Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Effect of Food Security and Employment Opportunity on Household Welfare of Farmers in Province of Aceh Srinita, Srinita
International Journal of Economic, Business & Applications Vol. 1 No. 1 (2016): International Journal of Economic, Business and Applications
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ijeba.7

Abstract

Food security is an absolute requirement for the implementation of national development. Food security of the people in the Province of Aceh decreased rapidly because of share expenditure of the people on food. Food security still encounters many heavy obstacles, in the dimension of availability, accessibility, and utilization of food. Food security is not only associated with food, but more strategically it is associated with the fulfillment of quality of the nutrition and protein needed for human resource development, the determinant of future competitiveness of the Indonesian nation in order to improve employment and welfare. The finding of this research shows that food security and employment opportunity partially and simultaneously have significant effect on the household welfare of farmers in Province of Aceh.
The Effect of Special Autonomy Fund Allocation for Education and Health on Human Development in Aceh Province, Indonesia Yulianti, Reka; Syahnur, Sofyan; Abrar, Muhammad; Srinita, Srinita
Grimsa Journal of Business and Economics Studies Vol. 1 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Graha Primera Saintifika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61975/gjbes.v1i2.36

Abstract

Aceh is one of the three provinces in Indonesia that receive special autonomy funds, which function as a stimulant to accelerate development. This study aims to analyze the effect of these funds in education and health on human development in Aceh Province. It uses secondary data obtained from Bappeda Aceh Province and the Statistics of Aceh Province. The type of data used is panel data, with the cross-section consisting of 23 districts/cities in Aceh Province and the time series spanning from 2011 to 2022. Panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA) methods were employed to analyze the data and achieve the research objectives. The findings of this study indicate that special autonomy funds for education have a significant positive effect on the Human Development Index (HDI), while special autonomy funds for health have a significant negative effect on HDI in Aceh Province. Additionally, economic growth does not moderate the effect of special autonomy funds in education and health on HDI in Aceh Province. It is recommended that the Aceh Provincial Government implement more intensive policies, such as monitoring and evaluating the progress of education and health programs, and involving community participation in these programs to achieve optimal targets.
The Effect of Aceh Government Spending Policy on Inclusive Growth: Income per Capita as a Mediating Variable Saputra, M. Eka; Zulham, Teuku; Srinita, Srinita
Grimsa Journal of Business and Economics Studies Vol. 2 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Graha Primera Saintifika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61975/gjbes.v2i1.41

Abstract

In 2021, inclusive growth in Aceh Province, Indonesia, as measured by the Inclusive Economic Development Index (IPEI), declined compared to the ranking achieved in 2011. Government intervention through spending policy faces new challenges, particularly due to a decrease in the allocation of the special autonomy fund (OTSUS) in 2022, which is set to fully end in 2027. This study aims to analyze the effect of local expenditure policies implemented by the Aceh government, using per capita income as a mediating variable. The analysis was conducted using the Random Effects Model (REM) and panel data from 23 districts/cities from 2011 to 2021. The results show that capital expenditure and social assistance expenditure negatively impact inclusive growth, whereas grant expenditure and per capita income have a positive effect. Additionally, the findings indicate that per capita income mediates the impact of capital expenditure on inclusive growth but does not mediate the effects of grant expenditure or social assistance on inclusive growth. Therefore, it is necessary to improve governance, budgeting policies, and regional expenditures in a more sustainable and targeted manner to promote inclusive growth and achieve more equitable welfare for all people in Aceh Province.
Sharing Session Pentahelix Kepada Pelaku UMKM di Empat Kota Untuk Meningkatkan Nilai Jual yang Berdaya Saing Goestjahjanti, Francisca Sestri; Srinita, Srinita; Rahmawati, Rahmawati; Nurhayati, Nurhayati; winanti, winanti; Basuki, Sucipto; Nugraha, Raka Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i3.8731

Abstract

Kolaborasi antar semua elemen melalui pentahelix untuk meningkatkan daya saing UMKM naik kelas dan mencapai tujuan bersama. Pentingnya kolaborasi dan sinergi antara semua unsur baik pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi dan media. UMKM menjadi unsur penting memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan di Indonesia. Kegiatan Pentahelix dilakukan untuk memberikan pemahaman, edukasi, sosialisasi serta kerjasama dalam meningkatkan UMKM yang unggul dan mampu bersaing. Kegiatan pentahelix di lakukan UMKM yang tergabung dalam LPER kota Semarang, UMKM yang bermintra dengan LPER, Klaten, Wakil walikota Solo dan UMKM di Boyolali. Kegiatan berlangsung dua hari yang dimulai dari kota Semarang, Boyolali, Solo dan terakhir kota Klaten. Semua unsur mendukung dan mensopport kegiatan pentahelix ini dan berharap agar kelima unsur dalam pentahelix saling bersinergi sehingga UMKM dapat berdaya saing dengan produk-produk yang unggul dan berkualitas. Sharing Session berjalan dengan lancar dan dihasilkan kesepakatan antara kelima unsur untuk terus bersinergi untuk keberlanjutan UMKM naik kelas. Indikator keberhasilan kegiatan ini dapat berupa peningkatan kerjasama semua unsur yang mendukung pentahelix sehingga UMKM dapat bersaing secara nasional. Harapannya kegiatan serupa terus dilakukan dengan tema-tema yang berbeda untuk kemajuan UMKM dan ekonomi masyarakat secara luas terutama kepada pengembangan produk UMKM, pachaging dan pemasaran digital. Dan harapan tersebut akan ditindaklanjuti oleh tim pada kegiatan berikutnya.
Program Teluria Seribu Telur Satu RW sebagai Program Unggulan Untuk Menopang Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Jatiwarna Kota Bekasi Goestjahjanti, Francisca Sestri; Srinita, Srinita; winanti, Winanti; Wihardjo, Mikael Tjokro; nurasiah, Nurasiah; Novitasari, Dewiana; Basuki, Sucipto; Kumoro, Dwi Ferdiyatmoko Cahya; Himmy'azz, Istajib Kulla
Proletarian : Community Service Development Journal Vol 2 No 1 (2024): May 2024
Publisher : PT. BERBAGI TEKNOLOGI SEMESTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61098/proletariancomdev.v2i1.126

Abstract

Pendampingan dilakukan pada kelompok budidaya ayam petelur di Kecapi Kota Bekasi yang telah mendapatkan dana CSR dari Bank Indonesia Jawa Barat. Masih banyaknya masyrakat yang mengalami gizi buruk terutama di usia anak-anak yang berdampak pada pertumbuhan anak dan masih adanya masyarakat yang mengalami stunting akibat asupan protein rendah. LPER dan Universitas Insan Pembangunan Indonesia bekerjasama dengan Bank Indonesia Jawa Barat melakukan pendampingan program Teluria dengan konsep satu RW seribu telur. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengatasi masalah gizi rendah akibat kekurangan protein. Teluria merupakan pembudidayaan ayam petelur yang ramah lingkungan dan tanpa bau yang bisa dibudidayakan di lingkungan perumahan padat penduduk. Pendampingan bertujuan untuk membantu masyarakat Kecapi dalam mengatasi masalah pemenuhan protein bagi masyarakat sekaligus sebagai pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik dengan budidaya ayam petelur. Pendampingan ini memberikan manfaat kepada masyarakat Kecapi Bekasi. Kedepannya program ini dapat diperluas untuk daerah lain yang lebih luas lagi agar pemenuhan gizi masyarakat terutama kecukupan protein bagi masyarakat luas. Program Teluria menjadi program pemberdayaan masyarakat yang efektif selain untuk pemenuhan gizi juga sebagai penambahan pendapatan rumah tangga dengan budidaya ayam petelur ramah lingkungan
PEMBERDAYAAN EKONOMI PESANTREN BERBASIS SANTRIPRENEUR MELALUI BUDIDAYA IKAN LELE Riyaldi, Muhammad Haris; Umuri, Khairil; Gunawan, Eddy; Nurdin, Ridwan; Dawood, Taufiq C; Srinita, Srinita; Silvia, Vivi; Farlian, Talbani; Nurlina, Eka
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11571

Abstract

Pesantren merupakan sarana pendidikan menimba ilmu pengetahuan agama. Pesantren memiliki kendala tersendiri dalam bidang kemandirian secara ekonomi. Untuk mensiasati permasalahan tersebut diperlukan adanya pelatihan kewirausahaan bagi santri yang belajar di pesantren. Pesantren Darul Hikmah Khaju merupakan pesantren yang menampung santri dari kalangan kurang mampu dan yatim piatu. Maka oleh itu, pengabdian kewirausahaan yang dilakukan oleh tim pengabdian bertujuan untuk menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan dan kemandirian pesantren. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisiopatris, dengan mengajak patisipasi pihak pesantren. Setelah dilakukan observasi dan diskusi, pemberdayaan ikan lele merupakan usaha yang realistis dijalankan oleh Pesantren Darul Hikmah Khaju. Budidaya ikan lele memiliki peluang ekonomi yang strategis dan menjanjikan karena sangat mudah dan praktis untuk dilakukan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu menjelaskan konsep kewirausahaan berbasis santripreneur, pengamatan lingkungan dan diskusi dalam melihat potensi dayah, pelatihan budidaya ikan lele sistem tambak, persiapan,, dan kegiatan pembudidayaan ikan lele. Pengabdian yang dilakukan dengan berbasis santripreneur pada santri Pesantren Darul Hikmah Khaju memberikan manfaat yang besar. Santri mendapatkan wawasan spiritual-preneurship dalam kultur pesantren, sekaligus mulai memahami bagaimana tata cara pembudidayaan lele.
Peran Zakat dalam Memoderasi Saham Syariah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Pendekatan ARDL Periode 2014-2025 Rahma, Meutia Maulida; Majid, M. Shabri Abd; Srinita, Srinita
Economics, Business and Management Science Journal Vol 6, No 1 (2026): Economics, Business and Management Science Journal, February
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/ebmsj.v6i1.1112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh saham syariah terhadap pertumbuhan ekonomi dengan zakat sebagai variabel pemoderasi di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data time series periode Januari 2014– September 2025 dengan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Pertumbuhan ekonomi diproksikan menggunakan Industrial Production Index (IPI), sedangkan saham syariah diukur melalui total aset saham syariah dan zakat dari nilai penyaluran zakat nasional. Hasil estimasi menunjukkan bahwa dalam jangka pendek saham syariah dan zakat berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, namun moderasi zakat pada saham syariah berpengaruh positif. Sementara itu, dalam jangka panjang saham syariah dan zakat berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan moderasi zakat pada saham syariah berpengaruh negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran zakat bersifat dinamis, yaitu mampu memperkuat pengaruh saham syariah dalam jangka pendek tetapi cenderung melemahkannya dalam jangka panjang. Penelitian ini memberikan implikasi kebijakan penting mengenai perlunya penguatan integrasi antara pasar modal syariah dan pengelolaan zakat agar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dapat bersifat berkelanjutan.