Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, yang berfokus pada masalah tingkat kemampuan gerak dasar bermain sepakbola murid sekolah dasar. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat keterampilan gerak dasar sepakbola murid. Populasi dalam penelitian ini adalah murid SD Negeri Labuangpatu Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo umur 10-12 tahun dengan melibatkan 20 murid sebagai sampel. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan gerak dasar bermain sepakbola usia 10-12 tahun dari Daral Fauzi (2009:19-29). Untuk mengetahui tingkat keterampilan gerak dasar sepakbola menggunakan 6 (enam) butir tes. meliputi : Kemampuan dribbing, kemampuan short pass, kemampuan throw in, kemampuan running with the ball, kemampuan heading dan kemampuan shooting at the goal. Tehnik analisis data yang dipergunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif persentase. Hasil analisis data diperoleh hasil tidak ada (0%) murid yang masuk dalam kelompok “baik sekali”, terdapat 3 (15 %) murrid masuk kelompok “baik”, 10 (50 %) murrid masuk kelompok “sedang”, 6 (30 %) murrid masuk kelompok “kurang”, dan 1 (5 %) murrid masuk kelompok “kurang sekali”. Berdasarkan frekuensi kategori terbanyak dengan nilai rata-rata skor 342 dari 20 murid yang diteliti. Secara keseluruhan disimpulkan bahwa keterampilan gerak dasar sepakbola murid SD Negeri Labuangpatu Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo, termasuk kalsifikasi “Sedang”.