Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kejahatan Seksual Berbasis Digital: Tantangan Penegakan Hukum di Era Media Sosial Rahmiati, Rahmiati; Latukau, Fikry; Nadila, Gesti
Legalita Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Hukum Legalita
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/legalita.v7i1.1684

Abstract

Digital-based sexual crimes are increasing along with the development of technology and social media, with the main victims being women and children. This study aims to analyze the challenges of law enforcement against digital-based sexual crimes in Indonesia and provide policy recommendations to improve the effectiveness of legal protection for victims. This study analyzes the challenges of law enforcement against these crimes and recommends solutions to improve protection for victims. Using normative legal research methods, this study found that although Indonesia has regulations such as the ITE Law and the TPKS Law, law enforcement still faces obstacles, such as the anonymity of perpetrators, lack of capacity of law enforcement officers, difficulty in proving digital evidence, and minimal international cooperation. Strategic steps are needed such as improving the expertise of officers in digital forensics, digital literacy education, strengthening regulations, and international cooperation so that law enforcement is more effective and provides optimal protection for victims.
Peningkatan Kapasitas Hukum dalam Pengelolaan Bumdes untuk Mewujudkan Kadipaten Menjadi Desa Mandiri di Kabupaten Wonosobo Muhiran, Muhiran; Muntako, Muntako; Hendrawan, Hendrawan; Widodo, Yuda; Rahmiati, Rahmiati; Latukau, Fikry; Nadila, Gesti; Satiadharmanto, Deddi Fasmadhy
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v5i2.3482

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas hukum dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Kadipaten, Kabupaten Wonosobo, guna mendorong terwujudnya desa mandiri yang kuat secara kelembagaan dan berkelanjutan secara ekonomi. Permasalahan yang dihadapi desa meliputi rendahnya pemahaman pengelola BUMDes terkait aspek legalitas hak atas tanah, mekanisme pengelolaan aset, serta transparansi dan akuntabilitas keuangan. Melalui pendekatan Service Learning, mahasiswa Universitas Tangerang Raya bersama mitra lokal menyelenggarakan pelatihan hukum yang komprehensif untuk pengelola BUMDes dan perangkat desa. Materi pelatihan meliputi prosedur perizinan usaha, pengelolaan aset desa secara hukum, serta penyusunan peraturan internal guna memperkuat tata kelola keuangan yang transparan. Selain itu, mahasiswa turut menggagas inovasi berbasis potensi lokal, seperti pengembangan homestay berbasis komunitas dan pengolahan hasil pertanian bernilai tambah. Pelibatan aktif pemerintah desa, pengelola BUMDes, dan warga dalam setiap tahapan kegiatan memperkuat semangat kolaboratif dan rasa kepemilikan terhadap perubahan yang diinisiasi. Evaluasi terhadap pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman hukum, terbentuknya kerjasama lintas elemen desa yang lebih solid, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola BUMDes. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun dasar hukum yang kuat bagi pengelolaan BUMDes yang akuntabel, sekaligus menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di desa lain dengan kondisi serupa. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas hukum merupakan strategi penting dalam mewujudkan kemandirian desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Nato's Alleged Violations Of UN Security Council Resolutions In Libya Latukau, Fikry; Zacky, Muhammad
Journal of Law and Policy Transformation Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jlpt.v10i1.10392

Abstract

The Security Council resolution against Libya emphasises that any State has the right to intervene if it commits crimes against humanity or causes civilian casualties. This paper examines the issue of Security Council intervention through NATO against Libya in relation to international criminal law. The results show that the Security Council has the right to intervene but in reality the intervention carried out by NATO is not in accordance with the resolution issued by the Security Council. The fact that NATO's actions have caused civilian casualties and an increase in the number of refugees leaving Libya to save themselves.
Reflektor Jalan Baja Ringan: Intervensi Keselamatan Lalu Lintas di Desa Pasanggrahan Latukau, Fikry; Sulistiyanto, Ridwan; Syah, Hermawan; Azizah, Anisa Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1475

Abstract

The lack of lighting and the high potential for accidents at night on Argo Raya Street, Pasanggrahan Village, became the basis for implementing a simple road reflector installation program. This activity aims to provide effective visual guidance for road users at accident-prone points. The approach used includes field observation, reflector design using lightweight steel materials, installation at strategic locations, and post-installation visibility evaluation. The results indicate that the presence of reflectors significantly increases the driver's visibility range, clarifies the lane direction, and provides a longer reaction time in low-light conditions. The use of lightweight steel material has proven to be stable, resistant to weather changes, and easy to install, making it a practical solution for rural areas. This program received a positive response from local residents and contributed to increasing awareness regarding driving safety. Overall, this intervention is considered effective and feasible to be replicated in areas with similar characteristics.