Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Remote Indigenous Community Empowerment Policy in Realizing Public Service in Darlale Village, Buru Regency Marno Wance; Rifdan Rifdan; Muhammad Takdir; Arif Ferdian
Journal of Governance Volume 8 Issue 1: (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jog.v8i1.18799

Abstract

Abstract: The Remote Indigenous Community or KAT (Komunitas Adat Terpencil)  is program carried out in Darlale village by the Buru Regency Social Service, Maluku Province. Based on the results of initial research, people of Darlale village have uninhabitable houses and inadequate levels of education and health. The distance from Namlea city to Darlale village is 173 Km, located in the mountainous region of Buru island. This type of research is a qualitative descriptive analysis and uses the VOS Viewer application to carry out meta-analysis of previous research data. The findings of the field are: (1). The KAT community needs services for building livable houses and are willing to move to a new location (exsite) (2). The community needs adequate educational services. (3). Provision of an adequate road from Darlale village to Wapsait village as main village because the education and health facilities and infrastructure are located in the main village. The implication of the results of the Preliminary Assessment (PA) research is that the Buru Regency Government and the Ministry of Social Affairs will build livable houses and provide health and education facilities.Keywords: KAT Program; Remote Indigenous Community; Livable Houses; Education Level 
Strategi Pengembangan Ekowisata Pasca COVID 19 Berbasis Analisis SWOT di Toraja Utara Arif Ferdian; Syamsiah Hasim; Sri Rahayu Juniati
Musamus Journal of Public Administration Vol 5 No 1 (2022): Musamus Journal of Public Administration, Vol 5. 1. October 2022
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v5i1.4458

Abstract

Perkembangan pariwisata di Toraja utara mengalami permasalahan disebabkan oleh Covid-19. Para pengunjung untuk destinasi wisata di toraja utara mengalami penurunan baik sektor cagar alam dan budaya sehingga di butuhkan langkah atau strategi yang kongrit untuk meningkatkan ekowisata. Sektor pariwisata merupakan aset daerah yang meningkatkan pendapatan asli daerah namun mengalami penurunan pengunjung baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nasional akibat Covid-19. Oleh karena itu, tujuan penelitian langkah strategis dalam pengembangan ekowisata berbasis analisis SWOT adapun metode penelitian yang digunakan yaiu kuantitaif di kombinasikan dengan Pendekatan analisis deskriptif kualitatif SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) Berdasarkan analisis lingkungan internal (IFAS) dan eksternal (EFAS) dapat diketahui salah satu indikator ancaman yang sangat berperan dalam penurunan kunjungan wisatawan yaitu Covid-19 sehingga dibutuhkan strategis untuk menekan hal tersebut seperti Industri pariwisata harus beradaptasi dengan kebiasaan baru atau new normal. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa pengaruh terbesar kurangnya wisatawan yaitu akibat covid -19 karena pandemic tersebut menyebabkan wisatawan dan beberapa kebijakan pemerintah pusat maupun daerah setempat berdampak sangat saignifikan terhadap ekowisata di Toraja utara. Berdasarkan analisis SWOT yang dilakukan ancaman merupakan poin yang mempengaruhi perkembangan ekowisata di toraja utara.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Modal Sosial Dalam Rangka Pelestarian Hutan Mangrove Arif Ferdian; Syamjaya SM; Darmawati Darmawati
SOCIETAS Vol 10 No 1 (2021): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v10i1.3296

Abstract

The area of the North Luwu mangrove forest is 16,000 hectares. With a coastline length of 53 Km.However, 24% of the mangrove ecosystem is in a damaged condition. The damage was spread overseveral points. One of the points of concern is the coastline area of Pao Village and Pengkajoan Village.The damage was caused by the conversion of mangrove forest land for milkfish and shrimp ponds,changing the function to agricultural land, especially citrus farming, residential areas, and plantationland. This study aims to analyze community empowerment through the concept of social capital toconserve mangrove forests. This type of research is a descriptive type of research with a qualitativeapproach. Data collection was carried out through interviews, observation, and documentation.Activities in the analysis consist of data condensation, data display, and conclusion drawing/verification.The results showed that social capital-based community empowerment in mangrove conservation hasbeen running, this is because the group can move its members in preserving mangrove forests by onlycapitalizing on mutual trust by prioritizing group goals. Besides that, what makes the group empoweredis the collaboration with the local government and universities in Luwu Raya. The increase in groupcapacity is also due to training and mentoring from universities, especially regarding the impact ofchanging mangrove forest lands.
Tourism Management Strategies: Towards Sustainable Development Of The Tourism Component Arif Ferdian; Haedar Akib; Moh. Nur Yamin
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 4 No. 02 (2025): May, International Journal of Education, Vocational and Social Science( IJVESS
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v4i02.1742

Abstract

The aim of this research is to examine the management strategy of natural tourism destinations in Palopo City through strengthening the tourism component as a sustainable environment. The research's distinctive advantage lies in its systems approach that integrates tourism components with environmental conservation imperatives, using qualitative methods, multi-stakeholder perspectives, and the development of integrated sustainability indicators. The objective of this research is to identify natural tourism destination management strategies in Palopo City through strengthening tourism components oriented toward environmental conservation, analyzing ecological characteristics and potential, evaluating existing conditions of tourism components, and formulating adaptive management strategy models. This research employs a qualitative approach with case study design, data collection techniques through in-depth interviews with 8 informants, observation, literature review, and focus group discussions to explore three tourism destinations: Labombo Beach, Kambo Hill, and Batu Papan Springs. Research findings reveal inhibiting factors including limited publication, overlapping authorities, low conservation awareness, and inadequate infrastructure
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDESAAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA KECIL MENENGAH OLEH DINAS PERDAGANGAN, PERINDUSTRIAN DAN UKM DI DESA POMPANIKI Ferdian, Arif
Journal I La Galigo : Public Administration Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal I La Galigo : Public Administration Journal, April 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/ilagaligo.196

Abstract

Pemberdayaan merupakan suatu usaha untuk memberdayakan masyarakat dari ketidak mampuannya menuju masyarakat yang demokratis, sejahterah dan maju yang mempunyai peran dalam memberdayakan masyrakatat adalah pemerintah baik itu dari dinas yang bersangkutan. Dinas Perdagangan mempunyai peran untuk memberdayakan masyarakat desa melalui usaha kecil menengah namun hal ini tidak berjalan optimal di lingkup dinas perdagangan sehingga  masalah dalam penelititan ini dimana pengembangan usaha kecil yang dilakukan oleh masyrakat belum efektif disebabkan tanpa pengawasan dan pendampingan dari instansi pemerintah yang terkait.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan usaha kecil menengah di kecamatan Sabbang melalui pemberdayaan masyrakat  oleh Dinas perdagangan, perindustrian dan usaha kecil menengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang malakukan pengumpulan data dengan menggunakan observasi. wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan:upaya pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh DP2KUKM hanya berpedoman pada peraturan perundangan nasional tanpa inovasi dan ide kreatif dari pendamping.kesimpulan dari penelitian ini masih kurang optimal peran dari D2KUKM dalam memberdayakan masyarakat  melalui uaha kecil menengah di Kecamaatan Sabbang sehingga butuh perbaikan darai berbagai sector baik dari dinas perdagangan itu sendiri serta peningkatan kompetensi masayarkat dalam hal ini pelaku usaha kecil menengah melalui pelatihan, workshop serta memberikan bantuan yang dapat menunjang Usaha mereka.
EFEKTIVITAS PROSEDUR REKRUTMEN PEGAWAI TIDAK TETAP KEBERSIHAN PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA PALOPO Ferdian, Arif
Journal I La Galigo : Public Administration Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Journal I La Galigo : Public Administration Journal, Oktober 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/ilagaligo.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Efektivitas Prosedur Penerimaan Pegawai Tidak Tetap Kebersihan Kota Palopo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi Penelitian adalah pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo. Adapun data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data yang diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, serta obeservasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analysis Interactive Model yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator penilaian efektivitas yang digunakan adalah kemampuan menyesuaikan, produktifitas dan kepuasan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Prosedur Rekrutmen Pegawai Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo terdiri dari dua tahap yaitu pengumpulan berkas dan tes wawancara. Pada tahap pengumpulan berkas calon pegawai harus melampirkan berkas yang diminta seperti KTP, Kartu Keluarga, Pas Foto dan Surat Lamaran. Pada tahap wawancara yang menjadi penilaian adalah faktor umur, minat kerja, serta mampu berkomitmen untuk ketepatan waktu dan memiliki integritas.
ANALISIS STRATEGI PENGOLAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN TEKNIK MATRIKS ANALISIS SWOT DI KABUPATEN LUWU Ferdian, Arif
Journal I La Galigo : Public Administration Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Journal I La Galigo : Public Administration Journal, April 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/ilagaligo.393

Abstract

Sampah tidak akan menjadi masalah apabilah jumlah penduduk sedikit. Namun seiring dengan meningkatnya jumlah dan aktifitas penduduk, perubahan gaya hidup serta peningkatan pembangunan baik di sektor swasta maupun pemerintah mengakibatkan timbulan sampah menjadi sangat banyak baik jumlah maupun variasinya, sehingga menimbulkan masalah yang membahayakan bagi kesehatan dan lingkungan jika tidak dikelola dengan baik tidak terkecuali di Kabupaten luwu dimana sampah Rumah Tangga yang terproduksi di Kabupaten Luwu Cukup Tinggi sedangkan Pengolahan sampah  rumah tangga yang ada di kabupaten luwu belum berjalan sesuai yang diharapkan padahal Dinas Lingkungan Hidup melakukan beberapa strategi dalam pengolahan sanmpah. Berangkat dari urian rumusan masalah diatas perlu dilakukan penelitian yang menjelaskan dan menganalisis strategi pengolahan sampah rumah tangga menggunakan teknik analisis swot  di dinas lingkungan hidup kabupaten luwu. Penelitian ini menggunakan Teknik Analsis SWOT dengan menentukan IFAS dan EFAS . Adapun teknik pengumpulan data yakni dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi strategi yang perlu dilakuan dalam pengolahan sampah di Kabupaten Luwu yakni  Menambah atau Mengoptimalkan Alat Pengangkut Sampah baik Dumptruck maupun Motor Sampah, Mengoptimalkan Dukungan dengan memanfaatkan kondisi lingkungan Politik terutma pihak DPRD dan BUPATI, Menambah TPA dan TPS di Kabupaten LUWU, Membuat Bank Sampah di Setiap Kecamatan, Menambah Anggaran Untuk Pengolahan Sampah atau Program Persampahan, Membuat PERDA tentang Pengolahan Sampah di Kabupaten Luwu, Memanfaatkan Kelompok Masyarakat dalam Pengolahan sampah baik dalam bentuk kerajinan maupun dalam Bentuk pupuk Komps dan Membuat UPTD yang Fokus menangani permasalahan Persampahan Di Kabupaten Luwu
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI DESA BONE SUBUR KECAMATAN SABBANG KABUPATEN LUWU UTARA Ferdian, Arif; Reski, Kiki
Journal I La Galigo : Public Administration Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Journl I La Galigo : Public Administration Journal, Oktober 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/ilagaligo.481

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah dimana Pembangunan infrastruktur jalan masih dirasakan kurang baik, pengkerikilan jalan yang kurang efektif, yang terjadi dilapangan pengkrikilan jalan terus-menerus dilakukan namun tetap saja jalan masih berlubang, Oleh karena itu Kepala Desa harusnya mengambil langkah untuk mengatasi masalah yang terjadi pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Bone Subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Program Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Desa Bone Subur Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efektivitas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan tabel frekuensi, yaitu teori Masri Singararimbun dan Effendy Sofian (2006) Hasil penelitian ini adalah program pembangunan infrastruktur jalan belum efektif seperti kita lihat penggunaan waktu yang masih kurang efektif dalam mengelolah waktu yang tersedia, kurang terencana dalam memanfaatkan waktu yang ada, serta masih kurang tepat persediaan peralatan dan perlengkapannya dalam proses pembangunan infrastruktur jalan dimana tidak memperhatikan standar pengkrikilan yang baik untuk digunakan dalam waktu yang lama, masih kurang tebal proses pengkrikilan sehingga menyebabkan kerusakan jalan yang terus-menerus.
ANALISIS MANAJEMEN PENGELOLAHAN DANA DESA DALAM UPAYA PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Runi, Ishak; Ferdian, Arif
Journal I La Galigo : Public Administration Journal Vol. 4 No. 1 (2021): Journal I La Galigo : Public Administration Journal, April 2021
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/ilagaligo.750

Abstract

Penggunaan Dana Desa di Desa Barmamase perencanaannya belum tersusun dengan baik sehingga dalam pagu anggaran Dana Desa pembangunan yang seharusnya tidak diprioritaskan namun dilaksaksanakan karena pemerintah desa sangat sulit dalam menentukan sector yang diutamakan serta sulitnya prosedur dalam pengembalian anggaran yang tidak terpakai. Penggunaan Dana Desa 80 % diperuntukan untuk pembangunan Sektor fisik dimana seharusnya Penggunaan Dana Desa juga harus memprioritaskan pemberdayaan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Manajemen Pengelolahan Dana Desa  Dalam Upaya Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Baramamase Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang malakukan pengumpulan data dengan menggunakan observasi. wawancara, dan dokumentasi. Aktivitas dalam analisis  terdiri dari kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display), serta  penarikan kesimpulan dan verivikasi (conclusion drawing/verification). Adapun hasil penelitian yakni Manajemen pengelolaan alokasi dana desa (ADD) Baramamase sudah berjalan dengan baik dan maksimal dengan mengaktifkan fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Dimana Perencanaan yang dilakukan telah terkonsep dengan matang dengan memperhatikan berbagai aspek yang ada pada desa baramamase sebelum mengalokasikan ADD tersebut. Saran dari penelitian yakni Proses manajemen alokasi dana desa(ADD) yang dilakukan pemerintah Desa Baramamase harus dilakukan dengan memahami besaran alokasi dana desa, cara menyalurkan, meningkatkan pembangunan infrastuktur dan potensi desa, memberdayakan masyarakat, menempatkan pegawai sesuai dengan kemampuan dan keahlinnya masing-masing, 
AKUNTABILITAS KINERJA APARATUR DALAM PELAKSANAAN PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR LURAH PADANG LAMBE KOTA PALOPO ferdian, arif; Syamjaya, Syamjaya; Saputra, Herman
Journal I La Galigo : Public Administration Journal Vol. 4 No. 2 (2021): Journal I La Galigo : Public Administration Journal, Oktober 2021
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntabilitas yang diharapkan berjalan dengan baik di kelurahan padang lambe masih belum maksimal hal ini disebakan ada beberapa kendala mulai Sumber daya manusia yang tidak memiliki bebrapa kemampuan dan tingkat kejujuran dan rasa iklas dalam memberikan layanan kepada masyrakat sehingga menyebabkan beberapa kendala dan pekerjaan baru yang dimunculkan seperti lambatnya penyelasaian administratif dalam pengurusan KTP, KK sehingga membuthkan waktu lama, kurangnya kecakapan penggunaan IT juga menjadi alasan terhambat dan lambatnya proses layanan yang diberikan. Pelayanan yang diberikan mengakibatkan tidak seuai standar prosedur yakni sifat aparatur perlu diperbaiki dalam memberikan layanan biaya administratif yag sering masih ditemukn dibeberapa masyarakat yang melakukan pengurusan. Padahal bentuk semacam ini harus dihilangkan. Oleh karena itu peneliti tertarik mengkaji dan mengetahui tentang Akuntabilitas Kinerja Aparatur Dalam Pelaksanaan pelayanan di Kantor Lurah Padang Lambe. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang malakukan pengumpulan data dengan menggunakan observasi. wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa akuntabel yang diharapkan di kantor lurah Padang Lambe belum berjalan maksimal disebabkan SDM Aparatur di kantor Kelurahan Padang lambe masih di bawa rata-rata dan mengakibatkan kemampuan menggunakan Teknologi masih kurang. Hal inilah menjadi terhambatnya pelayanan yang diberikan kepada masayarakat terhambat. Sedangkan akuntabel dari Aparatur masih minim dapat ditemukan di kantor kelurahan mash banyaik keluhan dalam pelayanan khususnya akuntabel proses, dan akuntabel kejujuran.Sehingga peneliti memberikan beberapa rekomendasi yakni perlu ada peningkatan SDM Aparatur karena mampu mempengaruhi pelaksanaan pelayananan  di Kantor Lurah Padang Lambe.Akuntabilitas Kinerja,  Aparatur, Pelaksanaan Pelayanan