Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA APE WAYANG FABEL UNTUK KETERAMPILAN MENYIMAK ANAK DALAM MENDENGARKAN CERITA DI RA BINA INSANI SUNGAI TEBELIAN Fitria, Alya; Mukhlisin; Septiadi, Wahyu
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v6i1.4908

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan media APE wayang fabel untuk keterampilan menyimak anak dalam mendengarkan cerita di Ra Bina Insani Sungai Tebelian. Permasalahan yang peneliti alami yaitu kurangnya penggunaan media saat bercerita membuat keadaan kelas menjadi kurang kondusif dan beberapa anak kurang menyimak cerita guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, serta dokumentasi kegiatan mendongeng dikelas. Subjek penelitian ini adalah anak kelas B Ra Bina Insani Sungai Tebelian sedangkan objek penelitian yaitu keterampilan menyimak anak dalam mendengarkan cerita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, serta dokumentasi kegiatan mendongeng dikelas. Subjek penelitian ini adalah anak kelas B Ra Bina Insani Sungai Tebelian sedangkan objek penelitian yaitu keterampilan menyimak anak dalam mendengarkan cerita. Berdasarkan hasil dari penelitian setelah dilakukan observasi langsung dan wawancara menunjukkan bahwa perolehan observasi menggunakan penilaian ceklis yang diukur dengan sebilan indikator dan wawancara dengan guru kelas bahwa tingkat pencapaian keterampilan menyimak anak yang MB 2 orang, anak yang BSH 4 orang, dan anak yang BSB 7 orang. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media APE wayang fabel untuk keterampilan menyimak pada anak kelas B di Ra Bina Insani Sungai Tebelian.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Di PAUD Lentera Kita Yohana; Septiadi, Wahyu; Mukhlisin
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v6i1.4909

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemampuan berbicara anak khususnya pada siswa PAUD kelompok B di PAUD Lentera Kita. Metode penelitian menggunakan kuantitatif. Jenis penelitian Ex-post Facto. Populasi penelitian seluruh anak di PAUD Lentera Kita yang berjumlah 11 orang anak, sedangkan sampel penelitian adalah siswa yang mengalami keterlambatan berbicara yaitu sebanyak 3 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan uji deskriptif, uji normalitas dan uji wilcoxon. Hasil penelitian pola asuh orang tua terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di PAUD Lentera Kita Desa Sungai Labuk menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai (2-tailed) sebesar -2.737 dan Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0.002 ≤ 0,05 atau lebih kecil dari 0.05, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di PAUD Lentera Kita Desa Sungai Labuk.
PENERAPAN RESTITUSI DISIPLIN POSITIF PADA ANAK USIA DINI DI SATUAN PENDIDIKAN PAUD CAHAYA PELITA Mesiana; Septiadi, Wahyu; M.Akip
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v6i1.4916

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Restitusi Disiplin Positif  pada Anak Usia Dini di Unit Pendidikan Anak Usia Dini Cahaya Pelita. Sebanyak 16 siswa berpartisipasi dalam penelitian ini, terdiri dari 9 laki-laki dan 7 perempuan. Penelitian ini menemukan bahwa 95% dari 16 siswa menunjukkan perubahan yang signifikan dalam respons mereka terhadap pertanyaan bergambar terkait restitusi. Hasil penelitian dengan Indikator Sikap dan skala penilaian yang dikemukakan oleh Vaandering, D. (2020), di dapatkan bahwa Skala Penilaian dalam kategori Masih Berkembang (MB) terdapat 12,5 % artinya ada 2 orang peserta didik yang indikator sikapnya adalah Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas tindakannya serta Mampu mengungkapkan perasaan saat/setelah melakukan kesalahan atau melihat teman berbuat salah, Skala Penilaian dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) terdapat 62,5% artinya ada 10 orang peserta didik yang indikator sikapnya adalah 3 orang peserta didik Mampu mengenali tindakan yang benar dan salah, 3 orang peserta didik Mampu mengungkapkan perasaan saat/setelah melakukan kesalahan atau melihat teman berbuat salah, 1 orang peserta didik Mampu mencari ide solusi untuk memperbaiki kesalahan (restitusi), 2 orang peserta didik Menunjukkan inisiatif untuk memperbaiki kesalahan (berani meminta maaf, merapikan, membantu) dan 1 orang peserta didik Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas tindakannya. Skala penilaian dalam kategori Berkembang Sangat Baik terdapat 25% artinya ada 4 orang peserta didik yang indikator sikapnya adalah 1 orang peserta didik Mampu mengungkapkan perasaan saat/setelah melakukan kesalahan atau melihat teman berbuat salah, 2 orang peserta didik Mampu mencari ide solusi untuk memperbaiki kesalahan (restitusi) dan 1 orang peserta didik Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas tindakannya.