Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI MICE KOTA BATAM Antonius Rizki Krisnadi; Yudhiet Fajar Dewantara
Journal FAME: Journal Food and Beverage, Product and Services, Accomodation Industry, Entertainment Services Vol 1, No 1 (2018): Journal FAME
Publisher : Akademi Pariwisata Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/fame.v1i1.1325

Abstract

ABSTRAKKegiatan Industri MICE di kota Batam tergolong sebagai industri baru masa kini yang menunjukan bahwa MICE sebagi salah satu sektor dalam bisnis pariwisata, karena kegiatan/aktifitas di Batam merupakan kegiatan para pebisnis mengingat Batam adalah kawasan bebas/ free trade zone. Kegiatan bisnis wisata yang tujuan utama dari para delegasi atau peserta kegiatan MICE adalah melakukan perjalanan dan menghadiri suatu kegiatan atau event yang berhubungan dengan bisnisnya sambil menikmati kegiatan wisata secara bersama-sama.Untuk dapat mengoptimalkan potensi wisata MICE di Batam, diperlukan pengembangan pariwisata yang spesifik pada pengembangan aktivitas. Kajian pengembangan pariwisata MICE yang dilakukan merupakan identifikasi sumber daya sector pariwisata, yang akan menjadi acuan untuk program pembangunan pengembangan pariwisata MICE yang lebih operasional  dimana meliputi identifikasi  terhadap system kepariwisataan, destinasipariwisata, dampak pariwisata, serta pengembangan terhadap perkembangan kepariwisataan di Kawasan Batamdan  Sekitarnya. Penelitian ini  dianalisis menggunakan SWOT.Skor dari Matrik IFAS Wisata MICE Batam diperoleh dari hasil rata-rata pembobotan masing-masing indikator internal yang dikalikan dengan hasil rata-rata rating masing-masing indikator internal, maka didapatlah skor untuk masing-masing indikator internal. Setelah itu skor dari seluruh indikator-indikator internal harus dijumlahkan dengan cara menjumlahkan skor dari indikator pertama sampai dengan indikator terakhir untuk memperoleh hasil skor lingkungan internal. Hasil skor dari matrik IFAS pada adalah 2.65.Skor dari matrik EFAS wisata MICE Batam diperoleh dari hasil rata-rata pembobotan masing-masing indikator eksternal yang dikalikan dengan hasil rata-rata rating masing-masing indikator eksternal, maka didapatlah skor untuk masing-masing indikator eksternal. Setelah itu skor dari seluruh indikator-indikator eksternal harus dijumlahkan dengan cara menjumlahkan skor dari indikator pertama sampai dengan indikator terakhir untuk memperoleh hasil skor lingkungan eksternal. Hasil skor dari matrik EFAS adalah 2.85.Kata Kunci : MICE, Pengembangan, Wisata, SWOT
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI CARIBOU COFFEE SARINAH Antonius Rizki Krisnadi; Patrick Kurniawarsa
Journal FAME: Journal Food and Beverage, Product and Services, Accomodation Industry, Entertainment Services Vol 1, No 2 (2018): Journal FAME
Publisher : Akademi Pariwisata Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/fame.v1i2.1424

Abstract

ABSTRAK Jika suatu bisnis memiliki kualitas pelayanan yang baik maka bisnis tersebut dapat memenuhi kepuasan pelanggannya yang secara langsung akan berdampak pada peningkatan sales/pendapatan bisnis itu sendiri. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dimana metode ini mengunakan angka sebagai hasil penelitian. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, penyebaran kuisioner, dan studi pustaka. Pada penelitian ini variabel yang digunakan oleh peneliti adalah variabel independen (X) yaitu kualitas pelayanan dan variabel dipenden (Y) yaitu kepuasaan pelanggan. Penyebaran kuisioner dalam penelitian ini dilakukan kepada 195 pelanggan yang dipilih secara acak sesuai kriteria peneliti atau biasanya disebut teknik non-probability sampling.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan dilihat dari Reliability (X1) sebesar 0.534 tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y). Kualitas pelayanan dilihat dari Responsiveness (X2) sebesar 0.021 berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y). Kualitas pelayanan dilihat dari Assurance (X3) sebesar 0.10 tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y). Kualitas pelayanan dilihat dari Empathy (X4) sebesar 0.066 tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y). Kualitas pelayanan dilihat dari Tangible (X5) sebesar 0.000 berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y). Besarnya nilai koefisien determinasi (R Square) 0.500 sama dengan 50%. Angka tersebut memiliki arti bahwa variabel kualitas pelayanan (X) berpengaruh terhadap variabel kepuasaan pelanggan (Y) sebesar 50%, sisa nya berarti dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas pada penelitian ini.Kata kunci: Kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan, coffee shop.