Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Education on Hospitalization Reactions to Increase Parental Involvement in Yarsi General Hospital, Pontianak Sari, Lintang; Kirana, Wahyu; Safitri, Dewin; Florensa, Florensa; Yousriatin, Fajar
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v6i1.1503

Abstract

Hospitalization not only causes anxiety and stress for children but also their parents. One of the factors behind this is the lack of parental knowledge about the disease and reactions to hospitalization, thus increasing anxiety which has an impact on the lack of parental participation in care. Parents with high anxiety levels tend to be less than optimal in caring for children while in the hospital, which can be shown by parental participation. This study aimed to analyze the effect of education on hospitalization reactions on parental participation in the children's room of Yarsi Pontianak General Hospital. The research design used was a quasi experiment with a pretest-posttest without control group approach. The sample size was 30 children who were treated in the pediatric room of Yarsi Pontianak General Hospital. The instrument used was a parent participation questionnaire that had been tested for validity and reliability. The bivariate test used Wilcoxon Signed Rank to identify the effect of education on hospitalization reactions on parental participation. The results of bivariate analysis using the Wilcoxon test obtained a p-value of 0,042 which indicated the effect of education on hospitalization reactions on parental participation. There is an effect of education about hospitalization reactions on parental participation in the children's room of Yarsi General Hospital Pontianak. Nurses are expected to be more active in involving parents in child care.
Hubungan Pengetahuan dengan Manajemen Keamanan Obat pada Penderita Hipertensi Anggreini, Yunita Dwi; Alfikrie, Fauzan; Kirana, Wahyu
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v0i0.171

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan komplikasi serius. Penyakit ini tidak bisa diobati namun dapat dikendalikan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pengetahuan dengan manajemen keamanan obat pada penderita hipertensi. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan studi crossectional. Penelitian ini melibatkan populasi pasien hipertensi yang melakukukan kunjungan kesehatan ke UPT puskesmas Gang Sehat. Sebanyak 40 responden yang dipilih secara purposif berdasarkan kriteria yaitu pasien yang menderita hipertensi yang memeriksakan diri ke UPT Puskesmas Gang Sehat dan pasien yang menderita hipertensi pada grade I-II. Instrument penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang hipertensi dan kuesioner manajemen keamanaan obat hipertensi. Analisis data penelitian ini menggunkan uji chi-squere. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan penelitian ini menemukan bahwa 37,5 responden memiliki pengetahuan baik tentang hipertensi, 47,5 Persen memiliki pengetahuan cukup dan 15 Persen memiliki pengetahuan kurang tentang hipertensi. Ada hubungan pengetahuan dengan manajemen keamanan obat pada penderita hipertensi dengan nilai p yaitu 0,02. Kesimpulan: Pasien yang menderita hipertensi perlu memperhatikan manajemen keamanan obat. Obat hipertensi harus diminum secara teratur, sesuai jadwal dan pemeriksaan lanjutan sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan.
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Gangguan Jiwa Kirana, Wahyu; Anggreini, Yunita Dwi; Litaqia, Wulida
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v4i0.177

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain beberapa penyakit generatif karena jumlahnya yang terus mengalami peningkatan dan membutuhkan proses penyembuhan yang panjang seperti penyakit kronis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang memengaruhi gangguan jiwa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan deskriptif analitik dengan metode case control. Sampel penelitian sebanyak 36 orang yang terdiri dari 18 ODGJ pada kelompok case dan 18 orang bukan gangguan jiwa yang berobat ke UPT Puskesmas Tanjung Hulu yang dipilih secara accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari kuesioner data demografi dan kuesioner faktor risiko gangguan jiwa, data selanjutnya dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah faktor genetik (p=0,036, OR=10,818),trauma masa kecil (p=0,022, OR=5,500), stres (p=0,041, OR=5,000) dan pola asuh (p=0,022, OR=0,182), sedangkan faktor risiko yang tidak berhubungan dengan kejadian gangguan jiwa adalah cacat kongenital (p=0,729, OR=1,273), cedera (p=0,427, OR=0,520), jasmaniah (p=0,554, OR=0,471), penyalahgunaan obat (p=0,701, OR=1,346), penyakit kronis (p=0,554, OR=2,125), hubungan keluarga (p=0,735, OR=0,739), struktur keluarga (p=0,311, OR=0,284), sistem nilai (p=0,503, OR=0,636), kepincangan antara keinginan dan kenyataan (p=0,701, OR=0,743), sosial ekonomi (p=0,632, OR=1,600) dan perpindahan keluarga (p=0,675, OR=1,429) tidak bermakna sebagai faktor risiko gangguan jiwa. Kesimpulan: Faktor risiko gangguan jiwa terdiri dari faktor biologis, psikologis dan sosiokultural. Beberapa faktor risiko yang mempengaruhi gangguan jiwa dapat dimodifikasi untuk meminimalkan terjadinya gangguan jiwa.
Hubungan Spiritual Self-Care dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Yousriatin, Fajar; Anggreini, Yunita Dwi; Kirana, Wahyu
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v4i0.178

Abstract

Latar Belakang: Perubahan yang terjadi selama proses kehamilan menimbulkan kecemasan pada ibu hamil. Apabila tidak ditangani, maka akan berdampak terhadap kondisi ibu dan janin. Kecemasan dapat diatasi apabila ibu hamil memiliki mekanisme koping yang baik dengan cara meningkatkan spiritual self-care. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan spiritual self-care dengan kecemasan ibu hamil trimester III. Metode: Desain penelitian menggunakan studi cross-sectional. Penelitian dilakukan di UPT Puskesmas Kampung Dalam. Sebanyak 40 sampel ibu hamil trimester III dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang berkunjung ke UPT Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur, ibu hamil trimester III yang mengalami kecemasan. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner spiritual self-care practice dan kuesioner Zung self-rating anxiety scale yang telah dialih bahasa oleh peneliti sebelumnya. Hasil: Hasil uji statistik dengan korelasi Kendall’s tau-b menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara spiritual self-care dengan kecemasan ibu hamil trimester III dengan nilai p = 0,038 (p Kurang dari 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara spiritual self-care dengan kecemasan ibu hamil trimester III. 
Latihan Hipnosis Lima Jari untuk Mengurangi Kecemasan Pada Penderita Hipertensi Kirana, Wahyu; Anggreini, Yunita Dwi; Safitri, Dewin
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v1i2.17

Abstract

Pasien dengan hipertensi tidak hanya mengalami gangguan secara fisiologis, tetapi juga mengalami gangguan psikologis yang disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya pengobatan jangka panjang dan komplikasi dari penyakit hipertensi. Masalah psikologis yang seringkali dialami oleh pasien dengan hipertensi dan harus segera diatasi guna mencegah dampak yang lebih serius pada penderita hipertensi adalah ansietas. Kecemasan yang dialami penderita hipertensi dipicu oleh perasaan cemas dan khawatir dengan kondisi penyakitnya. Gejala kecemasan diantaranya mudah gelisah, susah tidur dan perasaan berdebar-debar. Salah satu upaya yang sudah terbukti dapat mengontrol kecemasan adalah dengan melakukan latihan hipnosis lima jari. Hipnosis lima jari bermanfaat dalam mengurangi tingkat kecemasan karena dengan bantuan imajinasi maka pasien akan membentuk bayangan yang akan diterima sebagai rangsangan oleh berbagai indra, sehingga dapat membuat pasien tidak fokus merasakan kecemasan. ketegangan otot dan ketidaknyamanan akan dikeluarkan dan menyebabkan tubuh menjadi rileks dan nyaman. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pasien hipertensi untuk mengatasi kecemasan dengan melakukan hypnosis lima jari. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah edukasi dan latihan hipnosis lima jari. Terdapat perubahan tingkat kecemasan peserta setelah dilakukan latihan hipnosis lima jari. Sebelum dilakukan latihan hipnosis lima jari, sebagian besar peserta mengalami kecemasan sedang sebanyak 14 orang (70%). Setelah dilakukan latihan hipnosis lima jari Sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan sebanyak 13 orang (65%) dan tidak ada yang mengalami kecemasan berat. Hipnosis lima jari merupakan salah satu teknik distraksi dengan cara menghipnosis diri sendiri yang bertujuan untuk mengurangi kecemasan