Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Komunikasi Pelatih dan Anggota Paskibra SMA Negeri 11 Palembang Wandira, Ayu; Hamidah, Hamidah; Hamandia, Muhammad Randicha
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i4.3138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi antara pelatih dan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di SMA Negeri 11 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola komunikasi antara pelatih dan anggota Paskibra cenderung bervariasi, dengan beberapa pola komunikasi yang efektif dan lainnya yang memerlukan perbaikan. Komunikasi yang efektif cenderung melibatkan saling pengertian, dukungan, dan arahan yang jelas dari pelatih kepada anggota Paskibra. Namun, ditemukan juga adanya tantangan dalam komunikasi, seperti ketidakjelasan dalam arahan, kurangnya umpan balik, dan kurangnya ruang bagi anggota untuk menyampaikan pendapat mereka. Saran untuk peningkatan meliputi pelatihan keterampilan komunikasi, pengembangan sistem komunikasi yang lebih terstruktur, pembinaan hubungan yang positif antara pelatih dan anggota, mendorong komunikasi terbuka, dan evaluasi rutin terhadap pola komunikasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pola komunikasi yang lebih efektif antara pelatih dan anggota Paskibra di SMA Negeri 11 Palembang.
Pola Komunikasi Crew Dengan Klien Dalam Pelaksanaan Acara Pernikahan Pada Shakila Wedding Organizer Vesselia, Intan; Syarifudin, Achmad; Hamandia, Muhammad Randicha
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i4.3140

Abstract

Dalam era modern saat ini, kehadiran wedding organizer telah menjadi solusi bagi calon pengantin dan keluarga dalam merencanakan serta mengawasi jalannya acara pernikahan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Wedding organizer hadir sebagai layanan khusus yang membantu membuat persiapan acara pernikahan menjadi lebih praktis, serta menjadi bagian dari industri penyelenggaraan paket pernikahan yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar. Pemahaman terhadap keinginan dan harapan dari pengguna jasa terhadap kualitas layanan yang diberikan menjadi nilai tambah bagi pemilik bisnis wedding organizer.Penelitian ini adalah studi kualitatif yang bertujuan untuk memahami masalah-masalah dalam kehidupan sosial dengan menggunakan pendekatan holistik, kompleks, dan rinci. Pendekatan induktif digunakan untuk menyusun konstruksi teori atau hipotesis melalui pengungkapan fakta, sesuai dengan paradigma kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan adanya pola komunikasi dua arah (sirkular) antara crew dan klien pada Shakila Wedding Organizer. Pola komunikasi ini terjadi melalui pertukaran informasi antara kedua belah pihak secara timbal balik. Di Shakila Wedding Organizer, komunikasi dua arah yang sirkular terjadi antara crew dan klien, serta di antara crew di dalam tim sendiri.Studi ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang dinamika komunikasi antara crew dan klien dalam konteks industri pernikahan. Implikasi dari temuan ini dapat digunakan sebagai panduan bagi pemilik bisnis dan praktisi dalam meningkatkan komunikasi dan hubungan dengan klien, serta memberikan layanan yang lebih baik dalam pelaksanaan acara pernikahan.
Pola Komunikasi dalam Membangun Networking Etnisitas (Studi pada Ikatan Keluarga Lawang Tigo Balai Minang) di Palembang Al Hanif, Harist; Hamidah, Hamidah; Hamandia, Muhammad Randicha
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i4.3141

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengungkap pola komunikasi yang terjadi dalam membangun jaringan sosial etnisitas di antara anggota Ikatan Keluarga Lawang Tiga Balai Minang (IKALTI) di Palembang. Penelitian ini menggali bagaimana komunikasi interpersonal dan intergroup memainkan peran kunci dalam memperkuat ikatan sosial dan mempertahankan identitas etnis dalam konteks keanggotaan keluarga Minang yang berbasis di Palembang. Metode penelitian ini melibatkan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara mendalam dengan anggota IKALTI yang representatif dari berbagai lapisan dan peran dalam organisasi tersebut. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi pola komunikasi yang muncul, termasuk gaya komunikasi, jenis pesan yang disampaikan, dan implikasi sosial dari komunikasi tersebut dalam membangun jaringan etnis. Temuan studi menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam IKALTI mencerminkan karakteristik budaya Minang yang kaya akan nilai-nilai seperti gotong royong, kekeluargaan, dan rasa saling menghormati. Komunikasi interpersonal yang intens, baik melalui pertemuan fisik maupun platform digital, menjadi fondasi utama da membangun hubungan yang solid di antara anggota kelompok. Selain itu, strategi komunikasi intergroup yang indusif membantu memperluas jaringan Etnisitas dan memperkuat identitas kolektif.
Efektivitas Proses Program Studio EL-TV Balai Diklat Keagamaan Palembang Hamandia, Muhammad Randicha; Hertimi, Sri; Rais, Wirdiyan
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2025): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v2i3.1686

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Studio eL-TV program process at the Palembang Religious Training Center as an audiovisual-based mass communication media. The focus of the study includes the vision, mission, supporting factors, and obstacles in attracting audience interest in broadcast programs. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Primary data were obtained through structured interviews with the management and team of Studio eL-TV, as well as direct observation. Secondary data include official documents, archives, and related reference materials. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and verification based on the Miles and Huberman model. The results of the study indicate that Studio eL-TV has succeeded in utilizing digital technology in increasing the effectiveness of information and training delivery. The main supporting factors include support for infrastructure, cooperation with PALTV, and digital-based management. However, the study also found several obstacles, such as limited skilled human resources and variations in program content that are not optimal in attracting a wider audience. This study recommends increasing training for managers, program diversification, and optimizing digital promotion strategies. This study provides theoretical contributions to the study of mass communication based on audiovisual media and is applicable in the management of training-based television studios.
Mewujudkan Sifat Zuhud Pada Mahasiswa Melalui Bimbingan Kelompok Berbasis Hadist Jannati, Zhila; Hamandia, Muhammad Randicha
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 2 No. 2 (2020): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bocp.v2i2.31

Abstract

Zuhud is a very important trait for individuals in dealing with a world that is so tiring and exhausting for humans. Zuhud will bring peace of mind and peace of mind. The purpose of this study was to find out how to realize the zuhud nature of students through hadith-based group guidance. This research uses a qualitative approach. The sample in this study was determined through a sampling technique, namely purposive sampling technique. The sample in this study were 10 students of the Islamic Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Da'wah and Communication, UIN Raden Fatah Palembang. Data collection techniques in this study using interview techniques and observation techniques. In this study, the data were analyzed using qualitative descriptive analysis. The results obtained from this study are that the zuhud nature of students can be realized well where students are able not to feel happy about something they have and not feel sad if something is not owned; not feeling restless when insulted and not proud of being praised; and his heart is merely planted with fear, longing, and love for Allah SWT. So, it can be concluded that the zuhud nature of students can be realized by implementing hadith-based group guidance.
Mengenal Kenikmatan Surga Melalui Penerapan Layanan Informasi Berbasis Al-Qur’an Pada Mahasiswa Bimbingan Dan Penyuluhan Islam Jannati, Zhila; Hamandia, Muhammad Randicha
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 3 No. 2 (2021): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bocp.v3i2.115

Abstract

Recognition of the best place of return, namely heaven, is very important for the individual. By knowing the pleasures of heaven, humans will always compete in goodness. Because, Allah has prepared a gift in the form of heaven for those who believe and fear Him. This study has a purpose, namely to be able to find out how to apply Al-qur'an-based information services to introduce the pleasures of heaven to students of the Islamic Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Da'wah and Communication at UIN Raden Fatah Palembang. This study used qualitative research methods. Data were collected through data collection techniques, namely interview and observation techniques. The subjects of this study were 28 students of the Islamic Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Da'wah and Communication at UIN Raden Fatah Palembang. The data analysis technique in this study used descriptive qualitative data analysis. The results of this study are (1) Hadith-based information services to introduce students to heaven are carried out in several stages, namely: (a) planning stage, (b) organizing elements and service objectives, (c) implementation stage, (d) assessment, and (e) follow-up and report stages, and (2) Through hadith-based information services, students can get a good introduction and understanding of heaven as the best place to return, namely regarding (a) the nature of heaven, (b) the urgency of heaven as the best place for humans to return, (c) the pleasures in heaven, and (e) how to reach heaven. From the results of the research above, it can be concluded that hadith-based information can be an alternative in introducing students to heaven as the best place to return.
GAYA KOMUNIKASI FEMINIM DAN MASKULIN DI FILM MARS MET VENUS Nurkhalisa, Waliya; Hasmawati, Fifi; Hamandia, Muhammad Randicha
Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/virtu.v3i1.31813

Abstract

ABSTRACT“Feminine and Masculine Communication Styles in the 2017 Mars Met Venus Film”. The interesting thing that made the researchers conduct this research was about feminine and masculine communication when in a romantic relationship, and the film Mars Met Venus 2017 raised how the differences in communication between women and men. The 2017 Mars Met Venus film divides the film into two parts, namely "Part Girl" and "Part Boy" to see how each male partner views when communicating using firm and strong language while women speak in a gentle and stereotypical patriarchal tone. The purpose of this study is to find out how feminine and masculine communication styles are in different languages, such as bracelets and waves, as well as emotions and fights in the film Mars Met Venus. The method used in this research is descriptive qualitative research. The technique used in this research is content analysis. The findings from this study that can be identified are: feminine and masculine communication styles in different languages, namely: the first scene tells that women use figurative language to express what they feel, while the men in this film speak as they are, but the men try to translate requests hidden and choose to give up to maintain the relationship. Feminine and masculine communication styles in the category of rubber bands and waves, in the next scene shows the approaching period of how a man makes a sign of love then withdraws, then approaches again. When a woman feels loved, her self-esteem fluctuates like a wave. The last scene is about emotions and fights, women and men have different emotional needs, women will provide what is needed by emotions just like men, this makes each individual disappointed.