Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Efektifitas Terapi Relaksasi Genggam Jari dan Napas Dalam untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia Wibowo, Destamaya Sholina; Waliyanti, Ema
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3066

Abstract

ABSTRAK  Seiring bertambahnya usia pada individu, semakin beragam penyakit yang menyertainya. Salah satunya adalah hipertensi. World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa 1,28 miliar orang dewasa di dunia dengan usia 30 hingga 79 tahun terkena hipertensi. Kejadian ini akan terus meningkat setiap tahunnya jika tidak dikendalikan. Pada penderita hipertensi terdapat 2 pengobatan yaitu farmakologi dan non farmakologi. Salah satu penanganan non farmakologi dalam penurunan tekanan darah yaitu terapi relaksasi genggam jari yang dikombinasikan dengan napas dalam. Penelitian ini menggunakan analisis kasus. Sebanyak 2 lansia penderita hipertensi menjadi responden dalam penelitian ini. Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu Sphygmomanometer digital dan lembar dokumentasi. Pengambilan data dilakukan sebelum dan setelah pemberian terapi yang diberikan selama 30 menit dalam 6 hari. Penelitian ini membuktikan jika terapi relaksasi genggam jari dan napas dalam efektif menurunkan tekanan darah pada lansia. Kata kunci: Genggam jari; napas dalam; hipertensi; lansia  
TRAINING OF BEDRIDDEN PATIENT CARE AND PRESSURE INJURY WOUND CARE AT HOME: PELATIHAN MERAWAT PASIEN TIRAH BARING DAN PERAWATAN LUKA TEKAN DI RUMAH Chayati, Nur; Waliyanti, Ema; Betsyeba, Betsyeba; Anggraini, Maulida; Kusuma, Rahmah Yanita
Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements Vol. 7 No. 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/dc.V7.I1.2025.22-29

Abstract

Background: The elderly population in Gunung Kidul Regency is steadily increasing each year, with many becoming bedridden as they age. This highlights the urgent need for training programs that empower family members caring for elderly relatives, particularly in bedridden care and pressure ulcer prevention. Objective: The training aims to enhance the understanding, attitudes, and skills of family caregivers to provide effective support for bedridden elderly patients. Method: The program featured interactive lectures, engaging discussions, and hands-on practice, along with pre-tests and post-tests to evaluate its effectiveness. Results: Analysis indicated a significant improvement in knowledge and attitudes, with a paired t-test value (p) of 0.000 (p<0.05). While participants actively engaged in practical exercises, some occasionally needed reminders about the correct order of steps. Conclusion: This training successfully improved participants' capabilities and confidence in caring for bedridden elderly individuals, ultimately enhancing the quality of care for this vulnerable population.
Efektivitas Terapi Genggam Bola Terhadap Kekuatan Otot Tangan Pada Lansia Dengan Stroke : Studi Kasus Ramadhanti Khaliri, Kirana Puji; Waliyanti, Ema
Jurnal Syntax Fusion Vol 3 No 06 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v3i06.326

Abstract

Usia lanjut adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas sehingga akan menimbulkan permasalahan kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada lansia yaitu stoke yang dapat menimbulkan kelemahan pada ekstremitas terutama pada ekstremitas atas sehingga harus bergantung kepada orang lain. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot pada lansia dengan stroke dengan menggunakan terapi non farmakologi yaitu terapi genggam bola. Untuk mengetahui efektivitas terapi genggam bola tangan terhadap kekuatan otot tangan pada pasien lansia dengan stroke. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu case report menggunakan terapi genggam bola yang dilakukan dua kali dalam satu hari selama 4 hari dengan durasi 7-10 menit terhadap pasien lansia dengan stroke. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seorang lansia dengan stroke dan memiliki kelemahan otot pada ekstremitas atas. Subjek penelitian sebelumnya diminta mengisi lembar persetujuan menjadi subjek studi kasus menggunakan informed consent. Berdasarkan hasil implementasi terapi genggam bola didapatkan bahwa terdapat kenaikan kekuatan otot dari 5/3 sebelum diberikan intervensi menjadi 5/4. Hal ini yang menunjukan bahwa terapi itu efektif dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot pada lansia dengan stroke. Terapi genggam bola yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kekuatan otot tangan pada lansia dengan stroke. Selain itu, dengan menerapkan terapi genggam bola dapat merangsang otot-otot agar berkontraksi terutama pada jari-jari sehingga dapat melatih pergerakan yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari. Terapi genggam bola dapat diaplikasikan sebagai salah satu alternatif intervensi keperawatan mandiri karena gerakannya mudah dilakukan, serta alatnya mudah dibawa kemana-mana sehingga lansia dapat sewaktu-waktu untuk melakukan terapi tersebut.
Efektivitas Terapi Musik Campursari Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Lansia Dengan Hipertensi : Studi Kasus Ramadhanti Khaliri, Karina Puji; Waliyanti, Ema
Jurnal Syntax Fusion Vol 3 No 06 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v3i06.329

Abstract

Usia lanjut merupakan seseorang yang memasuki usia lebih dari 60 tahun dan seiring bertambahnya usia akan timbul permasalahan kesehatan. Salah satu gangguan yang sering terjadi pada lansia adalah hipertensi. Upaya untuk mencegah atau menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dapat menggunakan terapi non farmakologi yaitu terapi musik. Jenis musik yang dapat digunakan seperti musik klasik, instrumental, slow musik, orchestra, dan musik modern lainnya. Peneliti melakukan inovasi terapi musik menggunakan musik campursari. Untuk mengetahui efektivitas terapi musik campursari terhadap penurunan tekanan darah pada pasien lansia dengan hipertensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu case report yang berisi uraian laporan terhadap kasus pasien lansia dengan hipertensi. Intervensi yang digunakan dalam case report ini menggunakan terapi musik campursari yang dilakukan satu kali dalam satu hari selama 10 hari dengan durasi waktu 15 menit pada pasien lansia dengan hipertensi. Pemberian terapi musik campursari ini dilakukan 1 jam sebelum mengkonsumsi obat anti-hipertensi. Berdasarkan hasil implementasi terapi musik campursari didapatkan bahwa terdapat penurunan tekanan darah dari 182/90 mmHg sebelum diberikan intervensi menjadi 128/81 mmHg. Kesimpulan: Terapi musik campursari yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Selain itu, dengan menerapkan terapi musik campursari ini lansia dapat memberikan efek rileks. Terapi musik campursari dapat diaplikasikan sebagai salah satu alternatif intervensi keperawatan mandiri terhadap lansia dengan hipertensi.
Health promotion as a preventive effort against non-communicable diseases in adolescents Waliyanti, Ema; Susanti, Afrinia Nanda; Faiqoturrohmah, Faiqoturrohmah; Wahdah, Indri Zahrotul; Anugerah, Shelany
Community Empowerment Vol 10 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.14606

Abstract

Adolescents are an age group that is increasingly vulnerable to non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension and diabetes. This is triggered by unhealthy lifestyles and low health literacy. This community service activity aims to increase students’ knowledge and awareness of the importance of a healthy lifestyle as a preventive measure against NCDs. The intervention was carried out at SMK Muhammadiyah Bangunjiwo and involved 40 grade X students. The series of activities included a pre-test and post-test carried out using Quizizz, as well as a health education session with four main topics: physical health, nutrition, mental health and reproductive health. The results of the paired sample t-test showed a significant increase in the average student score from 72.6 (pre-test) to 88.5 (post-test) (p = 0.000). This increase shows that an interactive and contextual educational approach can improve students’ understanding of a healthy lifestyle. This program emphasizes the importance of school-based health education as a preventive strategy to reduce the risk of NCDs early.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu Teratai 1 Padukuhan Kalirandu, Bangunjiwo Waliyanti, Ema; Amalia, Yuvia Dewi; Ummah, Mandahimas Khoirul; Mellisa, Mellisa
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.19481

Abstract

Background: Program Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan strategi nasional untuk memperkuat layanan Kesehatan dasar melalui edukasi masyarakat, penguatan kader, peningkatan kualitas layanan, dan pemanfaatan media digital. Berdasarkan data Puskesmas Kasihan I tahun 2024, jumlah penderita hipertensi tercatat sebanyak 5.819 orang, namun hanya 41,4% yang telah memperoleh layanan kesehatan. Sementara itu, jumlah penderita diabetes melitus di Desa Bangunjiwo mencapai 2.480 orang, dengan cakupan layanan sebesar 42,3%. Kondisi ini menunjukkan bahwa lebih dari 50% penderita belum terlayani secara optimal. Program ILP bertujuan meningkatkan  pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terkait kesehatan preventif dan promotif, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan mendukung upaya pencegahan penyakit. Hal ini menjadi sangat penting mengingat tingginya angka kematian akibat Penyakit Tidak Menular (PTM), yang kini menjadi beban utama kesehatan masyarakat. Metode: Kegiatan pelatihan ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif  dengan metode pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FGD), pre-test dan post-test, role play dan dokumentasi. Hasil: Terdapat perubahan nilai rata-rata pengetahuan kader sebelum dan sesudah pelatihan, dengan peningkatan sebanyak 1,5 dari yang sebelumnya rata-rata nilai 4,5 menjadi 6. Berdasarkan hasil uji t-test diperoleh signifikan = 0,000 yang berarti lebih kecil dari α=0,05. Kesimpulan: Terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan kader sebelum dan sesudah diberikan pelatihan.
THE FACTORS THAT INFLUENCE THE IMPLEMENTATION OF SMOKE FREE CAMPUS POLICY IN UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Waliyanti, Ema; Sandika, Yudan Hari
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 2 No. 2 (2015): Muhammadiyah Journal of Nursing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v2i2.2072

Abstract

Smoking is one of the problems in society today that difficult to resolve. There are 6 million deaths each year are caused by smoking. The number of smokers in Indonesia continues to grow, which is dominated by the age of 15 years and above. To overcome these problems the government issued a policy  banning  smoking in the learning process. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) was one of the places that already have implemented smoke-free campus since 2011, but until now there is smoke in campus. This study was to determine the factors that affect the implementation Kawasan Bersih Bebas Asap Rokok (KBBR) in UMY.This study was a qualitative research with phenomenological approach. The data were taken using the method discussion focus groups, depth interviews and observation. Participants in this study were determined by purposive sampling counted 20 participants consisting of students and campus employees in UMY. The validity of the data in this study was done by using triangulation, triangulation methods and peer debriefing. Data analysis was performed with the help of software open code version 4.2. These results indicate that the factors that affect the implementation KBBR in UMY was knowledge of KBBR, attitudes toward KBBR, lack of socialization and prohibition signs of KBBR, the absence of strict sanctions against violators KBBR and environmental influences. This shows that UMY needs to improve socialization and give strict punishment for violation of KBBR.Keywords: Factors, KBBR, UMY
Sikap Mahasiswa Terhadap Kebijakan Kampus Bebas Asap Rokok di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Sandika, Yudan Harry; Waliyanti, Ema
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 3 No. 1 (2016): Muhammadiyah Journal of Nursing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v3i1.2222

Abstract

Smoking is one of the problems in society that is diicult to be resolved. In 2011, 6 million deaths each year are caused by smoking. The number of smokers in Indonesia continues to grow which is dominated by the age of 15 years and above. To overcome these problems, the government issued a policy of banning smoking in the learning process places. UMY is one of the places that have already implemented smoke-free campus since 2011, however there are people who still smoke in the campus.The purpose of this study was to determine how the students’ attitude of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta toward a smoke-free campus policy. This studywasaqualitativeresearchwithphenomenological approach. The data was taken using the disccusion focus groups, depth interviews and observation. Participants in this study were determined by purposive sampling which were 20 participants consisting of students and campus employees in UMY. The validity of the data in this study was done by using triangulation, triangulation methods and peer debrieing. Data analysis by using the soft ware open code version 4.2. The results indicated that the students who were active smokers agreed and disagreed on KBBR, nevertheless there are diferences in attitudes related to compliance with these rules. Students who were active smokers who agreed to KBBR supported and there were students who did not support the KBBR. But students who were active smokers that did not agree to KBBR did not support the implementation of KBBR on campus. Unlike the students who were active smokers, passive smokers students all agreed and supported KBBR in UMY. By that attitude, UMY needs to increase their knowledge and socialization of KBBR to the students, therefore the students are able to increase the positive attitude towards KBBR in order to create a clean and smoke-free campus.Keywords: Attitude, KBBR, UMY
HUBUNGAN DERAJAT INSOMNIA DENGAN KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN DI YOGYAKARTA (Correlation Between Insomnia With Learning Concentration Among Nursing Students In Yogyakarta) Waliyanti, Ema; Pratiwi, Wisni
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 1 No. 2 (2017): Indonesian Journal of Nursing Practices
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v1i2.3433

Abstract

Intisari Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang dapat disebabkan oleh stres, masalah sekolah maupun pekerjaan, kesehatan, merokok, ataupun efek samping dari pengobatan. Insomnia berdampak pada kualitas hidup seseorang seperti penurunan konsentrasi. Berdasarkan Statistic by Country for Insomnia terdapat 10% kejadian insomnia yang ada di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat insomnia dengan konsentrasi belajar pada mahasiswa keperawatan di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 91 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling pada semua mahasiswa keperawatan di salah satu Program Studi Ilmu Keperawatan swasta di  Yogyakarta. . Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner Insomnia Rating Scale dan kuesioner konsentrasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman Rank.  Hasil penelitian menunjukkan 57,1% mahasiswa mengalami insomnia kategori ringan dan 73,6% mahasiswa memiliki tingkat konsentrasi belajar kategori cukup. Analisa dengan Spearman Rank diperoleh p value 0,013 (<0,05) yang berarti bahwa terdapat hubungan antara derajat insomnia dengan konsentrasi belajar mahasiswa keperawatan di Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menggali lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi derajat insomnia dan konsentrasi belajar pada mahasiswa sehingga konsentrasi belajar tidak terganggu.Abstract Insomnia is one of the sleep problem that caused by stress, school or job problem, health problem, smooking, and also side effects from medication. Insomnia affect quality of life such as lowering someone concentration. Based on Statistic by Country for Insomnia, found as much as 10% incident of insomnia in Indonesia.  The aim of this researce was To determine the correlation between insomnia severity with learning concentration among nursing students in Yogyakarta.  This research was quantitative study with correlational design used cross-sectional approach. The sample of this research were 91 respondens colecting using proportional stratified random sampling technic. The data were collected by questionnaires that have been tested for validity and reliability. Data analysis using Spearman Rank statistical test. The results of this study show that more than a half of the participants have insomnia severity in the low category (57,1%) and learning concentration in the moderate category (73,6%). Analysis by Spearman Rank showed  p value 0,013 (<0,05). There was correlation between insomnia severity and learning concentration among nursing students in Yogyakarta, so it is recommended for suggestions for further researchers to explore more deeply about the factors that affect the degree of insomnia and concentration of learning on the students to have a good learning concentration.
Perilaku Cyberbullying Dengan Media Instagram Pada Remaja Di Yogyakarta Fitransyah, Retha Rizky; Waliyanti, Ema
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 2 No. 1 (2018): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.2177

Abstract

Adolescents cyberbullying behavior on social media has become one of unresolved problems. Factors that influence adolescents in cyberbullying includes high use of social media, low empathy, and experience of being bully victims. This situation can give a negative impact to victims psychological. This research use a qualitative method of the phenomenology approach. The data retrieval is done by deep interviews and observations through the social media Instagram informants. The informant in this research amount 5 students consisting of senior high school and junior high school in Yogyakarta determined by purposive sampling. The validity of data is done by using triangulation methods and peer debriefing. The data analysis researchers using open code software 4.03.        The results of research through observation on social media Instagram showed the types of cyberbullying carried out by adolescents in Yogyakarta such as : 1). Make rude comments, 2). Update instastory, 3).Upload photos, and 4). Comment on photos. In addition, the results of the research through deep interviews showed that the behavior of adolescent cyberbullying was influenced by several factors such as 1). The intensity of social media use, 2). The ability of empathetic actors, and 3). Character of the victim. Cyberbullying behavior in adolescents such as uploading photos, rude comments, updating instastories, and commenting on photos by using harsh words has a negative impact on both perpetrators and victims so they need more attention from schools and parents. Based on the results of the research, it can be suggested for the future researchers to be able to intervene through health promotion on social media related to cyberbullying behavior so that there is no increase in cyberbullying on social media besides that parents can build effective communication and provide moral support so that teens avoid cyberbullying behavior.