Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SERVIS ATAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION DALAM PERMAINAN BOLAVOLI Muharram, Nur Ahmad; Kholis, Moh. Nur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar servis atas dalam permainan bolavoli pada siswa kelas V SDN Wonokerso II melalui model pembelajaran problem based introduction. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Wonokerso II yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan penilaian hasil belajar servis atas bolavoli. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif kualitatif dengan hasil prosentase. Dari hasil analisis yang dilakukan, diperoleh peningkatan yang signifikan daripratindakanke siklus I dan siklus II. Prestasi belajar servis atas bolavoli pada siklus I dalam kategori tuntas adalah 63,89% atau 23 siswa. Pada siklus II terjadi peningkatan prosentase prestasi belajar siswa dalam kategori tuntas sebesar 77,78% atau sejumlah 28 siswa.
Survei Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Pagar Nusa Pac Ngetos Pc Nganjuk Untuk Menghadapi Kejurcab Vi Pagar Nusa Nganjuk Ahmadi, Rudi; Zawawi, M. Anis; Kholis, Moh. Nur; Susilo, Teguh Budi
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 04 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting kebugaran jasmani dalam menunjang prestasi atletik, khususnya pada cabang olahraga pencak silat yang menuntut kondisi fisik optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik atlet Pencak Silat Pagar Nusa PAC Ngetos PC Nganjuk sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Pagar Nusa ke-6 Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian meliputi seluruh atlet pencak silat putra Pagar Nusa PAC Ngetos PC Nganjuk yang berjumlah 30 atlet dengan rentang usia 15–19 tahun, dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes dan pengukuran kebugaran jasmani. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan distribusi persentase dan kategori tingkat kebugaran jasmani atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet pencak silat usia 15–19 tahun berada pada dua kategori, yaitu kategori cukup sebesar 80% dan kategori baik sebesar 20%. Tidak ditemukan atlet yang masuk dalam kategori kurang maupun sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik atlet Pencak Silat Pagar Nusa PAC Ngetos PC Nganjuk secara umum berada pada kategori cukup dan baik, sehingga diperlukan program latihan fisik yang lebih terencana dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi
Literasi Kebugaran Jasmani Peserta Didik Sekolah Pencak Silat Tunas Putih Usia Dini Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk Saksena, Sanggang Esa; Kholis, Moh. Nur; Susilo, Teguh Budi
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 04 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Literasi kebugaran jasmani merupakan kemampuan individu dalam memahami pentingnya kebugaran jasmani, mengetahui cara menjaga kebugaran, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran strategis dalam membangun literasi kebugaran jasmani melalui pengalaman belajar yang sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani dan literasi kebugaran jasmani peserta didik Sekolah Pencak Silat Tunas Putih. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek peserta didik putra dan putri. Hasil analisis pertama menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani peserta didik didominasi kategori cukup, yaitu 43 anak (75,79%), sedangkan kategori baik hanya 9 anak (15,07%). Analisis kedua terkait literasi kebugaran jasmani menunjukkan bahwa mayoritas peserta didik berada pada kategori cukup sebanyak 21 anak (82%), sementara kategori baik hanya 3 anak (12%). Selanjutnya, hasil analisis ketiga pada peserta didik putri menunjukkan tingkat kebugaran jasmani berada pada kategori cukup dengan frekuensi 22 anak (71,97%). Berdasarkan keseluruhan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani dan literasi kebugaran jasmani peserta didik Sekolah Pencak Silat Tunas Putih berada pada kategori cukup. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas pembelajaran PJOK dan program latihan yang terencana untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan literasi kebugaran peserta didik secara optimal.
Survey Tingkat Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia 9-10 Tahun Di Sdn Mrican 3 Kota Kediri Pamungkas, Herlan Ferdha; Kholis, Moh. Nur; Mardiyanto Indra Purnomo, Ardhi
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 04 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemetaan tingkat kemampuan motorik kasar sebagai dasar untuk mengetahui dan meningkatkan perkembangan motorik anak usia 9–10 tahun dalam aktivitas olahraga. Permasalahan penelitian difokuskan pada tingkat kemampuan motorik kasar siswa usia 9–10 tahun di SDN Mrican 3 Kota Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 20 siswa sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa tes dan pengukuran lima komponen motorik kasar, yaitu kecepatan (lari sprint 30 meter), kelincahan (lari zig-zag), koordinasi mata dan tangan (lempar tangkap bola tenis), power otot tungkai (lompat jauh tanpa awalan), dan keseimbangan (stork stand). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kecepatan berada pada kategori baik sekali hingga kurang, kelincahan dan koordinasi mata-tangan didominasi kategori baik dan cukup, power otot tungkai bervariasi dari kategori baik hingga kurang, serta keseimbangan sebagian besar berada pada kategori cukup. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar siswa secara umum berada pada kategori cukup hingga baik. Hasil penelitian ini direkomendasikan sebagai acuan evaluasi program latihan, perencanaan pembelajaran pendidikan jasmani oleh guru, serta sebagai dasar bagi orang tua dalam mendampingi dan memotivasi anak untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar secara optimal.