Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Harpenden Skinfold Caliper Dalam Perencanaan Nutrisi Gizi Atlet Pada Tenaga Pengajar Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Provinsi Bengkulu Dita, Diah Ayu Aguspa; Ashan, Hesty Rhauda; Ilahi, Bogy Restu; Prabowo, Andika
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.23757

Abstract

Kebutuhan akan performa atlet yang optimal sangat erat kaitannya dengan status gizi dan komposisi tubuh yang ideal. Akan tetapi, masih rendahnya pemahaman tenaga pengajar mengenai perencanaan gizi yang tepat menjadi tantangan di Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Provinsi Bengkulu. Pelathan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan Harpenden Skinfold Caliper sebagai salah satu alat bantu dalam perencanaan nutrisi atlet. Metode Community-Based Participatory Research (CBPR) diterapkan dalam pelatihan kepada 30 tenaga pengajar. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terkait pengukuran lemak tubuh dan implikasi terhadap penyusunan pola nutrisi. Diharapkan pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembinaan atlet daerah.
Mewujudkan Generasi Sehat Digital dengan Edukasi Bahaya Screen Time Berlebih pada Anak Usia Dini di Keluharan Kandang Limun Kota Bengkulu Indria Asrinda; Syeri Febriyanti; Hesty Rhauda Ashan
DHARMA RAFLESIA Vol 24 No 1 (2026): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v24i1.49551

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa manfaat sekaligus tantangan, khususnya bagi anak usia dini yang semakin terbiasa menggunakan gawai. Screen time berlebihan terbukti dapat berdampak negatif terhadap perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak, termasuk gangguan tidur, obesitas, serta keterlambatan bicara. Kondisi ini menjadi isu penting di Kelurahan Kandang Limun, Kota Bengkulu, di mana edukasi mengenai bahaya screen time belum pernah diberikan secara sistematis kepada anak-anak maupun pendidik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak usia dini mengenai bahaya screen time berlebih serta pentingnya pola hidup sehat digital. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif melalui media presentasi, video edukatif, permainan, dan flyer sederhana yang ramah anak. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman anak mengenai dampak screen time berlebih. Selain itu, dihasilkan materi edukasi visual yang dapat digunakan kembali oleh lembaga PAUD dan TK sebagai bentuk keberlanjutan program. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, orang tua, dan institusi pendidikan tinggi dalam membentuk ekosistem digital sehat guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di era digital.
Geographical Analysis of Hypertension Distribution in Bengkulu City using a Geographic Information System Approach M. Fiqritama Duta Pramana; Vernonia Yora Saki; Rizkianti Anggraini; Hesty Rhauda Ashan; Ahmad Azmi Nasution
MEDICA (International Medical Scientific Journal) Vol. 8 No. 6 (2026): MEDICA (International Medical Scientific Journal)
Publisher : Borneo Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/medica.v8i6.989

Abstract

Hypertension is one of the most prevalent non-communicable disease and remains a major public health challenge worldwide. Understanding its spatial distribution is important for describing geographical variations in disease burden and supporting evidence based public health planning. This study aimed to describe the spatial and temporal distribution of reported hypertension cases in Bengkulu City, Indonesia during the period 2020-2024. A quantitative approach with a descriptive ecological desgin was employed using secondary data on hypertension cases among individuals aged ≥15 years obtained from 20 public health centers. Spatial analysis was conducted using Geographic Information System (GIS) and hypertension case distribution was classified into low, moderate, and high categories using the Equal Interval method. The findings revealed substantial spatial and temporal variation in reported hypertension cases throughout the study period. Most areas of Bengkulu City were consistently classified in the high category, with complete spatial coverage observed in 2021, 2022, and 2024, whereas limited moderate category areas emerged in 2023. Districts including Selebar, Gading Cempaka, Ratu Agung, Singgaran Pati, Muara Bangka Hulu, and Kampung Melayu repeatedly exhibited higher reported case burdens than other areas. However, considerable fluctuations in the annual number of reported cases were observed and should be interpreted cautiously, as variations in surveillance systems, reporting pratices, and health service utilization may have influenced the reported patterns. Overall, hypertension remained widely distributed across Bengkulu City during the study period. GIS based mapping provides useful baseline information for public health surveillance and may support the development of geographically targeted prevention and control strategies.