Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KERJA SAMA MAHASISWA widya arianti, Siti fadhila; Afifah, Parsa Aulia; Syahidaturrahma, Manzilah; Slam, Zaenul
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2024): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v9i2.8262

Abstract

Mahasiswa aktif akan selalu dominan dalam pembelajaran. Namun hal itu tidak dilakukan oleh seluruh anggota kolompok. Mahasiswa yang cenderung kurang aktif kurang mendapatkan kesempatan yang sama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui deskripsi peningkatan kerjasama mahasiswa melalui metode Jigsaw pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Metode penelitian,yaitu studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitiannya Model Pembelajaran Jigsaw merupakan strategi pembelajaran kooperatif yang membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil yang beragam. Terdiri dari empat hingga lima orang. Kelompok peserta didik dengan berbagai jenis kelamin, suku, ras, agama, dan gaya belajar dikenal dengan kelompok heterogen. Setiap siswa bertugas menguasai sebagian materi pelajaran dan memenuhi syarat untuk mengajar peserta lain pada bagian tersebut.
Penggunaan Media Audio Visual Pada Pembelajaran Pkn Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Udiansyah, Fahmi Nur; Slam, Zaenul
Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2023): Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Faculty of Educational Sciences,Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/elementar.v3i2.26669

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penggunaan media audio visual pada pembelajaran PKn dalam materi nilai-nilai pancasila dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Metode penelitian ini digunakan adalah studi kasus dengan 3 tahapan yaitu; mengamati persiapan guru kelas V dalam penggunaan media audio visual, pelaksanaan penggunaan media audio visual yang dilakukan guru dan hasil keterampilan berpikir kreatif siswa kelas V dalam penggunaan media audio visual. Adapun subjek penelitian ini berupa 23 siswa kelas V MI Al Ikhlas Cipadu. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi selama penelitian berlangsung. Penggunaan media audio visual yang dilakukan guru kelas V MI Al Ikhlas Cipadu sudah baik dan hasil berpikir kreatif siswa kelas V bahwa dari 23 siswa mencapai berpikir kreatif yang meliputi indikator keterampilan berpikir kreatif yaitu kelancaran (90%), keluwesan (94%), originalitas (91%) dan elaborasi (91%).
Window shopping model to develop student's religious moderation literacy Slam, Zaenul; Rozak, Abd
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v20i1.58988

Abstract

Religious diversity is a significant aspect of contemporary society, with individuals adhering to various faiths and belief systems. Promoting religious moderation among students in educational settings is crucial to fostering an inclusive and harmonious environment that respects diverse religious perspectives. Student's religious moderation literacy is inseparable from various factors. This study aimed to determine how the window-shopping model developed students' religious moderation literacy. This study was motivated by diminishing religious moderation literacy among students. This study was conducted qualitatively by using a case study. The results showed that through the window-shopping model, student's religious moderation literacy could be developed. In addition, the window-shopping model could teach students to be independent, collaborative, critical, and creative. This study is recommended to optimize the window-shopping model as a learning model that can develop various student potencies.
UUD NKRI 1945 dan Perlindungan Hak Asasi Perempuan: Antara norma dan Realitas dalam Kasus Kekerasan cahyani, Davina Fitria; Slam, Zaenul
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12722

Abstract

Konstitusi Republik Indonesia, UUD 1945, menjamin perlindungan hak asasi manusia tanpa diskriminasi, termasuk hak asasi perempuan. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat kesenjangan antara norma konstitusional dan realitas sosial yang dihadapi perempuan Indonesia. Artikel ini membahas bagaimana UUD 1945 mengatur hak asasi perempuan serta sejauh mana implementasi norma-norma tersebut dalam kebijakan, hukum positif, dan kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yuridis-normatif dan analisis terhadap berbagai kasus serta kebijakan nasional, ditemukan bahwa kendala budaya patriarki, minimnya penegakan hukum, serta ketimpangan akses terhadap keadilan menjadi faktor utama yang menghambat terwujudnya kesetaraan gender. Penelitian ini menekankan pentingnya harmonisasi regulasi dan penguatan institusi penegak hukum untuk menjamin perlindungan hak-hak perempuan secara efektif.
KEMAMPUAN MENINGKATKAN BERKOLABORASI MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION Sabrina, Nadia; Sadiyah, Halimatu; Setyawati, Dewi Anjar; Slam, Zaenul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran Investigasi Kelompok (GI) dalam meningkatkan kolaborasi mahasiswa di perguruan tinggi. Melalui tinjauan pustaka yang komprehensif, penelitian ini menggali landasan teori dan penerapan praktis dari GI. Studi ini menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran kolaboratif dalam GI, termasuk komposisi kelompok, kepemimpinan, keterampilan komunikasi, kompleksitas tugas, dan dukungan dosen. Selanjutnya, jurnal ini membahas tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan GI dan mengusulkan solusi potensial untuk mengatasi hambatan tersebut. Dengan mengkaji literatur yang ada, studi ini berkontribusi pada pengembangan pengetahuan tentang strategi pembelajaran kolaboratif yang efektif dan memberikan wawasan berharga bagi pendidik yang ingin menciptakan lingkungan belajar yang lebih kolaboratif. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif studi kasus. Pada penelitian ini, peneliti juga melakukan wawancara kepada beberapa mahasiswa yang ikut dalam penerapan model pembelajaran group investigation, yang kemudian data ini diperlukan sebagai data primer, sedangkan data sekunder di dapat dari artikel, buku, dan jurnal yang diterbitkan oleh orang lain.
Facing The Times: Challenges Of Indonesia's Goverment System In The Modern Era Aziza, Soba Bayinanor; Slam, Zaenul
Current Issues on Elementary Education Journal Vol 4, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Pascasarjana UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ciee.v4i1.83918

Abstract

In this rapidly evolving modern era, the Indonesian government faces various challenges that can affect the quality and effectiveness of national governance. The purpose of this article is to identify and analyze five major issues challenging Indonesia's governmental system. These include digitalization and technology, transparency and accountability, corruption and integrity of state apparatus, public participation and substantive democracy, and social and technological complexity. Through a descriptive approach and evidence-based analysis using scholarly references, this article concludes that although progress has been made in various aspects of governance, many obstacles remain to be overcome to create a better governance system. Amid the challenges of digitalization and technology, transparency and accountability remain issues in data management and information protection, demanding equitable infrastructure and equal access across Indonesia. Despite reforms, anti-corruption efforts need to be strengthened through stricter oversight. Meanwhile, substantive democracy and public participation require increased political awareness and the use of technology to enhance civic engagement. Lastly, technological complexity and social diversity highlight the need for the Indonesian government to keep pace with technological advancements and social pluralism.
Pencegahan Bullying di Sekolah: Mengimplementasikan Pendidikan dan Kewarganegaraan Untuk Penguatan Hak dan Kewajiban Anak Husnunnadia, Ratu; Slam, Zaenul
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8361

Abstract

Berdasarkan laporan pengaduan masyarakat, kasus bullying menduduki peringkat teratas di Indonesia pada periode 2011 hingga Agustus 2014, menjadi isu serius yang signifikan dalam dampaknya terhadap perkembangan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep bullying, terutama dalam konteks lingkungan sekolah di Indonesia. Definisi konsep bullying diuraikan secara rinci untuk memperjelas relevansinya dengan realitas sekolah. Fokus penelitian terarah pada mengidentifikasi manfaat dan tujuan pencegahan bullying di lingkungan sekolah melalui penerapan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) untuk memperkuat hak dan kewajiban anak. Data dikumpulkan melalui telaah literatur dari berbagai sumber guna mengeksplorasi efektivitas PKn dalam mengurangi tingkat bullying di lingkungan pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi PKn memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Lembaga pendidikan, termasuk guru, diharapkan mampu menciptakan budaya yang mendukung hak dan kewajiban anak, serta menekankan pentingnya pembentukan karakter sebagai fokus utama. Dengan demikian, artikel ini memberikan pandangan yang mendalam tentang upaya pencegahan bullying di sekolah melalui implementasi PKn untuk memastikan hak dan kewajiban anak-anak terwujud secara optimal.
Penggunaan Media Audio Visual Pada Pembelajaran Pkn Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Udiansyah, Fahmi Nur; Slam, Zaenul
Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Faculty of Educational Sciences,Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/elementar.v3i2.26669

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penggunaan media audio visual pada pembelajaran PKn dalam materi nilai-nilai pancasila dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Metode penelitian ini digunakan adalah studi kasus dengan 3 tahapan yaitu; mengamati persiapan guru kelas V dalam penggunaan media audio visual, pelaksanaan penggunaan media audio visual yang dilakukan guru dan hasil keterampilan berpikir kreatif siswa kelas V dalam penggunaan media audio visual. Adapun subjek penelitian ini berupa 23 siswa kelas V MI Al Ikhlas Cipadu. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi selama penelitian berlangsung. Penggunaan media audio visual yang dilakukan guru kelas V MI Al Ikhlas Cipadu sudah baik dan hasil berpikir kreatif siswa kelas V bahwa dari 23 siswa mencapai berpikir kreatif yang meliputi indikator keterampilan berpikir kreatif yaitu kelancaran (90%), keluwesan (94%), originalitas (91%) dan elaborasi (91%).
Metode Pembinaan “Mios” Untuk Meningkatkan Pendidik Profesional Dalam Profesional Learning Generasi Usia Emas Di Smp Prakarya Santi Asromo Majalengka Provinsi Jawa Barat Slam, Zaenul
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v20i1.20297

Abstract

This article examines the "MIOS" coaching method at Prakarya Santi Asromo Majalengka Middle School, West Java Province. The results of this community service show that: First, monitoring as an activity in the early stages of service treatment shows that the implementation of professional learning for the golden age generation has not run optimally. Second, the results of in-service by service providers in the form of workshops have an impact on increasing the professionalism of educators. Third, the implementation of on-service by servants in the form of classroom observations has an impact on increasing professional educators in the implementation of professional learning for the golden age generation. The increase in professional educators in the implementation of professional learning is seen in the improvement of the pedagogical competence of educators, especially in the implementation of learning. In addition, it also has an impact on improving the quality of the process and learning outcomes of students. Therefore, it is necessary to develop professional educators in the implementation of professional learning for the golden age generation with the MIOS coaching method. Keywords:  Professional Teacher, Professional Learning,  MIOS  Abstrak:Artikel ini mengkaji mengenai metode pembinaan  “MIOS” di  SMP Prakarya Santi Asromo Majalengka Provinsi Jawa Barat. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa: Pertama, monitoring  sebagai kegiatan tahap awal  treatment  pengabdi menunjukkan  bahwa implementasi professional learning untuk generasi usia emas belum berjalan dengan optimal. Kedua,  hasil in service oleh pengabdi  dalam bentuk workshop  memberikan dampak  terhadap peningkatan profesionalisme  pendidik.  Ketiga, Pelaksanaan on service  oleh pengabdi dalam bentuk observasi kelas berdampak pada peningkatan  pendidik profesional dalam implementasi  professional learning untuk generasi usia emas. Peningkatan pendidik profesional dalam implementasi professional learning tampak dalam  peningkatan kompetensi pedagogik pendidik terutama dalam pelaksanaan pembelajaran. Selain itu berdampak pula pada peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran peserta didik.  Oleh karena itu, maka diperlukan pembinaan pendidik professional dalam implementasi professional learning untuk generasi usia emas dengan metode  pembinaan  MIOS. Kata Kunci: Pendidik Profesional, Professional Learning, MIOS