Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : International Journal of Demos

Collaborative Governance: Potret Penyelenggaraan Ketenagakerjaan di Kabupaten Karawang Prastio, Luki Oka; Indriyany, Ika Arinia
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 1 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i1.481

Abstract

AbstractThis research is motivated by the high unemployment rate in Karawang Regency, which is higher than the national unemployment rate of 5%, dominated by the local workforce. This condition contradicts the image of Karawang Regency as the area with the most significant industrial area in Southeast Asia. This problem impacts the massive flow of urbanization into Karawang Regency and is exacerbated by discriminatory recruitment of the local workforce. This writing aims to analyze the current achievements of the collaborative governance of the Karawang Regency government together with APINDO (Indonesian Entrepreneurs Association), KADIN (Indonesian Chamber of Commerce), and the community in administering employment. This research uses the collaborative governance theory (Ansell & Gash, 2007), which focuses on Intermediate Outcomes. The results of the study show that the achievements of collaboration in organizing employment in Karawang Regency in the form of apprenticeships have not been able to reduce the high unemployment rate, improve community welfare, and provide guaranteed security for workers with low incomes below the district minimum wage, weak bargaining power of workers, and prone to violations in practice.Keywords:  Collaborative Governance, National Apprenticeship AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi dari tingginya tingkat pengangguran di Kabupaten Karawang lebih tinggi di atas angka pengangguran nasional yang sebesar 5% didominasi oleh angkatan kerja lokal. Kondisi tersebut berkontradiktif dengan citra Kabupaten Karawang sebagai daerah dengan kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara. Ihwal tersebut berdampak dari masifnya arus urbanisasi ke Kabupaten Karawang, dan diperparah dengan rekrutmen yang diskiminatif terhadap angkata kerja lokal Kabupaten Karawang. Tujuan penulisan ini adalah menganalisis capaian saat ini dari collaborative governance pemerintah Kabupaten Karawang bersama APINDO, KADIN, dan masyarakat dalam penyelenggaraan ketenagakerjaan. Penelitian ini menggunakan teori collaborative governance (Ansell & Gash, 2007) yang berfokus terhadap Intermediate Outcomes. Hasil penelitian menunjukkan capaian kolaborasi dalam penyelenggaraan ketenagakerjaan di Kabupaten Karawang dalam bentuk pemagangan belum dapat memangkas tingginya angka pengangguran, memperbaiki kesejahteraan masyarakat dan memberi kepastian jaminan bagi tenaga kerja dengan pendapatan yang rendah di bawah upah minimum kabupaten (UMK), lemahnya daya tawar pekerja, dan rawan pelanggaran dalam praktiknya.Kata kunci: Collaborative Governance, Pemagangan Nasional, Pengangguran
Percepatan Penurunan Stunting di Kota Cilegon melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) Ningrum, Kheria Yulia; Indriyany, Ika Arinia; Prastio, Luki Oka
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 4 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i4.520

Abstract

AbstrakSurvei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2019 menyebutkan bahwa angka prevalensi stunting di Indonesia mencapai 27,7%. Kondisi ini dinilai sangat memperhatinkan bagi masa depan Indonesia. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 mengenai Percepatan Penurunan Stunting. Pemerintah memegang peranan kunci dalam upaya penurunan stunting tersebut. Penelitian ini akan melihat bagaimana peran pemerintah dalam penerapan program Percepatan Penurunan Stunting melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kota Cilegon. Sebagai regulator, pemerintah Kota Cilegon memiliki peraturan pelaksanaan program DASHAT yang dilegalkan dalam Surat Keputusan Walikota Cilegon Nomor : 440/Kep.342-DP3AP2KB/2023 Tentang Pembentukan Dapur Sehat Atasi Stunting Di Kota Cilegon. Sedangkan, sebagai controller, pemerintah Kota Cilegon memegang tanggung jawab penuh atas pelaksanaan program DASHAT di Kota Cilegon. DP3AP2KB Kota Cilegon mengemban tugas tersebut sebagai tim pelaksana program DASHAT.Kata kunci: Cilegon, DASHAT, Stunting. AbstractThe Indonesian Toddler Nutrition Status Survey (SSGBI) in 2019 stated that the prevalence rate of stunting in Indonesia reached 27.7%. This condition is considered very alarming for the future of Indonesia. Therefore, President Joko Widodo issued Presidential Regulation Number 72 of 2021 concerning the Acceleration of Stunting Reduction. The government plays a key role in the stunting reduction effort. This research will look at how the government's role in implementing the Acceleration of Stunting Reduction program through the Healthy Kitchen to Overcome Stunting (DASHAT) in Cilegon City. As a regulator, the Cilegon City government has regulations for the implementation of the DASHAT program which are legalized in the Cilegon Mayor Decree Number: 440/Kep.342-DP3AP2KB/2023 Regarding the Establishment of a Healthy Kitchen to Overcome Stunting in Cilegon City. Meanwhile, as the controller, the Cilegon City government holds full responsibility for the implementation of the DASHAT program in Cilegon City. DP3AP2KB Cilegon City carries out this task as the DASHAT program implementation team.Keywords:  Cilegon, DASHAT, Stunting