Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Transformation and Cross-Cultural Furniture from Time To Time With Its Trade Strategy Examining the Development of Jepara and Malaysia Furniture in Each Development Period Widagdo, Jati; Roosdhani, Rifqy; Miftahunnajah, Nimas Aulia Pambajeng; bin Ismail, Adzrool Idzwan; Alwi, Asmidah binti
PANGGUNG Vol 34 No 2 (2024): Estetika, Budaya Material, dan Komodifikasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i2.3474

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan industri furnitur di Indonesia dan Malaysia. Furnitur dan seni ukir di Jepara memiliki sejarah yang panjang sehingga menjadikan Jepara sebagai kota seni ukir terbesar di Indonesia. Sedangkan di Malaysia, seni ukir sudah ada sejak zaman Neolitikum dengan bukti artefak berupa gerabah yang memiliki ukiran sederhana. Berbagai literatur terkait industri furnitur, secara umum hanya membahas tentang rantai nilai furnitur atau strategi penjualannya, namun yang tidak kalah penting adalah mengetahui dan mendokumentasikan perubahan yang dialami industri furnitur di Indonesia dan Malaysia sebagai bentuk pelestarian budaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah. Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dengan para sejarawan seni ukir Jepara dan juga pakar industri mebel dari Malaysia. Terdapat 3 kategori besar yaitu dari sudut pandang sejarah, pelestarian dari segi pendidikan, dan dukungan pemerintah serta strategi perdagangan. Industri furnitur di Indonesia mampu mempertahankan eksistensinya lebih baik dibandingkan industri furnitur di Malaysia. Penelitian ini masih mempunyai kekurangan dimana hasil penelitian masih bersifat subyektif berdasarkan hasil wawancara yang diperoleh dalam waktu singkat dan hanya fokus pada bidang tertentu sebagai kajian utama. Kata kunci: industri furnitur, strategi, perdagangan, transformasi, lintas budaya
EMPOWERING ARTISANS THROUGH INNOVATIVE EDUCATIONAL MEDIA PRODUCTS MADE FROM WOOD WASTE AT KAMPOENG SEMBADA UKIR PETEKEYAN, JEPARA, CENTRAL JAVA Putri Purwaningrum, Jayanti; Andriani, Evana; Fajrie, Nur; Widagdo, Jati
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i3.1945

Abstract

Kampoeng Sembada Ukir Petekeyan is located in Petekeyan Village, Tahunan District, Jepara Regency, Central Java . Most of the people in Petekeyan Village make a living as craftsmen in the furniture/carving furniture industry. The handicraft commodities are interior products (cabinets, dining chairs, guest chairs, etc.) and exterior products (garden chairs, patio chairs). The cultural identity of the handicraft-producing community is inherited by the process of enculturation of soft skills. Currently, the management of wood waste from the furniture industry has not been optimal. The problem experienced by partners is the unplanned disposal of industrial waste making the slum environment and some supporting facilities and infrastructure less functional, such as the disposal of wood waste on the shoulder of the road and drainage channels that clog the flow of water so that it overflows into the road and the road section becomes damaged. Thus, there is a need for effective wood waste management so that settlements become healthy and livable. The methods used in service at woodworkers are socialization and training, discussions and workshops. The results of this activity are 1) knowledge of wood craftsmen in wood waste management has increased and 2) partners have skills and experience in making innovative educational media products made from wood waste that are of economic value.
Pendampingan Implementasi Pemanfaatan Tiktok sebagai Media Pemasaran Efektif untuk UMKM di Desa Petekeyan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara Andriani, Evana; Fajrie, Nur; Hudaya, Akhmad Zidni; Widagdo, Jati; Purwaningrum, Jayanti Putri
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20205

Abstract

Background: Transformasi digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mampu beradaptasi dalam strategi pemasaran berbasis media sosial. Salah satu platform yang sangat diminati adalah TikTok karena kemampuannya menjangkau audiens luas melalui konten visual dan interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi implementasi pemanfaatan TikTok sebagai media pemasaran digital oleh pelaku UMKM pengrajin ukiran kayu di Desa Petekeyan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Metode: Metode yang digunakan mencakup observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang berlangsung selama tiga bulan dengan 18 peserta. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, pemahaman pelaku UMKM terhadap penggunaan TikTok sangat rendah (25%). Setelah pelatihan dan pendampingan, terjadi peningkatan signifikan hingga 100% dalam aspek pemahaman, keterampilan membuat konten, dan motivasi untuk menggunakan TikTok secara aktif sebagai media promosi. Evaluasi juga menunjukkan tingkat kepuasan mitra yang tinggi terhadap program pendampingan ini. TikTok terbukti menjadi alat promosi yang efektif dan efisien, terutama untuk produk berbasis kearifan lokal seperti ukiran kayu. Platform ini mendukung keterlibatan emosional dengan konsumen dan membangun citra brang secara digital. Pendampingan ini merekomendasikan diadakannya kegiatan pelatihan berkelanjutan dan pendampingan digitalisasi pemasaran sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Kesimpulan: Hasil kegiatan dapat dijadikan model implementatif bagi wilayah lain dengan karakteristik serupa untuk mendorong transformasi digital sektor UMKM secara berkelanjutan.
Penguatan Literasi Budaya dan Keterampilan Membatik Perajin melalui Pelatihan Motif Batik Naratif Ratu Kalinyamat di Jepara Aulia Pambajeng Miftahunnajah, Nimas; Widagdo, Jati; Prasetyaningtyas, Wulansari; Mujiyono, Mujiyono
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.804

Abstract

Kegiatan revitalisasi seni kriya tekstil melalui pengembangan motif batik naratif Ratu Kalinyamat bertujuan untuk meningkatkan dan mengevaluasi kapasitas kreatif serta teknis perajin di Kampung Batik Kembang Mulyo, Jepara. Kegiatan ini menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis tindakan (participatory action training) dengan melibatkan 30 peserta. Program pelatihan mencakup penguatan narasi sejarah Ratu Kalinyamat, perancangan sketsa motif, digitalisasi desain, penerapan teknik print malam, dan pewarnaan alam. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pada enam indikator, yaitu pengetahuan naratif, pengetahuan desain, kemampuan sketsa motif, digitalisasi motif, teknik print malam, dan kualitas pewarnaan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata peserta dari 48,3 pada pre-test menjadi 83,8 pada post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan digitalisasi motif (+40) dan teknik print malam (+39), diikuti peningkatan pengetahuan naratif dan desain (+34). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi narasi budaya lokal dengan pelatihan teknis dan teknologi desain efektif dalam mendorong transformasi keterampilan perajin secara komprehensif. Kegiatan ini juga berkontribusi pada penguatan identitas batik Jepara serta membuka peluang pengembangan industri batik berbasis identitas naratif yang berkelanjutan.
Penguatan Literasi Budaya dan Keterampilan Membatik Perajin melalui Pelatihan Motif Batik Naratif Ratu Kalinyamat di Jepara Aulia Pambajeng Miftahunnajah, Nimas; Widagdo, Jati; Prasetyaningtyas, Wulansari; Mujiyono, Mujiyono
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.804

Abstract

Kegiatan revitalisasi seni kriya tekstil melalui pengembangan motif batik naratif Ratu Kalinyamat bertujuan untuk meningkatkan dan mengevaluasi kapasitas kreatif serta teknis perajin di Kampung Batik Kembang Mulyo, Jepara. Kegiatan ini menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis tindakan (participatory action training) dengan melibatkan 30 peserta. Program pelatihan mencakup penguatan narasi sejarah Ratu Kalinyamat, perancangan sketsa motif, digitalisasi desain, penerapan teknik print malam, dan pewarnaan alam. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pada enam indikator, yaitu pengetahuan naratif, pengetahuan desain, kemampuan sketsa motif, digitalisasi motif, teknik print malam, dan kualitas pewarnaan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata peserta dari 48,3 pada pre-test menjadi 83,8 pada post-test. Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan digitalisasi motif (+40) dan teknik print malam (+39), diikuti peningkatan pengetahuan naratif dan desain (+34). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi narasi budaya lokal dengan pelatihan teknis dan teknologi desain efektif dalam mendorong transformasi keterampilan perajin secara komprehensif. Kegiatan ini juga berkontribusi pada penguatan identitas batik Jepara serta membuka peluang pengembangan industri batik berbasis identitas naratif yang berkelanjutan.
Eksplorasi laminasi kayu dalam desain nakas dengan pendekatan estetika Ukir Jepara Pratama, Bagas Surya; Widagdo, Jati; Zainudin, Achmad
Productum: Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v9i1.16596

Abstract

Furniture is one of the most important and prioritized aspects of life. Furniture is one of the main needs for decoration and interior elements, which refers to various furniture elements used to complement and decorate spaces in a building. This work highlights innovation in furniture design through the creation of a culture-based laminated bedside table, with the aim of preserving the tradition of Jepara carvings. As a rich cultural heritage, Jepara carvings represent a local identity that has high aesthetic and historical value. However, modernization and changes in lifestyle have led to a decline in interest in this traditional product. This study aims to integrate modern lamination techniques with traditional carving motifs, producing a product that is relevant to the needs of the contemporary market while maintaining the sustainability of cultural traditions. The design and production process involves exploring Jepara's typical carving patterns applied to laminated materials, producing a functional, aesthetic, and innovative bedside table. The results of this creation are expected to not only strengthen the appeal of Jepara carvings in the local and global markets, but also increase public awareness of the importance of preserving traditional cultural arts. This study makes a significant contribution to the development of culture-based product design as part of efforts to preserve traditions in the modern era.