Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Ruang

Penataan Bantaran Sungai Kalimas Surabaya Melalui Pendekatan Sustainable Urban River Intan Kusumaningayu; Bambang Soemardiono; Purwanita Setijanti
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 5 No 2 September (2013): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v5i2 September.157

Abstract

Penataan bantaran sungai Kalimas Surabaya sebagai telah menjadi perhatian pemerintah akhir-akhir ini. Dapat dilihat dengan adanya penataan pada spot-spot tertentu yang berupa taman dan area rekreasi di beberapa penggal sungai. Namun penataan tersebut terlihat belum merata dan menyeluruh. Pendekatan sustainable urban river menawarkan pengembangan kawasan bantaran sungai dengan satu konsep penataan yang terintegrasi sehingga kawasan tersebut tidak hanya menarik untuk dilihat tetapi juga dapat memberikan wadah bagi masyarakat untuk bersosialisasi. Proses analisa diawali dengan melakukan identifikasi kawasan studi, untuk menemukan potensi yang dapat dikembangkan, dengan menggunakan teknik walkthrough analysis dan wawancara terstruktur. Kemudian dilanjutkan dengan penentuan kriteria dan konsep penataan kawasan bantaran sungai yang sustainable. Konsep penataan dan arahan desain yang dihasilkan oleh penelitian ini, mengacu pada aspek-aspek penataan sustainable urban river, mencakup perbaikan kualitas lingkungan, desain lansekap, pembentukan kualitas visual, dan konektivitas lahan dengan konteks lingkungan sekitar. Disamping itu juga memperhatikan keterhubungan secara holistik, mencakup komposisi yang estetis, serta keragaman dan keunikan elemen lansekap. Hasil akhir penelitian berupa perwujudan linkage visual melalui penataan elemen vegetasi, elemen perkerasan, street furniture, dan elemen fisik sebagai identitas yang dapat meningkatkan aspek ekologi, estetika, keamanan, kenyamanan dan kesehatan, sesuai dengan karakter lingkungan, serta mampu mewadahi aktivitas pengguna.