Articles
Family Support and Its Impact on the Motivation of Schizophrenia Clients
Patricia, Helena;
Irman, Veolina;
Apriyeni, Emira;
Rahayuningrum, Dwi Christina
Journal of Health Science and Medical Therapy Том 3 № 01 (2025): Journal of Health Science and Medical Therapy
Publisher : PT. Riset Press International
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59653/jhsmt.v3i01.1315
Family support plays a significant role in influencing the recovery motivation of schizophrenia clients in West Sumatra, which ranks as the fourth province with the highest prevalence of mental disorders in Indonesia, with 10,816 individuals affected. This study aims to examine the relationship between family support and the motivation of schizophrenia clients at the Yayasan Pelita Jiwa Insani. This quantitative research, with a cross-sectional approach, was conducted from March to April 2024. The population consisted of 102 schizophrenia clients, with a purposive sample size of 81 respondents. Data collection used questionnaires and interviews, and analysis was conducted using univariate and bivariate methods with the chi-square test. Results showed that 56.8% of clients had low family support and low motivation. A significant relationship was found between family support and motivation (p = 0.048). These findings are expected to help enhance the motivation of clients undergoing rehabilitation at the foundation and contribute to nursing knowledge as a reference for further research.
HUBUNGAN STRATEGI KOPING DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP TINGKAT STRESS CAREGIVER KLIEN SKIZOFRENIA RSJ PROF. HB SAANIN PADANG
Patricia, Helena;
Rahayuningrum, Dwi Christina;
Apriyeni, Emira;
Irman, Veolina
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35328/keperawatan.v13i2.2824
Skizofrenia adalah masalah mental dengan gejala gangguan kognitif, bahasa, persepsi, dan harga diri. Sehingga klien skizofrenia dalam perawatannya membutuhkan pendampingan dan pengawasan dari keluarga (caregiver). Caregiver dalam merawat klien skizofrenia mengalami stress yang dipengaruhi strategi koping dan dukungan sosial. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan strategi koping dan dukungan sosial terhadap tingkat stress caregiver klien skizofrenia di Instalasi rawat jalan RSJ Prof. HB Saanin Padang. Desain penelitian analitik koresional secara cross-sectional. Populasi merupakan keluarga yang berkunjung ke Instalasi rawat jalan RSJ Prof. HB Saanin Padang sebanyak 1.491 orang. Jumlah sampel adalah 74 orang dengan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan Kuesioner The Perceived Stress Scale (PSS), the Ways of Coping dan Perceived social support. Data dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisa univariat didapatkan lebih dari separuh (51,4%) caregiver memiliki tingkat stress yang tinggi, lebih dari separuh (55,4%) caregiver memiliki kecenderungan strategi koping EFC (Emotional Focused Coping) dan lebih dari separuh (51,4%) caregiver mendapatkan dukungan sosial yang rendah. Hasil analisa bivariat menyebutkan ada hubungan yang signifikan antara strategi koping (p-value = 0,000) dan dukungan sosial (p-value = 0,020) dengan tingkat stress caregiver klien skizofrenia di Instalasi rawat jalan RSJ Prof. HB Saanin Padang Tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan hubungan strategi koping dan dukungan sosial terhadap tingkat stress caregiver klien skizofrenia di Instalasi rawat jalan RSJ Prof. HB Saanin Padang. Diharapkan perawat poliklinik rawat jalan dapat memberikan edukasi kesehatan tentang strategi koping yang adaptif dan dukungan sosial yang baik untuk mengurangi tingkat stress bagi caregiver klien skizofrenia.
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN POSTSECTIO CAESAREA DI RUANG ROHANA KUDUS RS TK III DR. REKSODIWIRYO TAHUN 2022
Indah Sari Dewi, Ratna;
Sandra, Rhona;
Irman, Veolina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2121
Tindakan Post Sectio Caesarea dapat menyebabkan nyeri sehingga mengakibatkan gangguan mobilitasfisik dan pemenuhan kebutuhan dasar. Mobilisasi merupakan salah satu teknik non farmakologi dalammengatasi nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap tingkat nyeripasien post sectio caesarea di ruang rohana kudus RS TK III Dr. Reksodiwiryo Padang tahun 2022. Jenispenelitian Pre Eksperiment dengan menggunakan desain one group pretest posttest. Populasi dalampenelitian ini adalah pasien Post Sectio Caesarea sebanyak 53 sedangkan pengambilan sampelmenggunakan teknik purposive sampling sebanyak 16 responden. Data dianalisis secara univariat danbivariat. Hasil penelitian menunjukan rata-rata tingkat nyeri sebelum diberikan mobilasisi dini pada pasienpost sectio caesare yaitu 6,12, rata-rata tingkat nyeri sesudah diberikan mobilisasi dini pada pasien postsectio caesare yaitu 4,88 dengan p-value 0,000. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkanbahwa ada pengaruh mobilisasi dini terhadap tingkat nyeri pasien post sectio caesarea. Saran, melaluipimpinan ruangan diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan penkes dan memotivasipasien untuk melakukan mobilisasi dini sebagai terapi non farmakologi khususnya dalam mengatasi nyeripada ibu post sectio caesare.Kata Kunci : Mobilisasi dini ; Nyeri, Sectio Caesarea.
Pendidikan Kesehatan Hipertensi pada Lansia
Apriyeni, Emira;
Rahayuningrum, Dwi Christina;
Patricia, Helena;
Irman, Veolina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17203
ABSTRAK Prevalensi hipertensi pada lansia di Asia diperkirakan sudah mencapai 8-18% dan di Indonesia sebesar 115 juta penduduk (31,7%). Data Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin didapatkan jumlah lansia sebanyak 107 orang dan lebih dari 50% menderita hipertensi. Tingginya kasus disebabkan kurangnya pengetahuan dan sikap lansia dalam pencegahan hipertensi. Hipertensi yang tidak terkendali akan dapat menimbulnya komplikasi penyakit lain dan kematian. Salah satu penanganan dengan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan pada lansia tentang hipertensiagar meningkatkan derajat kesehatan lansia. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dengan media audio visual dan leaflet. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan pendidikan kesehatan berjalan dan lancar, peserta aktif memberi dan menjawab pertanyaan dan mengikuti kegiatan sampai akhir serta pengetahuan lansia meningkat terkait hipertensi sebesar 8,25. Kegiatan ini sebagai antisipasi terjadinya komplikasi hipertensi lebih lanjut pada lansia. Kata Kunci: Hipertensi, Pendidikan Kesehatan dan Pengetahuan ABSTRACT Prevalence of elderly’s hypertension in Asia is estimated to have reached 8-18% and in Indonesia by 115 million people (31.7%). Data from the Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Social Institution, it was found 107 elderly and more than 50% suffered from hypertension. The high cases was due to a lack of knowledge and attitudes of the elderly in preventing hypertension. Hypertension was not controlled will lead to complications of other diseases and death. One of treatment was by increasing the knowledge of the elderly about hypertension. The purpose of this activity was to provide health education to the elderly about hypertension in order to improve the health status of the elderly. The counseling methods was used with audio-visual media and leaflets. The results obtained were health education activities running well and smoothly, participants actively gave and answered questions and followed activities until the end and increased knowledge aound 8.25. This activity to anticipated hypertension complication for eldery. Keywords: Health Education, Hypertension, Knowledge
EFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS PEPAYA TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA PASIEN HIPERTENSI
Irman, Veolina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1923
Kolesterol sangat berkaitan dengan hipertensi karena dengan adanya kolesterol yang tinggi akan menumpuk dipembuluh darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Jus Pepaya Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2022. Jenis penelitian adalah Pre Eksperimen dengan desain One Group Pre-Post Test Design, penelitian ini akan dilakukan di wilayah kerja pukesmas Lubuk Buaya Padang tahun 2022. Penelitian dilakukan bulan Agustus 2022 sampai Oktober 2022. Populasi pada penelitian ini adalah pasien Kolesterol dengan Hipertensi stadium 1 berjumlah 16 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran tekanan darah dan kadar kolesterol sebelum dan sesudah diberikan Jus Pepaya, kemudian data diolah menggunakan program komputerisasi, dianalisa secara univariate dengan distribusi dan bivariate dengan uji Paired sample t-test. p<0,05. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kadar kolesterol responden sebelum diberikan Jus Pepaya adalah 224,94 Mg/dl, rata-rata kadar kolesterol responden sesudah diberikan Jus Pepaya adalah 206,13 Mg/dl dan terdapat efektifitas pemberian Jus Pepaya terhadap kadar kolesterol pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2022. P=0,000<0,05.Kesimpulan dari penelitian terbukti bahwa terdapat pengaruh pemberian Jus Pepaya terhadap penurunan kadar kolesterol pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2022 dan diharapkan pemberian Jus Pepaya ini dapat disosialisaskan bagi setiap pasien hipertensi yang juga mengalami kadar kolsterol tinggi, karena Jus Pepaya sangat aman dikonsumsi bagi penderita hipertensi dalam rangka menurunkan kadar kolesterolKata Kunci : Jus Pepaya, Hipertensi, Kadar Kolesterol
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DENGANMENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TENTANG PERNIKAHAN DINI DI MTSN 3 DESA SEMERAH KECAMATAN SITINJAU LAUT
Sari, Indah Komala;
Irman, Veolina;
Morika, Honesty Diana;
Nur, Siti Aisyah;
Sari, Putri Minas
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v4i2.1605
Masalah sosial mengenai pernikahan setelah melewati masa pubertas yang dianggap aib dan suatu masalah pada kalangan tertentu menyebabkan terjadinya peningkatan angka kejadian pernikahan anak. Motif ekonomi, dengan harapan tercapaianya keamanan sosial dan finansial setelah menikah menyebabkan banyak masyarakat bahkan orang tua menyetujui anaknya untuk menikah dini. Tingginya angka kejadian pernikahan dini di Desa Semerah dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap dampak dari pernikahan dini itu sendiri. Kegiatan pengabmas dilaksanakan dari tanggal 10-12 Oktober 2022, tempat pelaksanaan di MTSN 3 Desa Semerah. Peserta yang menjadi number sebanyak 66 orang. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut terjadinya peningkatan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dengan media video. Diharapkan pada pihak Puskesmas wilayah setempat untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang pernikahan dini untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak yang akan terjadi jika dilakukan pernikahan dini sehingga dapat menurunkan angka kejadian pernikahan dini serta sebagai suatu masukan dan menjadi salah satu cara dan tindakan yang dapat dilakukan dan diberikan kepada pihak sekolah.Kata Kunci: Pernikahan Dini, Penyuluhan, Kesehatan, Pengetahuan Remaja
EDUKASI PENTINGNYA NUTRISI PADA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING PUSKESMAS ANDALEH KOTA PADANG
ratna dewi, ratna indah;
Dafriani, Putri;
Irman, Veolina
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v5i2.1963
Stunting merupakan istilah untuk penyebutan anak yang tumbuh tidak sesuai dengan ukuran yang semestinya (anak pendek). Stunting adalah tinggi badan yang kurang menurut umur (<-2SD), ditandai dengan terlambatnya pertumbuhan anak yang mengakibatkan kegagalan dalam mencapai tinggi badan yang normal dan sehat sesuai usia anak. Stunted merupakan kekurangan gizi kronis atau kegagalan pertumbuhan dimasa lalu dan digunakan sebagai indikator jangka panjang untuk gizi kurang pada anak. Puskesmas merupakan salah satu sarana Kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini memberikan edukasi kepada masyarakat terkhususnya pada ibu – ibu hamil tentang pentingnya asupan nutrisi pada ibu hamil dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini dilakukan terhadap 12 orang ibu hamil, yang mana edukasi diberikan selama 45 menit. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan dalam asupan nutrisi selama kehamilan terhadap pencegahan stunting. Dengan peningkatan pengetahuan ini diharapkan ibu – ibu hamil lebih mengoptimalkan lagi dalam pemenuhan asupan nutrisi selama kehamilannya.Kata Kunci : edukasi, stunting, pengetahuan.
EDUKASI PENGGUNAAN HERBAL MEDICINE UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI BANGSAL KEBIDANAN RST REKSODIWIRYO PADANG
Yanti, Etri;
Sari Dewi, Ratna Indah;
Irman, Veolina;
Fridalni, Nova
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v4i2.1604
Proses laktasi atau menyusun adalah proses pembentukan ASI yang melibatkan hormon oksitosin.Banyak faktor yang mempengaruhi produksi ASI sepertu nutrisi, psikologis ibu , kondisi kesehatanibu , frekuensi menyusui, perawatan payudara, jenis persalinan dan usia ibu. Masyarakat sudah seringmenggunakan tanaman yang dikusumsi ibu menyusui untuk meningkatkan produksi ASI , tapi belumbanyak jenis herbal yang digunkan , kandungan dan cara pengolahannya. Dengan demikian perludilakukan edukasi tentang herbal medicine untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.Eduksi ini dilkaukan di Bangsal Kebidanan RST Reksodiwiryo Padang pada tanggal 17 September2022 yang dimulai pada jam 09.30 - 10.15 WIB, yang diikuti oleh 11 orang pasien dan keluarga .Hasil yang diperoleh terdapat 78% peserta yang bertanya tentang materi dan terdapat 75 % pesertayang telah memahami materi yang diberikan. Edukasi kesehatan tentang herbal medicine pada ibumenyusui sangat dibutuhkan untuk dapat menggunakan herbal yang ada di lingkunganya untukmeningkatkan produksi ASI,sehingga kebutuhan nutrisi bayi tercukupi sehingga akanmengopltimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Disarankan kepada pihak rumah sakit untukterus memberikan edukasi dan motivasi pada ibu menyusui untu dapat meningkatkan kosumsi nutrisise[erti herbal yang ada di lingkunagannya dan memperbanyak poster atau leaflet tentang pentingkanpemberian ASI pada bayi .Kata kunci :Herbal medicine , produksi ASI
Relationship between Stress Levels and Blood Sugar Levels in Diabetes Mellitus
Irman, Veolina;
Saridewi, Ratna Indah
Frontiers on Healthcare Research Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63918/fhr.v1.n1.p64-68.2024
Background: The relationship between stress and blood sugar levels in individuals with diabetes mellitus is complex and can be influenced by various factors. When a person experiences stress, whether physical or emotional, the body responds by releasing stress hormones, can contribute to insulin resistance, a condition where the body's cells become less responsive to the effects of insulin. Furthermore, stress may affect a person's ability to manage diabetes effectively. Chronic stress, if not managed, can have long-term effects on the body, potentially contributing to the development of complications associated with diabetes. It's important to recognize that the relationship between stress and blood sugar levels varies among individuals Methods: We used descriptive analytic with cross sectional design. The population of this study were all patients with Diabetes Mellitus who were treated at the Internal Medicine Clcinic in Dr. Muhammad Zein general hospital Painan. The sample was taken as many as 79 respondents with accidental sampling technique. Data collection tool with documentation and questionnaire studies. Data analysis using chi square test. Results: The result showed that more than half of 49 respondents (62.0%) have an abnormal blood sugar levels, more than half of 54 respondents (68.4%) with moderate stress levels and there is a relationship between moderate stress levels and blood sugar levels with a value of α 0.000 (p value <0.05). Conclusion: The moderate stress levels are associated with increased blood sugar levels. The impacts of this study for nurses, that we must be able to review the psychosocial aspects of patients with diabetes mellitus and provide knowledge about diabetes mellitus either through direct counseling, dialogue, or through other information media such as posters, leafleats and social media.
Effectiveness of Health Education on Children's Knowledge About Sexual Violence in School-Age Children
Irman, Veolina;
Saridewi, Ratna Indah
Frontiers on Healthcare Research Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63918/fhr.v1.n2.p35-38.2024
Background: The current spike in cases of sexual violence against children continues to rise; therefore, more health education is needed in the community. Health education supports health programs that produce changes and increase knowledge in a short time. This research aims to determine the effectiveness of health education on children's level of knowledge about sexual violence in school-aged children at SDN 02 Tarandam, Padang City in 2024. Methods: This type of research was quantitative research with a quasi-experimental research design using a one-group pre-test post-test design. The population of this study was class V students, totaling 23 people. The research was conducted at SDN 02 Tarandam, Padang City. Sampling was carried out using a total sampling technique. Data was collected through questionnaires and analyzed using the T-test. Results: The research results showed that the average level of knowledge of children about sexual violence before receiving health education was 5.96, and after receiving health education, it was 8.09, with a p-value of <0.001. Conclusion: The research concluded that there was an influence of health education on children's level of knowledge about sexual violence in school-aged children. It is hoped that the school will submit a request to the relevant Health Service to provide health education about sexual violence to increase children's knowledge about sexual violence in school-aged children.