Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN DASAR (BED LOAD) PADA SUNGAI SELOR DI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN Singal, Rachel Zandra; Nur, Mardhawiah
Civil Engineering Scientific Journal Vol 4, No 2 (2025): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v4i2.6626

Abstract

ABSTRACT: Selor River is 6.7 km long, which passes through Buluh Perindu and Tanjung Rumbia areas in Kelurahan Tanjung Selor Hilir. The condition of Selor River is mostly sediment accumulation in several parts of the Selor River flow. The sedimentation problem that occurs continuously will cause shallowing which will affect the reduction in the flow capacity of the Selor River. The purpose of this study was to determine the bed load in the Selor River flow. Sediment data collection in the Selor River flow at four points using the purposive random sampling method. Sediment sampling at these four points was to fulfill the factors for sedimentation formation and to represent sediment conditions along the Selor River flow. Analysis of the large bed sediment load using the Mayer Petter Muller method using measurement data on one wet cross-section, average water depth, average speed, river bed slope and bed sediment grain diameter for bed sediment calculations. The sampling of bottom sediment was continued with sample testing at the Bina Marga DPUPR Kabupaten Bulungan laboratory, obtained data on sediment water content, sediment specific gravity and sieve analysis, resulting in a large bottom sediment grain diameter of D90 and from the sieve analysis it was produced that the diameter of grains passing sieve No. 4 (4,750 mm) was 98.4%; passing sieve No. 90 (0.175) was 23.33%. The results of the analysis of the large load of bottom sediment transport in the Selor River in the form of a bottom sediment discharge in a period of one day of 5.9616 Tons/day, a bottom sediment discharge in a period of one year of 2,175.984 Tons/year. Keywords: Bed Load Sediment, Sedimentation, Debit Sediment, Selor River, Mayer Petter Muller. ABSTRAK: Sungai Selor memiliki panjang 6,7 Km, yang melewati daerah Buluh Perindu dan Tanjung Rumbia wilayah Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Kondisi Sungai Selor sebagian besar terjadi penumpukan sedimen pada beberapa bagian aliran Sungai Selor. Permasalahan sedimentasi yang terjadi tersebut secara terus menerus akan menyebabkan pendangkalan yang berpengaruh terhadap penurunan kapasitas aliran sungai Selor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit sedimen dasar (bed load) pada aliran Sungai Selor. Pengambilan data sedimen di aliran Sungai Selor pada empat titik dengan metode pengambilan data adalah menggunakan metode purposive random sampling. Pengambilan sampel sedimen pada empat titik ini adalah untuk  memenuhi faktor- faktor terbentuknya sedimentasi dan dapat mewakili kondisi sedimen sepanjang aliran Sungai Selor. Analisis besar muatan sedimen dasar dengan mengunakan metode Mayer Petter Muller dengan menggunakan data ukur pada satu penampang basah, kedalaman air rata-rata, kecepatan rata-rata, kemiringan dasar sungai dan diameter butiran sedimen dasar (bed load) untuk perhitungan sedimen dasar (bed load). Pengambilan sampel sedimen dasar dilanjutkan dengan pengujian sampel di laboratorium Bina Marga DPUPR Kabupaten Bulungan diperoleh data kadar air sedimen, berat jenis sedimen dan analisa saringan, dihasilkan besar sedimen dasar diameter butiran D90 dan dari analisa saringan dihasilkan diameter butiran lolos saringan No.4 (4,750 mm) adalah 98,4% ; lolos saringan No.90 (0,175) adalah 23,33%. Hasil analisis besar muatan angkutan sedimen dasar pada sungai Selor berupa debit sedimen dasar dalam jangka waktu satu hari sebesar 5,9616 Ton/hari, debit sedimen dasar dalam jangka waktu satu tahun sebesar 2.175,984 Ton/tahun.Kata kunci: Sedimen Dasar, Sedimentasi, Debit Sedimen, Sungai Selor, Mayer Petter Muller.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK MAKANAN RINGAN BERBAHAN DASAR IKAN NILA DI DESA SESAYAP HILIR KABUPATEN TANA TIDUNG PROVINSI KALIMANTAN UTARA Singal, Rachel Zandra; Abdul, Kartini Maharani; Muazansyah, Imam; Yuliansyah, Yuliansyah; Rusyanti, Nila
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31507

Abstract

Terdapat permasalahan yang sering keluhan oleh masyarakat Desa Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung yakni kurangnya pengetahuan masyarakat setempat khususnya ibu-ibu rumah tangga dalam memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia seperti adanya ikan nila yang berlimpah di Desa tersebut yang dapat di manfaatkan menjadi olahan produk-produk makanan ringan seperti stik ikan keju dan amplang dari ikan nila. Berdasarkan permasalahan tersebut dianggap penting untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan produk makanan ringan berbahan dasar ikan nila untuk menambah pengetahuan kepada Masyarakat Desa Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. Adapun metode yang digunakan pada pengabdian ini menggunakan Teknik ceramah dan latihan kepada Masyarakat dalam memanfaatkan potensi desa manjadi produk-produk olahan yang dapat menghasilkan nilai rupiah. Selanjutnya Adapun hasil dari pelaksanaan pengabdian tersebut yakni pengabdian tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dan Dosen Universitas Kaltara Adapun kegiatan pengabdian yang terdiri dari sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan dalam pemberdayaan Masyarakat Desa Sesayap dengan menyelenggarakan praktik pembuatan stik ikan keju dan amplang yang terbuat dari bahan dasar ikan nila yang banyak terdapat di Desa Sesayap. Yang mana terdapat tahapan-tahapan dalam pelaksanaanya dengan menyediakan bahan-bahan praktik dan proses pembuatan olahan produk stik ikan keju dan amplang dari ikan nila. Adapun dari pelaksanaan pengabdian tersebut penting dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menegah yang ada di Desa Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara.
KAJIAN PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER AIR BERSIH DI PERKOTAAN Singal, Rachel Zandra; Sakkia, Nur
Civil Engineering Scientific Journal Vol 4, No 3 (2025): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/cesj.v4i3.7173

Abstract

ABSTRACT: Rainwater Harvesting (RWH) is a method used to collect and store rainwater from rooftops, buildings, or the ground during rainy seasons, as a source of clean water. Rainwater utilization can be used to address clean water scarcity, reduce runoff volume, and replenish groundwater, especially in urban areas. Tanjung Selor, the capital of North Kalimantan Province, is experiencing rapid development, particularly in housing development, due to its rapid population growth. Conditions in urban areas, particularly Tanjung Selor, have resulted in high demand for clean water, which can lead to water shortages in residential areas and surrounding areas. Rainwater harvesting is an alternative to reduce clean water shortages. Rainwater harvesting can meet water needs while simultaneously saving on the use of PDAM (State Water Company) and groundwater. Rainwater that can be collected by the Rainwater Harvesting system in the Global KM 6 Housing with a roof area of 36 m2 type houses each month is a minimum of 2.37 m3 and a maximum of 31,26 m3. The needs of each housing unit with an estimated number of occupants of 3 people are 10,8 m3 each month. So the volume of rainwater harvested from the PAH system for minimum conditions compared to the water needs of each housing unit is still insufficient to meet the need for clean water. And the volume of rainwater harvested from the PAH system for maximum conditions compared to the water needs of each housing unit is sufficient to meet the need for clean water in the housing. If the RWH conditions are minimal, it is recommended that additional clean water from other sources, namely PDAM for housing.Keywords: Rainfall, Clean Water, Groundwater, Building Roofs, Tanjung SelorABSTRAK: Pemanenan Air Hujan (PAH) merupakan cara yang digunakan untuk mengumpulkan dan menyimpan air hujan dari atap rumah, atap gedung atau di permukaan tanah pada saat hujan, sebagai salah satu sumber air bersih.  Pemanfaatan air hujan dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan kelangkaan air bersih, mengurangi volume air limpasan hujan dan mengisi kembali air tanah terutama di perkotaan. Tanjung Selor merupakan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara yang sedang berkembang terutama pembangunan perumahan karena pesatnya pertumbuhan penduduk. Kondisi di perkotaan khususnya kota Tanjung Selor ini memicu konsekuensi bahwa kebutuhan air bersih yang tinggi dapat memicu pula kelangkaan air bersih di wilayah perumahan dan sekitarnya. Pemanenan Air Hujan  merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi terjadinya kekurangan air bersih. Sehingga panen air hujan dapat memenuhi kebutuhan air sekaligus dapat menghemat pengunaan PDAM ataupun air tanah. Air hujan yang dapat ditampung dengan sistem Pemanenan Air Hujan di Perumahan Global KM 6 dengan luas atap rumah type 36 M2 tiap bulannya minimal adalah 2,37 m3 dan maksimal 31,26 m3. Kebutuhan tiap unit rumah dengan estimasi jumlah penghuni 3 orang yaitu 10,8 m3 tiap bulan. Sehingga jumlah volume air hujan yang di panen dari sistem PAH untuk kondisi minimal  dibandingkan kebutuhan air pada tiap unit rumah  masih kurang untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Dan jumlah volume air hujan yang di panen dari sistem PAH untuk kondisi maksimal  dibandingkan kebutuhan air pada tiap unit rumah  cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih di perumahan.  Jika kondisi PAH minimal disarankan perlu penambahan air bersih dari sumber lain yaitu PDAM untuk perumahan.Kata kunci: Curah Hujan, Air Bersih, Air Tanah, Atap Bangunan, Tanjung Selor
Pengembangan Pemasaran Tanaman Obat Keluarga Sebagai Produk Unggulan Ning’s Kitchen Garden Melalui Pendekatan Ekonomi Kreatif: Pengabdian Nila Rusyanti; Zandra Singal, Rachel; Maharani Abdul, Kartini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3792

Abstract

This research aims to examine the implementation of creative economic activities through the marketing of Family Medicinal Plants (TOGA) as a flagship product at Ning's Kitchen Garden. Indonesia possesses great potential in developing medicinal plants based on local biodiversity, where the cultivation of TOGA can provide health benefits and economic opportunities for families. Ning's Kitchen Garden in Tanjung Selor, Bulungan, is a creative economy-based business unit focused on the independent and sustainable cultivation of TOGA, utilizing the home yard optimally. The creative economy approach in this business is realized through product innovation and diversification. Simple gardening activities are transformed into productive activities with added economic value. The products generated are not only whole TOGA but also high-value processed goods, such as healthy herbal drinks (smoothies and modern packaged herbal drinks/jamu), as well as other processed foods like sourdough bread and vegetable salads with added herbs. This innovation combines traditional knowledge with a modern approach, allowing the products to be accepted by the broader market. In addition to product innovation, Ning's Kitchen Garden also implements a sustainable organic farming system (sustainable agriculture) without chemical pesticides, using fertilizer made from kitchen waste. This initiative supports local food self-sufficiency and the empowerment of women as agents of change in family food security