Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Interaksi Simbolik dalam Penyajian Musik Iringan Tari Rampak Rebana di Sanggar Andari Pontianak Akbar, Nanang; Sagala, Mastri Dihita; Djau, Nurmila Sari
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v8i2.33930

Abstract

Keberhasilan sebuah penyajian kesenian tradisional merupakan hasil dari proses interaksi antar para pemain, baik melalui verbal maupun melalui simbol. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan bagaimana proses interaksi simbolik antara penari dan pemusik dalam sebuah penyajian musik iringan Tari Rampak Rebana di Sanggar Andari Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menyajikan segala proses interaksi yang terjalin dari proses awal garapan, latihan, hingga penyajian karya. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan sosiokultur untuk mengungkapkan bagaimana proses interaksi simbolik terwujud berdasarkan kebiasaan-kebiasaan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data mengguanakan triangulasi sumber, yakni wawancara terhadap pemilik sanggar, komposer musik penari. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bentuk penyajian musik iringan Tari Rampak Rebana menjadi upaya pewarisan dalam melestarikan budaya Melayu. Proses ini melalui kegiatan penyampaian ide garapan dari komposer kepada para pemusik, proses latihan antara pemusik dan penari hingga sampai kepada penyajian musik iringan Tari Rampak Rebana. Selain itu, penelitian ini membuktikan bahwa interaksi simbolik tidak serta merta terjadi pada suatu komunitas sanggar, melainkan tumbuh berdasarkan penerimaan ide, penyamaan persepsi dan adaptasi yang berlangsung secara kontinu sehingga menjadi budaya yang perlu dilestarikan.   The success of a traditional art presentation is the result of the process of interaction between the players, both verbally and through symbols. The purpose of this study is to reveal how the process of symbolic interaction between dancers and musicians in a musical presentation accompaniment to Rampak Rebana Dance at Sanggar Andari Pontianak. This research uses qualitative descriptive methods to present all interaction processes that are established from the initial process of cultivation, exercise, to the presentation of works. The research approach uses a sociocultural approach to reveal how the process of symbolic interaction is realized based on habits that occur in the community. Data were collected through observation, interviews and documentation. Data validity using source triangulation, which is an interview with the owner of the studio, the composer of dancer music. Data analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation and conclusions.  The results of this study show that the form of presenting accompaniment music of Rampak Rebana Dance is an inheritance effort in preserving Malay culture. This process is through the activity of conveying ideas made by the composer to the musicians, the process of rehearsal between musicians and dancers to the presentation of music accompaniment to the Rampak Rebana Dance. In addition, this study proves that symbolic interaction does not necessarily occur in a studio community, but grows based on the acceptance of ideas, equalization of perceptions and adaptation that takes place continuously so that it becomes a culture that needs to be preserved.
Pelatihan Teknik Gerak Dasar Tari Melayu Bagi Siswa SMKN 1 Sukadana Oktariani, Dwi; Grandena, Egi Putri; Djau, Nurmila Sari
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2545

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk menambah pengalaman dan pengetahuan siswa SMKN 1 Sukadana terhadapa teknik gerak Melayu yang ada di Kalimantan Barat. Peserta pelatihan adalah siswa SMKN 1 Sukadana berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan oleh tim dosen FKIP UNTAN Pendidikan Seni Pertunjukan pada pelatihan gerak dasar tari Melayu di SMKN 1 Sukadana berjalan efisien sesuai dengan tujuan kegiatan. Peserta antusias dan aktif dalam setiap kegiatan, guru menyatakan bahwa kegiatan ini sangat baik sebagai dasar pengembangan gerak tradisi Melayu dengan menguasai Teknik gerak dasarnya terlebih dahulu. Mereka mampu menguasai teknik gerak dasar Melayu dengan menunjukan cara menari yang benar. Pemateri juga mencarikan gerak yang sesuai dan mudah diimitasi siswa dengan musik iringan yang berasal dari pola-pola tabuhan beruas, sehingga kedepannya diharapkan siswa tidak lagi kesulitan untuk mengikuti atau belajar tari bentuk tradisi Melayu pada satu rangkaian tari serta mengembangkan gerak tradisi menjadi tari kreasi.
POLA TABUHAN GONG PANGKAK LUMPANG PADA RITUAL ADAT DAYAK SUHAID DESA BATI Alvirio, Agusto; Djau, Nurmila Sari; Silaban, Cly Yhiristianery
TACET Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Vol 4, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tacet.v4i1.85443

Abstract

Alvirio, 2024. Pangkak Lumpang Gong Beating Patterns in Suhaid Dayak Traditional Rituals. Thesis for Dance and Music Education Study Program, Language and Arts Department. Tanjung Pura University. First Supervisor Nurmila Sari Djau, M, Pd. And the second supervisor was Cristianly Yery Silaban, M.Sn. This research analyzes the Pangkak Lumpang Gong Beating Pattern in the Dayak Suhaid Traditional Ritual. The formulation of the problem in this research is 1) the history of the music of the Pangkak Lumpang Beating Pattern, 2) the Form of the Pangkak Lumpang Beating Pattern, and 3) the Musical Function of the Pangkak Lumpang. Beating PatternThis research uses a descriptive method in the form of qualitative research and uses a MUSICHOLOGY approach. The data sources in this research are Sekelin Jambi and Agus. The data in this research are the results of interviews and observations in the form of sound recordings, photographs and videos regarding the Pangkak Lumpang Gong Beating Pattern in the Dayak Suhaid Traditional Ritual. Data collection techniques use observation techniques, interviews and documentation results. The technique for testing data validity uses Trigulation (Source Trigulation). The results of the research are the history of the formation of the Pangkak Lumpang Tabuhan Pattern, the shape of the Pangkak Lumpang Tabuhan Pattern, and the function of the Pangkak Lumpang Tabuhan Pattern music. It is hoped that the results of this research will increase the knowledge of the wider community.
Development of A Documentary Video of Kusmindari Triwati as a Dance Figure of Pontianak City for Students Oktariani, Dwi; Djau, Nurmila Sari
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 14 No. 1 (2025): Gorga: Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v14i1.64728

Abstract

The aim of this research is to make a documentary video of a dance figure in Pontianak City, namely Kusmindari Triwati. The importance of documentation in the artistic work of a dance figure can be an inspiration for artists, arts and culture teachers, the government and the community to get to know more about the figure of the traditional dance art preserver and its developments in the form of new creations in Pontianak City until they spread to the national and international levels. The development of documentary video media makes this research use an R&D approach, which is explained in qualitative descriptive words. The results of research and development show that the documentary video of Kusmindari Triwati as a dance figure in Pontianak City is in good criteria. . The documentary video contains a biography of Kusmindari Triwati which tells the story of her accomplishments and long journey as a dance figure, packaged in the form of an expository video where there are several figures who directly convey what happened in the field through interviews shown in this video. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, literature studies, questionnaires and documentation. The results obtained based on material expert validation, media expert tests, and audience response tests can be categorized as very good and worthy of being disseminated to the wider community.
Pelatihan Pembuatan Video Tutorial Tari Bagi Mahasiswa Prodi Pend. Seni Pertunjukan, PGSD, dan PAUD FKIP UNTAN Oktariani, Dwi; Djau, Nurmila Sari
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 3 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i3.197

Abstract

Pendidikan seni merupakan salah satu pendidikan yang pembelajarannya sebagian besar berbasis project. Salah satu project yang diarahkan oleh dosen untuk dibuat adalah membuat video tutorial. Namun kenyataan di lapangan masih banyak mahasiswa kurang memahami dan terampil dalam membuat video yang jelas dan terfokus. Sebagian besar video yang dibuat para mahasiswa sebagai tugas adalah video yang tidak fokus pada objek, sudut pengambilan gambar yang di ambil salah. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam membuat video tutorial secara jelas dan terfokus. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu pertama pembukaan dan pemberian materi oleh dosen, tanya jawab, demonstrasi, praktek dan simulasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan mahasiswa terkait tari yang ada di Kalimantan barat serta keterampilan dalam membuat video tutorial yang jelas dan terfokus. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menstimulus para mahasiswa dan dosen untuk selalu memperdalam wawasan dan keterampilan dalam menggunakan berbagai media teknologi lainnya agar dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran.
Bentuk Penyajian Musik Kangkek Dalam Ritual Nyabakng di Desa Setia Budi Kabupaten Bengkayang Vicky Nanda; Djau, Nurmila Sari; Grandena, Egi Putri
Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni Vol. 2 No. 2 (2024): Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jmcd.v2i2.223

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan bentuk penyajian Musik Kangkek ritual Nyabakng yang terfokus pada bentuk penyajian tersebut. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif bersifat penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan triangulasi sumber dan perpanjangan pengamatan. Berdasarkan data analisis dengan narasumber data Marus, Akin dan Aye untuk mengetahui tentang Bentuk Penyajian Musik Kangkek Dalam Ritual Nyabakng Di Desa Setia Budi. Berdasarkan analisis data peneliti dapat disimpulkan bahwa, bentuk penyajian Musik Kangkek dalam Ritual Nyabakng adalah berupaa tahap-tahapan dalam prosesi Ritual Nyabakng. Dalam Ritual Nyabakng terdapat Musik Kangkek sebagai musik iringan. Musik Kangkek merupakan musik tradisi yang ada di Dusun Sentalang Ayun. Musik Kangkek juga berfungs mengiringi perarakan pada Ritual Nyabakng. Ritual Nyabakng bertujuan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan (Jubata) masyarakat suku Dayak Bakati di dusun Sentalang Ayun Desa Setia Budi atas hasil panen padi yang diperoleh dari hasil berladang dan bersawah dilaksanakan setahun sekali. Pada hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah arsip dokumen kebudayaan tradisional yang ada di Kalimantan Barat.
Pola Tabuhan Gong Pangkak Lumpang Pada Ritual Adat Dayak Suhaid Desa Bati Alvirio, Agusto; Djau, Nurmila Sari; Silaban, Chiristianly Yery
Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni Vol. 3 No. 1 (2025): Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jmcd.v3i1.234

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang Pola Tabuhan Gong Pangkak Lumpang Pada Ritual Adat Dayak Suhaid.rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) sejarah musik Pola Tabuhan Pangkak Lumpang, 2) Bentuk Pola Tabuhan Pangkak Lumpang, dan 3) Fungsi Musik Pola Tabuhan Pangkak Lumpang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif serta menggunakan pendekatan Musikologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah Sekelin Jambi dan Agus. Data dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dan hasil observasi yang berupa rekaman suara, foto, dan video mengenai Pola Tabuhan Gong Pangkak Lumpang Pada Ritual Adat Dayak Suhaid. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan hasil dokumentasi. Teknik menguji keabsahan data menggunakan Trigulasi (Trigulasi Sumber). Hasil penelitian yaitu sejarah terbentuknya Pola Tabuhan Pangkak Lumpang,  Bentuk Pola Tabuhan Pangkak Lumpang, dan Fungsi dari musik Pola Tabuhan Pangkak Lumpang. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat luas.
Pelatihan Penciptaan Lagu Anak-Anak Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru Sekolah Dasar Putra, Zakarias Aria Widyatama; Ghozali, Imam; Djau, Nurmila Sari; Olendo, Yudhistira Oscar; Sagala, Mastri Dihita; Grandena, Egi Putri; Silaban, Chiristianly Yery; Muniir, Asfar
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i2.4080

Abstract

Introducing songs to children can hone their sensitivity, literacy skills, and language diversity. Introducing children's songs through their creation based on local wisdom can also be a form of preservation of their culture. The PKM objective of this training program is for elementary school teachers in Sukadana, North Kayong, to have basic skills in making children's songs based on the identity and characteristics of the region. The training methods used are lectures, questions and answers, demonstrations, practices, simulations, and reflections. The results of the PKM children's song creation training program are that there are approximately 15 elementary school teachers who are enthusiastic about making children's songs with the rules and musical elements that have been taught. In addition, various themes of children's songs based on local wisdom have been explicitly and implicitly written in song lyrics for the 2–5 grade range.