Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

WEBINAR “CEGAH KECANDUAN DENGAN BIJAK BERINTERNET” Diannita, Catharina Guinda; Ayu Florensa, Maria Veronika; Paula, Veronica; Watania, Lani Natalia; Fangidae, Erniyati; Susilawati Barus, Novita; Sakti, Erivita; Hapsari, Kristina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1967

Abstract

Media sosial dan internet of things (IoT) saat ini merupakan komponen yang lekat dengan kebutuhan sehari-hari. Teknologi terus mengalami perkembangan, sehingga teknologi banyak digunakan dalam berbagai bidang, karena memberikan begitu banyak kemudahan dan keuntungan. Digitalisasi global memberikan peluang yang lebih baik untuk pendidikan, komunikasi, perbankan, bisnis, industri, kesehatan dan interaksi socsal. Dibalik keuntungan yang diberikan internet, internet dapat menyebabkan kecanduan apabila tidak digunakan dengan bijak. Penurunan kualitas tidur, ADHD (attention deficit hyperactivity disorder), depresi, kecemasan, perundungan baik secara langsung maupun secara online/ cyberbullying, merupakan beberapa contoh dampak dari kecanduan internet. Pendampingan dan arahan tentang penggunaan internet dengan bijak perlu diberikan, agar manfaat lebih banyak didapatkan oleh pengguna dibandingkan dampak negatifnya. Maka tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melakukan pencegahan kecanduan dengan bijak berinternet. Kegiatan dilakukan secara daring, agar dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Peserta kegiatan berasal dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan New York. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan rerata nilai pretest dan post test pada kedua sesi. Evaluasi pada sesi 1 mengenai “Gadget, I’m in love” mengalami rerata peningkatan sebesar 2,13 poin, dan pada sesi 2 mengenai “Etika berinternet” mengalami rerata peningkatan sebesar 4,89 poin. Kegiatan edukasi perlu dilaksanakan secara berkesinambungan, agar makin banyak masyarakat yang memiliki kesadaran mengenai masalah kecanduan internet dan pentingnya membangun relasi sosial yang sehat di platform digital.
EFEK ORAL CRYOTHERAPY TERHADAP MUKOSITIS ORAL PADA PASIEN KANKER Sitanggang, Yenni Ferawati; Wulandari, Poppy; Riana; Setiawan, Velia Putri; Sakti, Erivita
Klabat Journal of Nursing Vol. 8 No. 1 (2026): Nursing and Well-being Dynamics
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v8i1.1525

Abstract

Background: Cancer is one of the deadliest chronic diseases in the world. Chemotherapy is often the main choice in cancer treatment. Chemotherapy has side effects, one of which is oral mucositis. Oral cryotherapy significantly contributes to protecting oral health and preventing mucositis. Objective: This study aimed to analyze the effect of oral cryotherapy on oral mucositis in cancer patients. Methods: This study uses the literature review method by including a critical appraisal. The inclusion criteria used were research journals published in the last ten years 2009-2019, articles in Indonesian and English with free-text and full-text search results and articles discussing cancer patients with oral mucositis. The study discussed the effect of oral cryotherapy on oral mucositis in cancer patients. The exclusion criteria were systematic review articles, literature reviews, and articles with a sample size of ≤ 20 respondents. Results: Based on six articles, it was concluded that oral cryotherapy is effective in reducing the severity of oral mucositis, reducing its incidence, alleviating pain, and providing comfort in the oral cavity. Suggestion: Oral cryotherapy intervention can be applied consistently in a hospital and evaluated regularly.  Kanker merupakan salah satu penyakit kronis yang mematikan di dunia. Kemoterapi seringkali menjadi pilihan utama dalam pengobatan kanker. Kemoterapi memiliki efek samping, salah satunya adalah mukositis oral. Oral cryotherapy memiliki kontribusi signifikan terhadap perlindungan kesehatan mulut guna untuk mencegah mukositis. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efek oral cryotherapy terhadap mukositis oral pada pasien kanker. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan mencantumkan critical appraisal. Kriteria inklusi yang digunakan adalah jurnal penelitian yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir (2009–2019), artikel dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan hasil pencarian free-text dan full-text, serta artikel yang membahas pasien kanker dengan mukositis oral. Studi yang dibahas adalah tentang efek oral cryotherapy terhadap mukositis oral pada pasien kanker. Kriteria eksklusi yang digunakan adalah artikel systematic review dan literature review. Berdasarkan enam artikel, disimpulkan bahwa efek oral cryotherapy terhadap mukositis oral pada pasien kanker dapat mengurangi keparahan mukositis, mengurangi insiden mukositis oral, mengurangi rasa nyeri dan memberikan rasa nyaman pada rongga mulut. Saran: Intervensi oral cryotherapy dapat diterapkan di rumah sakit secara konsisten dan dievaluasi secara berkala.