zoology Games, Botany Games, and Microbiology Games. The level of significance of Biology Club I received the highest score, followed by material understanding and activity satisfaction.