Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pendampingan Kampanye Sekolah Sehat pada Guru dan Siswa di Lingkungan Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Bandung: Healthy School Campaign Assistance to Teachers and Students in Elementary School, Bandung Regency Alfin, Riandi; Widianti, Anggriyana Tri; Gartika, Nina; Fauziah S, Alifah; Maulana, Ridwan
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i4.8643

Abstract

School is a formal institution, where students receive education and lessons given by teachers. In advancing national development, children invest in development in the field of labor and heirs of the country in the future, so guidance for children needs to start early. In this regard, the fields of education and health play a major role because schools are organisationally under the Ministry of National Education, while the Ministry of Health is functionally responsible for the health of students. The Ministry of Education and Culture launched the Healthy School Campaign (KSS) with the theme ‘Healthy School’ by focusing on 3 Health, namely (1) Healthy Nutrition, (2) Healthy Physical, and (3) Healthy Immunisation. The purpose of this community service is to assist the Healthy School Campaign for teachers and students at SDN, Bandung Regency. The method used is action review. The main targets of this community service activity are 25 teachers and 75 students in grades 3, 4, and 5. The results obtained are programs that support healthy school campaigns, namely in the aspects of healthy nutrition, physical health, and healthy immunization. As for after being given health education, there is an increase in the number of students who have very good knowledge (65.3) and students who have good behavior (97.4). Education about PHBS needs to be prioritised in curricular and extracurricular activities, by actively involving students in hygiene and health activities.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Resiliensi Caregiver Penderita Skizofrenia Di Klinik Rahmawati, Ratna Eka; Jodin, Sajodin; Widianti, Anggriyana Tri
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.018 KB) | DOI: 10.33867/jka.v5i1.93

Abstract

Skizofrenia merupakan penyakit kronis berupa gangguan mental yang ditandai dengan gangguan dalam proses pemikiran dan mempengaruhi perilaku. Hal tersebut membuat orang dengan skizofrenia menggantungkan kehidupannya pada orang lain. Tanggung jawab ini akan menimbulkan tekanan dan beban tersendiri bagi caregivernya karena merawat penderita psikotik bukanlah hal yang mudah. Stres yang dirasakan caregiver merupakan tantangan bagi caregiver untuk mengkondisikan kekuatan yang ada pada diri mereka melalui resiliensi untuk mengurangi tekanan dibutuhkan dukungan sosial. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan resiliensi caregiver penderita skizofrenia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan metode korelatif dan menggunakan pendekatan cross sectional, Teknik sampling yang digunakan yaitu nonprobability sampling, menggunakan purposive sampling. Responden merupakan caregiver penderita skizofrenia di Klinik sebanyak 101 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan Dukungan Sosial dan Resilience Scale (RS). Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank.Hasil penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan resiliensi caregiver penderita skizofrenia di Klinik Utama Kesehatan Jiwa Nur Ilahi Bandung. Hubungan antara dukungan sosial terhadap resiliensi caregiver (r = -0,255, p-value = 0.010). Hasil dari penelitian ini menunjukan besarnya peran dukungan sosial terhadap resiliensi caregiver penderita skizofrenia. Disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya kesehatan jiwa untuk memberikan penyuluhan kepada caregiver pentingnya mendapatkan dukungan sosial.
PENGARUH SUPPORTIVE EDUCATIVE TERHADAP SELF CARE PASIEN HIPERTENSI PADA SALAH SATU PUSKESMAS DI BANDUNG Lukmawati, Endang; Wilandika, Angga; Widianti, Anggriyana Tri
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.636 KB) | DOI: 10.33867/jka.v6i2.124

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang mengalami peningkatan kejadian penyakit. Hipertensi salah satu penyakit kronis yang membutuhkan self care (perawatan diri) hal ini karena pasien hipertensi sering mengkonsumsi makanan yang berlemak dan garam berlebihan dengan adanya self care pasien mampu untuk mendeteksi, mengelola gejala dan perubahan gaya hidup yang terkait dengan hipertensi apabila penderita hipertensi tidak melakukan self care maka akan memperparah hipertensi dan menimbulkan komplikasi. Supportive educative (dukungan pendidikan) sangat dibutuhkan karena untuk meningkatkan kepatuhan dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supportive educative terhadap self care pada pasien hipertensi di RW 10 Kelurahan Malabar Wilayah Kerja Puskesmas Talagabodas. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain pre eksperimental (one group pretest-posttest). Sampel yang dilibatkan dalam penelitian ini yaitu lansia yang menderita hipertensi sebanyak 10 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Self Care Management. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis inferensial dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara self care sebelum dan sesudah diberikan intervensi supportive educative (p-value 0,001; α = 0,005) dengan skor mean 42,90 lebih rendah dibandingkan dengan sesudah diberikan intervensi sebesar 56,70. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi petugas kesehatan untuk melakukan intervensi keperawatan dalam meningkatkan self care melalui intervensi supportive educative. Dimana dengan supportive educative ini bisa meningkatkan self care pada pasien hipertensi dalam aspek manajemen berat badan, makan rendah garam, aktivitas fisik, manajemen stres, membatasi alkohol, membatasi merokok, dan penggunaan terapi.
Play-Based Psychoeducation to Enhance Emotional Literacy Among Migrant Children in Malaysia Rahmayanti, Ristina Putri; Wilandika, Angga; Widianti, Anggriyana Tri
Journal of Public Health Sciences Vol. 4 No. 03 (2025): Journal of Public Health Sciences
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jphs.001503

Abstract

Emotional literacy is critical for children’s psychosocial well-being and particularly challenging among migrant children facing displacement and cultural stressors. This pre-experimental study evaluated the immediate changes of a play-based psychoeducation program on emotional literacy among 30 Indonesian migrant children aged 9–15 years in Malaysia. Using a one-group pretest–posttest design, participants completed the validated Emotional Literacy Questionnaire before and after intervention. Wilcoxon signed-rank tests showed a significant improvement in total emotional literacy scores from 11.53 ± 0.54 to 13.30 ± 0.49 (p = 0.009, r = 0.47). Children improved in recognizing emotions, applying emotional knowledge to case studies, and employing adaptive regulation strategies. The findings provide preliminary evidence suggesting that culturally congruent, play-based psychoeducation may support improvements in emotional competence among migrant children. Nursing professionals can incorporate such interventions to promote psychosocial adaptation in school and community settings.
Mindfullness Spiritual Islami untuk Meningkatkan Kesejahteraan Spiritual Lansia dengan Hipertensi Gartika, Nina; Widianti, Anggriyana Tri; Dewi, Inggriane Puspita; Wulandari , Silfia Ajeng
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/qn960z55

Abstract

This study aimed to determine the effect of an Islamic spiritual mindfulness intervention on the spiritual well-being of older adults with hypertension. The method used was a pre-experimental, one-group, pre- and post-test design without a control group. The results showed that the majority of respondents were aged 69–73 years (53.3%), almost all were female (93.3%), most had a primary school education (53.3%), were widowed (53.3%), and nearly all were unemployed (housewives) (86.7%). Most respondents' spiritual well-being before the intervention (60%) was in the low category, and after the intervention, most (66.7%) were in the high category. Statistical tests showed a significant effect of the Islamic spiritual mindfulness intervention on spiritual well-being among older adults. In conclusion, 15 minutes of Islamic spiritual mindfulness can be implemented as part of an independent nursing intervention to improve the spiritual well-being of older adults with hypertension.   Keywords: Hypertension, Spiritual Well-being, Elderly, Islamic Spiritual Mindfulness