Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Kinerja ESG terhadap Kinerja Keuangan dengan Kekuatan CEO sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Oktavia, Widya; Anggraini, Dewi; Andrinaldo, Arisky
Media Bisnis Vol. 17 No. 2 (2025): Media Bisnis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/s30fw702

Abstract

This study aims to analyze the influence of environmental performance, social performance, and governance performance on financial performance with CEO power as a moderating variable. This research is a quantitative study using secondary data. Twelve manufacturing companies were selected through purposive sampling using predetermined criteria. The data analysis method used was panel data regression using Eviews 13. The results of this study indicate that the performance environmental, social performance, and governance performance simultaneously (f-test) has an effect on financial performance (ROA). Partially (t-test) environmental performance does not have a significant effect on financial performance (ROA), social performance does not have a significant effect on financial performance (ROA), and governance performance has a significant effect on financial performance (ROA). However, the results of the model equation test panel data regression (MRA) CEO power (CEO education) weakens or cannot moderate the influence of environmental performance on financial performance (ROA), CEO power (CEO education) strengthens or can moderate the influence of social performance on financial performance (ROA), and CEO power (CEO education) weakens or cannot moderate the influence of governance performance on financial performance (ROA).
PENGARUH ESG TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN MODERASI KEKUATAN CEO PADA PERUSAHAAN BEI Oktavia, Widya; Anggraini, Dewi; Andrinaldo, Arisky
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan (JIAKu) Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/jiaku.v4i4.7474

Abstract

This study aims to analyze the influence of environmental performance, social performance, and governance performance on financial performance with CEO power as a moderating variable. This research is a quantitative study using secondary data. Twelve manufacturing companies were selected through purposive sampling using predetermined criteria. The data analysis method used was panel data regression using Eviews 13. The results of this study indicate that the performance environmental, social performance, and governance performance simultaneously (f-test) has an effect on financial performance (ROA). Partially (t-test) environmental performance does not have a significant effect on financial performance (ROA), social performance does not have a significant effect on financial performance (ROA), and governance performance has a significant effect on financial performance (ROA). However, the results of the model equation test panel data regression (MRA) CEO power (CEO education) weakens or cannot moderate the influence of environmental performance on financial performance (ROA), CEO power (CEO education) strengthens or can moderate the influence of social performance on financial performance (ROA), and CEO power (CEO education) weakens or cannot moderate the influence of governance performance on financial performance (ROA).
Analisis Penerapan PSAK No.34 dalam Pengakuan Pendapatan Jasa Kontruksi pada CV. Raisyah & Raihan Kontruksi di Kabupaten Musi Rawas Utara Lestari, Dwi; Nurhayati, Yuli; Andrinaldo, Arisky; Kesuma, Indrawati Mara
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7609

Abstract

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan PSAK No.34 dalam pengakuan pendapatan jasa kontruksi pada CV. Raisyah & Raihan Kontruksi. Tujuannya untuk mengetahui penerapan PASK No.34 dalam pengakuan pendapatan jasa kontruksi pada CV. Raisyah & Raihan Kontruksi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriftip, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpul, menyusun, menganalisa, dan menyajikan laporan tentang pengakuan pendapatan dan beban (PSAK No.34) dalam pengakuan pendapatan jasa kontruksi pada CV. Raisyah & Raihan Kontruksi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi dan neraca. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif yaitu melakukan analisis terhadap penyajian laporan laba rugi CV. Raisyah & Raihan Kontruksi . Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui prmgakuan pendapatan dan beban dalam penyajian laporan laba rugi dengan cara membandingkan pendapatan kontrak dan laporan laba rugi perusahaan. Hasil analisis menunjukan bahwa CV. Raisyah & Raihan Kontruksi melakukan pengakuan pendapatan dan beban mengunakan metode kontrak selesai hal ini belum sesuai, berdasarkan standar akuntansi keuangan (SAK) yaitu dengan mengunakan metode persentase penyelesaian, karena tidak dapat menunjukan posisi keuangan perusahaan yang sebenarnya dalam penyajian laporan keuangan yang wajar antara metode kontrak selesai yang dipakai perusahaan dengan metode persentase penyelesaian.
Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Terhadap Biaya Modal Dengan Sustainability Assurance Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bei Monica, Iwi; Anggraini, Dewi; Kesuma, Indrawati Mara; Andrinaldo, Arisky
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7627

Abstract

Meningkatnya perhatian investor terhadap isu keberlanjutan mendorong perusahaan untuk semakin transparan dalam mengungkapkan informasi Environmental, Social, dan Governance (ESG) melalui sustainability report. Pengungkapan ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada investor mengenai komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan. Namun demikian, kredibilitas informasi yang disajikan dalam laporan tersebut masih sering dipertanyakan, sehingga keberadaan sustainability assurance menjadi penting dalam meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan serta memengaruhi keputusan investasi dan biaya modal perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan sustainability report terhadap biaya modal dengan sustainability assurance sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 228 perusahaan manufaktur. Sampel penelitian terdiri dari 30 observasi yang diperoleh dari 10 perusahaan selama periode tiga tahun dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan berasal dari laporan tahunan dan sustainability report perusahaan. Metode analisis yang digunakan meliputi regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan aspek Environmental berpengaruh signifikan terhadap biaya modal, sedangkan aspek Social, Governance, dan total skor ESG tidak berpengaruh secara langsung. Selain itu, sustainability assurance tidak mampu memoderasi pengaruh parsial masing-masing aspek ESG, tetapi terbukti memperkuat pengaruh total pengungkapan ESG terhadap biaya modal. Temuan ini menunjukkan bahwa sustainability assurance berperan penting dalam meningkatkan kredibilitas informasi ESG secara keseluruhan serta berpotensi menurunkan risiko pendanaan perusahaan.