Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KONSTRUKSI KECANTIKAN DALAM GIM “ LOVE PARADISE MERGE & MAKEOVER” Sitanggang, Asima Oktavia; Sukmawati, Dian; Syafrina, Annisa Eka
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 9 No. 4 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v9i4.285

Abstract

Sejumlah studi menyatakan bahwa dalam beberapa gim, perempuan sering kali digambarkan dalam peran yang seksi atau sebagai objek seks. Kontruksi terhadap perempuan ini diangkat pula dalam gim ‘Love Paradise Merge and Makeover (LPMM)’. Gim LPMM diperuntukkan bagi siapa saja asal berusia lebih dari 12 tahun. Padahal, anak-anak rentan dengan apa yang mereka lihat, dengar, dan pelajari. Hal yang dilihat, didengar, dan dipelajari tersebut akan mengakar dan membentuk persepsi tentang kehidupan yang mereka alami. Oleh karena itu, konsep kecantikan yang dibangun dalam permainan LPMM menarik untuk diteliti. Peneliti mengkaji bagaimana gim Love Paradise Merge & Makeover mengkonstruksi kecantikan lewat peran dalam permainan yang mereka tawarkan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi visual dan analisis gim. Hasilnya, melalui mekanisme permainan yang mengedepankan transformasi penampilan dan opsi penyesuaian, gim LPMM membentuk persepsi pemain tentang atribut fisik yang dianggap menarik, juga mempromosikan nilai-nilai tertentu terkait kecantikan melalui konten dan skenario cerita. Sehingga gim ini tidak hanya mengkonstruksi kecantikan tapi juga membentuk pengalaman konsumerisme atau perilaku konsumtif di mana pemain terdorong mengeluarkan sejumlah uang untuk menggapai standar kecantikan yang dibentuk dalam gim.
SENSITIVITAS MAKRO EKONOMI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG): DILIHAT DARI PERSPEKTIF MONETER Sukmawati, Dian; Komarudin, Mamay; Nurasiah, Iis; Munawaroh, Munawaroh
Jurnal Valuasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Valuasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : LP2M Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/vls.v5i1.356

Abstract

The Jakarta Composite Index (JCI) is an index that measures the performance of all stock prices, both common and preferred, listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Some macroeconomic factors that have the potential to affect the movement of the JCI include inflation, BI rate, and exchange rates. This study aims to analyze the sensitivity of JCI to inflation, BI rate, and exchange rate during the period 2010-2023. The approach used is quantitative, with the population including all JCI, inflation, BI rate, and exchange rate data for 2010-2023. The method used is census, with samples in the form of quarterly closing price of JCI, inflation, BI rate, and exchange rate from 2010 to 2023, resulting in 56 observational data. The data analysis technique applied in this study is Error Correction Model (ECM) using EViews software version 12. The results showed that partially, JCI is not sensitive to inflation and BI rate, but JCI proved to be sensitive to exchange rates. Meanwhile, simultaneously, JCI is sensitive to inflation, BI rate, and exchange rate simultaneously with relevant statistical significance
The Campaign as A Tale: Pelatihan Penggunaan Teknik Storytelling dalam Kampanye Marketing Communication Yayasan Kakak Asuh Bekasi Syafrina, Annisa Eka; Sukmawati, Dian
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i4.53062

Abstract

Komunikasi pemasaran adalah sarana di mana perusahaan berusaha menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang dijual. Saat ini, komunikasi pemasaran mengakui storytelling sebagai alat yang diperlukan dalam mengembangkan identitas merek yang dapat digunakan sebagai faktor pembeda. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, mengubah komunikasi pemasaran ke arah informasi baru yang berbasis konsumen dan berfokus pada pendekatan interaktif. Sehingga, dalam menyampaikan informasi produk, jasa, dan ide kepada publik, perusahaan perlu untuk mengkomunikasikan dengan pesan yang tepat. Para ahli pemasaran meyakini bahwa storytelling memiliki kekuatan untuk menciptakan permintaan (demand) melalui pendekatan yang bersifat emosional. Akan tetapi, mitra pada kegiatan pengabdian ini belum menggunakan teknik storytelling dalam menjual hasil produknya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra, terkait teknik storytelling agar komunikasi pemasaran berlangsung menjadi lebih efektif dan efesien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatannya berupa pelatihan. Mitra pada kegiatan ini adalah Kakak Asuh Bekasi, mitra merupakan komunitas sosial yang bergerak di bidang pendidikan. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa Marketing Communication Yayasan Kakak Asuh Bekasi. Hasil kegiatan ini diharapkan mampu mengatasi segala permasalahan dalam berkomunikasi untuk memasarkan produknya.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Program Kantin Kejujuran di Sekolah Alam Tunas Mulia Ramadhani, Farah Dinda; Maulidia, Ladya; Ardita, Novi; Maharani, Rika; Sulistianingsih, Sulistianingsih; Sukmawati, Dian
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 9 (2025): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/kdxvxj55

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya kejujuran, melalui program kantin kejujuran di Sekolah Alam Tunas Mulia. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya pendidikan karakter sejak dini guna membentuk generasi yang berintegritas dan memiliki sikap antikorupsi. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan melibatkan secara aktif siswa, guru, dan pihak sekolah dalam seluruh tahapan program, mulai dari observasi, sosialisasi, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa lebih dari 85% siswa melakukan transaksi secara jujur tanpa adanya pengawasan langsung. Selain menumbuhkan kejujuran, kegiatan ini juga mendorong rasa tanggung jawab dan kepedulian lingkungan. Dengan demikian, program ini terbukti efektif sebagai bentuk edukasi karakter melalui praktik langsung di lingkungan sekolah dasar.
EDUKASI BIJAK BERMEDIA SOSIAL AGAR TIDAK MUDAH MENIRU KONTEN BERBAHAYA DI MEDIA SOSIAL Sukmawati, Dian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.40984

Abstract

Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah perokok yang tinggi. Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik), Jawa Barat berada di urutan kedua setelah Lampung. Salah satu wilayah di Jawa Barat yang anak-anaknya terdata merokok adalah Bekasi. Selain itu, Bekasi juga mempunyai masalah kekerasan. Data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, selama empat tahun terakhir, terjadi peningkatan jumlah kasus, dan di antaranya adalah kasus kekerasan berbasis gender online serta kasus perundungan. Maka penting dilakukan edukasi kepada anak-anak di Kota Bekasi terkait bahaya rokok dan bahaya perundungan, termasuk perundungan siber. Tujuan pelaksanaan edukasi yang utama adalah supaya anak-anak bisa bijak dalam menggunakan media sosial, sehingga anak-anak tak mudah meniru konten negatif di medsos.
STRATEGI KOMUNIKASI YOUTUBER MEMBANGUN KREDIBILITAS DI KALANGAN PRODUSEN (Studi Kasus Youtuber Panji Petualang dalam Endorse Produk Madu Kembang Joyo) Wibowo, Cahyo; Sudarmanti, Rini; Sukmawati, Dian
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1744-1762

Abstract

Selain dari sisi popularitas, media sosial seperti YouTube juga dimanfaatkan para Youtuber untuk mendapatkan endorsement produk. Sejumlah penelitian memperlihatkan hasil jika review para Youtuber mampu mendorong konsumen untuk membeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepercayaan milenial melalui kredibilitas endorse pada influencer lokal di Instagram, yakni Panji Petualang. Penelitian dikupas melalui metode penelitian kualitatif dan studi kasus pada endorsement Madu Kembang Joyo di kanal Youtube Panji Petualang, dengan metode wawancara dan pengamatan. Hasil penelitian adalah Muhammad Panji alias Panji Petualang berhasil membangun kredibilitas. Keberhasilan ini membuat Panji menarik minat produsen produk untuk melakukan endorse ke Panji, salah satunya adalah Kembang Joyo. Kredibilitas yang dibangun oleh Panji sesuai dengan konsep Celebrity Endorsement McCracken, yakni daya tarik, keahlian, dan kepercayaan.
Otoritas Komisi Penyiaran Indonesia dalam Pengaturan Isi Siaran Sukmawati, Dian; Armando, Ade
Jurnal Komunikasi Global Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkg.v8i2.14774

Abstract

Although the Indonesian Broadcasting Commission (KPI) supervised all of the television programs, there are a lot of programs getting a warning because of breaking the rule of P Broadcasting Code of Conduct (P3) and Broadcasting Program Standard (SPS). Focusing on program Pagi-Pagi Pasti Happy, this research investigated the authority of KPI in terms of being a watchdog of television content in Indonesia. This research deployed political economy theory because it has studied not only media analysis in general but also the problems faced by the media industry and who controlled media. To criticize the authority of KPI in maintaining a code of conduct over the broadcasting content, three KPIs commissioners, two television program representatives, and a media observer were interviewed. Based on interviews, the researcher found that dialogue preferred by KPI in supervising the television content confirmed that the current KPIs commissioner has compromised with private television stations. KPI is more likely to support the existing television business system nowadays to gain maximum profit for the media investor. The findings suggest that role as KPIs commissioner has been used to gain more power in the future.
WHY WOMEN INVOLVEMENT IN MAKING ONLINE LEARNING POLICIES FOR ELEMENTARY SCHOOL IS MINIMAL? Akbar, Moh. Rifaldi; Zahra, Fina; Sukmawati, Dian; Kristina, Dina; Suciati, Titis Nurwulan
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 24, No 2 (2025): MARWAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v24i2.33164

Abstract

The Covid-19 pandemic reshaped schooling by shifting educational responsibilities from classrooms to homes, placing a concentrated load on women. In the suburban areas of Bekasi, Greater Jakarta, mothers and older sisters became the primary supervisors of elementary school children’s online learning while managing everyday household demands. Yet, thier experiences and insights rarely appear in regional education policies. This research examines how women handled the intensified tasks of supporting elementary-level online learning and explores the factors that limit their involvement in policy discussions. Elementary students were selected because their learning requires close and continuous supervision. Using a qualitative design, the research draws on focus group discussions and in-depth semi-structured interviews, followed by a three-stage coding analysis. The findings identify three key factors shaping women’s limited policymaking presence. (1) Ideological factors stem from persistent assumptions that public decision-making is not a women’s domain. (2) Internal factors arise from tensions and emotional demands within the household. (3) External factors include social expectations and institutional arrangements that expand women’s physical and mental workload. By documenting these layered pressures, the study demonstrates how women become the primary actors sustaining emergency education while remaining structurally sidelined from policy arenas. The analysis offers empirical insight into the gendered dynamics of home-based schooling in suburban Global South contexts.