Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EDUKASI PENTINGNYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PADANG PASIR Sari Dewi, Ratna Indah; Irman, Veolina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 2 (2024): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i2.3037

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan adalah tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih setelah kehamilan 20 minggu, atau kenaikan tekanan sistolik 30 mmHg dan atau tekanan diastolik 15 mmHg di atas nilai normal, ini juga disebut sebagai Pre-eklampsia. Hipertensi merupakan salah satu masalah medis yang kerapkali muncul selama kehamilan dan dapat menimbulkan komplikasi pada 2-3 % kehamilan. Tujuan kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat terkhususnya pada ibu – ibu hamil tentang pentingnya peningkatan pengetahuan tentang hipertensi. Kegiatan ini dilakukan terhadap 12 orang ibu-ibu hamil yang datang berkunjung di puskesmas padang pasir. Edukasi diberikan selama 25 menit. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan tentang hipertensi dalam kehamilan. Dengan peningkatan pengetahuan ini diharapkan ibu – ibu hamil dapat menerapkan  pengetahuannya dalam upaya pencegahan hipertensi.Kata Kunci : edukasi, Hipertensi, pengetahuan.
EDUKASI PENTINGNYA PENCEGAHAN DIARE PADA ANAK DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA KOTA PADANG sari dewi, ratna indah; Irman, Veolina; Yanti, Etri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2202

Abstract

Penyakit diare masih menjadi salah satu dari penyakit endemik di Indonesia dan masih sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB : kejadian luar biasa). Kejadian diare berkaitan erat dengan kebersihan diri dan dapat dicegah melalui kebersihan tangan. Diare merupakan penyakit yang menyebabkan seringnya buang air besar yang encer. Diare umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit. Tujuan kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat terkhususnya pada ibu – ibu yang memiliki anak bayi balita  tentang pentingnya pencegahan diare pada anak. Kegiatan ini dilakukan terhadap 22 orang ibu-ibu yang memiliki anak bayi balita, yang mana edukasi diberikan selama 35 menit. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan dalam pencegahan diare pada anak. Dengan peningkatan pengetahuan ini diharapkan ibu – ibu yang memiliki anak bayi balita dapat mengaplikasikan pengetahuannya dalam upaya pencegahan diare pada anak.Kata Kunci : edukasi, diare, pengetahuan.
EDUKASI PENCEGAHAN DEMAN TIPOID AKIBAT BAKTERI Salmonella typhi PADA SISWA SMPN 43 KOTA PADANG Niken, Niken; Yusuf, Rahmi Novita; Hayu, Ramah; Sari Dewi, Ratna Indah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2072

Abstract

ABSTRAK Demam tipoid merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thypi. Penularan demam tifoid melalui fekal oral ketika makanan atau minuman terkontaminasi bakteri Salmonella thypi karena kurangnya kebersihan dalam penyajian makanan atau minuman. Perilku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat penting dalam pencegahan penularan demam tipoid ini. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang demam tipoid termasuk cara pencegahan penularan demam tipoid. Penyuluhan ini diberikan kepada siswa-siswa kelas VII SMPN 43 Kota Padang. Penyuluhan diberikan melalui presentasi, tanya jawab dan umpan balik secara daring. Umpan balik menunjukkan bahwa peserta penyuluhan dapat menerima informasi yang disampaikan dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dari banyaknya pertanyaan yang diberikan oleh para siswa ketika kegiatan dilakukan. Terlihat rasa ingin tau siswa-siswa tersebut cukup tinggi terhadap kegiatan pengabdian yang dilakukanKata Kunci : Tipoid, Salmonella typhi, Infeksi ABSTRACT Typhoid fever is an infectious disease caused by the bacteria Salmonella typhi. Transmission of typhoid fever is via fecal-oral when food or drink is contaminated with Salmonella typhi bacteria due to lack of hygiene in serving food or drink. Clean and Healthy Living Behavior is very important in preventing the transmission of typhoid fever. This outreach aims to provide education about typhoid fever, including how to prevent transmission of typhoid fever. This counseling was given to class VII students of SMPN 43 Padang City. Counseling is provided through presentations, questions and answers and online feedback. Feedback shows that counseling participants can receive the information conveyed well. This is proven by the many questions asked by students when the activity was carried out. It can be seen that the students' curiosity is quite high regarding the service activities carried out. Keywords: Typhoid, Salmonella typhi, infection 
EDUKASI PENGGUNAAN HERBAL MEDICINE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI BANGSAL KEBIDANAN RST REKSODIWIRYO PADANG Yanti, Etri; Sari Dewi, Ratna Indah; Irman, Veolina; Fridalni, Nova
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1604

Abstract

Proses laktasi atau menyusun adalah proses pembentukan ASI yang melibatkan hormon oksitosin.Banyak faktor yang mempengaruhi produksi ASI sepertu nutrisi, psikologis ibu , kondisi kesehatanibu , frekuensi menyusui, perawatan payudara, jenis persalinan dan usia ibu. Masyarakat sudah seringmenggunakan tanaman yang dikusumsi ibu menyusui untuk meningkatkan produksi ASI , tapi belumbanyak jenis herbal yang digunkan , kandungan dan cara pengolahannya. Dengan demikian perludilakukan edukasi tentang herbal medicine untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.Eduksi ini dilkaukan di Bangsal Kebidanan RST Reksodiwiryo Padang pada tanggal 17 September2022 yang dimulai pada jam 09.30 - 10.15 WIB, yang diikuti oleh 11 orang pasien dan keluarga .Hasil yang diperoleh terdapat 78% peserta yang bertanya tentang materi dan terdapat 75 % pesertayang telah memahami materi yang diberikan. Edukasi kesehatan tentang herbal medicine pada ibumenyusui sangat dibutuhkan untuk dapat menggunakan herbal yang ada di lingkunganya untukmeningkatkan produksi ASI,sehingga kebutuhan nutrisi bayi tercukupi sehingga akanmengopltimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Disarankan kepada pihak rumah sakit untukterus memberikan edukasi dan motivasi pada ibu menyusui untu dapat meningkatkan kosumsi nutrisise[erti herbal yang ada di lingkunagannya dan memperbanyak poster atau leaflet tentang pentingkanpemberian ASI pada bayi .Kata kunci :Herbal medicine , produksi ASI
Analysis of Factors Affecting the Nutritional Status of School-Age Children at SDN 31 Pasar Ambacang Padang Fridalni, Nova; Hardini, Sandra; Oktaviani, Vira; Sari Dewi, Ratna Indah; Yanti, Etri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30638

Abstract

The nutritional status of school-age children is an important indicator in determining the quality of future human resources. This study aimed to identify factors associated with the nutritional status of school-age children at SDN 31 Pasar Ambacang, Padang City. The research used a quantitative method with a correlational design and a cross-sectional approach. The population consisted of all students at SDN 31 Pasar Ambacang and their mothers, with 68 respondents selected using proportionate random sampling. Data were collected through anthropometric measurements (body weight and height) and questionnaires on children's eating patterns and mothers’ nutritional knowledge, then analyzed using the Chi-Square test (p < 0.05). The results showed that most children had poor nutritional status (72.1%), unhealthy eating patterns (76.5%), no breakfast habits (64.7%), and low maternal nutritional knowledge (64.7%). Statistical analysis revealed significant relationships between eating patterns (p=0.003), breakfast habits (p=0.001), and mothers’ nutritional knowledge (p=0.022) with children's nutritional status. The study concluded that healthy eating patterns, regular breakfast habits, and adequate maternal nutritional knowledge contribute to optimal nutritional status among school-age children.Keywords: Nutritional status; Eating patterns; Breakfast habits; Maternal knowledge
EFEKTIVITAS TERAPI KOMBINASI AKUPRESUR (CV4 DAN SP6) DENGAN AROMATERAPI MINYAK Citrus Sinensis TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI THE EFFECTIVENESS OF COMBINED ACUPRESSURE THERAPY (CV4 AND SP6) WITH Citrus Sinensis ESSENTIAL OIL AROMATHERAPY ON REDUCING DYSMENORRHEA PAIN IN ADOLESCENT GIRLS Trisnadewi, Eliza; Jesica, Fanny; Sari Dewi, Ratna Indah
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i2.30715

Abstract

ABSTRAKDismenore primer merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering dialami oleh remaja putri dan dapat berdampak pada kualitas hidup serta aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan non-farmakologis seperti akupresur dan aromaterapi saat ini menjadi alternatif yang mulai banyak dikembangkan karena dinilai aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi kombinasi akupresur titik CV4 dan SP6 dengan aromaterapi minyak Citrus sinensis terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan rancangan pre-test post-test control group. Sampel penelitian berjumlah 20 responden, terdiri dari 10 orang kelompok intervensi dan 10 orang kelompok kontrol yang dipilih secara purposive. Tingkat nyeri diukur menggunakan skala numerik sebelum dan sesudah intervensi selama tiga hari berturut-turut, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 16 tahun (45%) dan sebagian besar mengalami nyeri sedang (50%) sebelum intervensi. Pada kelompok intervensi, nyeri sedang yang dominan pada pre-test (60%) bergeser menjadi nyeri ringan (60%) dengan 10% bebas nyeri pada post-test, sedangkan kelompok kontrol tetap didominasi nyeri sedang tanpa responden bebas nyeri. Analisis bivariat menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor nyeri dari 6,20 menjadi 4,90 pada hari pertama (p=0,012), dari 5,10 menjadi 3,50 pada hari kedua (p=0,001), dan dari 4,00 menjadi 2,70 pada hari ketiga (p=0,000). Dengan demikian, kombinasi akupresur CV4 dan SP6 dengan aromaterapi minyak Citrus sinensis terbukti efektif menurunkan nyeri dismenore secara signifikan. Intervensi ini direkomendasikan sebagai alternatif non-farmakologis yang dapat diterapkan pada remaja putri, serta perlu diteliti lebih lanjut dengan jumlah sampel lebih besar dan periode tindak lanjut yang lebih panjang untuk memastikan konsistensi efeknya.Kata kunci : Dismenore, Akupresur (CV4, SP6), Aromaterapi, Citrus sinensis, Remaja putri ABSTRACT Primary dysmenorrhea is one of the most common reproductive health problems among adolescent girls and may affect quality of life and daily activities. Non-pharmacological management such as acupressure and aromatherapy has increasingly been developed as safe and effective alternatives. This study aimed to determine the effectiveness of a combination therapy of acupressure at CV4 and SP6 points with Citrus sinensis essential oil aromatherapy in reducing dysmenorrhea pain among adolescent girls. A quasi-experimental design with a pre-test post-test control group was employed. The sample consisted of 20 respondents, including 10 in the intervention group and 10 in the control group, selected purposively. Pain intensity was measured using a numeric rating scale before and after intervention for three consecutive days, and analyzed using univariate and bivariate approaches with the Wilcoxon test. Results showed that most respondents were 16 years old (45%) and experienced moderate pain (50%) prior to intervention. In the intervention group, the dominant moderate pain at pre-test (60%) shifted to mild pain (60%) with 10% reporting no pain at post-test, whereas the control group remained dominated by moderate pain with no pain-free respondents. Bivariate analysis indicated a significant reduction in mean pain scores, from 6.20 to 4.90 on day one (p = 0.012), from 5.10 to 3.50 on day two (p = 0.001), and from 4.00 to 2.70 on day three (p = 0.000). These findings demonstrate that the combination of CV4 and SP6 acupressure with Citrus sinensis aromatherapy is effective in significantly reducing dysmenorrhea pain. This intervention is recommended as a non-pharmacological alternative for adolescent girls and further studies with larger sample sizes and longer follow-up periods are suggested to confirm its consistency.Keywords: Dysmenorrhea, Acupressure (CV4, SP6), Aromatherapy, Citrus sinensis, Adolescent girls@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}@font-face {font-family:Aptos; panose-1:2 11 0 4 2 2 2 2 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536871559 3 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:8.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Aptos",sans-serif; mso-ascii-font-family:Aptos; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Aptos; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Aptos; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual;}p {mso-style-priority:99; mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; mso-ascii-font-family:Aptos; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Aptos; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Aptos; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:8.0pt; line-height:115%;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}