Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING DI PUSAT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA MAPPAKASUNGGU KOTA PAREPARE Bahriah, Bahriah; Mutmainna, Mutmainna
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA DEMENSIA DENGAN FOKUS STUDI DEFISIT PERAWATAN DIRI DI PUSAT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA MAPPAKASUNGGU KOTA PAREPARE Bahriah, Bahriah
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA DEMENSIA DENGAN FOKUS STUDI DEFISIT PERAWATAN DIRI DI PUSAT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA MAPPAKASUNGGU KOTA PAREPARE Bahriah, Bahriah
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

GAMBARAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING DI PUSAT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA MAPPAKASUNGGU KOTA PAREPARE Bahriah, Bahriah; Mutmainna, Mutmainna
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan Kualitas Kesehatan Lansia Dengan Yoga Kursi Menuju Lansia Sehat dan Kuat Bahriah, Bahriah; Sampeangin , Henrick; Agustina, Agustina; Suparman, Sri Rahayu
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v7i1.2260

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan lansia melalui penerapan yoga kursi. Kegiatan dilakukan di Kelurahan Soreang dengan melibatkan partisipasi lansia dan tenaga kesehatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan yoga kursi, serta evaluasi kesehatan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesehatan fisik dan keseimbangan lansia setelah intervensi. Program ini diharapkan dapat menjadi model keberlanjutan dalam meningkatkan kesehatan lansia di komunitas.  
Hubungan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Dengan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia Mappakasunggu Kota Parepare Bahriah, Bahriah; Sampeangin, Henrick; Bernadus, Agustina
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i4.1536

Abstract

Proses Resiko jatuh merupakan suatu kejadian yang dilaporkan oleh korban atau anggota keluarganya yang menyaksikan suatu kejadian dimana seseorang tiba-tiba terbaring atau duduk di lantai atau di bawah, dengan atau tanpa kehilangan kesadaran atau cedera. Salah satu faktor resiko yang menyebabkan jatuh pada lansia adalah kemandirian dalam beraktivitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai hubungan tingkat kemandirian lansia dalam beraktivitas sehari-hari dengan resiko di PPSLU Mappakasunggu Kota Parepare. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara Propotinal Simple Random Samping dengan jumlah 52 sampel. Pengumpulan data menggunakan data primer menggunakan kuesioner dan skala morse fall scale. Analisis secara univariat ditampilkan pada table distribusi frekuensi dan bivariate dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat adanya bubungan antara tingkat kemandirian dalam aktivitas sehari-hari dengan resiko jatuh pada lansia di PPSLU Mappakasunggu tahun 2023 (p value = 0,019). berdasarkan hasil penelitian ini resiko jatuh berkaitan dengan tingkat kemandirian. Saran dari penelitian ini di harapkan agar lansia yang beresiko jatuh agar dapat mengurangi kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari dapat mencegah terjadinya jatuh
Gambaran Penyebab Kematian Lansia Di Ruang Perawatan Intensive Rsud Andi Makkasau Parepare 2024 Bahriah, Bahriah; Tena, Andreas; Selvia, Heni; Asri, Muhammad
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v20i1.2259

Abstract

Lansia adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada orang dengan usia diatas 60 tahun dan termasuk kelompok manusia yang memerlukan perhatian khusus dalam pelayanan kesehatan. Penyebab kematian pada lansia adalah suatu keadaan yang terjadi pada proses kematian 3 keadaan yaitu gagal fungsi otak (Central Nervous System), gagalnya fungsi jantung (Circulatory System), dan gagalnya fungsi paru-paru (Respiratory System. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan instrument berupa lembar observasi. Subyek penelitian sebanyak 161 kasus kematian. Hasil penelitian dari kategori usia mengambarkan bahwa jumlah responden yang berusia 45- 59 tahun sebanyak 71 orang ,60- 74 tahun sebanyak 69 orang, 75 – 90 tahun sebanyak 18 orang dan >90 tahun sebanyak 3 orang. Berdasarkan data usia menunjukkan yang tertinggi adalah usia 45-59 tahun yaitu 71 orang. Dari data yang telah di peroleh menggambarkan bahwa jumlah responden yang berjenis kelamin laki laki 78 dan perempuan 83. Berdasarkan data jenis kelamin menunjukkan yang tertinggi adalah jenis perempuan dengan jumlah 83 orang. Dari data yang diperoleh mengambarkan bahwa penyebab kematian yang di sebabkan gagal fungsi otak sebanyak 63 kasus, gagal fungsi jantung 73 kasus, dan gagal fungsi paru sebanyak 25 kasus kematian. Berdasarkan data penyebab kematian tertinggi disebabkan oleh gagal funsi jantung sebanyak 73 kasus kematian. Kesimpulan penyebab kematian lansia tergolong 3 penyebab utama yaitu gagal fungsi otak, gagal fungsi jantung, dan gagal fungsi paru
Gambaran Karakteristik Kejadian Fraktur Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Andi Makkasau Kota Parepare Taliabo, Petrus; Bahriah, Bahriah; Bintari Rahayu, Sri; Sartika, Sartika
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/dijk.v20i2.2734

Abstract

Fraktur merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi akibat trauma seperti kecelakaan lalu lintas atau jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik kejadian fraktur di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Andi Makkasau Kota Parepare. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis 38 pasien tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraktur paling banyak terjadi pada kelompok usia 25–44 tahun (32%) dan lebih banyak pada laki-laki (66%). Jenis fraktur terbanyak adalah fraktur tertutup (84%) dengan lokasi terbanyak pada tibia (32%), dan penyebab utama adalah kecelakaan lalu lintas (61%). Kesimpulan  kejadian fraktur dominan terjadi pada usia produktif, laki-laki, dengan jenis fraktur tertutup dan lokasi pada tulang panjang. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan edukasi dan pencegahan kecelakaan.  
Gambaran Kadar Glukosa Darah Sewaktu Lansia Diabetes Melitus di Puskesmas Lakessi Parepare Bahriah, Bahriah; Taliabo, Petrus; Rura, Siti Tiku
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1337

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit yang mengalami gangguan pada metabolisme, yang disebabkan karena berbagai macam faktor seperti, yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah yang mengakibatkan gangguan pada fungsi insulin. Gula darah sewaktu (GDS) adalah kadar glukosa dalam darah pada suatu saat yang dapat berubah-ubah sepanjang hari sesuai dengan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kadar glukosa darah sewaktu pada lansia dengan Diabetes Melitus di Puskesmas Lakessi Kota Parepare. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan instrument berupa lembar observasi dan glukometer. Subyek penelitian semua lansia yang berusia ≥60 tahun yang mengalami DM yang datang di Puskesmas Lakessi Kota Parepare yaitu 31 lansia yang melakukan pemeriksaan. Dari 31 lansia yang mengalami DM didapatkan 17 lansia (54,8%) yang mengalami GDS tinggi yaitu 213-446 mg/dl, terdapat 22 lansia (70,9 %), terdapat 27 lansia (87%) dengan usia 60-70 tahun, terdapat 22 lansia (70,9%) mengalami DM dengan IMT di bawah normal, terdapat 22 lansia (70,9%) memiliki riwayat DM dalam keluarga mengalami DM dan terdapat 23 lansia (74,1%) tidak pernah melakukan aktivitas olahraga. saran kepada lansia agar dapat mengontrol kadar GDSnya, dengan cara rutin periksa gula darah, melakukan aktivitas olahraga, rutin mengonsumsi obat diabetes dan menjaga pola makan.
Literature Review Efektifitas Latihan Fisik Tunggal Dan Kombinasi Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Bahriah, Bahriah; Syahrul, Syahrul; Tahir, Takdir
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2023): EDITION MARCH 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v11i1.3669

Abstract

Diabetes Mellitus is a disease that can cause sufferers to lose physical function. The cases will continue to increase from year to year. If not treated immediately, diabetes can cause dangerous chronic conditions. Preventing complications through treatment such as medication and controlling blood glucose levels was needed. The study aimed to evaluate the effectiveness of single and combined physical exercises in reducing blood glucose levels in Type 2 DM patients. The literature review design used three international databases PubMed, ClinicalKey for Nursing, and the Cochrane Library. The literature review was performed on articles published between 2011 to 2022 using Randomized Control Trial designs. A total of nine articles met the inclusion criteria. Results showed that the single physical exercise intervention group and the combined physical exercise proved effective in reducing blood glucose levels compared to the control group. In addition, physical exercises also affect HbA1c, body mass, insulin levels, insulin resistance, adiponectin, IL-6, and short physical performance battery (SPPB). It can conclude through evidence-based studies that single or combined physical exercise interventions are proven to reduce blood glucose levels and HbA1c, also lowering the weight in type 2 DM sufferers. It is suggested to perform a specific review on physical exercises which are better in reducing the blood glucose level as well as other indicators.