Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER CILIK DALAM TERAPI KELOMPOK TERAPEUTIK UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KARYA ANAK USIA SEKOLAH Noviyanti, Laura Khattrine; Keliat, Budi Anna; Mustikasari, Mustikasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia sekolah merupakan periode penting dalam perkembangan berkarya (industry) anak usia sekolah bila tahap perkembangan tidak tercapai maka mungkin anak mengalami harga diri rendah (inferiority) dan gejala prodroma early psychosis.  Tujuan karya ilmiah akhir ini adalah meningkatkan perkembangan industry anak usia sekolah dengan memberdayakan kader cilik dalam TKT. Metode penelitian ini menggunakan studi deskriptif. Upaya meningkatkan tugas perkembangan berkarya dengan melakukan Terapi kelompok Terapeutik (TKT). Tindakan keperawatan dilakukan dengan 2 tahap, tahap pertama melatih 4 anak sebagai kader cilik dengan melaksanakan TKT yang didampingi keluarga dan kader di masyarakat di daerah Mulyaharja, Bogor. Tahap kedua 4 kader cilik mendampingi 26 anak usia sekolah dengan pemantauan guru di sekolah. Pengukuran aspek perkembangan, kemampuan berkarya, harga diri diukur sebelum dan sesudah terapi. Hasil menunjukkan aspek perkembangan, perkembangan berkarya, harga diri meningkat serta tanda prodroma early psychosis menurun setelah dilakukan terapi kelompok terapi diberikan dengan pendampingan kader cilik, akan tetapi kader cilik lebih tinggi dari anak usia sekolah. Terapi kelompok terapeutik dengan pemberdayaan kader cilik  direkomendasikan sebagai kegiatan UKS.
Tingkat Depresi Pasien Lansia Gagal Ginjal Kronis Yang menjalani Hemodialisa Di Kota Semarang Laura Khattrine Noviyanti; Ni Made Ayu Wulansari; Rindi Heryanti
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 13 No 4 (2022): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v13i4.894

Abstract

Chronic kidney failure is a condition that occurs due to a decrease in the ability of the kidneys to maintain balance in the body Depression is an emotional condition characterized by extreme sadness, feelings of guilt and worthlessness, withdrawal, and loss of interest in sleeping and having sex and other pleasurable things. The purpose of this study was to determine the describe the level of depression in patients with chronic kidney failure who underwent hemodialysis therapy in the hemodialysis room at the Renal and Hypertension Clinic in Semarang. This type of research uses a quantitative methodology with a quantitative descriptive design. The result showed that 54 respondents have 18 (33,3%) respondents did not experience depression, 33 (61.1%) experienced mild depression and 3 (5.6%) experienced moderate depression. The conclusion of this study was that most patients undergoing hemodialysis experienced depression with the highest level of depression being mild depression, this was caused by the length of time undergoing hemodialysis itself or other factors such as work, income, needs and family support
Validitas dan Reliabilitas The Center for Epidemiologic Studies Depression Scale pada Lansia ni made ayu wulansari; Ratnasari Ratnasari; Laura Khattrine Noviyanti; Kartini Suhas
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 13 No 4 (2022): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v13i4.900

Abstract

Depression is one of mental health problem which happen to elderly. Elderly with chronic disease will highly risk to have depression. Depression can be measured by CESD-R (The Center for Epidemiologic Studies Depression-Revised). This research was to assess the validity and reliability of it. The respondent who used in this research was 120 persons. The data collection used random sampling and be analyzed used RASCH. The result of reliability is person reliability 0.87, item reliability 0.95 and alpha Cronbach 0.89. the result of validity is raw variance observed 100 % with raw unexplained total 47.5%. 1st contrast 14% and 2nd contrast 7.4%. The study found that CESDR is good instrument to measure depression because it has good reliability and validity.
GAMBARAN HAZARD KERJA PADA PERAWAT DI SMC RS TELOGOREJO Siti Mukaromah; Prita Adisty Handayani; Laura Khattrine Noviyanti
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2023): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v15i1.258

Abstract

The hospital environment has the potential for disease transmission, nurses as implementing nursing care are at risk of contracting infectious diseases in carrying out their duties. In hospitals, there are occupational hazards including biological hazards, chemical hazards, ergonomic hazards, physical hazards, and psychosocial hazards. The purpose of this study was to describe the occupational hazard of nurses at SMC RS Telogorejo. This research is a descriptive survey by conducting observations and interviews, the technique of determining the sample is non-probability sampling, the type of purposive sampling with a large sample of 228 respondents. The results of this study illustrate that the majority of nurses have exposure to physical work hazards (cold climate), biological work hazards (airborne), chemical hazards (use of disinfectant liquids and handscoons), ergonomic work hazards (medical measures), and psychosocial work hazards (workload). From this study it was found that overall, nurses at SMC RS Telogorejo were exposed to occupational hazards in the mild category. It is expected that the SMC RS Telogorejo will monitor and evaluate the implementation of K3RS for nurses in carrying out their duties and responsibilities so as to improve the performance, safety and health of nurses.
Interpersonal Intervensi dalam Pencegahan Kanker Serviks Perempuan Usia Subur Anis Ardiyanti; Laura Khattrine Noviyanti; Nella Vallen Ika Puspita
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1sp (2023): Special Issue Outcome PDP
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1sp.659

Abstract

Abstract Cervical cancer is one of the most common types of cancer experienced by women, but it is not accompanied by screening rates. Based on data, the prevalence of IVA testing since the Covid-19 pandemic until now is relatively low compared to the population. The aim of this research is to increase the prevention of cervical cancer and improve the quality of life of women of childbearing age and their partners. The design of this research is quantitative research using Quasi-Experimental with Pretest-Posttest Design and qualitative with a phenomenological approach. This research was conducted involving 62 female respondents of childbearing age and their husbands to provide education, peer sharing about cervical cancer prevention and exploration was carried out with 12 participants. The results of the quantitative research are that there is an interpersonal influence of intervention on Quality of Life, Situational Influence, Husband's Support, Attitudes related to Activities, Prevention Behavior, Self Efficacy, Perceived Benefits of Action, Culture, and Perceived Health Status. The results of the qualitative research revealed 3 themes, including: Cervical cancer is a preventable disease, husband's support is very important for wives, and education and peer sharing are beneficial for couples of childbearing age. Most respondents stated that this education and sharing was very useful considering that it was not only women who carried out prevention but involved their partners because this disease was caused by the behavior of women of childbearing age and their partners. Abstrak Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker terbanyak yang dialami oleh perempuan, namun tidak dibarengi dengan angka screeningnya. Berdasarkan data, prevalensi IVA tes sejak pandemi Covid-19 hingga sekarang tergolong rendah dibandingkan dengan jumlah penduduk. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan pencegahan kanker serviks serta meningkatkan kualitas hidup perempuan usia subur dan pasangannya. Desain penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan Quasi-Eksperimental dengan Pretest-Posttest Design dan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 62 responden perempuan usia subur beserta suami untuk diberikan edukasi, sharing sebaya tentang pencegahan kanker serviks dan dilakukan ekplorasi terhadap 12 partisipan. Hasil penelitian kuantitatif yaitu terdapat pengaruh interpersonal intervensi terhadap kualitas hidup, pengaruh situasional, dukungan suami, sikap yang berhubungan dengan aktivitas, perilaku pencegahan, self efficacy, manfaat tindakan yang dirasakan, budaya, dan status kesehatan yang dirasakan. Hasil penelitian kualitatif didapatkan 3 tema antara lain: Kanker serviks penyakit yang dapat dicegah, Dukungan suami sangat penting untuk istri, serta Edukasi dan sharing sebaya bermanfaat untuk pasangan usia subur. Sebagian besar responden menyatakan edukasi dan sharing ini sangat bermanfaat mengingat tidak hanya perempuan saja yang melakukan pencegahan namun melibatkan pasangan karena penyakit ini diakibatkan oleh perilaku perempuan usia subur dan pasangannya.
Gambaran Resiliensi dan Kebersyukuran Caregiver pada Anak yang Mengalami Down Syndrome di Wilayah Kota Semarang Megana Lova Wijaya; Laura Khattrine Noviyanti; Sri Hartini
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Imu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikg.v2i1.2108

Abstract

Down syndrome refers to intelligence disability due to neural development disorders, These problems lead to interrupted social, academic, and occupational problems. Objective: This research describes the resilience and gratefulness of caregivers of children suffering from Down syndrome in Semarang. Method: This research is quantitative. Sample: the samples were 30 respondents taken with total sampling. The applied test was a statistic descriptive test. Research results: The applied statistic test found 22 caregivers had very high resilience while 18 caregivers had high resilience in the children suffering from Down syndrome. Thirty caregivers had high gratefulness for children suffering from Down syndrome in Semarang regency. Suggestion: the researcher expects future researchers to develop resilience and gratefulness of caregivers for children suffering from Down syndrome.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DENGAN PENDERITA STROKE DI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG Lestiyoningsih, Dewi; Azhari, Nanang Khosim; Noviyanti, Laura Khattrine
JURNAL FISIOTERAPI DAN ILMU KESEHATAN SISTHANA Vol. 6 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jufdikes.v6i1.867

Abstract

Penyakit Stroke merupakan penyakit serebrovaskuler ditunjukkan dengan kerusakan fungsional dan struktural yang bersifat sementara maupun permanen akibat kurangnya aliran darah ke otak. Depresi merupakan penyakit yang melibatkan tubuh, suasana hati dan pikiran, depresi pada penyakit kronis yang telah dikaitkan dengan kurangnya kepatuhan dalam program pengobatan, kecenderungan bunuh diri dan tingkat kelangsungan hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan tingkat depresi pada lansia dengan penderita stroke di RSI Sultan Agung Semarang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 66 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman Rank. Hasil yang diperoleh yaitu taraf signifikasi p-value (0,001 <0,05) dengan nilai correlation coefficient sebesar (-0,395) yang menunjukkan terdapat hubungan antara efikasi diri dengan tingkat depresi dalam kategori hubungan rendah dengan arah korelasi negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa efikasi diri yang rendah dapat menyebabkan tingkat depresi sedang pada pasien lansia dengan penderita stroke. Diharapkan peneliti selanjutnya perlu melakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor- faktor apa saja yang dapat mempengaruhi tingkat depresi pada pasien lansia dengan penderita stroke.
Education & Giving Of Exersice As A Program For The Prevention Of Work Fatigue Complaints In Caregivers At The Bhakti Asih Orphanage For Multiple Disabilities Semarang: Edukasi & Pemberian Exersice Sebagai Program Pencegahan Keluhan Kelelahan Kerja Pada Caregiver Di Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG) Bhakti Asih Semarang Handayani, Prita Adisty; Noviyanti, Laura Khattrine; Sari, Deasy Virka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): JPM | Maret 2023
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v9i1.1439

Abstract

Caregiver adalah seseorang yang memberikan bantuan pada orang yang mengalami ketidakmampuan dan memerlukan bantuan karena penyakit atau keterbatasan. Tingginya beban kerja pada caregiver dapat mengakibatkan masalah kesehatan seperti munculnya keluhan kelelahan kerja. Kelelahan kerja dapat berdampak pada kesehatan seperti munculnya tanda gejala ketidaknyamanan pada tubuh sampai terjadinya stress kerja. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan pemberian edukasi tentang kelelahan kerja dan intervensi back exersice guna pencegehan dan penanganan masalah kelelahan kerja. Kegiatan ini berlangsung pada Bulan September – November 2022 di Panti Asuhan Cacat gabda (PACG) Bhakti Asih Kota Semarang dengan jumlah responden 21 orang. Tujuan dari kegiatan ini adalah supaya responden paham tentang masalah kelelahan kerja dan mengetahui program intervensi masalah kelelahan kerja melalui intervensi back exersice. Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan tingkat pengetahuan responden yaitu sebesar 42% dan terdapat penurunan tingkat kelelahan responden sebesar 61%
Studi Kasus : Pengalaman Peningkatan Harga Diri Orang dengan HIV AIDS di Kota Semarang Chalimatus Sa’diyyah; Laura Khattrine Noviyanti; Nanang Khosim Azhari
Jurnal Anestesi Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v2i3.1149

Abstract

HIV is a virus that weakens the human immunity system while AIDS is a condition of an individual infected by the virus. The factors of HIV-AIDS transmission include sexual intercourse. Self-dignity is the most important component of humans. Self-dignity has an important role to improve and keep individuals' expectations about health. This research sought and described the experience of improved self-dignity in HIV-AIDS patients. This qualitative research applied a study case approach. The participants consisted of 6 persons. The researchers collected the data with interviews, observation, and field notes. The researchers transcribed the interview results verbally and manually. Then, the researchers analyzed the data until finding categories. The applied analysis was Miles & Huberman. The research lasted for two months and found five categories. They were: 1) the cause of HIV/AIDS on the participants 2) the effects of initial HIV/AIDS diagnosis on the patients 3) the method of the patients to improve self-dignity 4) the internal and external supports as the motivation to live on 5) the method of the patients to keep healthy.
Sosialisasi dan Edukasi Anti Perundungan di Tingkat SMA Jawa Tengah Noviyanti, Laura Khattrine; Wulandari, Devina Puspa
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4174

Abstract

Perilaku perundungan pada remaja yang dilakukan di lingkungan sekolah menimbulkan dampak buruk secara fisik, mental, dan sosial bagi korban. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan tentang anti perundungan dilingkungan sekolah SMA. Pokok permasalahan Sekolah Menengah keatas belum memiliki pengetahuan tentang screening kejadian perundungan pada siswa SMA serta meningkatkan pengetahuan tentang perundungan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah memberikan solusi terhadap permasalahan nyata yang terjadi pada di SMA dengan melakukan edukasi tentang Anti Perundungan. Metode PKM ini menggunakan tahapan perencanaan, pelatihan, dan evaluasi monitoring. Pertemuan pertama berisi mengenai pengkajian siswa, permasalahan di Siswa SMA dan integrasi antara permasalahan di SMA tekait perundungan dengan sosialisasi program yang akan dilakukan. Pertemuan kedua berisikan kegiatan Pendidikan Kesehatan deteksi dini / screening Kejadian perundungan. Kegiatan tersebut dilakukan secara Online. Pertemuan berikutnya diagendakan dengan kegiatan monitoring dan evaluasi, yang didampingi oleh pengabdi by online. Pengabdi juga membagi flyer untuk pengetahuan anti perundungan. Dari evaluasi tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan dari sebelum Pendidikan dengan setelah tindakan.