Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pemanfaatan Serat Rami (Boehmeria Nivea) Sebagai Penguat Dengan Metode Acak Pada Bio Komposit Wardhani, Ridho; Yulianto, Dody
ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi Vol. 3 No. 01 (2023): ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi
Publisher : Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/enotek.v3i01.2201

Abstract

Komposit merupakan suatu material yang terbentuk dari dua atau lebih material yang terpisah untuk menghasilkan sifat mekanik dan karakteristik yang berbeda dari material pembentuknya. Pada penelitian ini dilakukan pencampuran serat rami (Boehmeria Nivea) dan resin sebagai penguatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan struktur serat rami (Boehmeria Nivea) sebagai penguat dengan metode acak pada bio komposit, untuk mendapatkan pengaruh variasi serat rami (Boehmeria Nivea) sebagai penguat dengan metode acak pada bio komposit dengan pengujian bending dan impact dan untuk mendapatkan nilai kekuatan bending dan impact dari resin komposit berbahan dasar serat rami. Komposisi serat dan resin pada penelitian ini dengan variasi 20% serat rami + 80% resin, 30% serat rami + 70% resin dan 40% serat rami + 60 % resin. Hasil pengujian impak menunjukkan variasi yang memiliki kekuatan yang paling tinggi yaitu pada 20% serat rami dan 80% resin dengan hasil 26,821 J/m2. Sedangkan kekuatan paling rendah terdapat pada variasi 30% serat rami dan 70% resin memiliki nilai kekuatan 19,039 J/m2. Hasil pengujian dapat dilihat bahwa kekuatan bending terkuat di miliki oleh variasi 40% serat rami dan 60% resin, yaitu dengan nilai bending 1,39 Mpa. Sedangkan kekuatan bending terendah di hasilkan dari komposisi 20% serat rami dan 80% resin dengan nilai bending 1,33 Mpa. Perbandingan kekuatan bending tidak terlalu signifikan.
Rancang Bangun Mesin Portabel Pencacah Pelepah Sawit Fahrezi, Refanza; Yulianto, Dody
Action Research Literate Vol. 9 No. 5 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i5.2951

Abstract

Limbah pelepah sawit di Provinsi Riau (luas 2,1 juta Ha) berpotensi sebagai pakan ternak dan pupuk kompos, namun pemanfaatannya terhambat oleh keterbatasan alat pencacah yang portabel dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pencacah pelepah sawit portabel yang efisien, berbiaya rendah, dan aman untuk petani skala kecil. Penelitian ini menggunakan tahapan sistematis: survei lapangan, studi literatur, perancangan (perhitungan gaya, transmisi, material), pembuatan prototipe, dan pengujian kinerja. Mesin dengan motor bensin 7 HP dan pisau 1900 RPM menghasilkan cacahan 91,5 kg/jam (efisiensi 90,5%), berat total 27 kg, serta desain aman untuk operator. Solusi praktis untuk petani dalam mengelola limbah sawit, dengan rekomendasi pengembangan lebih lanjut seperti pengujian ketahanan dan integrasi sistem otomatis.
Pengaruh Variasi Campuran Serat Ijuk dan Serat Sabut Kelapa Dengan Matriks Epoxy Terhadap Kekuatan Mekanik Komposit Manalu, Elia Fransisco; Yulianto, Dody
Action Research Literate Vol. 9 No. 5 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i5.2960

Abstract

Komposit dari bahan serat (fibrous composite) terus diteliti dan dikembangkan guna menjadi bahan alternatif pengganti bahan logam, hal ini disebabkan sifat dari bahan komposit yang kuat dan mempunyai massa yang lebih ringan dibandingkan dengan logam. Penelitian ini bertujuan untuk membuat komposit serat berbahan serat ijuk dan serat sabut kelapa dengam pengikat resin epoxy. Pada penelitian ini, campuran serat ijuk, serat sabut kelapa dan resin epoxy, dilakukan dengan perbandingan 20% : 30% : 50%, 25% : 25% : 50%, dan 30% : 20% : 50%. Hasil pengujian kekuatan bending tertinggi terjadi pada spesimen 3 dengan campuran 50% serat bambu : 50% resin polyester mempuyai nilai kekuatan tarik yaitu 18,93 MPa dengan harga impact sebesar 0,387 Joule/mm2 Hal ini dikarenakan adanya variasi campuran serat ijuk semakin besar dan semakin kecil serat sabut kelapa dengan resin epoxy akan mempengaruhi regangan elastisitas dari inti serat (selulosa), selulosa dari serat ijuk yang lebih besar mampu meningkatkan nilai kekuatan bending dan harga impact, sehingga bisa dilihat dari hasil pengujian impact (charpy) dimana pada spesimen 3 (30% : 20% : 50%) memiliki nilai kekuatan bending dan impact tertinggi dan sebaliknya jika campuran serat sabut kelapa semakin banyak maka akan menurunkan harga impact. Jenis patahan pada spesimen 1 bentuk patahan getas dan spesimen 2, spesimen 3 bentuk patahan getas berserabut.
Pengaruh Jumlah Mata Pisau pada Mesin Portabel Pencacah Pelepah Sawit Terhadap Hasil Pencacahan Fahlevi, Refel Minoc; Yulianto, Dody
Action Research Literate Vol. 9 No. 5 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i5.2965

Abstract

Pelepah sawit utuh lambat terurai, sehingga diperlukan mesin pencacah portabel untuk mempercepat proses pengomposan. Penelitian sebelumnya menggunakan pisau axial 18 buah namun memiliki kelemahan efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konfigurasi optimal jumlah dan kerapatan pisau untuk meningkatkan efisiensi pencacahan. Penelitian ini menguji variasi mata pisau (2, 3, 4) dan kerapatan (10, 20, 30 mm) dengan kecepatan 3000 rpm, mengukur efisiensi, kapasitas, dan ukuran cacahan. Konfigurasi 3 pisau dengan kerapatan 10 mm menghasilkan efisiensi tertinggi (93%), kapasitas 109,449 kg/jam, dan 82,79% cacahan <2 cm. Desain ini meningkatkan kinerja mesin secara signifikan dengan biaya rendah. Saran untuk penelitian selanjutnya meliputi modifikasi corong masuk dan pengujian bahan baku basah/kering.
Analisis Jenis Coolant terhadap Temperatur dan Keausan Mata Pahat pada Proses Pengeboran Pegas Daun SUP9 Aldio, Rieza Zulrian; Fadila, Muhd Ridho Ilham; Dedikarni, Dedikarni; Yulianto, Dody; Surindra, Mochamad Denny
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.5362

Abstract

Pegas daun adalah jenis suspensi yang biasa digunakan pada truk pengangkut beban yang berat. Salah satu langkah recycle adalah pengeboran ulang pegas daun yang masih layak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan coolant pada proses pengeboran ulang pegas daun terhadap temperature dan keausan mata pahat. Proses pengeboran menggunakan baja SUP9 dan mata pahat HSS berdiameter 17mm pada putaran spindel 280rpm dengan variasi coolant oli dromus, air bersih, dan minyak kelapa. Oli dromus diemulsikan dengan air pada perbandingan 70 persen air dan 30 persen oli dromus. Pengujian yang dilakukan adalah pengukuran temperatur menggunakan thermogun selama proses pengeboran dan pengukuran tingkat keausan mata pahat menggunakan mikroskop Olympus. Rata-rata temperatur pengeboran yang dihasilkan adalah 37.90C 48.570C dan 52.650C. Oli dromus menghasilkan temperatur paling rendah dan stabil. Dari observasi keausan, didapat minyak kelapa menghasilkan panjang keausan terendah 1661 µm dibandingkan air bersih 3720,7 µm dan oli dromus 3373,4 µm. Meski minyak kelapa menghasilkan temperatur tertinggi dalam penelitian ini, minyak kelapa mempunyai kemampuan untuk mengurangi nilai aus paling baik daripada coolant lainnya.
Enhancing Agricultural Land Processing Through Tillage Machine Utilization in Pangean Farmer Groups Jhonni Rahman; Yulianto, Dody; Rizal, Yose; Subekti, Purwo; Asrol, Asrol; Anwar, Moh. Syaiful; Zuliantoni, Zuliantoni
Dharmakayana Vol 2 No 2 (2025): November : Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientif
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dk.v2i2.45243

Abstract

The use of plowing machines is an important innovation in horticultural farming systems because it can increase land efficiency and productivity. This activity aims to analyze the effectiveness of plowing machines in accelerating the soil cultivation process and its impact on increasing the productivity of horticultural farmers in the Jaya Makmur Farmers Group. A descriptive approach was used by observing the plowing machine's working process and comparing it with traditional soil cultivation methods commonly used by farmers. Data were obtained through field observations and interviews with farmer group members. The results showed that the use of plowing machines increased the speed of soil cultivation up to ten times faster than traditional methods. In addition, plowing machines resulted in more even soil inversion, creating more optimal soil conditions for horticultural plant growth. These findings confirm that the use of plowing machines not only saves time and labor but also has the potential to increase crop productivity through more efficient soil management. Thus, the use of plowing machines is a strategic solution to support increased efficiency and yields in horticultural cultivation.
The Effect of Fibre Direction on the Mechanical Properties of Polyester Matrix-Based Palm Oil Fibre Composite Yulianto, Dody; Arman Maulana; Shandy Kurniadi; Ari Prasetyo; Sehat Abdi Saragih; Jhonni Rahman; Kurnia Hastuti; Eddy Elfiano
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 9 No. 01 (2026): REM VOL 9 No 01 2026
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2026.23953

Abstract

The increasing use of composite materials, especially for the two-wheeled vehicle industry, requires an in-depth study of fibre direction. Where the fiber direction can determine the occurrence of initial damage to the composite material. This study aims to produce a composite board from oil palm fruit fibre reinforced with a polyester matrix. In this study, the composite board consists of 3 types, namely sample 1 (discontinuous direction 0°), sample 2 (discontinuous direction 90°), and sample 3 (random fibre direction). The highest bending and impact test results were in specimen 1 with a 0° fibre direction, namely 63.93 MPa and 0.519 Joules/mm2, while the lowest bending and impact test results were in specimen 3 with a random fibre direction, namely 58.63 MPa and 0.382 Joules/mm2. Specimens with horizontal fibre directions have higher strength values. When the fibres are arranged in a 90° direction and a random direction, the mechanical strength is lower, because the load is mostly borne by the material matrix, which is generally weaker than the fibres. Macrophotography at 0° shows that the bonding mechanism of oil palm fruit fibres with the polyester resin matrix is quite good, with visible fibre pullout. This indicates that the bond between the fibre and the matrix weakens as the applied load increases. When the matrix fails, the fibres can still bear the load, so the fracture process does not occur simultaneously with the matrix failure. If the composite fibres become more brittle and the load is distributed to the fibres, which pulls them out, this will result in high toughness and bending strength.
Analisa Pengaruh Campuran Batang Karet dengan Matriks Limbah Plastik (PP) pada Komposit Papan Partikel Terhadap Kekuatan Uji Tekan dan Uji Bending Yulianto, Dody; Hastuti, Kurnia; Suherman, Hendra; Mustaqim, Muhamad
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 1 No. 02 (2018): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2018.1051

Abstract

Karet adalah tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat karena harga jual yang tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Akan tetapi beberapa fenomena yang terjadi belakangan ini menyebabkan harga jual karet menurun. Sehingga petani melakukan tindakan alih fungsi lahan perkebunan karet menjadi sawit. Karena adanya faktor ekonomi membuat petani beranggapan sawit lebih menguntungkan dibandingkan karet. Sehingga menghasilkan limbah batang karet yang begitu banyak , Maka penelitian ini mengunakan batang karet, Serta pengunaan matriks limbah plastik ( PP ) dalam pembuatan papan partikel. Tahapan penelitian dimulai dari penyaringan partikel batang karet dan pencacahan limbah plastik ( PP ), Pencampuran dan Pembentukan papan partikel, Sampai pada Pengujian. Untuk mengetahuai kekuatan papan partikel maka diperlukan pengujian mekanik seperti pengujian Tekan dan pengujian Bending sehingga dapat mengetahui nilai kekuatan tertinggi dari pencampuran partikel dan matriks. Adapun campuran yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 50% Partikel 50% Plastik , 60% Partikel 40% Plastik dan 70% Partikel 30% Plastik. Dari hasil pengujian yang dilakukan didapat kekuatan tekan tertinggi yaitu 6,48 MPa pada campuran 60% partikel 40% Plastik sedangkan untuk pengujian kekuatan tekan terendah yaitu 4,06 MPa pada campuran 70% Partikel 30% Plastik. Serta dalam pengujian bending didapat nilai tegangan tertinggi 7,71 MPa pada campuran 50% Partikel 50% Plastik sedangkan untuk pengujian bending terendah yaitu 5,10 MPa pada campuran 70% Partikel 30% Plastik. Dapat disimpulkan bahwa limbah batang karet dan plastik ( PP ) dapat digunakan dalam pembutan papan partikel sehingga menghasilkan suatu produk untuk kebutuhan masyarakat serta menggurangi dampak lingkungan yang tidak sehat, Diakibatkan menumpuknya Limbah Plastik dan Limbah batang Karet.
Kegagalan dan Perbaikan pada Worm Screw Press Pengolah Minyak Kelapa Sawit (CPO) Dengan Metode Simulasi Pemodelan Geometrik Menggunakan Autodesk Inventor 2013 Prastyo, Shandi; Syawaldi; Yulianto, Dody
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 1 No. 02 (2018): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2018.1110

Abstract

KEGAGALAN DAN PERBAIKAN PADA WORM SCREW PRESS PENGOLAH MINYAK KELAPA SAWIT (CPO) DENGAN METODE SIMULASI PEMODELAN GEOMETRIK MENGGUNAKAN AUTODESK INVENTOR 2013 Syawaldi, Dody Yulianto, Shandi Prastyo Jurusan Teknik Mesin Universitas Islam Riau syawaldi@eng.uir.ac.id Abstrak Worm screw press adalah salah satu komponen utama mesin pengekstraksi minyak mentah kelapa sawit (CPO) yang selalu mengalami keausan dan kegagalan dan patah. Masa pakai worm screw press di pabrik kelapa sawit sering tidak sesuai dengan rekomendasi waktu dari pabrik pembuatannya, keausan yang terjadi sehingga dapat menggangu kinerja mesin screw press dan menurunkan kapasitas hasil produksi CPO. Maka perlu dilakukan perbaikan pada worm screw press. Perbaikan yang dilakukan adalah dengan mengelas kembali (rebuild) permukaan yang aus tersebut dengan ketebalan lebih kurang 15 mm. Sehingga Worm screw press yang sudah diperbaiki ini dapat bertahan untuk jangka waktu lebih kurang 300-400 jam pemakaian. Analisa awal dilakukan dengan menghitung respon yang bekerja pada worm screw press akibat tekanan pada konus. Dari hasil simulasi software inventor didapat bahwa keausan terbesar terletak pada bagian ujung worm screw press yang mendapat tekanan langsung dari konus. Didapat jumlah prediksi keausan yang terjadi dalam 1 hari sebesar 66,8904 mm3/hari.
Perancangan Mesin Pengaduk Tepung Tipe Horizontal dengan Menggunakan Motor Listrik Sebagai Penggerak dan Pulley Sebagai Putaran Daya Cahyono, Rahmad; Yulianto, Dody; Syawaldi
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 1 No. 02 (2018): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/rem.2018.1330

Abstract

Abstrak Perancangan alat ini memiliki tujuan untuk mendesain alat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di UKM (Usaha kecil menengah) sehingga dapat mempermudah pekerjaan dilapangan. Untuk pengoperasian mesin pengaduk tepung tipe horizontal ini menggunakan motor listrik sebagai penggerak dan pulley sebagai putaran daya. Sementara pergerakan pisau pengaduk menggunakan batang panjang 20 cm dan diameter 1,5 cm. spesifikasi mesin pengaduk tepung tipe horizontal ini adalah menggunakan motor listrik 4 Hp dengan putaran 2440 rpm dengan daya 2,98 KW dan pulley sebagai penerus putaran daya dengan kecepatan 0,0097 m/s. Dari hasil pengujian untuk kecepatan pengaduk adalah 3 menit untuk berat tepung adalah 15 Kg dimana untuk kapasitas mesin pengaduk tepung ini adalah 300 Kg/jam. dengan adanya mesin pengaduk tepung tipe horizontal ini proses kerja pengadukan tepung semakin cepat dan produksi semakin banyak, dan diharapkan alat ini dapat digunakan dan dikembangkan untuk masyrakat usaha kecil menengah. Kata kunci : Motor Induksi, Poros, Defleksi, Gaya, Dan Kecepatan Pulley.