Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Influence of Restaurant Attributes on Muslim Consumers Towards Subscribing Halal Restaurant in Comparison Study: Bogor and Kota Kinabalu Andika Nuraga Budiman; Hilma Suyana
Journal of Economics, Business, and Government Challenges Vol. 5 No. 01 (2022): Journal of Economics, Business, and Government Challenges [JoEBGC]
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/ebgc.v5i1.212

Abstract

Halal certification does not only mean not only the food served halal but also the entire process must be halal as well. Therefore, Halal certification is important in the aspect of Indonesian and Malaysian food industry especially in the Halal Restaurant. This study objective is to understand the influence of Restaurant’s attribute Restaurant and extrinsic on consumer’s attitude and subscribing of the Halal Restaurant from Malaysian and Indonesian consumers. In addition, this study expecting the result comparison between Bogor and Kota Kinabalu respondent. This study used 200 respondents in total; each city received half of the targeted number of respondents. This study used quantitative method to reach respondents; they are Muslims who wanted to consume Halal food and beverages. The result shows that, among Muslims, we found the different perception towards subscribing Halal Restaurant , we considered that Bogor respondents only give attention in Restaurant service quality attributes when they are subscribing Halal Restaurant Meanwhile, this study found that Kota Kinabalu respondents are very consider about quality, value, and risk. The point of this result is even they are same religion; they still have different perspective and perception.
Edukasi Soft Skill Siswa Dalam Pembelajar Di Sman 18 Suyana, Hilma; Budiman, Andika Nuraga; Nurhayati, Ely
Journal of Entrepreneurship and Community Innovations Vol 4 No 1 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jeci.v4i1.318

Abstract

Tujuan pendidikan adalah menghasilkan lulusan atau sumber daya manusia (SDM) yang cerdas dan kompetitif. Lulusan tersebut diharapkan tidak hanya memiliki hard skills, tetapi juga soft skills. Untuk mencapai tujuan tersebut, penyelenggara pendidikan harus berupaya menciptakan transformasi pengetahuan dan transformasi nilai yang seimbang. Namun, secara umum, pendidikan di Indonesia saat ini lebih menekankan pada pengetahuan teknis atau hard skills dan kurang pada soft skills. Hal ini diduga menjadi salah satu faktor rendahnya kualitas lulusan, yaitu berupa rendahnya daya saing lulusan dan kurang kompetitif. Hal tersebut menggambarkan bahwa soft skills lulusan perlu ditingkatkan. Diperlukan upaya untuk membangun kemampuan mahasiswa dalam hal mengelola emosi, menghadapi stres, berkomunikasi, berintegritas/jujur, menerima perbedaan, dan sebagainya, yang semuanya merupakan atribut dari soft skills. Soft skills adalah kemampuan yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan. Dalam pembelajaran, guru dapat mengembangkan soft skills siswa dengan menerapkan metode permainan menggunakan media gambar. Diasumsikan bahwa metode permainan merupakan aktivitas yang tidak akan pernah ditolak oleh siswa karena sifatnya yang menyenangkan, dan media gambar dapat secara praktis menarik perhatian siswa.
Pelatihan Bahasa Inggris Untuk Dunia Profesional – SMAN 27 Jakarta Budiman, Andika Nuraga; Suyana, Hilma; Nurhayati, Ely
Journal of Entrepreneurship and Community Innovations Vol 4 No 1 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jeci.v4i1.319

Abstract

Pelatihan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris yang lebih interaktif, aplikatif, dan memotivasi. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan narasumber dan peserta. Kegiatan English Training for the Professional World di SMAN 27 Jakarta dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kemampuan berbahasa Inggris siswa dalam menghadapi dunia profesional, dengan berbagai metode seperti Grammar Translation Method (GTM), Audio-Lingual Method (ALL), Silent Way, Community Language Learning (CLL), dan Total Physical Response (TPR). Program ini menyoroti permasalahan umum yang dihadapi siswa Indonesia, seperti rendahnya motivasi, metode pembelajaran yang monoton, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Kegiatan diikuti oleh 40 siswa kelas 10, 11, dan 12, dilaksanakan secara luring selama dua jam, serta dilengkapi pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan pada motivasi, keberanian, serta kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Program ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam peningkatan kemampuan bahasa Inggris bagi siswa/i SMAN 27 Jakarta sekaligus menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah dan potensi hak kekayaan intelektual.
Meningkatkan Business Skill Pemuda Desa Kadumaneuh Kabupaten Pandeglang Nurhayati, Ely; Suyana, Hilma; Budiman, Andika Nuraga; Subing, Hesty Juni Tambuati; Nurisma, Firra
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v1i2.268

Abstract

Permasalahan yang dihadapi Desa Kadumaneuh diantaranya adalah masih tingginya pengangguran serta sebagian pekerjanya merupakan pekerja kasar, yaitu buruh, kuli, serta petani. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut karenanya dilakukan pembinaan pada masyakat Desa Kadumaneuh agar dapat menjadi lebih maju dan sejahtera, serta mencapai posisi desa mandiri atau maju. Adapun pembinaan yang relevan dilakukan di Desa tersebut, salah satunya yaitu kegiatan Memupuk Jiwa Wirausaha Pada Pemuda Desa. Tujuan dari kegiatan PKM di Desa Kadumaneuh ini adalah (1) membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, (2) mensosialisasikan dan memupuk jiwa wirausaha pada pemuda Desa Kadumeneuh, terutama pemudanya, (3) membekali peserta dengan dasar-dasar ilmu bisnis yang dibutuhkan, (4) memberikan edukasi terkait dasar-dasar bisnis, (5) memberikan edukasi terkait manajemen keuangan, serta (6) memberikan edukasi terkait dengan akses modal. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan dari kegiatan ini adalah dengan seminar dan workshop. Dengan metode tersebut, diharapkan tujuan dari kegiatan ini akan tercapai. Setelah dilakukan kegiatan PkM, secara umum pengetahuan peserta terkait bussiness skill mengalami peningkatan.
Strengthening Family Economic Resilience through Greenhouse-Based Horticulture Suyana, Hilma; Budiman, Andika Nuraga; Yugaswara, Heri
Entrepreneurship and Community Development Vol. 3 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Santoso Academy Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58777/ecd.v3i2.559

Abstract

This community service program aims to strengthen family economic resilience through horticultural development using the greenhouse method in Mandalamekar Village, Bandung. The main problem faced by the community was the destruction of the existing greenhouse following a natural disaster in 2023, which disrupted agricultural production sustainability and affected food security. The program was implemented through persuasive and participatory action approaches involving local farmers, village officials, lecturers, students, and alumni. The implementation stages included training, facilitation, mentoring, and monitoring of the greenhouse construction and horticultural management processes. Evaluation was conducted using pre- and post-test methods to measure improvements in participants’ knowledge and skills. The results show that greenhouse-based horticulture contributes to increasing agricultural productivity, farmers’ income, and household food resilience. In addition, the program supports achieving university performance indicators (IKU 2, 3, and 5), which encourage off-campus learning and collaboration between academia and the community. The program provides significant managerial implications in developing sustainable agricultural innovation, empowering local farmers, and utilizing appropriate technology to support economic recovery and resilience in rural areas. This initiative serves as a model for strengthening rural economies through environmentally adaptive and technology-based agriculture.
Determinants of Purchase Intention Toward MS Glow: The Moderating Role of Price Discounts Juniasi, Amelia; Budiman, Andika Nuraga
Research of Business and Management Vol. 4 No. 1 (2026): FEBRUARY, 2026
Publisher : SAN Scientific

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58777/rbm.v4i1.404

Abstract

This study aims to determine the effects of brand image, product knowledge, and celebrity endorsement on purchase interest in MS Glow products, with price discount as a moderator. Data was collected using a questionnaire. Data analysis using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results of the study indicate that brand image, product knowledge, and celebrity endorsement can serve as a model that influences purchase interest, with price discounts as a moderate variable. Brand image and product knowledge positively affect purchase interest. Celebrity endorsement positively affects purchase interest. Price discounts can moderate, but not weaken, the influence of brand image and product knowledge relative to the original sample value. Price discounts can moderate and strengthen the influence of celebrity endorsement on the original sample value. The managerial implications of this study highlight the importance of building a strong brand image, enhancing consumer product knowledge, and strategically utilizing celebrity endorsements to increase purchase interest. Businesses should invest in consistent brand positioning and reputation management to create a positive perception among consumers.