Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN KEBUTUHAN PRODUK OSHINBEAUTY DENGAN MENGGUNAKAN HEURISTIC SILVER MEAL DI PT XYZ Riyani Sulistyasari; M. Ardhya Bisma; Ekra Sanggala
Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 4, No 2 (2023): KOMITMEN: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v4i2.28427

Abstract

Pengendalian persediaan barang di perusahaan khususnya pada perusahaan manufaktur memiliki pengaruh yang besar terhadap pemenuhan ketersediaan barang karena merupakan salah satu hal penting bagi perusahaan ritel modern. Persediaan merupakan suatu proses simpan barang untuk memenuhi tujuan tertentu dalam proses produksi. Seiring dengan pertumbuhan industri kosmetik yang semakin pesat di Indonesia, PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur pembuatan kosmetik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di PT XYZ yaitu pada kekurangan (stockout) barang yang disebabkan oleh permintaan yang fluktuatif sehingga mengeluarkan biaya persediaan yang tinggi. Salah satu metode pendekatan pengendalian persediaan yaitu metode Heuristic Silver Meal. Hasil dari metode Silver Meal diketahui bahwa total biaya persediaan produk yang dikeluarkan oleh PT XYZ yaitu sebesar Rp 1,242,598,180,- dengan pengadaan barang sebanyak 3 kali dalam 1 tahun, biaya tersebut lebih rendah dibandingkan dengan kebijakan PT XYZ yang melakukan pengadaan barang sebanyak 12 kali dalam 1 tahun. Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukan bahwa metode Heuristic Silver Meal dapat menentukan lot size yang optimal dan juga dapat meminimasi total biaya pengadaan di PT XYZ dengan biaya penghematan sebesar Rp 2,437,101,820,- atau setara dengan 66% sehingga perusahaan dapat meningkatkan pengendalian pengadaan barang.
PENENTUAN LOKASI TPA MENGGUNAKAN METODE CLUSTERDI KOTA CIMAHI: PENENTUAN LOKASI TPA MENGGUNAKAN METODE CLUSTERDI KOTA CIMAHI Erna Erna; Muhammad Ardhya Bisma; Darfial Guslan
Competitive Vol. 13 No. 1 (2018): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v13i1.355

Abstract

Masalah peningkatan volume sampah menjadi polemik besar di Masyarakat kota Cimahi, terutama terkait dengan kesulitan membuang sampah. Saat ini, Kota Cimahi hanya menyediakan 21 tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang tersebar di 15 kelurahan dengan 1 TPA di Legok Nangka. Tentunya dengan jumlah penduduk yang tinggi, sangat diperlukan untuk ditambahkan lagi TPS dan TPA dalam menanggulangi permasalahan sampah yang dihadapi. Keterbatasan lahan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi kesulitan untuk menyediakan tempat pembuangan akhir sampah (TPA), sehingga masalah yang diangkat pada penelitian ini, yaitu bagaimana menentukan lokasi dan jumlah TPA yang optimal serta total biaya minimum terkait dengan jumlah TPA yang optimal. Tujuan penelitian ini memberikan usulan dalam penentuan lokasi dan jumlah TPA yang optimal serta mengetahui jumlah total biaya minimum. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka peneliti mencoba untuk menyelesaikan permasalahan dengan metode cluster (pengelompokkan). Pada prinsipnya metode cluster merupakan metode pengelompokkan dari lokasi fasilitas jamak berdasarkan penugasan permintaan pelanggan untuk penentuan potensial lokasi fasilitas karena banyaknya pelanggan dan lokasi fasilitas. Pada penelitian ini, metode cluster merupakan metode pengelompokkan jumlah masyarakat pada setiap kelurahan terdekat. Penduduk masyarakat untuk setiap wilayah kelurahan di kota Cimahi dibagi ke dalam 15 Kelurahan dan dikelompokkan untuk mendapatkan lokasi dan jumlah TPA yang optimal. Hasil penelitian ini adalah penentuan jumlah lokasi TPA yang optimal di Wilayah Kota Cimahi berdasarkan 15 kelurahan atau 15 TPS hanya diperlukan 1 TPA yang dapat dibangun lokasi tersebut yaitu di sekitar daerah Baros dan Cigugur Tengah. Total biaya yang dikeluarkan per harinya yaitu sebesar Rp 369,414,- terdiri dari biaya transportasi sebesar Rp 238.770 ditambah Biaya tetap (sewa lahan) sebesar Rp 130.644,-. The problem of increasing trash volume has become a major polemic in the Cimahi city community, especially related to the difficulty of disposing of trash. At present, Cimahi City only provides 21 trash disposal sites (TPS) in 15 villages with 1 TPA in Legok Nangka. The high population, it is necessary to add more TPS and TPA in overcoming the trash problems faced. Land limitations make the Cimahi city Government difficult to provide TPA, so the problem raised in this study, namely how to determine the location and number of optimal TPA and the minimum total costs associated with the optimal number of landfill. The purpose of this study is to propose in determining the location and number of optimal TPA and knowing the minimum total cost. Based on these problems, the researcher tries to solve the problem with the cluster method (grouping). In principle, the cluster method is a method of grouping from multiple facility locations based on the assignment of customer requests for the determination of potential location of the facility due to the large number of customers and the location of the facility. In this research, the method cluster is a method of grouping the number of people in each of the closest kelurahan. Community residents for each village chief area in the city of Cimahi are divided into 15 villages and grouped to get the location and number of optimal TPA. The results of this study are the determination of the optimal number of TPA locations in Cimahi City area based on 15 villages, only 1 TPA can be built that location is around the Baros and Cigugur Tengah areas. The total costs per day are Rp. 369,414, - consisting of transportation costs of Rp. 238,770 plus fixed costs (land rent) of Rp. 130,644.
Analisa Minat Pembelian Online Konsumen Pada Saluran Distribusi Digital Marketplace Online di Kota Bandung M Ardhya Bisma; Aditia Sovia Pramudita
Competitive Vol. 14 No. 2 (2019): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v14i2.617

Abstract

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Secara langsung, hal tersebut juga memiliki dampat terhadap pertumbuhaan transaksi online melalui e-commerce. Mayoritas pelaku e-commerce merupakan UKM. Hingga saat ini, peran UKM telah terbukti mampu menggerakan roda perekonomian dalam negeri. Marketplace online, sebagai salah satu pilihan e-commerce, memiliki peran yang sentral dalam menarik UKM untuk berperan dalam perdangan online. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala terkait minat pembelian online yang dirasakan oleh konsumen. Kendala tersebut merupakan faktor penghambat pertumbuhan pembelanjaan online. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk dapat mencari faktor-faktor yang secara langsung dapat meningkatkan minat beli konsumen untuk melakukan pembelanjaan online. Penelitian ini dilakukan di Kota Bandung dengan asumsi bahwa Kota Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang telah terbiasa melakukan pembelian online. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat tiga dimensi e-marketing mix yang berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat beli yaitu e-price, e-promotion, dan e-place. Ketiga dimensi tersebut perlu untuk dijadikan prioritas bagi pelaku bisnis online, khususnya pada saluran distribusi digital marketplace, dalam merancang strategi penjualan mereka.
Penengaruh Logistics Quality Terhadap Loyalitas dengan Keputusan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening Pada Jasa Freight Forwarding Divisi Sea Freight Di PT HRW Istmu Adzan; M. Ardhya Bisma; Reza Fayaqun
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6328

Abstract

Partial Least Square suatu teknik prediktif yang bisa menangani banyak variabel independen, bahkan sekalipun terjadi multikolinieritas diantara variabel- variabel tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan kuesioner yang berisi pernyataan tertulis dan terstruktur yang ekstensif untuk mengumpulkan data. Untuk mendapatkan informasi dari narasumber. Hasil dari kuesioner tersebutakan di olah menggunakan metode PLS-SEM.hasil dari penelitian ini adalah H1: logistic service quality berpengaruh posistif signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Kemudiam H2: tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan dan H3: logistic service quality tidak berpenagruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Serta logistic service quality dan kepuasan pelanggan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Maka dapat disimpulkan bahwa: 1) Diketahui bahwa logistic service quality memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dapat dilihat dari nilai path coefficient 0.569. 2) Diketahui bahwa kepuasan pelanggan memiliki penagruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan dilihat dari nilai path coefficient 0.780. 3) Diketahui bahwa logistic service quality tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan dilihat dari nilai path coefficient -0.189. 4)Diketahui bahwa logistic service quality dan kepuasan pelanggan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan dilihat pada tabel path coefficient.
Genetic Algorithm for Improving Route of Travelling Salesman Problem Generated by Savings Algorithm Muhammad Ardhya Bisma; Ekra Sanggala
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 5 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v5i1.542

Abstract

Travelling Salesman Problem (TSP) is the problem for finding the shortest route starting from start node then visiting number of nodes exactly once and finally go back to start node. If a TSP has a lot of nodes, it will be a NP-Hard Problem. Algorithms working based on heuristic and metaheuristic can be a solution for solving NP-Hard Problem. Savings Algorithm is a heuristic algorithm, so it’s solution may be not the best solution, therefore there is a chance to improve it. Genetic Algorithm is a metaheuristic that can be applied on many optimization problems, including TSP. This paper will discuss about GA for improving route TSP generated by Savings Algorithm. On testing of 10 instances, showing that algorithm based on GA can improve route of TSP generated by Savings Algorithm.
Analysis of The Ant Number Effects on Ant Colony Optimization for Solving Russia-20-Nodes-SDVRP Instance Ekra Sanggala; Muhammad Ardhya Bisma
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v5i2.608

Abstract

SDVRP is a variation of the CVRP that allows different vehicles to visit the same node. ACO performance is influenced by it’s parameter value. The number of ants parameter has a strong influence on ACO Performance, because it influences directly on solution quality and computation time. It is too hard to find the parameter value that can make ACO performance being the best performance. Because of this, what can be done is to test several parameter values, then compare the ACO performance of each parameter value. Russia-20-Nodes-SDVRP Instance is attractive to be solved because it’s number of nodes are not too many, only 20 nodes. Based on that number of nodes, the computation time of this instance is relatively fast and it has a lot of solution candidate. This research focus on the ant number effects on ACO for Solving Russia-20-Nodes-SDVRP Instance. Five ant numbers will be tested, they are 5, 10, 15, 20 and 25 ants, each ant number will be tested 10 times, so there will be 50 tests. These tests show that more ants used, greater possibility of getting a better route, but longer calculation time needed. The decrease in average of length of route is 1,1521% while the increase in average of calculation time is 42.5525%.
Analisis Gagal Antar Surat dan Paket PT Pos Indonesia (Persero) Cabang Sekejati Bandung Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Rivan Alfianto; M. Ardhya Bisma; Febriani Sulistiyaningsih
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 3 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i3.425

Abstract

PT Pos Indonesia (Persero) is a State-Owned Enterprise (BUMN) which is active in postal and logistics services. The Postal Processing Center itself is a postal institution whose mission is to plan, organize, implement and control and is responsible for the implementation of the CPTDR process.The occurrence of delivery failures at PT Pos Indonesia (Persero) Sekejati Bandung Branch reached 4% in a period of four months, this shows that DC Sekejati Bandung has not achieved the target determined by the company, where the company itself determines the maximum percentage for delivery failures of only 2%. In the research carried out by the author, the methods used were the Fault Tree Analysis (FTA) Method and also the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Method to solve the problems that occurred. Based on the results of the analysis carried out, the author found that the most frequent problems were unclear addresses and recipients changing addresses.
Penyelesaian Unequal Area Facility Layout Problem (UA-FLP) dengan Evolutionary Algorithm & Excel Solver (Studi Kasus: CartonPacks Instance) Sanggala, Ekra; Bisma, Muhammad Ardhya; Wirakanda, Gugum Gumilang
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 8 No. 1 (2024): Call for Paper: Volume 8 Nomor 1 Januari 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v8i1.13279

Abstract

Facility Layout Design (FLD) bertujuan menentukan susunan departemen-departemen pada sebuah layout agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Sebuah pendistribusian antar departemen yang baik dapat meningkatkan effisiensi dan menurunkan biaya sebanyak 20% hingga 50%. Berdasarkan hal tersebut maka FLD merupakan masalah yang sangat penting untuk dipertimbangkan agar dapat mengurangi biaya dan mengurangi penggunaan sumber daya. Dalam FLD terdapat berbagai jenis Facility Layout Problem (FLP). FLP merupakan salah satu bagian dari Operations Research yang fokus pada optimalisasi susunan departemen-departemen pada sebuah fasilitas. FLP termasuk NP-Hard Problem dimana jika diselesaikan dengan menggunakan exact method akan memerlukan waktu yang sangat lama. Salah satu FLP yang paling menarik, karena dapat langsung diaplikasikan pada kasus nyata adalah Unequal Area Facility Layout Problem (UA-FLP). Evolutionary Algorithm (EA) merupakan sebuah metaheuristic yang dapat diaplikasikan pada berbagai permasalahan optimasi, termasuk UA-FLP. Solver merupakan Excel Add-In untuk menyelesaikan permasalahan optimasi. Solver menggunakan tiga algoritma, yaitu LP Simplex, GRG Nonlinear dan EA. Dengan adanya kemampuan EA untuk menyelesaikan UA-FLP dan Solver yang mampu menjalankan EA, maka dapat disimpulkan bahwa penyelesaian UA-FLP dapat dilakukan dengan memanfaatkan Solver. CartonPacks Instance merupakan sebuah UA-FLP Instance yang dibuat berdasarkan kasus nyata pendirian pabrik daur ulang karton. Dengan menggunakan EA & Solver, Total Cost terkecil dari CartonPacks Instance adalah 99,902878069166 Peso.
Peramalan Kebutuhan Footwear di PT XYZ Osl Idn Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing Holt dengan Genetic Algorithm (One Point Crossover & One Point Mutation) Sebagai Parameter Nilai Alpha dan Beta Raihan, Shaquille; Sanggala, Ekra; Bisma, M. Ardhya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11233

Abstract

PT XYZ Osl Idn terlibat pada Supply Chain Management dengan menawarkan jasa pergudangan kepada perusahaan yang memerlukan tempat, sistem serta sumber daya manusia untuk menyimpan serta mengelola distribusi produk dari perusahaan. Pada perjalanan nya PT XYZ Osl Idn mendapati permasalahan pada stock barang yang terdapat di gudang, permasalahan yang terjadi adalah terjadinya penumpukan barang serta kekurangan stok barang. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan karena merusak barang dan mendapatkan penalti dari customer. Efek dari kerusakan barang yang terjadi yaitu perusahaan harus melakukan penggantian biaya karena tidak bisa menjaga barang customer. Penelitian ini menggunakan metode double exponential smoothing holt dengan menggunakan genetic algorithm sebagai parameter nilai alpha dan beta yang bertujuan untuk melakukan peramalan untuk kebutuhan footwear di gudang untuk meminimalisir penumpukan barang serta kekurangan stok barang untuk meminimalisir kerugian yang dialami. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Dari hasil pengolahan data didapatkan hasil peramalan kebutuhan footwear untuk periode 1 tahun kedepan.
Analisis Pemilihan Supplier Peralatan Dan Perlengkapan Project Pekerjaan Bawah Air Di PT PTK Dengan Menggunakan Metode Višekriterijumsko Kompromisno Rangiranje (Vikor) Zain, Muhammad Fathur Rahman Zain; Dani Leonidas Sumarna, Dani Leonidas Sumarna; Ardhya Bisma, Ardhya Bisma
LOGISTIK Vol. 17 No. 01 (2024): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v17i01.48338

Abstract

PT PTK merupakan perusahaan yang beroperasi di sektor maritim dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan supplier peralatan dan perlengkapan untuk proyek pekerjaan bawah air di PT PTK. Peralatan yang dibutuhkan mencakup Hull Cleaning Set, Low Pressure Breathing Air Compressor Electric, dan Water Jet Cleaning Set, yang merupakan peralatan berisiko tinggi. Tantangan utama yang dihadapi adalah ketidakmampuan PT PTK untuk mengadakan peralatan tersebut secara mandiri, sehingga diperlukan supplier yang kompeten. Dari hasil tender, tiga perusahaan kandidat adalah PT AD, PT SA, dan PT NA. Analisis dilakukan menggunakan metode Multi Criteria Decision Making (MCDM) khususnya metode VIKOR, untuk menentukan vendor terbaik berdasarkan kriteria pengiriman, legalitas, keselamatan, kualitas, dan harga. Hasil analisis menunjukkanmenunjukkan bahwa PT SA adalah pilihan terbaik dengan nilai 0,291, diikuti PT AD dengan nilai 0,5, dan PT NA dengan nilai 0,690. Metode VIKOR efektif dalam menyederhanakan pengambilan keputusan kompleks, memastikan PT PTK dapat memilih supplier terbaik.