Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Environmental Insight Journal

Pemanfaatan Botol Plastik Sebagai Media Filter Pada Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal Di Dusun Sonopakis Kidul, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul Amin, Radjali; Juliastowo, Anang Surya
Environmental Insight Journal Vol. 1 No. 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v1i1.336

Abstract

Salah satu pemecahan masalah pencemaran air adalah dengan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal dengan skala pelayanan rata-rata untuk 100 kepala kelurga (KK). Salah satu komponen penting IPAL adalah media penyaringan secara anaerobic (anaerobic filter - AF) yang kinerjanya ditentukan oleh labirin penyaringannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penambahan botol plastik ke dalam AF yang diukur terhadap Peraturan Daerah Yogyakarta No. 7 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah domestik. Penelitian ini menggunakan metode pengukuran langsung kualitas air limbah di inlet dan di outlet pada beberapa kondisi AF yang telah direkayasa menggunakan botol plastik. Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi AF dengan penambahan botol plastik yang tercermin dari tingkat efisiensi penyisihan pada outlet untuk parameter pH sebesar 3,6%, TSS 95,6%, BOD 56,3%, COD 54,6%, minyak & lemak 3,8%. Botol plastik dapat meningkatkan efektifitas penyaringan IPAL komunal dan mengkonfirmasi kalau botol plastik dapat di-reuse di dalam IPAL komunal.
Hubungan Kondisi Curah Hujan dan Kualitas Udara Ambien terhadap Kejadian Penyakit ISPA di Sorowako Provinsi Sulawesi Selatan Siti Halimah Tusaddiah; Amin, Radjali; Aliman, Rukmini; Nasirudin; Fandeli, Chafid
Environmental Insight Journal Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v1i2.352

Abstract

ISPA sering menjadi penyakit dengan jumlah penderita tertinggi. Pada tahun 2022, Puskesmas Nuha mencatat 3759 kasus ISPA, menempatkannya sebagai penyakit terbanyak. Kualitas udara dan kondisi curah hujan, dapat mempengaruhi kesehatan dan jumlah kasus ISPA. Curah hujan membantu menurunkan konsentrasi polutan udara melalui deposisi basah. Penelitian ini mengkaji korelasi antara curah hujan, kualitas udara, dan tingginya penderita ISPA di Sorowako. Penelitian ini menggunakan metode potong lintang, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mempelajari dinamika hubungan antara faktor risiko dengan efek. Kualitas udara dinilai berdasarkan konsentrasi SO2, PM10, PM2,5 dan tingkat curah hujan yang kemudian dihubungkan dengan penyakit ISPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata curah hujan di Sorowako pada tahun 2022 hingga 2023 adalah sebesar 247,30 mm per bulan. Sedangkan rata-rata konsentrasi PM2,5 adalah 19,48 μg/m3, PM10 adalah 22,18 μg/m3 dan SO2  sebesar 8,99 μg/m3. Rata-rata penderita penyakit ISPA per bulan di Sorowako pada rentang tersebut adalah sebanyak 292 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara beberapa parameter kualitas udara dengan kejadian penyakit ISPA. Pengaruh curah hujan juga tidak secara signifikan menjelaskan variabilitas dalam kejadian ISPA. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain yang dapat berkontribusi pada kejadian ISPA.
Pemulihan Fungsi Lahan Reklamasi Bekas Tambang Di Area Roto Samurangau PT Kideco Jaya Agung Handoyo, Muhamad; Amin, Radjali
Environmental Insight Journal Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v1i2.358

Abstract

Revegetasi lahan bekas tambang adalah kewajiban perusahaan tambang yang harus dilaksanakan untuk mengembalikan fungsi-fungsi ekosistem. Kriteria keberhasilan revegetasi telah ditetapkan oleh pemeritah dan menjadi acuan strategi revegetasi. Fungsi-fungsi ekosistem belum ada kriteria keberhasilannya sehingga lebih bersifat deskriptif di dalam pencapaiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat strategi revegetasi PT Kideco Jaya Agung dan memaparkan pemulihan fungsi- fungsi ekosistem lahan reklamasi. Metode penelitian ini adalah survey matematis deskriptif dimana data primer, seperti diameter, tinggi, umur, dan species tanaman revegetasi dikumpulkan di lapangan. Data ini dihitung secara matematis menggunakan rumus alometrik untuk mengetahui cadangan karbon dan produksi oksigen (O2). Rumus alometrik cadangan karbon dikumpulkan dari data sekunder dengan melakukan kajian pustaka dan dipilih yang paling mirip dengan kondisi di lapangan. Strategi revegetasi telah berhasil memenuhi kriteria keberhasilan revegetasi melalui pengaturan jarak tanam dan penerapan hydroseeding. Keberhasilan revegetasi ini telah berangsur- angsur memulihkan fungsi ekosistem setempat dengan penyerapan gas CO2 dan produksi oksigen (O2). Perhitungan cadangan karbon dari pohon pioner revegetasi, Albizia falcataria dan Acacia mangium, adalah masing-masing 7,8 ton/ha dan 12,0 ton/ha atau sebesar 19,8 ton/ha secara total. Produksi O2 adalah sebesar 0,4 ton/ha dari A. falcataria dan sebesar 0,7 ton/ha dari A. mangium atau sebesar 1,1 ton/ha dari kedua species ini.
Efektivitas Kebijakan Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Barat Sabaruddin; Purwandari, Wd. Vitha; Triyono; Amin, Radjali; Suyanto, Agus
Environmental Insight Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i1.359

Abstract

Efektivitas kebijakan pengelolaan sampah pada area kerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Barat masih menghadapi tantangan sehingga perlu dievaluasi untuk dapat merumuskan strategi kebijakan yang efektif dan berkelanjutan. Ketidakefektifan ini jika diteruskan maka akan berakibat pada pemborosan anggaran daerah dan berpotensi menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah, mengevaluasi efektivitas kebijakan dan penerapan pengelolaan sampah, serta strategi kebijakan dan penerapan pengelolaan sampah yang dapat dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 148 responden dan melibatkan partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan lokal sebagai data primer. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dianalisis secara kualitatif dengan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, serta analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah masih menghadapi masalah minimnya infrastruktur hal ini tampak pada fasilitas tempat penampungan sementara sampah, rendahnya partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah, dan kurang optimalnya koordinasi antar instansi pemerintah. Efektivitas kebijakan Dinas Lingkungan Hidup perlu ditingkatkan melalui perbaikan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penguatan kapasitas kelembagaan. Strategi yang diusulkan mencakup pengembangan program berbasis partisipasi masyarakat dan optimalisasi sumber daya untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Keywords: policy, environment, management, waste, SWOT