Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

STUDI KOMPARASI PENGARUH GEMPA TERHADAP GEDUNG BETON BERTULANG BERDASARKAN SNI 03-1726-2012 DAN SNI 03-1726-2019 Sarya, Gede; Trimurtiningrum, Retno; Hartatik, Nurani; Rochman, Ahmad Ainur
EXTRAPOLASI Vol 18 No 2 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/extrapolasi.v18i2.6020

Abstract

AbstrakPerencanaan struktur bangunan gedung tahan gempa sangat penting di Indonesia, mengingat sebagian besar wilayahnya terletak dalam wilayah gempa dengan intensitas moderat hingga tinggi. SNI gempa telah mengalami banyak perubahan dari waktu ke waktu. Semenjak diterbitkannya peraturan gempa Indonesia SNI 03-1726-2012, Indonesia telah mengalami beberapa kejadian gempa yang amat besar antara lain seperti gempa Mentawai pada tahun 2016 dengan kekuatan 7,8 magnitudo, gempa Lombok 2018 dengan kekuatan 7,0 magnitudo, gempa Palu 2018 dengan kekuatan 7,4 Magnitudo, dan gempa-gempa lainnya, sehingga standar peraturan gempa di Indonesia mengalami pembaharuan menjadi SNI 03-1726-2019. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh gaya gempa berdasarkan peraturan SNI 03-1726-2012 dan SNI 03-1726-2019 dengan meninjau besar gaya geser dasar, simpangan dan simpangan antar lantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbandingan gaya geser dasar yang terjadi adalah sebesar 47% untuk arah Y dan 69% untuk arah X, perbandingan simpangan maksimum yang terjadi sebesar 1.17% untuk arah X dan 0.92% untuk arah Y, serta peningkatan simpangan antar lantai maksimum terjadi sebesar 0.6-1.2%. AbstractThe design of earthquake resistant building structure is very important in Indonesia, considering that most of the area is located in eartquakes areas with moderate to high intensity. Indonesian Code for earthquake has undergone many changes from time to time. Since Indonesian earthquake code SNI 03-1726-2013 has been published, Indonesia has experienced several large earthquakes, such as Mentawai eatchquake with magnitude of 7.8 in 2016, Lombok earthquake with magnitude of 7.0 in 2018, Palu earhquake with magnitude of 7.0 and 7.4 in 2018 and others, so that the earthquake code in Indonesia has been updated to SNI 03-1726-2019. This study aims to determine the effect of earthquake load based on SNI 03-1726-2019 and SNI 03-1726-2012 by observing the base-shear forces, drift and story drift. The result show that the differences of base shear forces are 47% for Y direction and 69% for X-direction, the maximum drift differences are 1.17% for X direction and 0.92% for Y direction, the increase percentage of story drift is 0.6-1.2%.
Pengaruh Bahan Tambah Gula Pasir Terhadap Waktu Pengikatan dan Kuat Tekan Retno Trimurtiningrum; Bantot Sutriono; Billy Arrowrichta; Hiasintus Bertus Watu; Misrawi Misrawi
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 6, No 1: Maret 2020
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v6i1.1

Abstract

ABSTRAKDalam pelaksanaan pembangunan konstruksi beton, seringkali ditemui beberapa kendala, seperti lokasi batching plan yang berbeda dengan lokasi proyek serta tingginya temperatur saat pengecoran, sehingga dapat mempercepat waktu pengikatan beton. Untuk mencegah waktu pengikatan lebih awal, diperlukan bahan tambah kimia yang dapat memperlambat waktu pengikatan yaitu retarder. Akan tetapi, bahan tambah kimia mempunyai harga yang relatif tinggi. Oleh karena itu, pada penelitian ini digunakan gula sebagai bahan tambah alternatif, karena gula merupakan salah satu penyusun dalam komposisi retarder serta mempunyai harga yang cukup ekonomis. Persentase gula pasir yang digunakan bervariasi, yaitu 0% (sebagai benda uji kontrol); 0,03%; 0,05% dan 0,1%. Hasil pengujian menunjukkan waktu pengikatan terlama diperoleh campuran dengan persentase gula sebanyak 0,1% dengan waktu ikat awal 157 menit dan waktu ikat akhir 258 menit, sedangkan hasil pengujian kuat tekan maksimum sebesar 225,38 kg/cm2 diperoleh campuran dengan persentase gula sebanyak 0,05%.Kata kunci: waktu pengikatan, gula, kuat tekan, retarderABSTRACTIn concrete construction process, several obstacles are often to be encountered such as the location of the batching plan that is different from the project location, as well as the high temperature while casting causes the acceleration of concrete setting time. To prevent earlier setting time, chemical admixture which can slow down the setting time is needed, namely retarders. However, chemical admixtures have relatively high prices. Therefore, in this study, sugar was used as an alternative ingredient, because sugar is one of the retarder’s composition and has relatively economical price. The percentages of sugar were varied, which are 0% (as a control specimen); 0.03%; 0.05% and 0.1%. The test results showed that the longest setting time is obtained by mixture with 0.1% of sugar, with the initial setting time 157 minutes and the final setting time 258 minutes, while the maximum compressive strength test results are 225,38 kg/cm2 obtained by a mixture with 0,05% of sugar.Keywords: setting time, sugar, compressive strength, retarder
Pengaruh Silica Fume sebagai Subtitusi Semen terhadap Nilai Resapan dan Kuat Tekan Mortar Bantot Sutriono; Retno Trimurtiningrum; Aditya Rizkiardi
RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil Vol 4, No 4: Desember 2018
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v4i4.12

Abstract

ABSTRAKBeton dan mortar banyak digunakan sebagai bahan konstruksi di seluruh dunia. Meningkatnya permintaan beton dan mortar juga meningkatkan permintaan semen di pasar yang berdampak negatif bagi lingkungan. Industri semen  menghasilkan sekitar 6 hingga 7 persen dari seluruh CO2 di seluruh dunia. Oleh karena itu, para peneliti mencoba mengembangkan gagasan tentangbeton ramah lingkungan, dengan mengurangi penggunaan semen dengan menggunakan bahan alternatif seperti silica fume. Silica fume adalah bahan pozzolan yang kaya akan silika dan dapat bereaksi kimia dengan kalsium hidroksida, membentuk gel kalsium silikat (CSH) pada beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh silica fume sebagai pengganti parsial semen terhadap nilai resapan dan kekuatan tekan mortar. Persentase silica fume bervariasi 0%, 5%, 10%, 12% dan 15%. Hasil pengujian menunjukkan nilai resapan minimum adalah 3,276% diperoleh campuran dengan 15% silica fume dan kuat tekan maksimum 312,574 kg/cm2 diperoleh campuran dengan 8% silica fume.Kata kunci: silica fume, nilai resapan, kuat tekan, mortar ABSTRACTConcrete and mortar are widely used as contruction materials. The increasing demand of concrete and mortar also increase the demand of cement in the market which has negative impact for environment. The cement industry produced for approximately 6 to 7 percent of all CO2 worldwide. Therefore, the researches try to develop the idea of green concrete with reducing the utilize of cement with using the alternative materials such as silica fume. Silica fume is a pozzolanic material that contain rich of silica and has chemical reaction with calcium hydroxide forming calcium silicate hydrate (C-S-H) gel in concrete.The aimed of this research is to investigate the influence of silica fume as partial replacement of cement on absoption and compressive strength of mortar.The percentage of silica fume were varied from 0%, 5%, 10%, 12% and 15%. The test result showed that the minimum absorption value is 3.276% obtain from the mixture with 15% of silica fume and the maximum compressive strength is 312.574 kg/cm2 obtain from the mixture with 8% of silica fume.Keywords: Silica fume, absorption, compressive strength, mortar
STUDI PERBANDINGAN KINERJA GEDUNG BETON BERTULANG SRPMK 6 LANTAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PUSHOVER DAN NONLINEAR TIME HISTORY ANALYSIS Syaiful Anam; Bantot Sutriono; Retno Trimurtiningrum
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v8i1.922

Abstract

Indonesia is one of the earthquake-prone countries in the world. To reduce the impact of earthquakes, especially the missing life due to building collapse, the behavior or performance of buildings against the earthquakes is one of the most important things to consider. Therefore, inelastic or nonlinear analytical calculations must be performed. Some methods for calculating nonlinear analysis are static nonlinear pushover analysis and inelastic dynamic time history analysis. This study compares the performance results of the pushover analysis and time history analysis using the earthquake records from San Fernando, Morgan Hill and Kobe for a 6-story SRPMK reinforced concrete building. From the results of the pushover analysis and time history analysis, the same level of performance is obtained, which is IO (Immediate Occupancy) category for both X and Y directions. The displacement target obtained from the pushover analysis is 0.092 m for the X direction and 0.096 m for the Y direction. While the maximum displacement obtained from the results of time history analysis is 0.0129 m for the X direction and 0.005 m for the Y direction from the Kobe earthquake and San Fernando earthquake records.
Penyuluhan Kesehatan dan Bantuan Psikologi Awal (BPA) Pada Masa Pandemi COVID 19 di Desa Wisma Anggrek Desa Made Kabupaten Lamongan Hanie Teki Tjendani; Retno Trimurtiningrum
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.811 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1792

Abstract

Status pandemi COVID 19 hingga saat ini belum dicabut oleh WHO, dampak pendemi terjadi pada berbagai sektor sehingga antisipasi terhadap masalah kesehatan fisik dan kesehatan psikologis harus senantiasa dijaga. Ibu rumah tangga adalah ujung tombak dalam penerapan kesehatan dari lingkungan masyarakat terkecil yaitu keluarga. Penyuluhan kesehatan dan bantuan psikologi awal (BPA) di kalangan ibu rumah tangga diharapkan mampu menghalau dampak buruk dari pandemi terhadap kehidupan suatu keluarga. Metode yang digunakan adalah Rekayasa Sosial karena masih dalam kondisi pandemi maka penyuluhan hanya dilakukan untuk pengurus RT dan ketua Dasa Wisma dan diharapkan dapat menyampaikan hasil penyuluhan kepada warganya secara merata. Pre-test diberikan kepada para peserta sebelum dilakukan penyuluhan dan post-test diberikan setelah selesai penyuluhan. Hasil yang didapat, warga harus senantiasa menjaga protokol kesehatan dan tidak mengasingkan warga yang terpapar melainkan harus memberikan dorongan moril untuk segera terlepas dari virus COVID 19 atau penyakit lainnya. BPA dapat dilakukan oleh pengurus RT dan Ketua Dasa Wisma kepada individu atau kelompok yang mengalami dampak pandemi COVID 19. Bila gangguan psikologis masih tidak teratasi maka dapat diserahkan kepada tenaga ahli yang berkompeten.
PENGARUH PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEMEN TERHADAP WORKABILIITAS, RESAPAN DAN KUAT TEKAN BETON Retno Trimurtiningrum
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 2 (2021): Pawon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v5i2.3470

Abstract

Semen adalah salah satu material utama penyusun beton yang mempunyai dampak negatif terhadap lingkungan. Produksi semen berkontribusi terhadap lepasnya gas emisi CO2 pada atmosfer. Berbagai inovasi dilakukan untuk membuat beton lebih ramah lingkungan, dengan tujuan untuk mengurangi kebutuhan semen. Abu sekam padi merupakan hasil olahan limbah penggilingan padi yang mempunyai sifat pozzolan sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengganti sebagian semen. Pada penelitian ini digunakan variasi prosentase abu sekam padi sebanyak 0%, 4%, 6% 8% dan 10% terhadap berat semen yang digunakan untuk menggantikan proporsi semen dalam campuran beton. Hasil pengujian menunjukkan bahwa workabilitas berkurang dan nilai resapan cenderung meningkat seiring bertambahnya prosentase abu sekam padi pada campuran. Kuat tekan maksimum diperoleh campuran yang mengandung 8% abu sekam padi yaitu sebesar 25,03 MPa.
PEMETAAN SARANA DAN PRASARANA DI LOKASI KAMPUNG WISATA BUNGA BANYU URIP Retno Trimurtiningrum; Faradlillah Saves
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 2 (2022): PAWON: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v6i2.4088

Abstract

Kabupaten Gresik terletak di provinsi Jawa Timur, Pulau Jawa serta terkenal dengan potensi wisata alam dan wisata religi. Saat ini, Kabupaten Gresik sedang berupaya untuk mengembangkan potensi wisata bunga dan tanaman hias. Salah satu wilayah di Kabupaten Gresik yang memiliki potensi dalam bidang tersebut adalah Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean. Penduduk Desa Banyuurip sebagian besar merupakan petani dan pedagang bunga. Banyak penduduk yang berjualan bunga dan tanaman hias di depan rumah maupun sekitar kawasan Banyuurip, kenamekaragaman bunga dan tanaman hias menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi Kawasan tersebut. Selain daya tarik, sarana dan prasarana kawasan kampung wisata bunga juga perlu untuk diperhatikan dalam pengembangan kampung wisata. Dalam penelitian ini dilakukan analisis kondisi eksisting sarana dan prasarana serta pemetaan sebaran sarana dan prasarana menggunakan sistem informasi geografis. Dari hasil penelitian, di Kawasan kampung wisata sudah terdapat beberapa sarana dan prasarana yang cukup memadai seperti fasilitas peribadatan (masjid/mushollah), fasilitas rumah makan (café), fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, penunjuk jalan, akses jalan, listrik, penerangan jalan serta jaringan telekomunikasi.
PENDAMPINGAN PEMETAAN PRASARANA, SARANA DAN UTILITAS UMUM (PSU) PERUMAHAN BERBASIS SIG DI KABUPATEN MAGETAN Andi Patriadi; Retno Trimurtiningrum; Muhammad Fauzi Mazaruddin; Dini Nur Maulina Santi
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2529

Abstract

Data digital mengenai penyerahan PSU (e-PSU) yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat menjadi krusial. Sehingga masyarakat yang hendak melakukan pembelian rumah di perumahan teredukasi dan dapat memilih perumahan yang telah menyerahkap PSU guna memperoleh jaminan keberlangsungan lingkungan perumahan yang akan ditinggali. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan langkah awal pengenalan metode SIG terhadap pelaku penertib kebijakan yaitu pegawai pada instansi yang membidangi penyerahan PSU yaitu Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Instansi tersebut berhasil melakukan simulasi SIG dari beberapa kumpulan atribut file yang isinya data-data PSU. Pengembangan project file kini dikembangkan secara mandiri dan rencana pembuatan baru di project file lainnya
Studi Perencanaan Struktur Atas Jembatan Semanding Tuban Dengan Menggunakan Struktur Rangka Baja Dewi Hartini Caley; Retno Trimurtiningrum
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2023.v4i1.4493

Abstract

This study aims to plan the superstructure of a steel frame bridge using K-truss type. The bridge that will be planned in this project has a span of 36 meters and the width of the bridge is 11 meters, located at stations 10+436.80 to stations 10+401 located at over the Semanding River and connects Tunah Village, Semanding District to the Village Prudara Kulon, Semanding District, Tuban. Design of steel structures using the Load and Resistance Factor Design (LRFD) approach. The planning of this bridge was assisted by Autocad software and SAP200 V22. The steel profile on the longitudinal girder is IWF 250 x 125 x 6 x 9 and for IWF transverse girders 1000 x 350 x 18 x 38. Longitudinal and transverse girders using a composite beam system. The main frame profile uses IWF 400 x 400 x 21 x 21, and IWF diagonal girders 400 x 400 x 21 x 21. Connections used on longitudinal girders and transversely, the connecting device is a bolt with a diameter of 20 mm and welding. Whereas the connection on the main frame is a gusset connection with the connecting device being a bolt 20 mm in diameter.
PENGARUH GRADASI AGREGAT TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK BETON Arjuna Baqhis Umar; Retno Trimurtiningrum
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.235

Abstract

Beton merupakan material komposit yang terdiri dari air, semen, agregat halus dan agregat kasar. Beton yang baik mempunyai sifat kuat tekan yang baik, mudah dikerjakan, ekonomis, berdurabilitas, dari sifat tersebut salah satu yang mempengaruhi adalah ukuran agregat kasar. Maksud dari ukuran agregat ini tidak hanya mengacu pada diameter agregat tapi dari gradasi agregat tersebut. Tujuan melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gradasi agregat tehadap slump, berat volume, resapan, dan kuat tekan beton. Pada penelitian ini menggunakan metode yang mengacu pada SNI 03 – 2834 – 2000. Hasil penelitian menunjukkan nilai slump beton diameter maksimum 10mm, dan agregat combine 5 – 10– 20mm mendapatkan nilai slump yang sama yaitu 10,5cm dan nilai slump diameter maksimum 20mm, dan 40mm memiliki nilai slump sebesar 10 cm. Nilai berat jenis tertinggi diperoleh dari agregat combine 5 – 10 – 20mm dengan nilai 2461,80 kg/m3. Untuk nilai resapan agregat dengan diameter maksimum 10mm memiliki nilai resapan paling kecil dengan nilai 4,1494%. Nilai kuat tekan tertinggi diperoleh dari agregat combine 5 – 10 – 20mm memberikan nilai kuat tekan sebesar 34,96 Mpa.