Background: Transformasi digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mampu beradaptasi dalam strategi pemasaran berbasis media sosial. Salah satu platform yang sangat diminati adalah TikTok karena kemampuannya menjangkau audiens luas melalui konten visual dan interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi implementasi pemanfaatan TikTok sebagai media pemasaran digital oleh pelaku UMKM pengrajin ukiran kayu di Desa Petekeyan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Metode: Metode yang digunakan mencakup observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang berlangsung selama tiga bulan dengan 18 peserta. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, pemahaman pelaku UMKM terhadap penggunaan TikTok sangat rendah (25%). Setelah pelatihan dan pendampingan, terjadi peningkatan signifikan hingga 100% dalam aspek pemahaman, keterampilan membuat konten, dan motivasi untuk menggunakan TikTok secara aktif sebagai media promosi. Evaluasi juga menunjukkan tingkat kepuasan mitra yang tinggi terhadap program pendampingan ini. TikTok terbukti menjadi alat promosi yang efektif dan efisien, terutama untuk produk berbasis kearifan lokal seperti ukiran kayu. Platform ini mendukung keterlibatan emosional dengan konsumen dan membangun citra brang secara digital. Pendampingan ini merekomendasikan diadakannya kegiatan pelatihan berkelanjutan dan pendampingan digitalisasi pemasaran sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Kesimpulan: Hasil kegiatan dapat dijadikan model implementatif bagi wilayah lain dengan karakteristik serupa untuk mendorong transformasi digital sektor UMKM secara berkelanjutan.