Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Rancang Bangun Miniatur Sistem Distribusi Pada Sistem Tenaga Listrik Gulo, Elpisman; Syafriwel, Syafriwel; Hidayat, Jhoni; Fitriani, Ayu; Harahap, Nurmahendra
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Vol 4 No 1 (2025): JURNAL PERSEGI BULAT
Publisher : FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI - UTND

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jurnalpersegibulat.v4i1.2194

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik merupakan bagian akhir dari sistem tenaga listrik yang berperan penting dalam mengalirkan energi listrik dari pembangkit ke konsumen. Komponen utama dalam sistem distribusi tenaga listrik mencakup transformator distribusi, saluran distribusi, dan perangkat perlindungan. Proses perancangan ini dirancang menggunakan sumber AC (Alternating Current) 220V yang dilindungi MCB (Miniatur Circuit Breaker) 6A, diturunkan melalui trafo menjadi 9V AC (Alternating Current), lalu disearahkan dan distabilkan menjadi DC (Direct Current) untuk menyalakan rangkaian LED (Light-Emitting diode) dengan resistor dan saklar, membentuk sistem distribusi listrik miniatur yang aman dan terkontrol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rancang bangun laboratorium sistem distribusi pada sistem tenaga listrik berhasil berfungsi sesuai dengan perancangan. Sistem ini mampu mendistribusikan energi secara aman dan stabil, serta memberikan perlindungan dan efisiensi tegangan yang baik. Dengan performa yang konsisten, alat ini diharapkan dapat menjadi media praktikum yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran di Laboratorium Teknik Elektro, khususnya dalam memahami prinsip distribusi tenaga listrik berbasis DC (Direct Current).
ANALISA PERBAIKAN PADA GROUND STATION (GS) RECEIVER AUTOMATIC DEPENDENT SURVEILLANCE BROADCAST (ADS-B) MATAK DI JAKARTA AIR TRAFFIC SERVICE CENTER (JATSC) Anwar, Syairi; Usman, Usman; Hasibuan , Eriansyah Saputra; Harahap, Nurmahendra; Mattew, Jason Juan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29944

Abstract

Ground Station (GS) Receiver Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) merupakan elemen kunci dalam sistem pemantauan lalu lintas udara modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi gangguan operasional pada peralatan GS Receiver ADS-B di MATAK, yang mengalami kesulitan dalam mendeteksi sejumlah target. Metode penelitian mencakup analisis terhadap komponen peralatan, penggantian modul yang rusak, serta uji coba untuk memastikan peralatan berfungsi normal kembali. Hasil analisis mengindikasikan bahwa gangguan terjadi pada proses amplifikasi sinyal di bagian Airborne Acquisition Unit (AAU), khususnya pada modul Low Noise Amplifier (LNA). Dengan mengganti modul LNA dan melakukan penyesuaian komponen, uji coba menunjukkan bahwa peralatan GS Receiver ADS-B di MATAK kembali berfungsi optimal dan mampu mendeteksi target dengan jarak yang memadai. Temuan ini menekankan pentingnya respons cepat dalam menangani gangguan operasional pada fasilitas penerbangan guna menjaga keselamatan penerbangan.
Pemanfaatan Yolo11 dan Bytetrack untuk Penghitungan Telur Berbasis Visi Komputer pada Konveyor Secara Real-time Nurmahendra Harahap; Jhoni Hidayat; Paula Risten Butarbutar; Akbar Dandi Aljaba
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol. 13 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v13i3.9664

Abstract

Egg counting is an important stage in the laying hen farming industry because it directly affects productivity and the efficiency of production management. Manual counting methods still have several limitations, including relatively long processing time, the need for a large workforce, and a fairly high error rate due to human factors. These conditions indicate the need for the implementation of automated technology capable of improving speed, accuracy, and consistency in the egg counting process. This study aims to develop an automatic egg counting system based on computer vision by integrating YOLO11 as the object detection method and ByteTrack as the object tracking method. The egg dataset was collected through image acquisition under various conditions, followed by annotation and data augmentation processes before being used in the model training stage using Google Colab.The test results show that the developed system is capable of detecting and counting eggs with a high level of accuracy, where precision and recall values exceed 0.90, and the average counting accuracy reaches 94.4% under various testing conditions. The main factors affecting system errors are high conveyor speed, which causes motion blur, and lighting variations that can lead to false positives and false negatives. The main contribution of this research is the development of a camera-based counting system design, thereby reducing errors in counting the number of eggs. The results of this study indicate that the integration of YOLO11 and ByteTrack has the potential to improve the efficiency of automated egg counting processes and contribute to the advancement of computer vision technology in the modern poultry industry.
Deteksi Otomatis Peralatan Perawatan dan Instrumen Pesawat Udara di Lingkungan Pendidikan Penerbangan Berbasis YOLO11 Donna N.M. Sirait; Nurmahendra Harahap; Muhammad Amril; Suherman Suherman
JiTEKH Vol. 14 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/jitekh.v14i1.1466

Abstract

This study aims to develop an automatic recognition system for aircraft maintenance tools and flight instruments using the YOLO11 model in an aviation education environment. The dataset was collected from the Avionic Laboratory and consisted of five object classes: Airspeed Indicator, Flight Director, Pictorial Navigation Instrument, Crimping GMT 208, and Crimping GMT 221. The model was trained iteratively through three stages using data augmentation techniques and evaluated using precision, recall, mAP50, mAP50-95, confusion matrix analysis, and live video testing. The best performance was achieved in the third iteration with an mAP50-95 value of 0.85082, precision of 0.96013, recall of 0.99207, and mAP50 of 0.97450. Real-time testing demonstrated that the system performed very well under normal conditions; however, its performance decreased when visual disturbances were introduced. The confusion matrix analysis showed that the model most frequently confused the two crimping tool classes due to their similar visual characteristics. Overall, the results indicate that YOLO11 has strong potential to be implemented as an effective and adaptive learning support tool in aviation vocational education.
Pengaruh Putaran dan Beban Motor- Motor AC Terhadap Pembangkit Dengan Sumber DC Solar Cell Abd Kholid Rifai; Nurmahendra Harahap; Syafriwel Syafriwel; Jhoni Hidayat; Ayu Fitriani
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2026): Mei
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosmic.v3i2.1617

Abstract

Perkembangan teknologi pembangkit energi terbarukan telah membawa perubahan signifikan dalam cara kita menghasilkan dan menggunakan energi. Motor AC merupakan salah satu komponen penting dalam banyak aplikasi industri dan rumah tangga. Untuk menganalisis bagaimana sistem pembangkit tenaga surya dapat mengatasi perubahan beban motor dan tetap menyediakan daya yang cukup untuk memastikan kinerja yang stabil. Menganalisis tentang stabilitas tegangan, efisiensi konversi energi, dan ketahanan sistem terhadap perubahan beban dan kecepatan motor. Selain itu, penelitian ini juga penting untuk memahami bagaimana pengaturan dan kontrol daya yang tepat dapat meningkatkan efisiensi keseluruhan sistem. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi putaran motor AC, maka daya output sistem meningkat, demikian pula efisiensi sistem. Hal ini disebabkan karena pada RPM tinggi, motor cenderung bekerja dalam rentang operasional optimal sehingga beban inverter menjadi stabil. Namun, peningkatan RPM di atas 1500 dapat menimbulkan overheating pada sistem inverter dan meningkatkan rugi daya akibat switching loss. Peningkatan beban menyebabkan peningkatan arus dan daya yang ditarik dari sistem. Namun, seiring peningkatan beban dengan variasi beban yang berbeda ke arah maksimum (100%), efisiensi menurun secara perlahan. Hal ini karena sistem inverter harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan tegangan yang stabil, sedangkan output dari panel surya memiliki keterbatasan suplai daya yang tergantung pada kondisi intensitas cahaya matahari.
Analisis Pola Radiasi Model Antena Yagi-Uda Dengan Alat Ukur Kuat Medan Erja Yunanda; Syafriwel Syafriwel; Nurmahendra Harahap; Ayu Fitriani; Jhoni Hidayat
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2026): Mei
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosmic.v3i2.1618

Abstract

Di zaman modern telekomunikasi dan nirkabel yang terus berkembang pesat, antena memiliki peran yang sangat penting dalam memancarkan dan menerima sinyal radio. Salah satunya adalah antena yagi. Antena Yagi dikenal karena desainnya yang sederhana, simpel dan efektif, serta kemampuannya untuk memberikan penguatan sinyal yang cukup bagus dan tinggi. Penelitian ini untuk menganalisis pola radiasi antena yagi dengan menggunakan alat ukur kuat medan, untuk mengetahui performa antena tersebut dalam berbagai kondisi dan aplikasinya di dunia nyata. Antena yagi atau Yagi Uda adalah jenis antena directional yang populer digunakan untuk berbagai aplikasi, mulai dari penerimaan sinyal televisi hingga komunikasi radio. Antena yagi ditemukan oleh Shintaro Uda dan Hidetsugu Yagi dari Universitas Tohoku, Jepang. Pengujian dilakukan pada antena yagi 3 elemen terdiri dari reflektor, driven dan direktor. Pengukuran dilakukan diruang terbuka radius sekitar 5 meter dan dengan sudut bervariasi, kompas digital untuk menentukan sudut yang berbeda yang berlainan arah. Field strength meter digunakan untuk mendapatkan kualitas sinyal terbaik. Yang memberikan pembacaan yang terbaik walaupun tidak terhubung ke pemancar tetapi dapat diukur pada jarak tertentu. Dari gambar pola radiasi antena yagi menggunakan alat ukur field strength meter dapat dianalisis dengan berbagai arah dan sudut didapat kekuatan sinyalnya sama kuatnya sehingga antena yagi cocok untuk pemancar yang butuh sinyal tetap segala arah. Performa antena yagi dalam berbagai kondisi cuaca hanya terjadi sedikit fluktuasi atau bisa diartikan tidak terlalu terpengaruh terhadap hal lain terutama saat pemancaran di luar atau outdoor sehingga cocok untuk pemancar radio yang membutuhkan sinyal tetap segala arah.
Analisis Sistem Proteksi Arester Pada Sistem Tenaga Listrik Agung Ari Wibowo; Syafriwel Syafriwel; Ayu Fitriani; Jhoni Hidayat; Nurmahendra Harahap
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2026): Mei
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosmic.v3i2.1619

Abstract

Sistem tenaga listrik memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi listrik bagi masyarakat dan industri. Namun, gangguan dan gangguan listrik seperti hubung singkat, beban lebih, dan gangguan petir dapat menyebabkan kerusakan peralatan, pemadaman listrik, serta kerugian ekonomi yang besar. tujuan penelitian ini dibuat ialah. Menganalisis cara kerja dan karakteristik arrester tipe MOV. Mengevaluasi keefektifan sistem proteksi arrester dalam mencegah kerusakan akibat tegangan lebih.. Memberikan rekomendasi teknis terhadap peningkatan sistem proteksi arrester pada jaringan distribusi listrik. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur digital transient recorder atau surge counter. Pengukuran dilakukan di jaringan distribusi 20 kVolt pada gardu induk saluran udara.dan parameter yang diukur adalah puncak tegangan lebih, lama kejadian, dan respon sistem proteksi arester aktif atau tidak aktif dalam merespon pengukuran. Cara kerja dan karakteristik arester tipe MOV dapat bekerja dengan baik dan sensitifitas yang sangat bagus. Keefektifan arester bekerja sesuai yang diharapakan karena dapat bekerja sesuai koordinasi sistem dan proteksi sangat handal karena dapat merespon waktu kurang dari 25 nanodetik. Rekomendasi agar arester dapat bekerja dengan baik adalah dilakukan pergantian berkala antara 5 sampai 10 tahun agar keandalan sistem arester bekerja sesuai yang diharapka. Selanjutkan ditambahkan arester dibagian yang rawan terhadap gangguan agar sistem kelistrikan dapat bekerja sesuai standar yang diharapkan.
Konsumsi Daya Pada Sistem Kendali Remote Air Conditioner Otomatis (KRACO) Nurmahendra Harahap; Catra Indra Cahyadi; Ulfa Hasnita; Jhoni Hidayat
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 4, No 3 (2019): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v4i3.2067

Abstract

AbstrakSalah satu solusi untuk mengefisienkan penggunaan energi listrik di masyarakat dalam penggunaan Air Conditioner (AC) adalah merancang sebuah sistem switch otomatis untuk mendeteksi keberadaan manusia dan kondisi suhu pada suatu ruangan. Sistem alat kendali ini, menggunakan arduino nano sebagai pengendali, sensor passive infrared (PIR) untuk mendeteksi keberadaan manusia dan sensor suhu dan kelembaban DHT11 untuk mengetahui kondisi suhu pada ruangan tersebut. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah sebagai berikut: pembuatan skema hardware dan software, melakukan simulasi sistem elektronik pengumpulan data dan pengujian sistem. Berdasarkan data yang diperoleh dapat dijelaskan bahwa daya listrik pada alat kendali remote AC otomatis dengan waktu kerja 10 menit sekali sebesar 0,0004 kWH dan alat kendali remote AC otomatis dengan waktu kerja 15 menit sekali sebesar 0,0006.  Kata Kunci: Daya, Remote AC, Kendali Otomatis, Arduino
Pengembangan Sistem Manajemen Energi Listrik Untuk Industri Operasional Boiler Harris Pane; Syafriwel Syafriwel; Nurmahendra Harahap; Jhoni Hidayat; Ayu Fitriani
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 1 (2026): Februari
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosmic.v3i1.1613

Abstract

Industri boiler peralatan penting dalam sektor-sektor industri besar, seperti pembangkit energi, manufaktur, dan pengolahan kimia, dengan fungsinya yang vital dalam menghasilkan uap yang digunakan dalam berbagai proses industri. Mengembangkan sistem manajemen energi listrik untuk industri boiler yang menghitung konsumsi energi listrik secara akurat dan efisien. Mengidentifikasi parameter yang mempengaruhi efisiensi energi listrik pada sistem operasional boiler. Menyusun rekomendasi berbasis data untuk penghematan energi listrik yang dapat diterapkan pada operasional Boiler. Pengaruh sistem otomatisasi dalam operasional manajemen energi listrik Boiler sangat signifikan, karena memberikan pengendalian yang presisi, efisiensi tinggi, dan penghematan energi yang benar-benar nyata. Sistem ini terintegrasi dalam bentuk energi manajemen sistem atau EMS yang bekerja bersama kontrol otomatis pada boiler. Pengembangan sistem manajemen energi listrik dalam industri yang mengoperasikan Boiler memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi energi, kestabilan operasi, dan penghematan biaya operasional. Melalui integrasi kontrol otomatis berbasis sensor, pengaturan distribusi listrik dan beban Boiler dapat dilakukan secara real-time dan responsif terhadap perubahan kebutuhan proses.
Analisa Sistem Kontrol Fuel Feeding Pada Sistem Boiler Riadi Agus Syahputra; Syafriwel Syafriwel; Jhoni Hidayat; Nurmahendra Harahap; Ayu Fitriani
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 1 (2026): Februari
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem boiler merupakan sistem yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam berbagai industri, terutama dalam pembangkit tenaga listrik, proses pemanas pada industri berbagai industri. Salah satu komponen utama dalam sistem boiler adalah sistem pengaturan bahan bakar (fuel feeding system),maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis sistem kontrol pada proses pengaturan bahan bakar pada boiler dengan pendekatan yang komprehensif., Meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional industri yang menggunakan boiler sebagai sumber energi utama.pada industri, melihat sistem kontrol pengaturan fuel ke boiler Fuel feeding merupakan sistem penting dalam mesin pembakaran internal, seperti mesin kendaraan bermotor dan mesin industri, yang berfungsi untuk menyuplai bahan bakar ke dalam ruang pembakaran dengan cara yang efisien dan terkontrol.Analisis data dan penyelesaian masalah yang digunakan yaitu dengan menggunakan data yang diperoleh dari tahap observasi yang diolah sebagai bahan analisa penelitian Dengan penerapan sistem otomatis maka dapat dilihat bahwa terjadi pengurangan bahan bakar dari 1000 menjadi 950 yang menunjukan pembakaran yang lebih efesien. Peningkatan efesien termal yang terjadi peningkatan dari 75 persen menjadi 80 persen lebih banyak bahan bakar yang digunakan untuk menghasilkan panas dan mengurangi pemborosan. Penurunan suhu gas buang menunjukakkan pengurangan energi dalam bentuk panas. Peningkatan konsentrasi CO2 dan O2 terjadi pengurangan emisi dan peningkatan efesiensi dan pembakaran menjadi lebih lengkap. Dari data pengukuran boiler baik kondisi normal maupun menggunakan sistem kontrol maka dapat dilihat keberlanjutan operasional dikarenakan terjadi efesiensi baik aliran bahan bakar, suhu, gas buang maupun karbondioksida dan oksigen saat dilakukan menjadi gas buang