Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : AUSTENIT

MESIN PEMARUT TANAMAN UMBI-UMBIAN DENGAN PEMARUT MODEL CAKRA PADA HOME INDUSTRY Sani, Almadora Anwar; Nurriyanti, Nurriyanti
AUSTENIT Vol. 6 No. 2 (2014): AUSTENIT: Oktober 2014
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1442.438 KB)

Abstract

Tanaman umbi-umbian memiliki banyak manfaat dan fungsinya, terutama pada olahan makanan dan jajanan pasar. Tanaman umbi-umbian merupakan makanan alternatif pengganti beras yang memiliki sumber karbohidrat. Salah satu cara mengolah tanaman umbi-umbian menjadi bahan baku makanan yaitu dengan diparut. Kebutuhan alat pemarut yang mudah digunakan, aman dalam penggunaan, mudah dalam perawatan dan ekonomis sangat dibutuhkan di home industry.Untuk memenuhi kebutuhan home industry perlu sebuah alat teknologi tepat guna yang terjangkau oleh penggunanya. Design alat pemarut tanaman umbi-umbian memiliki  bagian utama pemarut yang dibutuhkan antara lain : pemarut, penggerak, dan rangka. Pemarut menggunakan sistem model cakra (disc) yang pada permukaannya terdapat duri sebagai pisau pemarut. Penggerak menggunakan motor listrik dengan konsumsi listrik 125 watt dengan putaran 1400 rpm. Rangka berfungsi sebagai penopang pemarut dan motor listrik, rangka juga berfungsi sebagai alat pengaman. Hasil pemarutan tanaman umbi-umbian dapat memarut dengan kapasitas produksi sekitar 60 kg/jam. Selain dapat memarut tanaman umbi-umbian, mesin pemarut ini dapat memarut kelapa, dan biji-bijian. 
PENGARUH DEPT OF CUT DAN FEEDRATE DENGAN CUTTER DIAMETER 60 MM TERHADAP KERATAAN PERMUKAAN MATERIAL ASTM A36 PADA MESIN MITSUBISHI CNC-MILL 3A Suryana, Didi; Sani, Almadora Anwar; Seprianto, Dicky; Iskandar, Iskandar
AUSTENIT Vol. 7 No. 1 (2015): AUSTENIT: April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.262 KB)

Abstract

Fungsi Mesin CNC-Mill 3A salah satunya adalah meratakan permukaan benda kerja. Jenis material yang akan digunakan ASTM a36.  Mesin yang digunakan Mitsubishi CNC-Mill 3A dengan diameter cutter 60 mm. kedalaman pemakanan yang diuji 0,15 mm, 0,1 mm, 0,05 mm; federate  30 mm/mnt, 40 mm/mnt, 50 mm/mnt, 60 mm/mnt; kecepatan putaran spindle 600 rpm. Untuk mengetahui kerataan permukaan benda kerja dilakukan dengan pengamatan menggunakan Prussian Blue Paste. Benda kerja yang telah dikerjakan pada mesin CNC-Mill 3A diberikan Prussian Blue Paste dengan cara dioleskan pada permukaan salah satu benda kerja, kemudian disatukan dengan ditumpuk lalu dipisahkan. Hasil uji permukaan benda kerja dengan Prussian Blue Paste menunjukkan kerataan permukaan dipengaruhi oleh dept of cut, federate mempengaruhi kekasaran permukaan, semakin sedikit pemakanan terhadap benda kerja, kerataan permukaan benda kerja jadi semikin rata.
ANALISA PENGARUH PROSES PERMESINAN MESIN CNC MILLING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA MATERIAL BAJA 9SMn36 1.0736 Sovannara, Chan; Widagdo, Tri; Yunus, Moch; Sani, Almadora Anwar
AUSTENIT Vol. 8 No. 2 (2016): AUSTENIT: Oktober 2016
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.975 KB)

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah tentang “Analisa Pengaruh Proses Permesinan Mesin CNC Milling Terhadap Kekasaran Permukaan Pada Material Baja  9SMn36 1.0736”. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: Mengetahui pengaruh proses permesinan CNC milling dan nilai kekasaran (Ra , Rt ), terhadap kekasaran di proses pada pemrograman CNC milling dan mengetahui pengaruh proses mesin yang menghasilkan waktu potong pada pemrograman CNC milling.  Pembuatan spesimen pada dasarnya dilakukan dengan proses mesin CNC Milling untuk mendapatkan spesimen sesuai produk yang aslinya, penulis mencoba melakukan penelitian untuk membuat spesimen dimulai dengan pemilihan material yang kekerasanya sama atau mendekati kekerasan spesimen aslinya dan proses pemesinan dengan melakukan variasi perubahan pengaruh kecepatan pemakanan dan kedalaman pemakanan menggunakan mesin CNC Milling type EMCO VMC- 200. Dari hasil analisis pengaruh kecepatan pemakanan dan kedalaman pemakanan terhadap kekasaran permukaan pada proses pembuat spesimen meggunakan mesin CNC milling menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara perubahan feed rate dengan hasil kekasaran permukaan dari hasil pengujian sperimen. Nilai hasil uji kekasaran yang di dapat adalah Permukaan benda yang memiliki nilai rata-rata kekasaran paling rendah dengan kecepatan pemakanan 100 mm dan kedalaman pemakanan 0.5 mm adalah 2.468 µm dan kecepatan pemakanan 300 mm/menit dengan kedalaman pemakanan 0.2 mm memiliki nilai rata-rata kekasaran paling tinggi adalah 6.467 µm. Pada hasil tersebut dapat memberikan perlakuan kedalaman pemakanan 0,5 mm dengan kecepatan pemakanan terhadap benda kerja memiliki tingkat kekasaran permukaan yang terendah.
DESAIN TEMPAT PARKIR SEPEDA MOTOR BERTINGKAT DENGAN SISTEM OTOMASI Sani, Almadora Anwar; Medi, Ali; Malik, Irawan; Ginting, Muchtar
AUSTENIT Vol. 10 No. 1 (2018): AUSTENIT: April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.196 KB)

Abstract

Parkir kendaraan khususnya sepeda motor saat ini membutuhkan lahan parkir yang luas. Seiring dengan meningkatnya jumlah sepeda motor setiap tahunnya lahan parkir menjadi semakin kurang dan sempit. Masalah lainnya dengan sistem parkir konvensional saat ini membuat parkir menjadi semrawut, ditambah tidak teraturnya pemilik kendaraan dalam memarkirkan kendaraannya dan menjamurnya juru parkir liar. Kebutuhan lahan parkir di perkotaan menjadi hal yang serius untuk ditangani seiring perkembangan kendaraan yang terus bertambah. Solusi dari permasalahan lahan parkir telah dicoba oleh Negara Maju dengan memanfaatkan parkir betingkat otomatis, yang dapat dekendalikan oleh  pengendara dengan mudah. Sistem parkir ini menggunakan sistem otomasi yang dikendalikan dengan komputer. Sistem parkir bertingkat otomatis yang dikembangkan saat ini disusun dengan vertikal keatas dan bisa dirancang untuk vertikal ke bawah tanah. Solusi parkir seperti ini menjadi alternatif untuk  menanggulangi lahan parkir yang mulai berkurang. Cara kerja sistem parkir otomatis menggunakan sistem pneumatik, sensor, kamera dan komponen mekanis untuk mengambil sepeda motor, memindahkannya ke seluruh slot parkir yang kosong. Luas area parkir 45 m2 tinggi bangunan 9 m, dengan daya tampung maksimum 20 sepeda motor. Tempat parkir ini dapat digunakan pada area perkantoran, pasar, mall, tempat rekreasi dan lokasi lainnya yang membutuhkan tempat parkir khususnya sepeda motor.
PENGARUH PENDINGINAN METODE DOUBLE QUENCHING TERHADAP KEKERASAN PELAT BAJA KARBON RENDAH HASIL PACK CARBURIZING Firdaus, Firdaus; Sani, Almadora Anwar; Solehan, Muhamad
AUSTENIT Vol. 10 No. 2 (2018): AUSTENIT: Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.384 KB)

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proses pendinginan dengan metode double quenching terhadap nilai kekerasan plat baja karbon rendah hasil pack carburizing dengan variasi waktu tahanan dan media karburasi arang tempurung kelapa. Proses karburasi adalah proses pengerasan permukaan pada logam untuk mendapatkan sifat keras pada permukaan dan sifat ulet pada bagian tengah logam. Pada penelitian ini, proses pack carburizing dilakukan pada temperatur 9000 C dengan 3 variasi waktu tahanan yang berbeda yaitu 1,5 jam, 2 jam dan 2,5 jam, dimana satu waktu tahanan menggunakan 3 spesimen uji. Komposisi media karburasi menggunakan 100% serbuk arang tempurung kelapa. Proses quenching pertama menggunakan air kemudian spesimen uji dipanaskan kembali diluar kotak karburasi pada temperatur 8000 C selama 1 jam dengan oli sebagai media quenching kedua. Dari hasil pengujian kekerasan diperoleh nilai kekerasan rata-rata spesimen uji dengan watu tahanan 1,5 jam sebesar 92,5 HRB, waktu tahanan 2 jam sebesar 95,8 HRB dan waktu tahanan 2,5 jam sebesar 92,9 HRB. Sedangkan hasil pengujian struktur mikro pada permukaan spesimen uji sebelum pack carburizing terlihat fasa ferit dengan sedikit fasa perlit dan pada permukaan spesimen uji setelah pack carburizing terdapat fasa ferit ang semakin sedikit dengan fasa perlit yang semakin banyak.
PENGARUH PARAMETER PROSES RAPID PROTOTYPING DENGAN TEKNOLOGI STEREOLITHOGRAPHY TERHADAP KEKERASAN SPESIMEN UJI Novarika, Wirda; Ginting, Muchtar; Sani, Almadora Anwar; Astra, Dicki
AUSTENIT Vol. 11 No. 2 (2019): AUSTENIT: Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.101 KB)

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekerasan material resin spesimen roda gigi dengan menggunakan prameter berbeda. Pada proses pengujian ini penguji menggunakan alat uji kekerasan Brinnel (HB / BHN), yang menggunakan indentor bola baja ⌀5 mm dan P(Kg) 250 Kg. Hasil dari pengujian ini didapatkan bahwa pengaruh prameter Exposure Time berpengaruh terhadap kekerasan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara Studi Literatur, observasi dan Konsultasi. Dalam pengolahan data penelitian ini menggunakan metode analisis Statistical Anova.
PROSES PENGOLAHAN LIMBAH B3 (OLI BEKAS) MENJADI BAHAN BAKAR CAIR DENGAN PERLAKUAN PANAS KONSTAN Ariasya, Muhammad Ade; ., Azharuddin; Sani, Almadora Anwar
AUSTENIT Vol. 12 No. 2 (2020): AUSTENIT: Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of waste used oil is increasing every year, the resulting waste will also increase. Waste used oil is included in B3 waste which needs special handling. In line with the development of cities and regions, the volume of used oil continues to increase in line with the increase in the number of motorized vehicles and motorized machines. Even in rural areas, you can find small workshops, one of which is used oil. . In other words, the distribution of used oil is very wide from big cities to rural areas throughout Indonesia. The process in this research is changing the waste used oil into liquid fuel with the constant heat treatment. It is aimed to know the best result in the temperature of 250°C, 300°C and 350°C with pyrolysis process. The increase of temperature has a big effect toward the result of the exchanging process. The best result is at the temperature of 350°C which the volume got from the tap A is 1 liter and from the tap B is 0.2 liter. Than the tap sample A was tested against the exiting fuel standards. Based on the result of the specification test on the process of changing waste used oil, it was found that there were many weaknesses like the high viscosity value and the high content of water in the resultant product. But for other physical properties had fulfilled the standard of the fuel.Keywords: Temperature, used oil, pyrolysis, liquid fuel. 
PEMANFAATAN LIMBAH ASAP DARI BATOK KELAPA DENGAN MESIN PENYULING ASAP CAIR DI KABUPATEN BANYUASIN Sampurno, Rachmat Dwi; Homzah, Ozkar F.; Suryana, Didi; Sani, Almadora Anwar; Alexander, Willy
AUSTENIT Vol. 13 No. 1 (2021): AUSTENIT: April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batok Kelapa merupakan salah satu bahan yang dapat diproses dalam pembuatan asap cair. Proses produksi arang dari batok kelapa secara tradisional yaitu dengan metode drum klin berpotensi menimbulkan polusi udara. Mesin penyulingan asap cair berbasis mikrokontroller bertujuan untuk membantu para pembuat arang dalam meminimalisisr dampak kesehatan akibat polusi udara dari asap serta menambah pendapatan berupa produk asap cair. Hasil pengujian prototipe diharapkan dapat meningkatan hasil produksi asap cair yaitu membandingkan menggunakan media air dengan temperatur ± 29°C dan menggunakan  refrigerasi yangmana temperatur air diturunkan sampai 15°C dengan pengontrolan mikrokontoller-Arduino UNO. Berdasarkan hasil pengujian di Desa Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin diperoleh produk berupa asap cair tanpa sistem refrijerasi sebanyak 203 ml dan penyulingan dengan menggunakan sistem refrijerasi sebanyak 375 ml asap cair.
PENGARUH PENYIMPANGAN GERAK SUMBU AXIS XYZ PADA CNC ROUTER 3018 Iskandar, Iskandar; Sani, Almadora Anwar; Suryana, Didi; Utami, Ogi Meita; Zainuddin, Zainuddin; HB, Indra; Nugraha, Muhammad
AUSTENIT Vol. 14 No. 2 (2022): AUSTENIT: October 2022
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/austenit.v14i2.5759

Abstract

The industry is currently transitioning into the Industrial Revolution 4.0 era. Technology disruption is becoming more prevalent. The major goal of this industrial revolution is to maintain the flow of essentials and goods. Technology advancements demand equipment, such as CNC machines, that can be utilized to produce the required components. Using a CNC Router 3018 machine for this investigation. Data from previously generated Computer Aided Design (CAD) programming is used during the production of specimen objects. It is then imported into the Computer Aided Manufacturing (CAM) programming software in order to generate the NC Code and operate the machine in accordance with the intended form. This research was done to find out how the CNC Router 3018's motion deviation on the XYZ axis affected things. Acrylic resin with a 10 mm thickness is used in the substance. The results of the measurement data analysis were then put through a "One Ways" ANOVA. Motion axis, specifically: X axis: deviation 0.6%; Y axis: 0.4% deviation; Z axis: deviation 0.77%. The CNC Router 3018 is effective for tasks like cutting and engraving.
OPTIMALISASI DESIGN SAMBUNGAN ALUMINIUM EXTRUSION 2020 MENGGUNAKAN METODE FINITE ELEMENT ANALYSIS (FEA) Sani, Almadora Anwar; Gunawan, Indra; Fernandes, Yogi Eka; Suryana, Didi; Nugraha, Agus
AUSTENIT Vol. 16 No. 1 (2024): AUSTENIT: April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/austenit.v16i1.7572

Abstract

With the rapid development of technology, the need for innovation is also increasing. One of the most popular technologies today is 3D printers. However, to produce quality 3D prints, a good frame structure is essential. The most important part in 3D printing is the frame structure. The most crucial part in the 3D printing process is the frame structure, namely Core XY. This is very crucial because the frame structure of the Core XY 3D printer has a big influence on the load it will accommodate in supporting the overall 3D printing process. The material used in this research is 6061 aluminum with extrusion profile 2020. This research focuses on analyzing the strength and balance of the structure, as well as the strength of the joints on the Core XY 3D printer due to static loading. To achieve this goal, researchers used the finite element analysis method using Ansys 2021 R1 software to obtain an optimal simulation. The tests used by researchers were carried out by determining the static free value that occurs in the Core XY 3D printer frame. The structural analysis results show the maximum deflection value δmax = 0.25635mm, maximum yield stress εymax = 42.169 MPa, and maximum yield strain σymax = 6.1417e-004mm/mm. Researchers can conclude that the Core XY 3D printer is feasible to use to be able to produce 3D object prints.