Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Studia Ekonomika

Sistem Akuntansi Penjualan Kredit Soedarmanto, Soedarmanto; Amanda, Amanda
Studia Ekonomika Vol. 7 No. 1 (2010): Studia Ekonomika Volume 7 Nomor 1 Juli Tahun 2010
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v7i1.19

Abstract

Penjualan merupakan pusat pendapatan bagi sebagian besar perusahaan, sebab dengan pendapatan diharapkan akan diperoleh laba untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran perusahaan. Pada penjualan kredit harus lebih diperhatikan, karena perusahaan akan menghadapi resiko yang lebih besar dibanding penjualan tunai, yaitu adanya resiko piutang tak tertagih, terhambatnya arus kas masuk (cash flow) perusahan, dan lain-lain. Hal itu akan menurunkan laba perusahaan, padahal tujuan utama suatu perusahaan adalah mencapai perolehan laba yang optimal. Oleh sebab itu diperlukan sistem informasi akuntansi yang baik untuk penjualan kredit, karena penjualan merupakan urat nadi kelangsungan perusahaan. Untuk menghasilkan informasi akuntansi yang baikmaka alternatif yang dapat digunakan adalah dengan menerapkan sistem akuntansi dalam setiap kegiatan ekonomi perusahaan dengan baik. Salah satunya adalah sistem akuntansi penjualan kredit, sistem akuntansi penjualan kredit digunakan dalam rangka menghasilkan informasi untuk keperluan pengawasan maupun operasi kegiatan penjualan kredit perusahaan dalam rangka meningkatkan perolehan laba yang maksimal. Sistem Akuntansi Penjualan harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan perusahaan, termasuk juga sistem akuntansi penjualan kredit harus bisa mengikuti prosedur yang ada agar bisa memenuhi kebutuhan perusahaan, yaitu kebutuhan informasi penjualan. Namun, sebagian besar perusahaan masih tidak menyadari akan hal ini, bahwa sistem informasi yang baik sangat diperlukan sehingga menghasilkan sistem manajemen yang baik dan efektif. Dengan adanya berbagai masalah yang dihadapi oleh perusahaan dalam pelaksanaan sistem akuntansi penjualan kredit, maka pelaksanaan sistem akuntansi penjualan kredit perlu dilakukan berbagai perbaikan-perbaikan, sehingga mampu menghasilkan informasi yang akurat, yang nantinya akan berguna bagi manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, Dan Profitabilitas Terhadap Effective Tax Rate (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Jenis Consumer Goods Di BEI Tahun 2008 – 2011) Mulyono, Mulyono; Soedarmanto, Soedarmanto; Harneti, Harneti
Studia Ekonomika Vol. 12 No. 1 (2014): Studia Ekonomika Volume 12 Nomor 1 Januari Tahun 2014
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v12i1.43

Abstract

Effective tax rate sangat berperan bagi manajemen perusahaan untuk mengetahui persentase tarif ideal pajak perusahaan yang didasarkan pada informasi keuangan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari bukti empiris pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitasterhadap effective tax rate. Effective tax rate diukur menggunakan perbandingan antara beban pajak kini perusahaan dengan laba sebelum pajak komersial. Variabel independen penelitian ini adalah ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas,sedangkan variabel dependennya adalah effective tax rate.Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia melalui website IDX. Sampel penelitiannya adalah perusahaan manufaktur jenis consumer goods yang terdaftar di BEI periode 2008-2011. Sampel dikumpulkan dengan metode purposive sampling. Adapun sampel yang digunakan adalah 23 perusahaan setiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda untuk analisis data.Hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap effective tax rate secara parsial karena nilai thitung 0.399 < ttabel 1.987 dan nilai signifikan 0.691 > 0.05. 2) leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap effective tax rate secara parsial karena nilai thitung 1.792 < ttabel 1.987 dan nilai signifikan 0.077 > 0.05. 3) profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap effective tax rate secara parsial karena nilai thitung -2.592 > ttabel 1.987 dan nilai signifikan 0.011 > 0.05. 4) ukuran perusahaan, leverage, dan profitabilitas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap effective tax rate karena nilai Fhitung 3.809 > Ftabel 2.708 dan nilai signifikan 0.013 < 0.05.
Analisis Kepatuhan Pelaporan Ppn Dan Perbedaan Penerapan Terhadap Perubahan UU PPN NO. 18 Tahun 2000 Ke UU PPN NO. 42 Tahun 2009 Soedarmanto, Soedarmanto; Qalbia, Farah; Amalia, Marissa
Studia Ekonomika Vol. 12 No. 2 (2014): Studia Ekonomika Volume 12 Nomor 2 Juli Tahun 2014
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v12i2.49

Abstract

Pajak merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh masyarakat baik itu pribadi maupun badan dari pendapatan atau penghasilannya kepada pemerintah. Pajak merupakan sumber penerimaan dalam negeri yang semakin lama semakin terasa menjadi andalan penerimaan Negara. Untuk lebih meningkatkan penerimaan Negara di bidang perpajakan, Direktorat Jendral Pajak telah beberapakali melakukan Penyempurnaan, Penambahan, dan bahkan perubahan di bidang perpajakan, salah satunya adalah Kepatuhan Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang penulis bahas dalam penelitian ini. PT. Metaform Jaya Abadi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang design interior dengan spesialisasi aluminium profile untuk furniture baik dalam bentuk batangan ataupun diproduksi sesuai dengan permintaan dan keinginan pelanggan. Dalam melakukan transaksinya, perusahaan tersebut melakukan penjualan dengan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai setelah dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak sejak tahun 2006. Perusahan tersebut merupakan salah satu perusahaan di Jakarta yang harus melakukan perubahan pelaporan PPN akibat perubahan undang-undang No. 18 tahun 2000 menjadi undang-undang No. 42 tahun 2009. Penulis meneliti apakah PT. Metaform Jaya Abadi melakukan pelaporan PPN periode 2009-2012 sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan selama periode tersebut, penulis menemukan bahwa perusahaan tersebut telah mematuhi undang-undang yang berlaku; sesuai dengan undang-undang No. 18 tahun 2000 dan undang-undang No. 42 tahun 2009.