Articles
PKM Peningkatan Daya Saing Kelompok Usaha Konveksi Dan Bordir Joho
Rita Kusumawati;
Alien Akmalia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.74 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.23.366
Program ini bertujuan untuk membantu mitra agar lebih mandiri dan meningkatkan daya saingusahanya. Mitra usaha dalam program ini adalah kelompok usaha konveksi dan bordir Joho. Dusun Johoterletak di Desa Condongcatur, kecamatan Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kelompokusaha konveksi dan bordir Joho sudah ada sejak tahun 2008. Permasalahan yang dihadapi oleh mitraantara lain: 1). pasar masih terbatas untuk kebutuhan sekolah dan instansi, sedangkan masyarakatumum belum mengenal. 2) Kegiatan pemasaran yang dilakukan belum optimal. 3) mitra juga belummemanfaatkan media promosi dengan optimal. 4) kemampuan pengeloaan administrasi keuangan usahayang belum baik. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan mitra adalah melaluipelatihan, pendampingan dan bantuan media pemasaran. Hasil dari program ini adalah: 1) mitramemiliki akun pemasaran online di IG dan marketplace tokopedia; 2) mitra memiliki buku katalogproduk; 3) titik usaha mitra sudah ada di googlemap, 4) mitra memiliki papan nama usaha; 5) mitramemiliki video profile; 6) mitra memiliki catatan administrasi keuangan.
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DALAM PENGUATAN BRANDING SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH PURWODININGRATAN
Alien Akmalia;
Gita Danupranata;
Luluk Iswanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (939.325 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.35.73
Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan yang dihadapi oleh Sekolah Muhammadiyah Purwodiningratan, Ngampilan, Yogyakarta. Khalayak sasaran memerlukan dukungan dari sisi sarana prasarana maupun sumber daya manusia dalam penguatan branding sekolah melalui promosi digital. Permasalahan yang dihadapi khalayak sasaran adalah masih belum lengkapnya sarana dan prasarana sekolah dalam melakukan promosi digital serta sumber daya manusia yang belum siap. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu khalayak sasaran dalam melakukan penguatan branding sekolah melalui promosi digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan metode praktik langsung, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu: (1) memiliki peralatan yang mendukung kegiatan promosi melalui media digital, (2) khalayak sasaran memiliki studio indoor yang layak, (3) khalayak sasaran bisa membuat brosur digital untuk promosi dan penguatan branding sekolah, (4) memiliki skill dalam pengoperasian peralatan digital, (5) guru-guru memiliki motivasi dan wawasan tentang strategi branding sekolah serta termotivasi untuk mempromosikan sekolah, (6) jumlah pendaftar meningkat.
PENINGKATAN MINAT BACA MASYARAKAT DUSUN JETIS
Rita Kusumawati;
Alien Akmalia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (752.559 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.32.197
Dusun Jetis merupakan salah satu dusun di Desa Trimurti, Srandakan, Bantul. Dusun ini terdiri atas enam rukun tetangga (RT) dengan jumlah keluarga tercatat sebanyak 250 KK. Sebagian besar mata pencaharian penduduk di dusun tersebut adalah petani, peternak, dan beberapa bekerja sebagai PNS/karyawan swasta. Permasalahan yang dihadapi di masyarakat Dusun Jetis ini adalah masih rendahnya minat baca masyarakat dan fasilitas perpustakaan dusun yang masih minim. Permasalahan rendahnya minat baca ini perlu diatasi karena ada beberapa program yang bertujuan agar minat baca masyarakat meningkat. Minat baca yang baik terbukti banyak manfaatnya bagi penambahan wawasan dan kecerdasan masyarakat sehingga bisa mengarah pada terwujudnya kualitas SDM yang baik. Beberapa program yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada antara lain (1) menumbuhkan minat baca dengan kegiatan: ceramah akan pentingnya membaca, mendongeng cerita ke anak anak, dan lomba mendongeng dan (2) mengoptimalkan perpustkaan dusun dengan cara memperbaiki dan menata fasilitas perpustakaan serta menambah koleksi buku bacaan dan rak buku serta melatih calon pustakawan dusun. Hasil dari program ini adalah adanya perpustakaan dusun yang nyaman dan bersih dengan buku bacaan yang bertambah serta adanya perubahan perilaku gemar membaca di masyarakat, terutama anak anak
PEMBERDAYAAN EKONOMI WARGA MELALUI USAHA PRODUKTIF PEMBUATAN "JAHE BUBUK INSTAN"
Alien Akmalia;
Rita Kusumawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (633.632 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.32.216
Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan yang dihadapi oleh warga Dusun Penggung, Desa Giripurwo, Kecamatan Girimulyo terutama ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK Penggung. Permasalahan yang dihadapi khalayak sasaran adalah pada aspek produksi dan aspek pemasaran. Khalayak sasaran belum memiliki kemampuan mengolah jahe bubuk instan dan minimnya pengetahuan pentingnya pemasaran dalam meningkatkan penjualan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan kemampuan pengolahan jahe menjadi produk jahe bubuk instan yang memiliki nilai jual sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan metode praktik langsung, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu: (1) kelompok sasaran dapat mengolah jahe menjadi jahe bubuk instan yang layak jual (2) kelompok sasaran memiliki pengetahuan yang memadai tentang pentingnya pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk. Implikasi dari kegiatan pengabdian ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan tentang pengolahan maupun pentingnya pemasaran. Produk jahe instan ini diharapkan bisa menjadi minuman khas Penggung. Selain itu, potensi menjadikan jahe bubuk instan khas penggung ini sebagai oleh-oleh khas Dusun Penggung sangat besar, mengingat di perbatasan dusun ini ada wisata waduk yang sedang dikembangkan oleh pemerintah desa. Kegiatan ini sudah berjalan lancar sesuai dengan yang direncanakan dan kelompok sasaran bisa mengaplikasikan rangkaian kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan.
PENGEMBANGAN KEGIATAN JAMAAH MASJID MELALUI USAHA LELE DAN SEDEKAH SAMPAH
Fauziyah Fauziyah;
Alien Akmalia;
Lela Hindasah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1115.398 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.36.313
Masa pandemi menjadikan kegiatan jamaah menjadi terbatas. Pandemi juga menjadikan keuangan masjid yang masih mengandalkan pemasukan dari infaq menjadi berkurang karena tidak ada aktivitas pengajian. Berdasarkan hal tersebut dilakukan pengembangan kegiatan masjid Muhajirin, Perengdawe untuk kemandirian ekonomi jamaah melalui budidaya lele dan sayuran. Di samping itu dilakukan sedekah sampah yang bertujuan untuk memberikan pemasukan kas masjid sehingga bisa disalurkan untuk mendukung jamaah yang terdampak pandemi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu: pelatihan, ceramah dan praktik. Kegiatan yang dilakukan berupa: (1) pelatihan tentang budidaya lele, sayuran dan pengelolaan sampah nonorganik (2) Menjalankan budidaya lele dan sayuran, (3) Jamaah melakukan sedekah sampah. (4) Pendampingan budidaya lele, sayuran dan sedekah sampah. Berdasarkan evaluasi kegiatan, pelaksanaan kegiatan budidaya lele dan sayuran banyak peminatnya, diikuti oleh 80% jamaah dan menyatakan bahwa kegiatan tersebut bermanfaat dan menyenangkan pada masa pandemi ini. Sedekah sampah sudah mampu menambah kas masjid dan digunakan untuk mendukung kegiatan jamaah yang memerlukan dana untuk merintis usaha baru dan jamaah yang terdampak covid-19 berupa sembako.
Pemberdayaan Ekonomi Anggota Bank Sampah ‘Berkah’
Alien Akmalia;
Rita Kusumawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (475.487 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.23.359
Latar belakang kegiatan ini berangkat dari persoalan limbah konveksi yang melimpah dan menimbulkanpermasalahan sosial di wilayah sentra industri konveksi Joho. Tujuan program kemitraan masyarakat(PKM) ini adalah untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga anggota bank sampah‘Berkah’ di sentra industri konveksi dan bordir Dusun Joho, Desa Condongcatur, Kecamatan Depok,Kabupaten Sleman, Provinsi DIY sekaligus menciptakan wirausaha baru bagi masyarakat nonproduktifyang bertempat tinggal di wilayah tersebut. Kelompok mitra yang menjadi khalayak sasaran pada PKMini adalah kelompok bank sampah ‘Berkah’. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahandan untuk mencapai target luaran adalah melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik dan pendampingan.Hasilnya; (1) aspek umum, peserta sudah memiliki mindset yang sama tentang wirausaha dantermotivasi untuk berwirausaha. (2) Aspek produksi, peserta dilatih untuk membuat berbagaikerajinan/souvenir dan aksesoris. Beberapa hasil produksinya antara lain: aneka bando anak dandewasa, aneka bros jilbab dalam berbagai ukuran, dalaman jilbab, jepit rambut, pouch dan tas kecil.Selain itu, seluruh peserta sudah memahami pentingnya packaging dan brand dalam menjual hasilproduksinya. Beberapa peserta pelatihan sudah memiliki brand dan kemasan untuk produknya. (3) Aspekpemasaran, khalayak sasaran sudah memahami pentingnya pemasaran produk dan promosi melaluimedia offline dan online.
Peningkatan Kemampuan Manajemen UMKM Ekowisata Pancoh
Alien Akmalia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (500.741 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.23.392
Latar belakang kegiatan pengabdian ini berangkat dari permasalahan manajemen usaha yang dihadapipara pelaku UMKM di wilayah Ekowisata Dusun Pancoh, Girikerto, Turi, Sleman, Yogyakarta. Tujuanprogram KKN-PPM ini adalah untuk membantu memecahkan permasalahan manajemen usaha yangdihadapi oleh usaha mikro kecil menengah yang ada di wilayah khalayak sasaran. Metode yangdigunakan untuk menyelesaikan permasalahan adalah melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik danpendampingan. Hasil dari program ini yaitu; (1) aspek umum, hasilnya: khalayak sasaran termotivasiuntuk mengembangkan usaha yang telah dijalankan. Khalayak sasaran sudah memahami pentingnyamelakukan berbagai upaya untuk mengembangkan usaha. (2) Aspek keuangan, dalam aspek inikhalayak sasaran sudah memahami pentingnya melakukan pemisahan keuangan pribadi dan keuanganusaha dan bertekad untuk mengaplikasikannya. Selain itu, peserta pelatihan juga sudah memilikipengetahuan pencatatan keuangan di buku kas dan membuat laporan keuangan bagi UMKM. Pesertajuga sudah melakukan pencatatan keuangan untuk usahanya mealui program pendampingan. (3) Aspekpemasaran, khalayak sasaran sudah memahami pentingnya promosi produk yang mereka jual, cara-caramelakukan promosi, serta berbagai media promosi yang bisa digunakan sehingga dapat survive dalampersaingan. Selain itu, Dusun Pancoh juga telah memiliki website resmi dengan alamatwww.ekowisatapancoh.com. Website resmi milik Dusun ini, nantinya akan digunakan sebagai mediapromosi bagi dusun untuk menarik lebih banyak wisatawan.
PENGEMBANGAN USAHA KULINER MELALUI BAZAR ONLINE RAMADHAN (BAZONE) IBU-IBU JAMAAH MASJID
Lela Hindasah;
Alien Akmalia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (601.45 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.596
Masa pandemic seperti saat ini, menjadikan mobilitas dan kegiatan usaha menjadi terbatas. Banyak usaha yang terkena dampaknya. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk (1) mengembangkan kewirausahaan ibu-ibu jamaah Masjid (2) menambah pendapatan keluarga melalui usaha kuliner (3) mengembangkan bisnis berbasis komunitas, sehingga komunitas bisa memenuhi kebutuhan dari tetangga terdekat. Mitra sasaran pengabdian ini adalah Ibu-Ibu Jamaah Masjid Muhajirin Pereng Dawe, Jumlah peserta sebagai penjual ada 8 orang dari 25 orang ibu-ibu jamaah masjid muhajirin. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dengan sosialisasi kegiatan dan pengembangan market place berupa WA bisnis. Kegiatan bazar online dilakukan selama bulan Ramadhan. Untuk memeriahkan bazar, setiap KK jamaah Masjid diberikan kupon pembelian produk sebesar Rp100.000. Target Luaran dari program kemitraan masyarakat ini antara lain: (1) khalayak sasaran mampu meningkatkan penjualan pada masa krisis pandemi (2) Memiliki media promosi pemasaran online melalui WA bisnis. Berdasarkan evaluasi kegiatan berdasarkan aspek kognitif dan skill, 75% menyatakan sangat bermanfaat, sementar sisanya 25% menyatakan cukup puas. Berdasarkan aspek attitude semua peserta menyatakan memiliki motivasi untuk mengembangkan usahanya. Sebanyak 62,5% peserta menyatakan mengalami peningkatan omset yang sifnifikan sedangkan sisanya sebayak 37,5% menyatakan cukup mengalami peningkatan omset.
PENDAMPINGAN USAHA MINUMAN JAMU PADA MASA PANDEMI COVID-19
Alien Akmalia;
Dian Yosi Arinawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (453.55 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.655
Latar belakang kegiatan ini adalah adanya permasalahan bidang pemasaran dan produk yang dihadapi oleh UMKM ‘Jamu Bu Sri’ yang membuat produk ini sulit berkembang. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh UMKM ini. Metode yang digunakan adalah ceramah, workshop dan pendampingan. Hasil yang dicapai antara lain: (1) Pembuatan papan identitas usaha ‘Jamu Bu Sri’; (2) telah terlaksana pelatihan dan penentuan brand yang menarik; (3) Sosialisasi pentingnya label dan pembuatan label yang menarik; (4) Sosialisasi penentuan packaging yang menarik dan mengaplikasikannya; (5) Foto Produk; (6) Sosialisasi pemasaran online dan offline dan mempraktekannya (IG dan Perluasan pemasaran offline); (7) Sosialisasi pentingnya penyampaian informasi khasiat jamu tradisional bagi kesehatan tubuh dan membuat daftar khasiat produk jamu; (8) Pendampingan. Seluruh rencana telah terlaksana dan memberikan implikasi pada kenaikan penjualan di UMKM ‘Jamu Bu Sri’. Pemilik usaha sangat terbantu baik dari sisi produk maupun berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di bidang pemasaran. Kegiatan pendampingan usaha sangat bermanfaat dalam membantu memberikan pemecahan masalah pada saat pemilik mengaplikasikan dari program yang telah diberikan. Pemilik juga mendapat bantuan handphone untuk menjalankan promosi melalui sosial media.
PENDAMPINGAN USAHA REMAJA MASJID MELALUI PENGUATAN E-MARKETING DAN KEUANGAN PADA MASA PANDEMI
Alien Akmalia;
Lela Hindasah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (497.327 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.44.656
Khalayak sasaran dalam kegiatan ini merupakan remaja masjid yang memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha. Banyak anggotanya yang telah memiliki usaha, namun terkendala beberapa permasalahan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam berwirausaha. Sasaran utama dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan ini adalah remaja masjid yang pernah menjalankan usaha atau memiliki usaha dan memiliki potensi untuk mengembangkan usahanya. Banyak potensi ide kreatif untuk menjalankan usaha belum tergali dengan optimal. Beberapa permasalahan yang dihadapi wirausaha muda (1)Kurangnya motivasi untuk mengembangkan usaha dan masih rendahnya pengetahuan dalam mengelola usaha, diantaranya manajemen pemasaran dan manajemen keuangan. (2)Kurangnya keterampilan dalam e marketing; (3)Kurangnya kemampuan dalam membuat pencatatan keuangan. Metode yang digunakan antara lain: tutorial, penugasan mandiri, presentasi dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini yaitu: (1)telah terlaksana pelatihan peningkatan motivasi usaha; (2)pelatihan pengetahuan konsep pengeloan usaha untuk meningkatkan skill kewirausahaan serta dasar-dasar membuat e-marketing dan keuangan; (3)khalayak sasaran telah mempraktikkan pembuatan konten marketing dan laporan keuangan; (4)presentasi usaha yang telah dikembangkan dan diskusi. Kegiatan ini berhasil menggugah motivasi wirausaha anggota remaja masjid yang berdampak pada usaha yang mereka jalankan semakin berkembang. Khalayak sasaran mulai mengelola konten e-marketing untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat telah berjalan sesuai rencana.