Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pengaruh Keikutsertaan Suami dalam Kangaroo Mother Care terhadap Perubahan Berat pada Bayi Berat Lahir Rendah Sofiana, Juni; Hakimi, Mohammad; Mufdlilah, M
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berat lahir rendah merupakan permasalahan pada bayi baru lahir,setiap tahun terdapat lebih dari 20 juta bayi lahir dengan berat lahirrendah. Sekitar sepertiga dari jumlah BBLR ini meninggal sebelumstabil atau dalam 12 jam pertama kehidupan bayi. Untuk dapatmencapai kondisi stabil, BBLR memerlukan asuhan yang sangat intensif.Asuhan metode kanguru merupakan salah satu metode yang bisadigunakan untuk bayi berat lahir rendah, tidak hanya ibu yang bisamelakukan metode kanguru, suami juga dapat ikutserta dalam asuhanmetode kanguru. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruhkeikutsertaan suami dalam kangaroo mother care (KMC) terhadapperubahan berat pada bayi berat lahir rendah. Jenis penelitian inimenggunakan metode quasi eksperimental dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini semuabayi berat lahir rendah yang memenuhi kriteria inklusi di rumah sakitYogyakarta. Teknik sampling yang dipilih yaitu consecutive sampling,dengan 30 responden pada masing-masing kelompok perlakuan dankontrol. Analisis bivariat menggunakan Wilcoxon, MannWhitney dananalisys measurement, sedangkan analisis multivariabel menggunakanregresi linear. Hasil penelitian Median perubahan berat bayi padaBBLR pada kelompok keikutsertaan suami 92.5 gram dibandingkandengan kelompok kontrol 75 gram. Hasil analisis menggunakan analysismeasurement bahwa rata-rata kelompok perlakuan 1882 gram dankelompok kontrol 2005 gram. Variabel luar yang berpengaruh terhadapperubahan berat adalah pemenuhan nutrisi. Keikutsertaan suami tidakmemiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan berat pada bayiberat lahir rendah (p value 0.06).
PEMBERIAN SUPLEMENTASI ZINC DAN EKSTRAK IKAN GABUS UNTUK MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM Intiyani, Rafilah; Astuti, Dyah Puji; Sofiana, Juni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir 90% proses persalinan normal mengalami kondisi pecah di perineum. Luka perineum ini sangat rentan terhadap infeksi jika tidak ditangani dengan benar dan akan sangat mempengaruhi penyembuhan. Aplikasi suplemen zinc dan ekstrak ikan gabus adalah inovasi baru untuk mempercepat penyembuhan luka perineum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian konsumsi suplemen zinc dan ekstrak ikan g dalam mempercepat penyembuhan luka perineum. Ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus pada 5 partisipan ibu post partum dengan luka perineum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyembuhan luka perineum dengan skala REEDA menunjukkan bahwa 2 partisipan sembuh dengan kategori cepat (pada hari ke 6) dan 3 partisipan sembuh dengan kategori penyembuhan luka normal (pada hari ke 7). Dengan demikian pemberian suplemen zinc dan ekstrak ikan gabus dapat direkomendasikan untuk mempercepat penyembuhan luka perineum ibu post partum.
Penerapan Pembuatan MP-ASI Homemade No Gulgar untuk Meningkatkan Keterampilan Ibu dalam Pemberian Makanan pada Anak Usia 6-12 Bulan Asih, Dewi Retno; Sofiana, Juni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) mulai diperkenalkan kepada bayi setelah berumur 6 bulan. Pemberian MP ASI yang tidak tepat bukan hanya mengganggu asupan gizi yang seharusnya didapat bayi tetapi juga mengganggu pencernaan bayi. Perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI, baik dari segi ketepatan waktu, jenis makanan, maupun jumlah makanan ditentukan oleh pengetahuan ibu terhadap MP ASI. Upaya peningkatan pengetahuan ibu melalui kegiatan penyuluhan sangat diperlukan guna mencegah ibu melakukan kesalah dalam memperkenalkan makanan untuk anaknya. Tujuan penelitian ini melakukan penerapan pembuatan makanan pendamping asi homemade no gulgar untuk meningkatkan keterampilan ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-12 bulan di PMB Hariyati, Adimulyo, Kebumen. Peneliti menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus. Penerapan ini melibatkan 5 partisipan sebagai studi kasus. Tempat penelitian di PMB Hariyati, Adimulyo, Kebumen. Hasil studi kasus menunjukkan sebelum diberikan pelatihan tentang makanan pendamping ASI homemade no gulgar, seluruh partisipan melakukan pemberian MP ASI tidak sesuai usia dan porsi pemberian. Sesudah diberikan pelatihan tentang makanan pendamping ASI homemade no gulgar, seluruh partisipan melakukan pemberian MP ASI sesuai usia dan porsi pemberian. Penerapan pembuatan makanan pendamping ASI homemade no gulgar efektif menaikkan berat badan pada anak usia 6-12 bulan, seluruh partisipan anaknya mengalami kenaikan berat badan pada rentang 0,05-0,1 kg. Penerapan pembuatan makanan pendamping asi homemade no gulgar untuk efektif meningkatkan keterampilan ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-12 bulan di PMB Hariyati, Adimulyo, Kebumen.
Penerapan Edukasi dengan Media Audio Visual dan Modul terhadap Pengetahuan dan Perilaku Ibu tentang Pemberian MP-ASI Jannah, Asny Fathul; Sofiana, Juni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data Worid Heaith Organization (WHO), (2014) terdapat 178 juta balita mengalami stunting (gangguan perkembangan akibat kekurangan gizi). Prevelensi balita stunting secara nasional tahun 2013 adalah 37,2%, anak balita kurus dan sangat kurus sebesar 12,1%, anak balita gizi kurang sebesar 19,6%, dan anak gizi lebih sebesar 11,9%. Hal ini menunjukan keadaan gizi di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari masalah gangguan pertumbuhan (stunting). Oleh sebab itu, penulis menerapkan asuhan inovasi edukasi dengan media audio visual dan modul terhadap pengetahuan dan perilaku ibu tentang pemberian MP ASI pada bayi usia 6-24 bulan.Tujuan penelitian ini adalah melakukan penerapan edukasi menggunakan media audio visual dan modul terhadap pengetahuan dan perilaku ibu tentang pemberian MP ASI pada bayi usia 6-24 bulan di PMB Hariyati, A.Md. Keb. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik jenis studi kasus. Penerapan ini melibatkan 5 partisipan sebagai studi kasus. Tempat penelitian di PMB Hariyati, Adimulyo, Kebumen. Hasil studi kasus menunjukan setelah diberi edukasi MP ASI seluruh partisipan memiliki peningkatan pengetahuan dan perilaku yang baik. Penerapan edukasi dengan media audio visual dan modul efektif menaikkan berat badan bayi pada rentang 0,2kg-0,5kg.Penerapan edukasi dengan media audio visual dan modul efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu tentang pemberian MP ASI terhadap bayi usia 6-24 bulan.
Peningkatan Pengetahuan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) pada Ibu Menyusui Sofiana, Juni; Dewi, AdindaPutri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan Pendamping ASI adalah makanan yangmengandung gizi yang diberikan pada anak usia 6-24 bulan gunamemenuhi kebutuhan gizi. Pemberian makanan pendamping ASIsecara tepat sangat dipengaruhi perilaku ibu yang memiliki bayi.Namun masih banyak ibu yang memberikan makanan pendampingASI kurang dari 6 bulan yang dapat menyebabkan dampak negatifeterhadap kesehatan bayi seperti diare dan dapat menyebabkankematian pada bayi (Utami, 2012). Tujuan pengabdian masyarakatini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang PemberianMakanan Pendamping Asi (MPASI) pada ibu menyusui. Metodepengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan penyuluhantentang MPASI dihari pertama, pada ibu-ibu menyusui yangmemiliki anak usia 6-24 bulan dilanjutkan dengan demontrasilangsung pembuatan MPASI. Hasil pengabdian masyarakat : HasilPretest menunjukkan bahwa dari 25 ibu yang memiliki balita, 21memiliki pengetahuan masih kurang dan 4 ibu mempunyaipengetahuan yang baik. Hasil Posttest yang dilakukan setelahpenyuluhan yaitu 20 ibu memilki pengetahuan baik, 5 ibu memilkipengetahuan kurang. kesimpulan Pengabdian masyarakat yaitu :Terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhanpemberian makanan pendamping ASI (MPASI) pada ibu menyusui.
Deteksi Dini Faktor Resiko Ibu Hamil Melalui Pembentukan dan Pelatihan Kader Pendamping Ibu Hamil Resiko Tinggi Di Desa Jatijajar Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen Dewi, Adinda Putri Sari; Sofiana, Juni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Berdasarkan data WHO sekitar 15% dari seluruh wanita hamil akan mengalami komplikasi yang berkaitan dengan kehamilan sehingga hal ini mengancam jiwa ibu dan bayi. Tingginya angka kehamilan resiko tinggi (resti) di Desa Jatijajar Kecamatan Ayah menjadi landasan terbentuknya kader pendamping ibu hamil dengan resiko tinggi di tingkat dusun. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah Terbentuknya kader pendamping ibu hamil dengan resiko tinggi agar mampu melakukan deteksi dini faktor resiko ibu hamil dan melakukan pendampingan pada ibu hamil resiko tinggi. Metode pengabdian masyarakat meliputi pembentukan kader pendamping ibu hamil resti, pelatihan kader pendamping ibu hamil resti, pendampingan ibu hamil resti dengan menggunakan buku catatan kader, dan evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat terdapat 13 orang yang bersedia menjadi kader pendamping ibu hamil resti. Hasil tingkat pengetahuan kader sebelum pelatihan menunjukan jumlah nilai rata-rata 66,5 dan setelah pelatihan 76 dari rentang nilai 0-100 atau meningkat sebesar 9,5 point. Sedangkan hasil pelaksanaan kader dalam melakukan deteksi dini faktor resiko ibu hamil didapatkan 33 orang mengalami kehamilan resiko rendah, 14 orang mengalami kehamilan resiko tinggi dan 9 orang mengalami kehamilan resiko sangat tinggi. Kesimpulan setelah dilakukan pengabdian masyarakat yaitu terbentuknya kader pendamping ibu hamil resti yang mampu melakukan deteksi dini faktor resiko ibu hamil dan melakukan pendampingan pada ibu hamil resiko tinggi. Saran Perlu dialokasikan dana rutin untuk pemberian imalan kepada kader karena menurut para kader dapat menjadi pemicu semangat dalam menjalankan perannya sebagai kader.
Peningkatan Pengetahuan dan Pengaktifan Kembali Senam Lansia di Desa Banjarejo Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen Sofiana, Juni; Utami, Debi Kurnia; Sangadah, Umi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia (lansia) adalah suatu tahap lanjut dari proses kehidupan yang ditandai dengan penurunan kemampuan berbagai organ, fungsi dan sistem tubuh secara alamiah atau fisiologis. untuk dapat mencapai lansia yang mandiri , produktif serta sehat, salah satu upaya yang dilakukan dengan memberikan olahraga misalnya senam lansia untuk para lansia. Senam lansia memiliki dampak positif terhadap peningkatan fungsi organ tubuh juga berpengaruh dalam meningkatkan imunitas dalam tubuh manusia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta pengaktifan kembali senam lansia. Metode pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan penyuluhan tentang senam lansia,serta dilanjutkan dengan melakukan demontrasi langsung senam lansia pada lansia. Hasil pengabdian masyarakat : Hasil Pretest menunjukkan bahwa dari 34 lansia yang mengikuti kegiatan, 21 memiliki pengetahuan masih kurang dan 13 lansia mempunyai pengetahuan yang baik. Hasil Posttest yang dilakukan setelah penyuluhan yaitu 34 lansia memilki pengetahuan baik. Kesimpulan pengabdian masyarakat yaitu : Terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan senam lansia pada lansia.
Application Of Breastfeeding And Cold Compress Methods To Reduce Pain Of Dpt-Hb-Hib Immunization Nugraheni, Irma; Sofiana, Juni; Sumarni, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: World Health Organization (WHO) tahun 2018 terdapat sekitar 20 juta anak di Dunia yang belum diimunisasi lengkap, bahkan ada yang tidak diimunisasi sama sekali. Indonesia memiliki cakupan imunisasi DPT-HB-Hib yang rendah yaitu 61,3 %. Hal ini menjadika Indonesia 5 negara teratas dengan tingkat cakupan imunisasi terendah di Asia Timur dan Pasifik. Kehidupan bayi 90% ditahun pertama diimunisasi dengan suntikan. Reaksi yang ditimbulkan oleh suntikan berupa nyeri, bengkak, dan kemerahan diarea suntikan. Jika tidak diobati nyeri dapat memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang. Untuk mengurangi rasa nyeri saat imunisasi bisa dilakukan dengan farmakologi dan non farmakologi. Untuk farmakologi bisa dengan metode breastfeeding dan kompres dingin. Tujuan: Mengetahu penerapan metode breastfeeding dan kompres dingin untuk mengurangi nyeri imunisasi DPT-HB-Hib di PMB Siti Maemunah, S.Tr.Keb Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Sampel yang diambil sebanyak 3 partisipan sesuai dengan kriteria inkulsi. Ketiga partisipan di lakukan breastfeeding sebelum, selama dan setelah imunisasi. Breastfeeding dilakukan 5 menit sebelum imunisasi. Kemudian di berikan kompres dingin 1 menit sebelum imunisasi dan 1 menit setelah imunisasi, dikompres 30 detik, didiamkan 60 detik serta di kompres lagi 30 detik. Kemudian diobservasi dengan menilai skor dan klasifikasi nyeri. Instrumen menggunakan skala nyeri FLACC. Data diperoleh dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil: Setelah dilakukan penerapan metode breastfeeding dan kompres dingin untuk mengurangi nyeri imunisasi DPT-HB-Hib. Ketiga responden mengalami nyeri sedang 66,6%, dan nyeri ringan 33,3%. Kesimpulan: Penerapan metode breastfeeding dan kompres dingin dapat mengurangi nyeri imunisasi DPT-HB-Hib.
Ice Massage And Slow Stroke Back Massage Treatment To Reduce Backpain In 3rd Trimester Pregnancy Tristanti, Retno; Sulastri, Eti; Sofiana, Juni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang:Ibu hamil pada trimester ketiga sering merasakan sakit punggung. Hal ini bisa menjadi faktor yang menyebabkan ketidaknyamanan pada trimester ketiga. Sakit punggung adalah nyeri yang terjadi di pinggang. Nyeri punggung akan meningkat seiring dengan usia kehamilan, karena nyeri ini terjadi akibat adanya perubahan pusat gravitasi dan perubahan postur tubuh. Salah satu upaya non farmakologi untuk mengurangi nyeri punggung adalah dengan ice massage and slow stroke back massage. Tujuan :Untuk mengetahui efektifitas Ice Massage dan Slow Stroke Back Massage untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode: Merupakan jenis penelitian studi kasus (case study). Data diperoleh dari observasi dan studi kepustakaan. Partisipannya adalah 3 orang ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan adalah lembar persetujuan responden, lembar SOP, lembar observasi VDS. Hasil:.Setelah dilakukan penerapan Ice Massage dan Slow Stroke Back Massage selama empat minggu, terjadi penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan : Penerapan Ice Massage dan Slow Stroke Back Massage efektif untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Gizi Balita pada Ibu Balita untuk Pencegahan Stunting di RS PKU Muhammadiyah Gombong Sofiana, Juni; Indriyastuti, Hastin Ika; Sulasih, Umi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is one of the health problems that Indonesia is still facing. The World Health Organization (WHO) once placed Indonesia as the third country with the highest prevalence of stunting in Asia in 2017. Stunting is a condition of failure to thrive in children under five due to chronic malnutrition, especially in the First 1,000 Days of Life (HPK). Stunting affects the growth and development of the brain so that there is a higher risk of suffering from chronic diseases in adulthood. The purpose of this community service is to increase knowledge to mothers of toddlers about toddler nutrition. This community service method is to conduct counseling about toddler nutrition. Community service results: Pretest results show that of the 15 mothers of children under five who participated in the activity, 11 mothers had less knowledge, and 4 had sufficient knowledge. The results of the posttest after the counseling were 15 mothers of toddlers who had good knowledge. The conclusion of community service is: There is an increase in knowledge after counseling on toddler nutrition