Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

WAKAF BERJANGKA DALAM MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB MALIKI: ANALISIS KOMPARATIF DAN RELEVANSINYA TERHADAP HUKUM WAKAF DI INDONESIA Junaidi, Muhammad Teguh; Saifulloh, Kholid
USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 6 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/usrah.v6i4.2428

Abstract

Temporary endowment (wakaf berjangka) is a contemporary form of Islamic endowment that remains a subject of debate in classical Islamic jurisprudence. In Indonesia, this practice has gained legal recognition through Law Number 41 of 2004, despite the fact that the majority of its Muslim population follows the Shafi’i school, which rejects the concept. This study aims to analyze the perspectives of the Shafi’i and Maliki schools regarding temporary endowment and assess its relevance to Indonesia’s endowment law. The research employs a library research method with a normative-comparative approach, examining textual evidences, legal maxims, and scholarly opinions from both schools. The findings reveal that the Shafi’i school prohibits temporary endowments due to its requirement of perpetuity as a condition for validity. Conversely, the Maliki school allows it, offering a more flexible interpretation. In the context of Indonesian positive law, the Maliki view is deemed more applicable and relevant. The study recommends further empirical research on the practice of temporary endowment in Indonesia and comparative analysis with other schools, such as Hanafi and Hanbali, to enrich the development of adaptive and contextual endowment law.
THE INFLUENCE OF WORK-LIFE BALANCE ON PSYCHOLOGICAL WELL-BEING IN SINGLE-PARENT FAMILIES IN JELBUK, JEMBER Muhtadin, Sabilul; Subhan, Suhuf; Saifulloh, Kholid
Qawwam : The Leader's Writing Vol. 6 No. 1 (2025): June
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Insitut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/qawwam.v6i2.397

Abstract

Work-life balance (WLB) is an important factor in determining psychological well-being, especially for single-parent families who must face challenges in dividing their roles as breadwinners and child caregivers. This study aims to analyze the influence of work-life balance on the psychological well-being of single parents in Jelbuk, Jember. Using a correlational quantitative method, this study involved a sample of single parents who have lived in this condition for at least two years, selected using the Stratified Random Sampling technique. Data were collected through interviews, observations, documentation, and questionnaires, then analyzed using the Pearson Product Moment correlation test with the help of SPSS software. The results of this study are expected to provide insight into the relationship between work-life balance and single parents' psychological well-being. The findings will also provide recommendations for community-based interventions that can help single parents achieve better balance. From an Islamic perspective, the concept of balance between the world and the hereafter is an important basis for understanding work-life balance, as reflected in Qur'anic verses and hadith. Thus, this research not only provides academic contributions but also practical insights that can be applied in social life.
Krisis Apresiasi dan Perhatian Dalam Rumah Tangga Perspektif Muhammad Arifin Badri Hasna' Mumtaza Abdullah; Kholid Saifulloh Mohammad
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v7i2.1999

Abstract

Rumah tangga yang ideal adalah rumah tangga yang harmonis yang di dalamnya terdapat mawadah dan rahmah, hal ini dapat dicapai apabila kedua belah mengetahui hak serta kewajiban yang harus dia tunaikan, akan tetapi di dalam setiap rumah tangga pasti akan terdapat problem yang merupakan suatu keadaan yang bermasalah, ketidaksesuaian pemikiran atau perbuatan antar pasangan suami istri, sehingga menimbulkan konflik, perselisihan dan pertikaian antara keduanya, maka dengan itu pasangan suami istri hendaknya mengetahui mengenai mengapa terjadi problem dalam rumah tangganya dan bagaimana cara mengatasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akan salah satu konflik dalam rumah tangga yakni krisis apresiasi dan perhatian dalam rumah tangga menggunakan perspektif Muhammad Arifin Badri serta kiat-kiat dalam mengatasi krisis tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analisis isi konten dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa Muhammad Arifin Badri memberitahukan akan definisi, penyebab, serta tanda-tanda dari krisis perhatian dan kepercayaan menurut perspekstif Muhammad Arifin Badri dan solusi dalam menangani krisis tersebut ialah (1) mencontoh Nabi Muhammad dalam memperlakukan keluarganya, (2) memilih pasangan yang menjaga martabat pasangannya, (3) melaksanakan kewajiban sebagai pasangan suami istri, (4) percaya pasangannya akan memberikan haknya dan tidak menuntutnya, (5) memupuk romantisme keharmonisan rumah tangga, (6) bijak dalam menggunakan media sosial.